Rebirth With System

Rebirth With System
S4 Elizabeth



"Irregular adalah sebutan bagi mereka yang membuka gerbang menara dan memasuki menara atas kemauan mereka sendiri." balas Katrine. "Oohh." Balas Clue kemudian berjalan ke arah desa.


Saat memasuki desa Clue melihat banyak mayat yang tergeletak di tanah. "Buku itu milikku." Kata pria berkumis menebas wanita paruh baya. "Ahhh." Wanita tertebas. Pria menyentuh buku, kemudian buku menjadi cahaya dan masuk ke dalam kepalanya. "Pantas saja jika mereka semua berebut. Karena metode di dalam buku hanya bisa dipelajari satu orang." Kata Clue. "Hehe, aku akan mencari tempat aman untuk menyerap energi alam." Pria berkumis berlari keluar desa.


1 Jam kemudian Clue melihat seorang pemuda mendekati Katrine. "Aku sudah bisa menyerap energi alam." "Kamu bisa naik ke lantai selanjutnya." Balas Katrine kemudian sebuah pintu muncul dibelakangnya. Pemuda kemudian berjalan memasuki pintu.


Melihat pemuda pergi seorang pria berjalan ke arah Katrine. "Aku sudah bisa menyerap energi alam." "Buzzz." Namun kejadian berikutnya mengejutkan semua orang. Pria terlempar sejauh 10 meter oleh Katrine. "Aku tahu siapa saja yang bisa menyerap energi alam. Jadi jangan pernah berbohong." "Jika ada yang melakukan lagi aku tidak akan segan untuk membunuh kalian." Kata Karine. "Hikss." Semua orang ketakutan mendengar kata Katrine.


Clue berjalan keliling desa dan melihat perempuan gemuk. "Hiks, hiks. Apa aku akan terjebak di desa ini selamanya." Perempuan gemuk melihat kucing kuning dan berkata. "Apa kamu sudah makan kucing kecil. Jika belum makan, makanlah ini." perempuan gemuk memberi kucing kuning sepotong roti.


"Dia perempuan yang baik." Gumam Clue lalu mengambil sepotong roti dan berjalan pergi. "Apa anda akan memakan roti itu." Tanya system. "Tidak, jika aku tidak mengambilnya. Perempuan itu jadi semakin sedih." Balas Clue.


6 jam telah berlalu Clue melihat 100 orang telah pergi memasuki pintu. "Apa anda tidak ingin memasuki pintu." tanya Katrine. "Tidak sekarang, aku ingin lihat apa yang akan terjadi pada mereka." balas Clue melihat 10 orang yang tersisa. "Terkadang keingintahuan yang berlebihan dapat menyebabkan seseorang terbunuh. Kuharap saya bisa melihat anda lagi besok." Kata Katrine kemudian dirinya dan pintu tiba-tiba menghilang.


"Ahhh, dia pergi." teriak seorang pria. "Apa kita akan terjebak di desa ini selamanya." Pria paruh baya bersedih. "Kucing, apa kamu sudah makan." Clue sekali lagi melihat perempuan gemuk memberinya sepotong roti. "Apa perempuan gemuk ini bodoh, bagaimana seekor kucing menyukai roti." Gumam Clue.


Clue melihat langit kemudian melompat ke atap rumah. "Aku merasakan hal yang buruk akan terjadi." Kata Clue membuka tabel penyimpanan dan mengambil sebotol air kehidupan tingkat rendah. "Glek, glek." Clue kemudian meminum air kehidupan dan tubuhnya mulai bercahaya. Melihat cahaya di tubuhnya redup Clue bergumam. "Tabel status." Tabel status kemudian muncul di depannya.


Nama : Clue


Usia : 4 Minggu 1 Hari


Level : 200 next level (0/2,000) exp


Ras : Hewan Elite Tingkat Rendah


Kekuatan : 2,000


Agility : 2,000


Vitalitas : 2,000


Stamina : 2,000/2,000


Poin : 0


Melihat statusnya Clue berkata. "Aku tidak perlu terburu-buru untuk bertambah kuat. Karena diriku mempunyai banyak token segel dan bom prasasti untuk melukai ahli yang lebih tinggi dariku." Clue tersenyum kemudian melompat turun dari atap.


"Ahh, kucing kecil dari mana saja kamu. Aku mencarimu dari tadi." kata perempuan gemuk menghampiri Clue. Clue dengan mudahnya menghindari perempuan. "Ahhh, mengapa kamu menghindar kucing. Aku tidak akan menyakitimu." Perempuan gemuk hendak menangkap Clue. Namun Clue menghindari perempuan dengan mudah.


Clue tiba-tiba berhenti dan melihat ke jauhan. "Tebakanku benar, hal buruk akan terjadi." "Tertangkap kau kucing." kata perempuan memegang Clue dan menggendongnya. "Grrrr." "Grrr." Perempuan melihat puluhan serigala mendekat ke arahnya. "Ahhh. Serigala." Perempuan menjerit kemudian masuk ke dalam rumah. "Lari, ada serigala." Semua orang panik dan masuk ke dalam rumah.


