
"Aura nenekmu juga berubah." Ray melihat Ambar yang menelan 5 jantung naga sekaligus. "Aku ingin lihat, apakah auraku dapat berubah menjadi naga atau tidak." kata Ray menelan 5 jantung naga yang mengecil.
"Sepertinya tidak ada yang berubah. Aku bahkan tidak mendapatkan kemampuan auman naga." kata Ray melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Mungkin jantung naga yang kita makan hanya bermanfaat pada ahli dibawah tingkat kaisar." kata Viona. "Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan. Mungkin setelah memakan 100 jantung naga. Kalian berdua akan mendapatkan kemampuan naga." balas Clue.
3 Hari telah berlalu saat ini Clue membagikan 10 jantung naga kepada Fernando dan yang lain. Fernando menelan 10 jantung yang seukuran jempol tangan dan merasakan tubuhnya menjadi hangat.
"Selamat anda mendapatkan 9.000 poin." "Selamat anda mendapatkan kemampuan berubah menjadi manusia naga. Saat berubah menjadi manusia naga kekuatan, kecepatan dan vitalitas meningkat sebesar 100%."
"Clue aku mendapatkan kemampuan baru." Fernando berteriak melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Oohh. Aku ingin lihat seperti apa kemampuan barumu." Clue melihat Fernando. "Berubah." Kata Fernando kemudian sisik merah merah muncul di tubuhnya, dan sebuah ekor merah muncul di pantatnya. "Aahh." Ambar terkejut melihat perubahan Fernando.
"Transformasi naga." kata Ray dan Viona secara bersamaan melihat Fernando. "Benar, nama skill ini di tabel shop adalah transformasi naga yang seharga 100 ribu poin." Kata Fernando membuka tabel shop dan melihat skill transformasi naga yang masih ada.
"Nek, makanlah 10 jantung naga itu. Mungkin nenek bisa mendapatkan kemampuan sama sepertiku." Fernando tersenyum melihat neneknya. "Baik." Ambar mengangguk dan menelan 10 jantung naga yang sekecil jempol tangan.
Saat menelan jantung naga Clue melihat mata Ambar menjadi putih. "Dia kehilangan kesadaran." Kata Clue muncul di belakang Ambar. "Mengapa nenek bisa kehilangan kesadaran." Fernando khawatir.
Beberapa detik kemudian Clue melihat tubuh Ambar menjadi panas. "Aaahhh." Ambar berteriak dan tubuhnya berubah menjadi manusia naga sama seperti Fernando. "Sial, dia juga mendapatkan kemampuan transformasi naga." Ray terkejut melihat perubahan Ambar.
"Aahh, tubuhku berubah." Ambar melihat sisik hijau di tubuhnya dan ekor hijau di pantatnya. "Selamat nek karena mendapatkan kemampuan transformasi naga." Fernando tersenyum melihat neneknya.
"Benar Clue, nenek tidak memiliki system. Apa dia bisa kembali menjadi manusia." Fernando melihat Clue. Mendengar kata Fernando Ambar menjadi khawatir jika dirinya tidak bisa kembali normal.
"Tinggal bayangkan saja sisik di tubuhmu menghilang." Balas Clue. Mendengar kata Clue, Ambar memejamkan matanya dan mebayangkan dirinya menjadi normal. Sisik hijau dan ekor mulai menghilang dari tubuh Ambar. "Terimakasih Clue." Ambar tersenyum melihat tubuhnya kembali normal.
Sementara itu di sebuah gua seorang pria berusia 40an dengan dua tanduk naga sedang duduk dan memejamkan mata. Seorang pemuda dengan dua tanduk naga masuk ke dalam gua dan berkata dengan panik. "Ayah ras naga kita dalam bahaya." Pria dengan tanduk naga membuka matanya dan berkata. "Bicaralah."
"Seorang demi god dari ras manusia datang ke benua naga dan mulai memburu naga. Saat ini sudah ada 500 naga yang terbunuh." kata pemuda. Mendengar kata pemuda, pria memejamkan matanya dan merasakan populasi naga berkurang drastis.
"Beraninya wanita tua itu membunuh ras nagaku." Kata pria marah dan ngeluarkan auranya. Pria bertanduk naga mengira Tukiyem demi god manusia yang membunuh ras naga.
"Uuhh." Pemuda merasakan tekanan dari aura pria. "Aku akan mencarinya, kamu jangan pergi kemanapun." Kata pria tua melesat pergi. "Baik." Balas pemuda.
