Rebirth With System

Rebirth With System
Kembali Ke kerajaan Glizzard



"Baiklah, Besok pagi aku akan pergi. Kuharap kamu akan mengurus akademi dengan benar." kata Clue. "Baik patriack. Aku akan mengurus akademi dengan benar." Kata Jack mengangguk. Clue mengangguk dan mulai meninggalkan.


Melihat Clue yang meninggalkan Jack bergumam. "Hanya tuan Clue patriack yang selalu tidak berada di akademi. Entah itu di akademi atau sekte manapun. Tapi tuan Clue adalah patriack terhebat di akademi atau sekte manapun. Akademi knight sekarang sudah melampui akademi di kerajaan menengah lainnya." Kata Jack tersenyum dan melihat pil serta cincin di tangannya.


Keesokan harinya Clue sedang duduk disebuah kasur dan melihat Ratna yang selesai memakai baju. "Baiklah, ayo kita menemui Jack terlebih dahulu sebelum pergi." Kata Clue. Ratna mengangguk dan berjalan disamping Clue menuju ruangan Jack.


Tidak lama kemudian Clue dan Ratna tiba di ruangan Jack. "Patrick apa kamu akan meninggalkan." Kata Jack hormat saat melihat Clue memasuki ruangannya. "Benar, aku akan pergi. Dengan kekuatanmu yang mencapai peringkat A level 2 sekarang tidak ada yang bisa mengalahkanmu lagi di kerajaan silver crown." Balas Clue. "Hehe. itu semua berkat patriack, aku bisa menerobos dengan cepat. Yakinlah patriack aku akan mengurus akademi knight dengan benar." kata Jack.


Clue mengangguk mendengar Jack dan berkata. "Baiklah aku pergi dulu." Clue mengambil sebuah token teleportasi di cincin penyimpanannya lalu bergumam. "Teleportasi ke depan istana kerajaan besar Glizzard" (Tujuan terdeteksi teleportasi akan dilakukan dalam hitungan 3 detik) Notifikasi muncul di depannya dan Clue mulai memegang tangan Ratna. (3) (2) (1) Detik berikutnya tubuh Clue dan Ratna bersinar. Kemudian Clue dan Ratna menghilang dari ruangan.


Jack yang melihat Clue dan Ratna yang tiba-tiba menghilang saat didepannya bergumam. "Apakah itu barang istimewa patriack yang sering dibicarakan orang-orang di kerajaan besar." "Patriack sangat kuat dan misterius hal itulah yang membuat Ratu Rapunsel mengangkatnya menjadi anaknya." Kata Jack menghela nafas.


Sementara itu di depan istana kerajaan Glizzard beberapa penjaga mengobrol. " Turnament beladiri yang di adakan 3 kerajaan besar setiap 5 tahun sekali akan dimulai 2 minggu lagi." "Benar, dan tempat nomor satu pasti diperoleh kerajaan kita." "Heh. Benar sekali. Meski kedua raja tidak memperbolehkan pangeran Clue untuk ikut turnament masih ada kekasihnya."


"Benar, Nona Felicia mempunyai kekuatan peringkat B level 6 sebanding dengan jenius dari dinasti Azure. Ada juga Variz yang kekuatannya mencapai peringkat B level 2." "Benar. Tapi sayang kekuatan Nona Fitria hanya peringkat C level 10. Mungkin dia hanya bisa masuk 50 besar." kata para penjaga.


"Ahh." Beberapa penjaga menjerit melihat sepasang pria dan wanita tiba-tiba muncul di depannya. Ketika melihat wajah pria yang tiba-tiba muncul. Semua penjaga berkata. "Salam pangeran Clue." Pria dan wanita yang muncul di depan penjaga tidak lain adalah Clue dan Ratna.


Clue mengangguk dan masuk ke dalam istana diikuti oleh Ratna. Para penjaga melihat Clue memasuki istana dan bergumam. "Sepertinya pangeran Clue bertambah kuat lagi." "Benar. Nona Ratna 1 tahun lalu hanya peringkat C level 10 sebelum meninggalkan kerajaan bersama pangeran Clue. Saat ini nona Ratna sudah mencapai peringkat B level 4." kata para penjaga.


