Rebirth With System

Rebirth With System
S4 Alasan Elizabeth menaiki menara



30 menit kemudian Clue melihat Elizabeth berhasil membunuh seekor serigala. "Selamat anda telah membunuh 10 monster dan menyelesaikan misi." "Anda mendapatkan 1 coin emas." Elizabeth melihat koin emas muncul di depannya.


"Menara ini sangat aneh tuan kucing. Notifikasi ini seperti di game-game yang pernah aku mainkan. Jika menyelesaikan misi maka hadiah akan muncul dari udara kosong." Kata Elizabeth. "Baiklah, ayo kita kembali ke manara dan mencari misi lain." kata Clue. "Ahh, baik." Elizabeth mengangguk kemudian mengikuti Clue. Clue dan Elizabeth berjalan keluar dari hutan.


15 menit kemudian Clue telah tiba di depan menara. Clue dan Elizabeth kemudian masuk ke dalam. "Sepertinya kamu sudah menyelesaikan misi yang tadi kamu ambil." Kata Rex melihat Clue.


Clue mengabaikan Rex kemudian berjalan ke papan misi. Clue lalu mengambil semua misi di papan. "Hei, mengapa kamu mengambil semuanya." Kata seorang pria. "Apa kamu tidak terima." Clue menatap pria. Pria tidak berani membalas perkataan Clue. "Dasar pengecut." Clue berjalan keluar dari menara di ikuti Elizabeth.


"Tuan Rex, dia mengambil semua misi." Kata pria melihat Rex. "Tidak perlu marah, besok pagi semua misi akan kembali muncul. Aku sarankan kalian semua jangan mencari masalah dengan kucing itu. Karena kucing itu peringkat ss." Kata Rex. "Ahhh." Semua orang di dalam ruangan terkejut mendengar kata Rex.


10 menit kemudian Clue dan Elizabeth berada di tepi pantai. "Clue memberikan sebuah kertas misi kepada Elizabeth. Clue dan Elizabeth kemudian merobek kertas misi. "Misi membuat pil level 1, hadiah 1 koin emas."


"Ahhh, bagaimana caranya aku membuat pil tuan." kata Elizabeth terkejut. Clue kemudian membuka tabel shop dan membeli dua buku tentang membuat pil level 1. "Pelajarilah." Clue memberikan buku kepada Elizabeth. Elizabeth kemudian membuka buku dan membolak-balik isi buku.


"Aku lupa orang lain tidak bisa mempelajari buku sepertiku." Kata Clue lalu buku di tangannya menjadi cahaya dan masuk ke dalam kepalanya. "Aku akan mengajarimu cara membuat pil." Kata Clue menyentuh dahi Elizabeth dan mentransfer pengetahuannya tentang pil. Elizabeth menerima pengetahuan dari Clue.


"Tuan kucing, anda luar bisa." Kata Elizabeth terkejut. "Tapi bagaimana kita menemukan bahan-bahan, kuali dan kuas untuk membuat pil." Tanya Elizabeth. Sebelum menyelesaikan perkataannya Elizabeth melihat dua kuali dan berbagai tumbuhan yang muncul di depannya.


"Tuan kucing, apa anda memiliki tempat penyimpanan seperti di game-game." Elizabeth terkejut. "Saat kamu mencapai kekuatan tertentu kamu bisa menyimpan barang-barang di dimensi lain." kata Clue. "Ahhh, benarkah." "Ya benar." Clue mengangguk.


Clue kemudian memasukan semua bahan-bahan ke dalam kuali. Setelah memasukan bahan-bahan ke dalam kuali. Clue mengambil kuas dan mulai menggambar sebuah array di kuali. Setelah selesai menggambar sebuah array Clue berteriak. "Gabung."


Kuali kemudian bercahaya. Setelah cahaya menghilang Clue membuka kuali dan melihat 10 pil. "Pil level 1 memakannya mendapatkan 10 poin dan 1 exp." "Selamat anda telah membuat 1 pil level 1 dan menyelesaikan misi." "Anda mendapatkan 1 coin emas." Clue melihat koin emas di depannya. "Waahh, anda hebat tuan kucing." Elizabeth kagum dengan Clue.


"Baiklah, sekarang giliranmu." Kata Elizabeth. "Baik." Elizabeth memasukan bahan-bahan ke dalam kuali. Setelah memasukan bahan-bahan, Elizabeth mulai menggambar array di kuali menggunakan kuas. Setelah selesai menggambar Elizabeth berteriak. "Gabung." "Booom." "Ahhh." Namun kuali meledak.


"Baiklah, coba buat lagi jangan menyerah." Kata Clue. "Baik tuan." Elizabeth membuang bahan-bahan yang hangus di dalam kuali, kemudian memasukan bahan-bahan yang baru. Elizabeth mulai menggambar array di kuali sekali lagi. "Gabung." Teriak Elizabeth. "Booom." "Ahhh." Kuali sekali lagi meledak. "Jangan menyerah." "Baik tuan." Elizabeth mengangguk.


