
Clue melihat jutaan mahluk hidup dan berkata. "Apa mereka semua mahluk hidup yang memiliki banyak dosa." Tanya Clue. "Benar, mereka semua melakukan banyak dosa selama masih hidup." Balas Mamon.
"Apa mereka akan berada di neraka selamanya." Tanya Clue. "Tidak, mereka semua akan keluar dari neraka meski butuh waktu puluhan dan ratusan tahun." balas Mamon. "Clue terkejut dengan kata Mamon.
"Benar Mamon, bagaimana caramu dan iblis lain bertambah kuat." Tanya Clue. "Itu rahasia." Balas Mamon. "Hei, apa kamu ingin mati sekali lagi." Clue menatap Mamon. "Iblis akan bertambah kuat, jika memiliki pengikut mahluk hidup. Semakin banyak mahluk hidup yang menyembahku, maka aku akan semakin kuat." Mamon menyeringai.
Beberapa menit kemudian iblis berkata pada Mamon. "Di neraka ini, tidak ada manusia bernama Adrian yang berasal dari bumi." "Sepertinya ayahmu tidak ada di neraka ini." Mamon melihat Clue.
"Bagaimana caranya pergi ke neraka tingkat 2." Clue melihat Mamon. "Ikutlah denganku." Mamon melesat pergi. Clue kemudian mengikuti Mamon. 1 Jam kemudian Clue melihat sebuah gerbang hitam. "Jika memasuki gerbang ini, kamu akan berada di neraka tingkat 2." Mamon melihat Clue.
Clue mengeluarkan token komunikasi dan berkata. "Ayahku tidak ada di neraka ini. Kalian kembalilah ke tempat sebelum kalian berpencar." Clue menghancurkan token komunikasi." Saat ini di tempat lain Steven mendengar sebuah suara di pikirannya. "Oh, sepertinya aku harus kembali. Kalian beruntung tidak aku bunuh." Steven melihat beberapa iblis kemudian melesat pergi. "Baiklah, ayo ikut denganku." Kata Clue melihat Mamon kemudian teleportasi.
30 Menit kemudian Clue berada di tempat dimana dirinya berpisah dengan Grace dan yang lain. "Sepertinya aku yang pertama tiba." Clue melihat Mamon. "Kenapa kamu melihatku." Tanya Mamon.
"Sebelum melawan Draco, apa kamu melawan temanku yang lain." tanya Clue. "Tidak, aku hanya melawan kadal kecil itu." Balas Mamon. "Aku harap teman-temanku baik-baik saja. Atau kamu akan mati sekali lagi." Clue melihat Mamon. "Berengsek, sudah kubilang aku tidak melawan temanmu yang lain." Mamon mengutuk. "Kata-kata dari Iblis tidak bisa di percaya." Clue mencibir.
30 Menit kemudian Clue melihat Tian Long yang datang. "Apa dia raja iblis." Tian Long melihat Mamon. "Benar, dia adalah raja iblis." Balas Clue. "Karena yang lain belum datang, ayo bertarung denganku." Tian Long memegang pedang emas yang muncul dari udara kosong.
"Hei, apa kamu akan ikut campur dengan pertempuran ini." Mamon melihat Clue. "Aku tidak akan ikut campur." Clue menggeleng. "Hahaha, baguslah. Aku frustasi karena kamu membunuhku 99 kali." Mamon tertawa.
"Iblis jelek aku datang." Tian Long menebas iblis. "Slasshh." "Ahhh." Mamon berteriak. "Bagaimana seranganmu bisa melukaiku." Mamon tidak percaya. "Aku mengusai hukum kematian dan kehidupan. Bahkan high god akan terluka setelah terkena tebasan yang mengandung hukum kematian." Tian Long memegang pedang emas yang di selimuti energi hitam.
"Terkena tebasan Tian Long 1 detik saja, masa hidupku berkurang 1 tahun." Clue melihat iblis yang terluka. "Haha, kamu bertemu musuh yang salah. karena aku juga mengusai hukum kematian." Luka di tubuh Mamon menghilang.
"Tian Long, dia buruk dalam hukum waktu. Kamu tinggal menghentikan waktu dan membunuhnya." Teriak Clue. "Berengsek, jangan bilang low god sepertinya juga bisa mengusai hukum waktu." Mamon terkejut. "Hentikan waktu," kata Tian Long kemudian waktu berhenti.