Saat ini Clue dan Ratna sudah masuk di dalam istana. "Pangeran Clue." para penjaga dan pelayan berkata dengan hormat saat melihat Clue. "Heh, siapa ini yang kembali." Clue melihat Felicia dan Fitria yang menuju ke arahnya. Felicia dan Fitria segera berlari mendengar kabar bahwa Clue sudah pulang. "Oh, Fitria apa kamu tidak rindu denganku." Balas Clue tersenyum.


"Huh. Aku tidak merindukanmu." Kata Fitria mendengus. "Oh. Jadi begitu. Apakah kamu juga tidak merindukanku." Clue tersenyum kepada Felicia. "Aku sangat merindukanmu." Felicia tersenyum dan melompat kepelukan Clue.


"Ahh. kakak Felicia bukankah seharunya kamu mengatakan tidak merindukannya." Fitria terkejut melihat Felicia melompat kepelukan Clue. "Heh, Felicia ayo kita kamar." Clue tersenyum dan berjalan ke kamar menggendong Felicia. Fitria yang melihat Clue menggendong Felicia tersenyum kecut dan berlari mengejar Clue. "Sayang, aku juga sangat merindukanmu." Sementara Ratna yang melihat Felicia dan Fitria tersenyum lalu menuju ke kamarnya. Dia tidak ingin menganggu reuni Clue dengan Felicia dan Fitria.


6 jam kemudian Clue terbaring di kasur dengan Felicia dan Fitria yang berada disampingnya. "Hmm. jika kamu pergi lagi ajaklah kita." Fitria mendengus melihat Clue. "Oke. Lain waktu aku akan mengajak kalian berdua." Clue mencium pipi Felicia dan Fitria. Felicia dan Fitria tersenyum melihat Clue mencium pipi mereka.


Fitria tersenyum dan berkata "kita berdua berlatih sangat keras untuk tidak menjadi bebanmu." Clue tersenyum dan berkata. "Fitria saat ini kamu sebanding dengan jenius di kerajaan besar, dan tidak banyak yang bisa mencapai peringkatmu dalam umur 27 tahun. Apalagi Felicia hanya dalam umur 32 tahun sudah mencapai peringkat B level 6 sebanding dengan jenius dari dinasti Azure." "Hanya butuh beberapa tahun lagi, kalian akan melampui jenius dari benua barat." Tambah Clue tersenyum.


"Tapi dibandingkan dengan dirimu kami tidak ada apa-apanya." Kata Felicia tersenyum. Clue tersenyum lalu berkata sambil memeluk Felicia dan Fitria. "Aku akan membuat kalian berdiri bersamaku menuju puncak." Felicia dan Fitria bahagia mendengar kata Clue.


"Baiklah, kita akan melakukannya lagi nanti malam. Aku masih ingin menemui ibu." Kata Clue bangkit dari kasur dan memakai pakaian. Felicia dan Fitria mengangguk lalu juga memakai pakaian.


Clue keluar kamar dan menuju ke ruang ratu Rapunsel. Sementara Felicia dan Fitria menuju kamar Ratna. Mereka berdua ingin mengobrol dengan Ratna. "Tuan." Clue melihat ketiga pelayannya Ayu, Nana dan Nindi. "Setelah aku bertemu ibu. Aku akan bersenang-senang dengan kalian bertiga." Clue menjilati bibinya dan terus berjalan. Ketiga perempuan tersipu dengan wajah memerah saat mendengar kata Clue.


Tidak lama kemudian Clue tiba di sebuah ruangan dan melihat seorang wanita 40an dengan tubuh seksi sedang duduk yang tidak lain Rapunsel. "Setelah sekian lama pergi, kamu bukannya menemuiku terlebih dulu. Melainkan bersenang-senang dengan kekasihmu." Kata Rapunsel tersenyum. "Hehe, maafkan aku bu." Clue berjalan dan mencium tangan Rapunsel.


