
"Apa kamu serius." Kata Clue berjalan ke arah Ye Jin dan memegang pundaknya. "Aku serius, apa kamu marah karena aku hamil." Balas Ye Jin gugup. Melihat Ye Jin gugup Clue tersenyum. "Buat apa aku marah, aku senang karena kamu mengandung anakku." Mendengar kata Clue Ye Jin tersenyum. "Lalu berapa bulan usia kehamilanmu." Tanya Clue. "Aku tidak tahu." Ye Jin menggeleng.
"Baiklah, karena kamu hamil. Kamu harus menjaga kondisimu, dan tidak perlu bertarung dengan monster." kata Clue. "Baiklah." Ye Jin mengangguk. "Benar, besok aku akan pergi memasuki gerbang itu. Selagi aku pergi, kamu akan dijaga oleh ayahku." "Emm, baiklah." Ye Jin mengangguk. Ye Jin tidak khawatir dengan keselamatan Clue. Karena Ye Jin tahu Clue bisa selamat dari ledakan nuklir, bahkan monster tingkat s mati dengan mudah oleh Clue.
Keesokan harinya Clue berdiri di langit dan melihat gerbang neraka terbuka. "Krekkkk." "Uuhhh." Clue dan semua orang menutup telinga mendengar suara pintu terbuka. "Sial, kejadian ini seperti di dalam mimpi." Gumam Clue mengingat kenangan di dalam mimpinya. Clue melihat semua orang dan berkata.
"Baiklah, aku akan pergi. Ayah jaga Ye Jin disaat aku pergi, Daus jika ada seseorang ingin memasuki gerbang ini, biarkan dia masuk. Tapi kamu jangan masuk ke dalam gerbang." "Pergilah, kamu tidak perlu khawatir." Kata Adrian. "Baiklah, jangan mati di neraka." Balas Daus.
Clue telah menceritakan kesemua orang bahwa gerbang hitam, adalah gerbang menuju neraka. Clue bercerita bahwa penghuni neraka akan muncul ke bumi setelah 1 bulan gerbang terbuka. Jadi Clue berinisiatif untuk membunuh penghuni neraka sebelum keluar dari gerbang. Clue juga mengatakan bahwa monster yang muncul menurun menjadi 10%. Jadi ayahnya dan Daus tidak perlu khawatir.
"Baiklah, aku pergi." kata Clue melihat Ye Jin. "Berhati-hatilah, aku menunggumu kembali." Kata Ye Jin dengan khawatir. Clue tersenyum kemudian memasuki gerbang. "Buzz." Setelah memasuki gerbang Clue melihat dirinya berada di tempat lain.
"Uuhhh." Clue yang melayang di langit tiba-tiba mendarat turun. "Booom." "Gravitasi di sini, setidaknya 10x lebih kuat dari pada di bumi." Clue mencoba untuk berjalan. Tidak sampai berjalan 2 langkah Clue berkata. "Hawa disini sangat panas, dan udaranya juga beracun. Hanya kultivator tingkat s yang bisa bertahan hidup disini. Beruntung aku tidak mengajak Ayah dan Ye Jin." Kata Clue melihat tanah begitu tandus dan langit merah.
"Pertama-tama aku harus terbiasa dengan gravitasi di neraka." Kata Clue mulai berjalan perlahan. Tidak lama setelah mulai berjalan Clue melihat beberapa mahluk merah setinggi 2 meter yang memiliki dua tanduk berjalan ke arahnya. "Jangan bilang mereka adalah iblis." Kata Clue melihat beberapa mahluk merah bertanduk berjalan ke arahnya.
"Perkataan raja benar, setelah gerbang yang menuju bumi muncul. Pasti ada manusia kuat yang masuk ke dalam neraka." Kata salah satu iblis. "Benar, kata raja kita tidak bisa meremehkan manusia yang dapat bertahan di dalam neraka." Balas iblis lain. "Sial, aku ingin tahu apa yang mereka bicarakan." Kata Clue saat mendengar percakapan iblis yang aneh.
"Apa kita perlu bicara menggunakan bahasa manusia." kata salah satu iblis. "Tidak perlu, buat apa berbicara kepada manusia yang akan kita bunuh." Balas iblis lain. "Benar kita akan membunuhnya, raja pasti akan senang jika kita memberikannya jiwa manusia kuat ini." Balas iblis lain.
"Iblis yang setingkat kultivator peringkat s berani mengabaikanku. Kalian benar-benar cari mati." Clue kesal kemudian membuat beberapa panah angin. Para iblis yang melihat beberapa panah angin yang tiba-tiba muncul mulai panik. "Sial, manusia ini setidaknya peringkat menengah. Semuanya lari." Teriak salah satu iblis kemudian melarikan diri. Semua iblis kemudian mulai berlari. "Heh, aku baru tahu bahwa iblis juga takut mati." kata Clue lalu menyerang para iblis. "Buzz." "Buzz." "Buzz." "Ahhh." "Ahhh." semua iblis berteriak saat panah angin menembus tubuh mereka.