Keesokan harinya Clue dan Elizabeth sedang berada di tepi sungai. "Anda telah menyelesaikan 10 misi. Anda memenuhi syarat untuk naik lantai selanjutnya. Silakan kunjungi penjaga lantai." Elizabeth melihat notifikasi muncul di depannya. "Tuan kucing, aku sudah menyelesaikan 10 misi. Kita bisa naik ke lantai selanjutnya." Kata Elizabeth.


"Kalau begitu ayo kita naik ke lantai selanjutnya." Kata Clue. "Baik." Elizabeth mengangguk. Clue dan Elizabeth kemudian berjalan pergi. 10 menit kemudian Clue dan Elizabeth tiba di depan menara kemudian masuk ke dalam. "Kami berdua sudah menyelesaikan 10 misi." Kata Clue melihat penjaga lantai.


Penjaga melihat Clue dan Elizabeth kemudian menjentikan jarinya. Sebuah pintu kemudian muncul di depan Clue. "Ayo masuk." "Baik." Clue dan Elizabeth masuk ke dalam pintu. Melihat Clue dan Elizabeth masuk ke dalam pintu seseorang berkata. "Dia menyelesaikan 10 misi dalam waktu 1 hari." "Itu wajar, karena dia peringkat ss. Dia dapat membunuh ratusan monster peringkat c dengan mudah." Kata pria lain.


Setelah memasuki pintu Clue melihat dirinya berada di sebuah bukit dan di depannya ada sebuah kota. "Ayo kita masuk ke kota." "Baik tuan kucing." Elizabeth kemudian mengikuti Clue. "Itu dia." "Dia naik ke lantai 12 dalam waktu 11 hari." semua orang menatap Clue. "Abaikan saja mereka." kata Clue kepada Elizabeth. "Baik tuan." Elizabeth mengangguk.


1 Bulan telah berlalu setelah Clue memasuki menara, saat ini Clue berada di hutan dan melihat Elizabeth sedang bertarung dengan monster. "Saat ini dia sudah bisa melindunginya dirinya sendiri." "Booom." "Ahhh." Namun Clue melihat Elizabeth terlempar sejauh 10 meter. "Tuan kucing tolong aku." teriak Elizabeth. "Aku tarik kata-kataku tadi. Dia tetap perempuan bodoh yang tidak bisa melindungi dirinya sendiri. Clue muncul di depan monster harimau dan mencakar kakinya. "Crashhh." "Woarr." Kaki harimau terpotong.


"Baiklah, seranglah dia." kata Clue. "Baik tuan." Elizabeth melesat ke arah harimau kemudian menebasnya dengan pedang yang diselimuti api. "crashhh." "Woarr." Harimau berteriak. "Serang lagi, dia masih belum mati." kata Clue. "Baik." Elizabeth sekali lagi menebas harimau. "Crashh." "Woaar." Harimau meraung kemudian mati.


Setelah membunuh harimau Elizabeth melihat notifikasi muncul di depannya. "Tuan, aku sudah menyelesaikan 10 misi. Kita bisa naik ke lantai 20." Kata Elizabeth senang. Clue melihat Elizabeth dan berkata. "Mengapa kamu ingin menaiki menara Elizabeth. Tanpa bantuanku, kamu akan mati dari dulu."


Ekspresi Elizabeth tiba-tiba berubah menjadi buruk mendengar kata Clue. "Aku menaiki menara karena tidak memiliki keluarga dan teman tuan kucing." kata Elizabeth. "Kedua orang tuaku mati 1 tahun lalu, sementara paman dan bibiku menjauhiku." Kata Elizabeth. "Sementara saat di tempat kerja aku selalu di jadikan bahan ejekan karena gemuk." Kata Elizabeth menangis. "Ehh, aku juga selalu menyebutmu gemuk. Apa kamu juga marah padaku." Kata Clue terkejut.


"Tidak, tuan kucing berbeda. Aku tahu tuan kucing menyebutkan gemuk karena bercanda. Tuan kucing juga melindungiku dan mengajariku semua hal dalam 1 bulan ini." Elizabeth menghapus air matanya dan tersenyum.


Clue melompat ke kepala Elizabeth dan berkata. "Ayo kita ke restoran terlebih dulu sebelum naik ke lantai 20. Aku akan mentraktirmu makan. Meski aku yang selalu mentraktirmu makan setiap hari." "Hehe, tuan kucing adalah yang terbaik." Elizabeth tertawa senang.


10 Menit kemudian berada di sebuah restoran. "Pesan apapun yang kamu suka, aku yang akan bayar. Jangan gunakan uang yang kamu dapatkan dari menyelesaikan misi." Kata Clue. "Baik tuan kucing." Elizabeth tersenyum kemudian memesan makanan.


Clue yang sedang duduk di atas meja dengan menjilati ekornya melihat beberapa orang yang berjalan ke arahnya. "Tuan kucing." kata seorang pria. "Ada apa." Tanya Clue. "Apa anda tertarik untuk bergabung dengan guildku. Jika anda tertarik untuk bergabung, anda akan menjadi ketuanya." Kata seorang pria. "Aku tidak tertarik, karena aku tidak akan menetap selamanya di menara." Balas Clue. "Ahh, baiklah jika begitu tuan kucing." balas pria kemudian pergi.