Tian Long melihat waktu berhenti dan iblis yang tidak bergerak. "Mati." Tian Long menebas iblis." namun serangan Tian Long tidak dapat membunuh iblis. "Serang dia dengan skill terkuatmu." Teriak Clue.
"Apa aku membunuhnya." Tian Long melihat Clue. "Raja iblis abadi di neraka. Jadi dia akan hidup kembali meski mati ratusan kali." Balas Clue. "Jadi begitu, jalankan waktu." Tian Long melihat badan iblis bergenerasi dengan cepat. "Berengsek, bagaimana bisa aku kalah dengan low god." Mamon mengutuk.
Tidak lama kemudian Clue melihat Steven yang datang. "Eh, ada iblis. Dan sepertinya dia sekuat Clue." "Tian Long telah mengalahkannya, apa kamu bisa mengalahkannya juga." Clue tersenyum.
"Kau meremehkanku Clue." Steven mencibir kemudian buku kuno muncul di depannya. "Summon skull dragon." Kata Steven kemudian naga tulang sebesar sepuluh ribu meter muncul di sampingnya.
"Apa dia hewan kontrak yang kamu dapat setelah menerobos low god. Ukurannya 10x lebih besar dari pada nagamu yang lain." tanya Tian Long. "Benar, ini adalah hewan kontrak yang aku dapat setelah menerobos low god." Steven tersenyum.
"Saat menerobos demi god aku mendapatkan Qilin yang memiliki kemampuan keberuntungan. Setelah menerobos low god aku mendapatkan skull dragon yang melambangkan kematian dan kesialan." Steven tersenyum kemudian berkata. "Fusion." Tubuh Steven dan naga tulang mulai bersinar.
Clue melihat Steven memakai armor yang terbuat dari tulang. "Mati." Ratusan tulang muncul dari udara kosong dan melesat ke arah iblis. "Ahhh, ahhh." Iblis berteriak. "Mengapa tulang ini bisa mengenaiku. Aku jelas sudah menghindar." "Hahaha, sudah kubilang. Kamu akan bernasib sial jika melawanku." Steven tertawa terbahak-bahak. "Kemampuan yang bagus." Clue mengangguk.
6 Jam telah berlalu, Clue melihat Bela yang datang. "Baiklah, semuanya sudah pergi. Ayo kita pergi ke neraka tingkat 2." Kata Clue kemudian teleportasi membawa Mamon dan semua orang.
30 Menit kemudian Clue berada di depan gerbang hitam raksasa. "Krekkk." Gerbang hitam raksasa tiba-tiba terbuka. "Ayo masuk." Clue melihat Grace dan yang lain. Pyokojang dan yang lain mengangguk. Clue kemudian memasuki gerbang diikuti Mary dan yang lain. Melihat Clue dan semua orang memasuki gerbang Mamon mengutuk. "Berengsek, aku harap kalian semua mati di neraka tingkat 2." Mamon mengutuk.
Saat ini Clue melihat Grace dan yang lain. "Kita berpencar seperti sebelumnya. Jika bertemu raja iblis. Cepat hubungi aku, dan setelah aku menemukan raja iblis. Kita akan bertemu lagi disini." Clue melihat Tian Long dan semua orang. "Baiklah." Tian Long mengangguk. "Wusss." Clue dan semua orang menghilang.
Saat ini di tempat lain, seorang wanita bersayap merah sedang duduk di sebuah kursi yang terbuat dari tengkorak. "Bagaimana bisa si Mamon keparat itu membiarkan beberapa semut rendahan memasuki neraka tingkat 2. Jangan bilang dia telah dikalahkan oleh para semut ini." Wanita berpikir.
"Aku akan bertanya pada para semut itu. Mengapa mereka bisa memasuki neraka tingkat 2." Wanita berdiri kemudian berubah menjadi pria bertanduk merah. Pria bertanduk merah melihat kejauhan kemudian terbang dengan cepat.
Saat ini Bela yang sedang membunuh beberapa iblis melihat pria bertanduk merah yang muncul di depannya. "Ras vampire." Pria bertanduk merah melihat Bela. Badan Bela gemetar mendengar kata pria bertanduk merah.
"Bagaimana kamu bisa berada di sini." Tanya pria bertanduk merah. Bela tidak menjawab perkataan pria bertanduk merah dan justru menghancurkan token komunikasi. "Tuan Clue, saya bertemu raja iblis." Saat ini Clue yang sedang melayang di langit mendengar suara di pikirannya. "Oh, Bela menemukan raja iblis." Clue melihat ke arah barat kemudian menghilang.