Saat tangannya dicium oleh Clue jantung Rapunsel bergetar. Rapunsel bergumam di dalam pikirannya. "Dia lebih muda dariku, terlebih lagi dia anakku." "Bu, apakah kamu baik-baik saja." Kata Clue melihat Rapunsel linglung. Rapunsel tersadar dan berkata. "Aku hanya terkejut melihat kekuatanmu mencapai peringkat A level 4 dari peringkat A level 1 hanya dalam 1 tahun." "Hehe, itu juga berkat bantuan ginseng berumur empat ribu tahun yang ibu beri." Clue tersenyum. Rapunsel tersenyum kepada Clue.


"Ini ambilah bu." Kata Clue memberikan cincin kualitas rendah ke Rapunsel. Rapunsel mengambil cincin yang diberi Clue. "Di dalamnya ada sepuluh pil level 1 dan pil level 2. Tapi jangan remehkan khasiatnya. Mungkin ibu akan menerobos setelah mengkonsumsi pil itu semua." Kata Clue. Rapunsel tersenyum kepada Clue dan berkata. "Kamu memberikan pil ini terlalu lambat pada ibu. Kamu sudah memberikan pil yang sama persis seperti ini kepada Felicia, Fitria dan Variz 1 tahun lalu. Baru sekarang kamu memberikan ibumu pil. Apakah kamu tidak menyukaiku ibumu ini."


Clue canggung dan berkata dengan tersenyum. "Hehe, maafkan aku bu, aku hanya mempunyai stock terbatas pil pada waktu itu." kata Clue bohong. "Terlebih lagi aku sangat menyukaimu bu. Jika aku tidak menyukaimu aku tidak akan setuju menjadi anak angkatmu" Tambah Clue. "Rapunsel terkejut mendengar kata Clue dan tersenyum. "baiklah ibu akan mengkonsumsi pil. Kamu pergilah menemani Felicia dan Fitria. "Baik bu." Balas Clue lalu meninggalkan.


Melihat Clue yang meninggalkan Rapunsel bergumam "Sayang sekali aku terlahir terlebih dahulu. Jika aku terlahir pada dekade yang sama dengannya. Mungkin aku sudah mengejar-ngejarnya seperti wanita lain."


Setelah meninggalkan ruangan Rapunsel, Clue kembali menuju kamarnya. Clue melihat ketiga pelayan pribadinya yang sedang menunggunya. "Baiklah, pertama-tama aku akan bermain dengan Nindi lalu kalian berdua. Ayu dan Nana mengangguk sementara Nindi tersenyum dan mengikuti Clue ke kamarnya.


2 jam berlalu saat ini Clue dan Nindi sedang berbaring berpelukan. "Tuan, apa kita bisa berhubungan badan lebih lama lagi." Kata Nindi memohon. Clue menggeleng dan menjawab. "Aku masih perlu memuaskan Ayu dan Nana. Masih ada hari esok untuk kita bersenang-senang." Nindi kecewa mendengar kata Clue. "Baiklah kalau begitu tuan." Clue hanya bisa menggeleng melihat Nindi yang kecewa.


Nindi mulai memakai baju lalu berkata. "Tuan, Aku akan selalu ada saat tuan membutuhkanku. Tubuh Nindi hanya untuk tuan. Nindi berharap cepat berumur 40 tahun dan mengandung anak tuan." Kata Nindi lalu meninggalkan kamar. Melihat Nindi yang meninggalkan kamar Clue menggeleng.


1 minggu kemudian Clue sedang duduk di sebuah ruang tamu bersama Felicia, Fitria, Ratna dan ketiga hewan peliharaanya. Saat ini ketiga hewan peliharaan Clue sudah mencapai peringkat B level 10 dan tidak lama lagi menembus peringkat A. "Mungkin butuh 1 minggu untuk kalian bertiga menerobos peringkat A." Kata Clue melihat ketiga hewan peliharaan yang tidak lain Pipit, sihitam dan siputih.