"Ada yang datang." Kata Viona melihat kejauhan. "Wuushh." Clue melihat pria dengan dua tanduk naga yang melayang di udara. "Bagaimana bisa manusia memiliki aura naga." kata pria melihat Fernando dan Ambar.
"Dimana Tukiyem." Kata pria mengeluarkan auranya. "Uuhh." Fernando dan Ambar merasakan tekanan dari aura pria. "Viona urus dia." Kata Clue melihat Viona. "Baiklah." "Buzzz." Viona mengeluarkan auranya. "Demi god." Pria terkejut melihat Viona mengeluarkan aura demi god.
"Sepertinya yang membunuh ras nagaku bukan Tukiyem melainkan dirimu." Pria menatap Viona dengan penuh amarah. "Benar, aku yang membunuh ras nagamu." Balas Viona. "Jika begitu aku akan membunuh kalian semua." Pria marah dan berubah menjadi naga hitam sebesar 100 meter.
Viona memegang dua pedang hitam dan muncul di depan naga hitam. "Slasshh." Viona menebas wajah naga. "Aaahhh. Gadis berengsek." Naga hitam meraung kesakitan bukan karena luka fisik. Melainkan jiwanya yang terluka.
"Jangan panggil aku berengsek." Viona marah dan menebas naga hitam. "Slasshh." "Aaahh." Naga hitam meraung kesakitan. "Aku akan membunuhmu." Naga hitam menembakan bola hitam ke arah Viona. "Slasshh." Viona menebas bola hitam menjadi dua.
"Wuusshh." Sayap putih muncul di punggung Viona. "Matilah." Teriak Viona dan ribuan bulu putih melesat ke arah naga hitam. "Ceeepp." "Ceeepp." "Aaahh. Aku menyerah." Naga hitam berteriak kesakitan. "Jangan bunuh dia." Kata Clue melihat Viona. "Baiklah." Balas Viona dan sayap putih di punggungnya menghilang.
"Terimakasih sudah mengampuni hidupku." Kata naga hitam berubah menjadi pria. "Berterimakasihlah kepadanya. Dia yang mengampuni nyawamu." Viona melihat Clue. Pria melihat Clue dan terkejut saat tidak bisa merasakan kekuatannya. "Kamu tidak akan bisa merasakan kekuatannya, karena dia setara high god." Kata Viona.
Pria terkejut dan berkata. "Apa kalian dari alam dewa." Pria baru sadar bahwa Viona hanyalah anak kecil namun sudah mencapai demi god. "Benar kami dari alam dewa." Balas Clue berbohong.
"Draken memberi hormat kepada dewa." Pria melayang turun dari langit dan membungkuk di depan Clue. "Kamu bisa berdiri." Kata Clue melihat pria bertanduk naga. "Jika boleh tau mengapa anda membunuh ras naga. Apa ras naga membuat anda marah." Tanya pria.
"Aku baru saja tiba di benua naga dan disambut semburan api." Kata Clue menstransfer ingatannya. Pria melihat ingatan saat Clue tiba di benua naga dan naga merah menyerangnya. "Aku mohon tolong maafkan kesalahan ras naga kami." Pria membungkuk kepada Clue. "Baiklah, aku akan memaafkan ras nagamu." Clue mengangguk. "Terimakasih dewa terhormat." Balas pria dengan senang.
"Sebagai kompensasi karena aku dan muridku membunuh ras nagamu, terimalah pil ini." Clue memberikan 1 pil soul tingkat sedang. "Dewa pil apa ini." tanya pria. "Pil itu dapat menyembuhkan jiwamu yang terluka." Clue tahu jiwa pria terluka karena serangan Viona.
Mendengar kata Clue pria menelan pil. Saat menelan pil pria merasakan jiwanya sembuh dan pikirannya menjadi jernih. "Terimakasih dewa yang terhomat. Jika boleh tau siapa nama dewa terhormat ini." tanya pria. "Namaku adalah Clue." balas Clue kemudian teleportasi bersama Fernando dan yang lain.
Pria bernama Draken terkejut melihat Clue dan yang lain menghilang. Pria bernama Draken memejamkan matanya dan bergumam. "Aku tidak bisa merasakan keberadaan mereka di benua naga." pria naga membuka matanya dan menghela nafas. "Jika aku tidak segera meminta maaf padanya. Mungkin ras naga di dunia ini sudah musnah."
Saat ini Clue, Fernando, Ray dan Viona muncul di tepi pantai. "Mengapa kamu mengampuni nyawanya Clue. Jika aku mengkonsumsi jantungnya. Aku pasti mendapatkan kemampuan naga." Viona melihat Clue.