Rebirth With System

Rebirth With System
S5 Membunuh Raja Negera Api



Clue menceritakan bahwa dirinya menghibur Felicia yang bersedih karena di perkosa oleh ayahnya sendiri Luo Han. "Jangan berbohong Clue. Luo Han tidak akan melakukan hal keji seperti itu." Teriak Elizabeth.


"Jika kamu tidak percaya, kamu bisa memeriksa kamar Felicia atau Luo Han saat ini." Balas Clue menghilang. Melihat Clue yang menghilang Elizabeth mulai penasaran dan berjalan pergi.


Elizabeth tiba di kamar Luo Han dan membuka pintu. Melihat suaminya tidak berada di kamarnya perasaan Elizabeth mulai tidak enak. Elizabeth menutup pintu dan berjalan ke arah kamar Felicia. Elizabeth membuka pintu dan terkejut dengan yang di lihatnya.


"Ini tidak mungkin kan." Badan Elizabeth bergetar melihat Luo han dan Felicia sedang berbaring telanjang di kamar. "Uuhh." Luo Han dan Felicia tiba-tiba terbangun bersamaan. "Luo Han. Mengapa kamu meniduri anakmu sendiri." Elizabeth berteriak.


"Apa maksudmu." Luo Han bingung kepada Elizabeth yang berteriak padanya. Luo Han kemudian mengingat bahwa dirinya memperkosa Felicia anaknya sendiri. "Apa yang telah aku lakukan." Luo Han melihat Felicia yang menangis di sampingnya. "Sial, mengapa aku bisa melakukan hal seperti ini." Luo Han bingung.


"Ratu apa yang terjadi." Beberapa pelayan datang ke arah Elizabeth. "Lihatlah raja kalian, dia meniduri anaknya sendiri." Elizabeth berteriak dan menunjuk Luo Han. Pelayan melihat ke dalam kamar dan terkejut Luo Han sedang telanjang bersama Felicia.


"Apa yang kalian lihat. Pergi dari sini." Teriak Luo Han memakai pakaiannya. "Baik yang mulia." Semua pelayan ketakutan dan pergi. "Luo Han, kamu binatang." Elizabeth menangis.


Keesokan harinya Clue sedang berada di restoran dan mendengar beberapa pria yang mengobrol. "Apa kamu tahu, tadi malam raja memperkosa anaknya sendiri." "Aku tidak menyangka bahwa Luo Han mempunyai sifat binatang." Balas pria lain. Clue yang mendengar obrolan menyeringai. "Kalian beruntung aku hanya menghancurkan keluarga kalian setelah menyinggungku."


Clue berjalan keluar restoran dan melihat seorang perempuan yang memakai jubah berjalan ke arahnya. "Senior." Perempuan berjubah tidak lain adalah Felicia. "Ada apa." Clue melihat Felicia. "Bukankah senior berjanji untuk mengajakku pergi dari sini." Felicia melihat Clue.


"Tuan putri. Yang mulia ingin anda kembali ke istana." Clue melihat 10 prajurit berlari ke arahnya. "Senior kalahkan mereka." Felicia berdiri di belakang Clue. "Senior Clue, tolong jangan ikut campur. Ini tidak ada urusannya dengan anda." Balas seorang prajurit.


"Senior jika anda membawaku pergi. Aku akan menuruti semua perkataan senior." Balas Felicia. Felicia takut jika dia kembali ke istana. Ayahnya akan memperkosa dirinya setiap malam. "Senior, jangan dengar perkataannya. Dia telah memfitnah ayahnya sendiri. Sebenarnya dia yang menggoda yang mulia." Balas seorang prajurit. "Bajingan." Felicia meneteskan air mata mendengar kata prajurit.


"Aku akan mengikuti kalian ke istana dan bertemu Luo Han." Kata Clue melihat prajurit. Prajurit saling menoleh dan berkata. "Tidak masalah senior." Clue kemudian pergi ke istana bersama Felicia dan 10 prajurit.


Tidak lama kemudian Clue dan Felicia tiba di istana. Clue masuk ke dalam ruangan diikuti Felicia. "Senior Clue ada perlu apa anda datang kemari." Kata Luo Han melihat kedatangan Clue. Saat ini Luo Han dalam suasana hati yang sangat buruk.


"Luo Han aku tidak percaya bahwa kamu adalah binatang. Bagaimana bisa kamu memperkosa anakmu sendiri." Clue tersenyum. "Jika senior datang kesini hanya untuk menghinaku. Silakan pergi dari sini." Luo Han berbicara dengan nada berat.


"Bagaimana jika aku tidak mau pergi dari sini." Clue menyeringai dan duduk di kursi. "Pengawal, bawa dia keluar." Luo Han berteriak. Clue melihat 10 prajurit masuk ke dalam ruangan. "Luo Han. Apa kamu tidak bisa menggunakan otakmu dengan benar. Apa kamu lupa bahwa aku adalah kultivator tingkat kaisar." Clue menggeleng dan menghajar 10 prajurit. "Boom!!." "Booom!!." "Ahhh." 10 prajurit terlempar ke dinding.


