
"Terimakasih bro." Kata Clue menepuk pundak pemuda lalu meninggalkan area dalam. "Apakah perempuan itu begitu istimewa sampai menarik perhatian tuan Clue." kata pemuda melihat Dinda.
Clue kembali menuju kamarnya di area dalam. Setelah sampai di kamarnya Clue duduk dan berkata. "Shit, tak kusangka dia terlalu murahan." "Apakah para tunanganku dan pelayanku sama seperti Dinda dan Nana." Gumam Clue. "Karena mereka telah menghianatiku akan ku buat mereka tahu. Bahwa penilaian mereka terlalu buruk." kata Clue.
Clue menduga Dinda dan Nana menghianatinya karena disini lebih banyak jenius yang lebih hebat darinya. Seorang pemuda berumur 15 tahun sudah mencapai peringkat S, beda dengan dirinya dulu menerobos peringkat S dalam usia 30 tahun. Tapi jika mereka berdua sekali lagi tahu bahwa Clue berkultivasi mulai awal lagi dan menerobos peringkat S dalam umur 17 tahun. Mulai kultivasi dalam umur 15 tahun mereka akan sangat terkejut dan menyesal menghianati Clue.
Saat Clue sudah di kabarnya berita kepulangannya dan kekuatannya sudah mencapai peringkat A level 5 menyebar. "Apa, anak nakal itu sudah menerobos peringkat A level 5." Pria 40 an yang tidak lain adalah Rahmat terkejut. "Benar tuan. Menurut para murid dalam, tuan Clue sudah mencapai peringkat A level 5." Balas pemuda. "Apa yang di lakukan anak itu selama setahun sampai kekuatannya meningkat begitu pesat." Rahmat berjalan meninggalkan ruangan.
Sementara itu pria tua yang sedang duduk terkejut mendengar informasi Clue menerobos peringkat A level 5 dan berkata. "Bakatnya paling tinggi dari pada anak-anakku dan cucu-cucuku lainnya. Tapi sayangnya selama 5 tahun dia lebih fokus pada alkimia, blacksmith dan prasasti. Jika dia fokus pada kultivasi sejak dulu, mungkin dia sudah menerobos ke peringkat S." Pria tua menghela nafas.
Sementara itu Clue melihat Rahmat masuk ke kamarnya. "Nak, kamu menghilang sekali lagi selama setahun dan tiba-tiba pulang dengan peningkatan drastis." Rahmat menggeleng. Clue melihat level Rahmat 345 lalu berkata. "Hehe, keberuntunganku tidak buruk yah. Aku menemukan ratusan batu alam tingkat rendah." Clue tertawa. Rahmat terkejut mendengar kata Clue lalu tertawa. "Hahaha, bagus nak. Ayah mengira dalam umur 100 tahun kamu akan menerobos ke peringkat S. Tapi jika kamu menyerap ratusan batu alam, ayah percaya kamu akan menerobos peringkat s sebelum umur 50 tahun." Rahmat menepuk pundak Clue.
"Oh, benar, karna kamu sudah peringkat A level 5. Mengapa tidak mengikuti ujian untuk menjadi murid dalam." Kata Rahmat. Clue diam dan mulai mengingat kenangan pemuda bahwa setiap murid yang menerobos peringkat A level 5 dan ingin menjadi murid dalam harus mengikuti ujian terlebih dahulu. Clue tahu manfaat menjadi murid dalam, menerima 1 batu alam tingkat rendah sebulan sekali. Kamar mereka juga lebih luas dari pada murid luar. "Baiklah, aku akan mengambil ujian." Balas Clue. "Tidak ada buruknya menjadi murid dalam, dan aku harus tetap bersandiwara sebelum bisa mengalahkan kakek pemuda ini." gumam Clue dipikirannya.
"Hahaha bagus nak. Ayo kita bertemu elder Clint." Kata Rahmat tertawa. Clue mengangguk dia tahu Clint adalah elder dalam yang kekuatannya setara dengan Rahmat peringkat SS level 5.
Clue dan Rahmat keluar dari ruangan dan berjalan menuju area dalam. Tidak lama kemudian Clue dan Rahmat tiba di sebuah ruangan. Clue melihat pria paruh baya yang levelnya 349 dan bergumam. "Dia lebih kuat dari pada Rahmat."