"Terlalu mudah." Clue mengejek melihat semua iblis yang terbunuh dengan mudah. Namun Clue terkejut melihat semua iblis perlahan bangkit, bahkan lubang di tubuh mereka mulai beregenerasi. "Benar, buat apa takut dengan manusia itu. Meski dia setingkat dengan iblis tingkat menengah. Dia tidak bisa menghancurkan jiwa kita." "Kalau begitu tunggu apa lagi, ayo serang dia. Kita tidak akan mati setelah terkena serangannya." Semua iblis yang awalnya melarikan diri mulai melesat ke arah Clue.
Tidak lama kemudian Clue melihat semua iblis yang tergelatak di tanah mulai bangkit. "Berengsek, jangan bilang mereka abadi." Clue mengutuk kemudian mulai melarikan diri. "Manusia itu lari, ayo kejar." Teriak salah satu iblis. "Bajingan, ini tidak lucu melarikan diri dari mahluk yang lebih lemah dariku." Clue mengutuk kemudian membuat bola api dan melemparkan ke arah iblis. "Booom." "Booom." "Ahhh."
Melihat semua iblis terkena serangannya Clue berlari dengan cepat, namun tidak lama kemudian semua iblis mulai menyusulnya. "Sial, jika aku terbiasa dengan gravitasi neraka. Mereka pasti tidak akan bisa mengejarku." Clue mengutuk.
Clue yang berlari melihat seorang wanita yang sedang berdiri. "Bukankah dia salah satu wanita yang kutemui di korea selatan." Kata Clue. "Oh, bukankah dia pria Indonesia yang mengalahkan Sakata. Kenapa dia melarikan diri dari iblis tingkat s." "Hei, ayo lari. Iblis ini abadi, aku tidak bisa membunuhnya." Kata Clue berbicara bahasa inggris.
Mendengar kata Clue wanita tertawa. "Hahaha, ternyata dia tidak bisa membunuh iblis itu." "Sigh, mengapa dia tertawa." Clue heran. Clue kemudian melihat wanita menunjuk jarinya kemudian beberapa laser kuning muncul dari udara kosong dan menembus kepala iblis. "Ahhh." "Ahhh." "Ahhh." Semua iblis tergeletak mati.
Melihat semua iblis yang tergeletak mati dan tidak bangkit kembali Clue heran. "Mengapa semua iblis ini tidak bangkit kembali. Apa kelemahan mereka elemen cahaya." "Benar, kelemahan iblis adalah elemen cahaya. Jika kamu tidak menguasai elemen cahaya dan kemampuan yang menghancurkan jiwa. Maka mustahil kamu bisa membunuh iblis." Kata wanita berbicara bahasa inggris.
Mendengar kata wanita Clue tersenyum kecut. "Sepertinya aku tidak bisa membunuh iblis." Mendengar kata Clue wanita mencibir. "Aku tidak menyangka Sakata kalah melawan orang sepertimu." Wanita menghina kemudian terbang ke langit meninggalkan Clue sendiri.
Melihat wanita yang pergi Clue berkata. "Sepertinya aku perlu kembali ke bumi dan membunuh monster berelemen cahaya. Tapi bagaimana aku menemukan monster berlemen cahaya. Bahkan setelah aku menggunakan bola hitam. Semua monster yang kulawan tidak menguasai elemen cahaya." Clue bingung. Clue melihat mayat iblis dan berkata. "Pertama-tama aku harus terbiasa dengan gravitasi disini." Clue mulai berjalan kembali.
Beberapa menit kemudian Clue turun dari langit dan berkata. "Saat ini aku sudah terbiasa dengan gravitasi di neraka." Tatapan Clue tiba-tiba terfokus pada tumbuhan bewarna hitam dan berkata. "Aneh, baru kali ini aku menemukan tumbuhan yang hidup di neraka." Clue penasaran kemudian mulai mencabut tanaman hitam.
"Sepertinya tumbuhan ini beracun, tapi itu justru bagus. Tumbuhan ini bisa meningkatkan daya tahan tubuhku dari racun." Clue tersenyum kemudian memakan tumbuhan. Saat memakan tumbuhan. Clue merasakan tubuhnya panas dan kepalanya pusing. "Tebakanku benar, sepertinya tumbuhan ini beracun." Gumam Clue lalu mulai duduk dan berkultivasi.
1 jam kemudian Clue menghembuskan napas dan berkata. "Ini sangat aneh, aku dapat merasakan mahluk hidup dalam jarak 600 meter." Clue terdiam kemudian memunculkan panah angin. Clue kemudian melihat 311 panah angin yang muncul di udara. "Jangan bilang aku bertambah kuat 100 poin setelah memakan tumbuhan hitam itu." Clue terkejut.