"Johan bantu aku melawannya." Kata Luo Han kemudian tubuhnya diselimuti api. "Baik yang mulia." Tubuh Johan juga diselimuti api. "Dasar semut." Clue mengambil pedang yang tergelerak di lantai dan muncul di depan pria paruh baya berpakaian hitam. "Slasshh." Tubuh Pria paruh baya berpakain hitam terbelah menjadi dua.


"Bajingan." Luo Han meninju Clue. "Slasshh." Clue memotong lengan Luo Han. "Aaahh." Luo Han berteriak kesakitan. "Senior kumohon jangan bunuh ayahku." Felicia berteriak. "Clue." Clue melihat Elizabeth datang. "Clue, bisakah kamu tidak membunuhnya." Elizabeth memohon.


"Yang mulia." Clue melihat 40 prajurit datang dan mengelilingi dirinya. "Jika kamu membunuhku. Ayahku akan membalas kematianku dan membalas kematianku." Kata Luo Han memegangi lengannya yang terpotong. "Idiot, bukannya memohon untuk hidup. Justru kamu mengancamku." Clue mencibir dan menebas leher Luo Han. "Slasshh." Kepala Luo Han menggelinding di tanah.


"Ayahhh!!." "Luo Han!!." "Yang mulia." Felicia, Elizabeth dan semua prajurit berteriak saat Clue membunuh Luo Han. "Bunuh dia, balaskan dendam yang mulia." Teriak seorang prajurit. "Dasar semut." Clue menghilang dan muncul di samping Felicia.


"Slasshh." Seluruh tubuh prajurit terbelah menjadi dua. Felicia dan Elizabeth terkejut melihat Clue bergitu cepat membunuh 40 prajurit. "Kalian berdua mengecewakanku." Clue melihat Felicia dan Elizabeth yang menangis.


"Bagaimana kamu bisa menangisi kematian pria yang memperkosamu." Clue melihat Felicia. "Dan kamu juga menangisi pria yang memperkosa putrinya sendiri." Clue melihat Elizabeth. "Sungguh bodoh, aku kehilangan minat dengan kalian berdua." Kata Clue kemudian menghilang.


Saat ini di tempat lain dua pria tua sedang berada di sebuah ruangan. "Kraakk." Sebuah giok yang digunakan pria tua hancur. "Luo Han." Pria tua berkata dengan nada lemas. "Ada apa Luo Yan." Tanya pria tua lain.


"Anakku telah mati." Balas pria tua yang di panggil Luo Yan. "Bukankah anakmu kultivator tingkat kaisar level 1. Bagaimana dia bisa mati." Balas pria tua. "Pasti ada seseorang yang membunuh anakku." Kata Luo Yan mengepalkan tinjunya. "Jika begitu mengapa kita tidak pergi ke negara tempatmu berasal. Aku ingin melihat siapa yang berani membunuh anak temanku." Kata pria tua. "Terimakasih saudara Hao." Pria tua tersenyum.


Saat ini Clue muncul di pegunungan dan melihat Fernando yang memiliki kulit merah. "Skill yang kamu gunakan tidak buruk, dapat meningkatkan 50% kekuatan, agility, dan vitalitasmu." Kata Clue. "Di tabel shop hanya terbuka skill level 5. Jadi ini adalah skill terbaik yang bisa aku beli saat ini." Fernando melihat Clue dan menonaktifkan skillnya.


"Ayo kita tinggalkan pegunungan ini." Kata Fernando. "Baiklah." Balas Clue menghilang bersama Fernando. Clue dan Fernando muncul dimana Ambar dan Ray sedang membakar daging. "Kita akan meninggalkan pegunungan ini." Kata Clue. "Apa kita akan kembali ke ibukota negara api." Tanya Ambar. "Tidak, kita akan pergi ke Dinasti Gu." Balas Clue teleportasi bersama Fernando, Ray dan Ambar.


Clue, Fernando, Ambar dan Ray muncul di sebuah kota. "Ada banyak ahli kuat di kota ini." Ray berbicara di pikiran Clue. "Senior." Clue mendengar suara dan melihat perempuan berkulit putih dengan rambut di kuncir kuda. "Oohh. Bukankah kamu perempuan yang ingin membeli anjingku." Kata Clue. "Benar senior. Aku yang ingin membeli anjingmu waktu itu." Perempuan tersenyum.


"Apa senior berubah pikiran dan ingin menjual anjing anda." Perempuan melihat Ray dengan penuh semangat. "Tidak." Balas Clue. "Aahh, tidak ya." Perempuan kecewa dan menghela nafas. Perempuan melihat Fernando dan berkata. "Apa senior ingin mendaftarkannya ke akademi Star." "Tidak. Kami disini ingin membeli tumbuhan obat." Balas. "Aahh. Apa senior adalah alkemis." Tanya perempuan.


"Benar aku adalah alkemis." Clue mengangguk. " "Berapa tingkat pil tertinggi yang pernah senior buat." Tanya perempuan. "Pil spirit tingkat 6." Balas Clue. "Aahh, sayang sekali. Jika senior bisa membuat pil spirit tingkat 8. Senior dapat bergabung ke akademi star." Perempuan menghela nafas. "Aku tidak tertarik untuk bergabung akademi star." Balas Clue.