"Haha, ada apa elder Rahmat kemari." Kata pria paruh baya melihat kedatangan Clue dan Rahmat. "Hehe, Elder Clint anakku menerobos peringkat A level 5 dan berniat mengikuti ujian untuk menjadi murid dalam." Kata Rahmat.
Pria paruh baya yang di panggil Clint melihat Clue lalu berkata. "Dalam umur 17 tahun sudah mencapai peringkat A level 5, setara dengan jenius dari kota besar. Kamu mempunyai anak yang hebat elder Rahmat." Clint tersenyum. "Hahaha, terimakasih pujiannya Elder." Rahmat senang. Dulu Rahmat sering di ejek oleh sesama elder karena anakknya lebih fokus kepada alkimia, black smith dan prasasti. Bahkan ayahnya sendiri menyarankan anaknya Clue mempelajari satu bidang saja, tidak ketiga bidang sekaligus. Agar tidak menghambat kultivasinya. Saat ini dia dipuji oleh sesama elder yang membuat dirinya senang.
"Baiklah nak, ujian untuk menjadi murid dalam mudah. Kamu harus membunuh 10 monster peringkat A level 4 seorang diri. Sama seperti murid lainnya aku menyuruh 2 elder untuk mengawasimu dan melaporkan hasil kerjamu" Kata Clint. "Baik." Clue mengangguk. Clint tersenyum lalu berkata. "Baiklah, besok kamu kembali lagi." "Haha, kalau begitu aku pamit dulu elder Clint." Kata Rahmat. Clint tersenyum dan mengangguk kepada Clue dan Rahmat.
Setelah keluar dari ruangan Rahmat berkata. "Jangan remehkan monster peringkat A level 4 nak. karnea mereka sebanding dengan ahli manusia peringkat A level 5." Clue yang mendengar kata Rahmat berkata. "Yakinlah, aku sudah membunuh monster peringkat A level 4. Saat aku melewati beberapa pegunungan." "Hahaha, kalau begitu aku tidak perlu khawatir." Rahmat tertawa.
"Ayo menemui kakekmu, dia pasti akan memberikanmu beberapa imbalan setelah kamu menerobos peringkat A level 5." Kata Rahmat. Clue mengangguk dan mengikuti Rahmat.
Tidak lama kemudian Clue dan Rahmat menuju area inti dan tiba di sebuah ruangan. Clue dan Rahmat masuk dan melihat seorang pria tua duduk. Pria tua itu adalah Galang patriack sekte Oracle ayah Rahmat dan kakek pemuda.
Saat melihat Galang level 490 Clue bergumam "Level 490 peringkat SS level 10, berarti jarak peringkat SS level 1 ke level 2 30 level. Untuk menjadi peringkat SSS harus level 500." Clue terdiam lalu sekali lagi bergumam "Status Galang."
Nama : Galang
Umur : 3330 Tahun
Level : 490
Job : Patriack sekte Oracle
Ras : Manusia Elite tingkat rendah
Kekuatan : 5900 (+3540)
Vitalitas : 5900 (+3540)
Stamina : 5850/ 5900
Mana : 5870/5900
Sifat : Adil, Bijak
Saat melihat statusnya Clue menghela nafas dan bergumam. "5900 poin sedangkan aku hanya memiliki 2100 poin, aku akan mati hanya terkena satu tamparannya." Clue menggeleng. "Tapi wajar saja, karnea dia sudah berumur lebih 3000 tahun." Gumam Clue.
Galang melihat Clue dan Rahmat lalu berkata. "Tidak buruk nak, kamu mempunyai anak yang berbakat." "Hehe, terimakasih pujiannya yah." Rahmat tersenyum.
Galang melemparkan cincin kepada Clue dan berkata. "Teruslah kultivasi, jangan kecewakan ayah dan kakekmu." "Baik kek." Kata Clue menangkap cincin. Clue dan Rahmat mengobrol sebentar lalu tidak lama kemudian keluar ruangan.