"Bruakk." "Ahhh." Perempuan gemuk melihat serigala menghancurkan pintu dengan mudah. "Kucing kecil sepertinya kita akan mati disini." perempuan gemuk menangis. "Siapa yang akan mati." balas Clue. "Ahhh, siapa yang berbicara." Perempuan gemuk terkejut. "Aku yang berbicara bodoh." balas Clue melompat dari pelukan perempuan.


"Serigala jelek, kamu menakuti perempuan bodoh itu." "Aktifkan tubuh mode angin." Clue muncul di depan serigala dengan badan diselimuti angin. "Booom." Clue memukul Serigala. "Grrr." Clue melihat serigala lain masuk ke dalam rumah.


"Semua serigala ini tidak lebih lemah dariku." "Akhirnya aku tau mengapa wanita itu bilang keingintahuan dapat menyebabkan seseorang terbunuh." Kata Clue muncul di depan serigala dan memukul wajahnya. "Booom." Serigala terlempar keluar. Perempuan gemuk yang melihat kucing bertarung berkata. "Ini tidak mimpi kan." Perempuan gemuk menggosok matanya dan berkata. "Apa dia kucing siluman."


30 menit telah berlalu. Saat ini Clue sedang berdiri di atas tumpukan mayat serigala. "Semua serigala telah aku bunuh." Kata Clue melompat dan berjalan ke arah perempuan gemuk. "Hei perempuan gemuk siapa namamu." Tanya Clue meski dia sudah tahu nama perempuan. "Ahh, namaku adalah Elizabeth." balas perempuan gemuk.


"Karena kamu menarik perhatianku, maka aku akan mengajarimu metode pernapasan." Kata Clue menyentuh dahi perempuan dan mentransfer ingatannya. "Baiklah, sekarang kamu bisa menyerap energi alam." Kata Clue. Perempuan menatap bingung ke arah Clue dan berkata. "Terimakasih tuan kucing." "Aku mempunyai nama, panggil aku Clue." balas Clue. "Baik tuan Clue." "Baiklah, meditasilah dan serap energi alam." Kata Clue. "Baik." Elizabeth menutup matanya.


Keesokan harinya Clue melihat Elizabeth membuka matanya. "Aku merasa tubuhku dipenuhi tenaga." "Baiklah, ayo pergi dari sini" kata Clue melompat ke badan perempuan dan duduk di kepalanya. Perempuan tersenyum kecut melihat Clue duduk di kepalanya. "Mengapa kamu diam, ayo pergi." kata Clue. "Baik." Elizabeth mengangguk.


Elizabeth berjalan keluar rumah dan melihat tidak ada mayat serigala satu pun. "Aku telah mengubur semua mayat serigala dan semua orang." Kata Clue. "Ahh, jadi semua orang terbunuh." Perempuan gemuk terkejut. "Ya. Aku tidak punya kewajiban menyelamatkan nyawa mereka." balas Clue. Elizabeth terdiam mendengar kata Clue.


"Oh, sepertinya anda baik-baik saja tuan irregular." Clue melihat Katrine tiba-tiba muncul di depannya. "Ahhh." Elizabeth terkejut melihat kemunculan Katrine yang tiba-tiba. "Aku dan dia ingin menaiki lantai." Kata Clue. Katrine melihat Elizabeth dan berkata. "Baiklah, kalian berdua bisa pergi." kata Katrine kemudian pintu muncul di belakangnya.


"Ayo masuk." kata Clue. "Baik." Elizabeth kemudian berjalan ke arah pintu dan memasukinya. Melihat Clue dan Elizabeth memasuki pintu Katrine berkata. "Ternyata benar, dia menyembunyikan kekuatan aslinya."


Clue melihat dirinya berada di sebuah ruangan dan melihat 100 peserta yang lolos ujian sebelumnya telah berkumpul di satu ruangan. "Baiklah sepertinya semua peserta sudah berkumpul." Kata seorang pria berjaz hitam. "Aku akan memperkenalkan diriku sekali lagi, namaku adalah Eduardo penjaga lantai 4. Ujian di lantai ini sangatlah sederhana. Kalian hanya harus mencari pil ini dan menghindari serangan predator selama 1 jam." Kata Eduardo menunjukan sebuah pil kepada semua orang. "Jika begitu ujian dimulai." Kata Eduardo kemudian menghilang.


"Bruakk." Clue melihat seekor harimau sebesar 5 meter yang menghancurkan dinding. "Hehe, aku sudah bertambah kuat. Seharusnya menghadapi harimau itu bukan masalah besar." kata pria berotot berlari ke arah harimau. "Kruakk." Harimau melompat dan memakan kepala pria. "Ahh, semuanya lari." Teriak seseorang. Semua orang mulai melarikan diri.


"Hei Elizabeth larilah." Kata Clue. "Ahh, kita juga." Elizabeth kemudian ikut berlari keluar dari ruangan. "Bersembunyilah di balik rumput itu." Kata Clue menunjuk rumput. "Baik." Elizabeth mengangguk kemudian berlari ke arah rumput. "Huuhh." "Huuuhh." Elizabeth. "Staminamu sungguh buruk." Kata Clue melihat Elizabeth yang kelelahan.