"Baiklah nak. bersantailah sekarang. Karena besok kamu akan mengikuti ujian. Meski kamu sudah mengalahkan monster peringkat A level 4 sebelumnya, kamu tidak boleh lengah." Kata Rahmat menepuk pundak Clue. "Baik yah." Balas Clue. "Baiklah, aku akan kembali ke ruanganku." Kata Rahmat meninggalkan.
Clue kembali ke kamarnya dan bergumam. "Galang terlalu perhatian. Dia memberikanku 100 batu alam tingkat rendah. Seharusnya aku diberi 75, 50 batu karna menerobos peringkat A level 5 dan 25 batu karna menerobos peringkat A level 1." "Baiklah untuk saat ini aku akan menyimpan batu alam tingkat rendah dulu. Jika aku ingin membeli 1000 pil poin level 6 aku harus mengumpulkan 10 ribu batu alam tingkat rendah. Agar aku mendapatkan 10 milyar coin. Sedangkan coinku sekarang hanya 450 juta lebih." Clue menghela nafas.
"Terlebih lagi aku harus mengumpulkan 1000 pil level 6 dan aku hanya mempunyai 5 saat ini." Sekali lagi Clue menghela nafas. "Jalanku untuk menjadi kuat masih panjang. Sepertinya setelah selesai melakukan ujian, aku harus mulai mencuri lagi." Clue menyeringai.
Keesokan harinya Clue sedang duduk di kamar dan berkata. "Sepertinya sudah waktunya." Clue berjalan dan tidak lama kemudian tiba di ruangan Clint. Clue melihat 3 orang satu pria paruh baya. 1 pria berumur 40an dan seorang perempuan berumur 40an.
Saat tatapannya terfokus pada perempuan Clue bergumam. "Wanita di dunia ini lebih indah dari pada duniaku tiba pertama kali." Clue melihat kulit wanita begitu putih dan mulus, serta payudaranya berukuran d cup. Sementara wajahnya hanya memiliki sedikit kerutan.
Melihat tatapan Clue wanita berkata. "Nak, apa yang kamu lihat." Clue tersenyum dan berkata "Elder Milea begitu cantik." "Hmm." saat mendengar Clue memujinya Milea mendengus. "Hahaha. dalam usia 17 tahun kamu tahu cara merayu nak." Pria 40an berkata.
"Baiklah, Diki Milea kalian mengawasi Clue dalam melakukan ujian." Kata Clint. "Baik Elder Clint balas Diki dan Milea." "Apakah aku harus membuat mereka berdua menjadi budakku." Gumam Clue dipikirannya. Clue sudah melihat bahwa Diki dan Milea level 190 dan 195 peringkat S level 10. Clue bisa menjadikan mereka budaknya.
Clue, Diki dan Milea pun keluar dari ruangan. "Dengan kecepatan seorang ahli peringkat A level 5 kita membutuhkan 3 hari untuk sampai di pegunungan yang terdapat monster peringkat A." Kata Milea. Clue tidak membalas perkataan Milea karena dia ingin menyembunyikan kekuatan aslinya. "Baiklah, ayo pergi." Kata Diki. Clue, Diki dan Milea meninggalkan sekte dan menuju ke arah barat.
3 hari kemudian Clue, Diki dan Milea telah sampai di pegunungan. "Baiklah, ayo kita masuk dalam." Kata Diki. Clue, Diki dan Milea lalu masuk ke pegunungan.
Tidak lama setelah memasuki pegunungan Clue melihat seekor beruang rakasasa. "Woar, kalian manusia berani memasuki wilayahku." Kata beruang tiba-tiba berubah menjadi seorang pria 30an yang memakai sebuah armor, sepatu dan sarung tangan. Saat melihat perubahan beruang dan langsung mengenakan peralatan Clue tidak terkejut. Karena dia sudah terbiasa melihatnya. Karena di dunia ini monster juga memiliki blacksmith dan bisa membuat peralatan yang bisa menyesuaikan bentuknya dan tidak akan hancur atau hilang saat monster berubah menjadi wujud aslinya. Kecuali peralatan hancur oleh serangan lawan.
Catatan Penulis : Level 200-499 Peringkat SS level 1 Sampai 10
Level 200-229 Peringkat SS level 1
Level 230-259 Peringkat SS level 2
Level 260-289 Peringkat SS level 3 dan seterunya.