Rebirth With System

Rebirth With System
S3 Pelelangan Gelap



"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi. Aku akan mengunjungimu lagi jika memiliki waktu Rapunsel." Fernando tersenyum kemudian memegang pundak Clue dan menghilang. Melihat Fernando dan Clue menghilang Rapunsel terkejut. "Apakah dia memahami hukum ruang seperti yang tertulis di buku kuno."


1 Bulan telah berlalu saat ini Fernando sedang berjalan bersama Clue dan melihat sebuah pertengkaran. "Kamu ternyata selingkuh." Kata perempuan marah menunjuk pemuda. "Benar, aku selingkuh. Karena kamu tidak mau berhubungan denganku." Kata pemuda terang-terangan. "Bajingan, sudah kubilang aku masih belum siap. Mulai sekarang kita putus." Kata perempuan meninggalkan pemuda dan berjalan pergi. "Kejadian ini sangat familiar." Fernando mulai mengingat kenangan di dalam mimpinya dan bergumam. "Oh, ternyata dia perempuan yang pernah kubeli untuk tidur denganku."


Fernando melihat Clue dan berkata. "Ayo kita pergi." "Kali ini kita akan pergi kemana kak." Tanya Clue. "Dinasti Azure." Mendengar kata Fernando Clue bersemangat. Fernando tersenyum melihat Clue yang begitu bersemangat dan menepuk pundaknya. Fernando dan Clue kemudian menghilang.


10 menit kemudian Fernando dan Clue tiba di ibukota dinasti Azure. "Woah, kota ini 5 kali lebih besar dari ibukota kerajaan Glizzard." Kata Clue takjub melihat begitu luasnya kota. "Baiklah, karena ini pertama kalinya kamu disini. Ayo kita berkeliling." Kata Fernando. "Baik kak." Clue mengangguk penuh semangat.


Fernando dan Clue kemudian berkeliling kota. Fernando berhenti di sebuah rumah besar dan berkata. "Pelelangan gelap, disini aku pertama kali bertemu Ratna." Fernando mengingat kenangan di dalam mimpinya. "Karena saat ini masih siang hari, maka aku akan kembali lagi saat malam." Gumam Fernando.


7 Jam kemudian Fernando keluar dari penginapan dan berjalan ke arah tempat pelelangan gelap berada. Tidak lama kemudian Fernando tiba di pelelangan gelap kemudian membayar tarif masuk. Setelah menerima coin emas penjaga membiarkan Fernando masuk. saat masuk ke dalam Fernando melihat semua orang memakai topeng. Kecuali dirinya yang tidak mengenakan topeng.


"Aku lupa untuk mengenakan topeng, tapi aku tidak begitu peduli. Karena di dunia ini tidak ada ahli yang bisa melukaiku." Gumam Fernando kemudian duduk di kursi.


Beberapa menit kemudian Clue melihat pria bertopeng berjalan ke panggung. "Terimakasih buat semua para tamu untuk datang di acara lelang kali ini. Saya Mr.x sebagai pemandu lelang malam ini. Tanpa basa-basi saya akan menunjukan barang lelang pertama." Kata pemandu lelang.


Seorang pria berjalan ke atas panggung dengan membawa sebuah kurungan kecil yang di dalamnya ada seekor burung bewarna ungu. Pria menyerahkan ke pemandu lelang. "Barang pertama kali ini adalah elang petir peringkat A level 1, umurnya kurang dari 100 tahun. Masih ada kesempatan untuk elang petir berkembang menjadi peringkat S jika di rawat dengan benar. Tidak perlu anda tanya lagi, semua monster yang rumah lelang kami jual sudah jinak." Pemandu lelang menunjukkan burung bewarn ungu kepada para tamu. "Harga elang petir yaitu 5 juta coin emas, harga akan naik seratus ribu coin emas setiap kali penawaran. Penawaran dimulai. "5 juta seratus." "5 juta dua ratus." "5 jatu empat ratus." Para tamu mulai menawar.


Melihat burung di dalam sangkar Fernando bergumam. "Aku teringat, dengan si hitam, si putih dan pipit." Fernando teringat hewan peliharaanya. "Aku harap mereka baik-baik saja dan suatu saat bisa menerobos peringkat s." Fernando menghela nafas.


Saat mendengar kata pemandu lelang dan melihat wanita di atas panggung Fernando melepaskan auaranya. Yang menyebabkan semua orang di dalam ruangan berkeringat dan ketakutan. Fernando muncul di atas panggung dan memukul pria. "Booom." Pria melesat dan menabrak dinding.


Fernando melihat pemandu lelang dan berkata. "Aku sarankan kalian berhenti menjual manusia atau elf mulai sekarang. jika tidak, aku akan menghancurkan pelelangan ini." "Woooarrr." Aura hitam menyelimuti tubuh Fernando dan bayangan tengkorak raksasa muncul di belakang Fernando.


"Hikkkk." Semua yang berada di dalam ruangan kesulitan bernapas saat merasakan tekanan dari Fernando. "Ingat kata-kataku. Atau pelelangan ini akan hancur. Dan kalian akan bernasib sepertinya." Fernando menunjuk pemandu lelang kemudian tubuhnya tiba-tiba terbakar api hitam. "Ahhhh." 10 detik kemudian tubuh pemandu lelang menjadi abu. "Glekkk." Semua orang di dalam ruangan meneguk air liur. Fernando melihat Ratna yang ketakutan kemudian menepuk pundaknya dan menghilang.


Melihat Fernando yang menghilang seorang pria mengusap keringat di dahinya dan berkata. "Apakah dia dewa kematian." "Dari mana dia berasal, aku tidak pernah mendengar seorang ahli yang menguasai api hitam. Terlebih lagi dia membunuh ahli tingkat s level 5 dengan mudah." Kata pria lain. "Dia pasti ahli tingkat ss yang selama ini berada di pengasingan." Kata pria lain. "Itu mungkin."


"Sial, perbedaan kekuatanku dengannya sangat jauh." Kata pria bertopeng kemudian memukul dinding. "Boooom." Dinding hancur oleh pukulan pria. "Cepat cari informasi sebenarnya dia siapa." Kata pria bertopeng. "Baik." Balas seorang pemuda yang mengenakan topeng.


Saat ini Fernando telah kembali ke penginapan dan melihat Ratna yang ketakutan. Fernando menghela nafas kemudian menghancurkan kalung rantai di leher Ratna. "Tidak perlu takut, aku tidak akan menyakitimu." Kata Fernando.


Merasakan bahwa Fernando tidak berbohong. Ratna berkata. "Jika boleh tau mengapa tuan menyelamatkanku." "Aku hanya terbawa emosi karena melihat elf secantik dirimu di perjual belikan." Balas Fernando. Ratna tahu perkataan Fernando setengah benar dan bohong.


"Baiklah, konsumsi pil ini. Jika kamu telah bertambah kuat. Aku akan mengantarmu kembali ke kampung halamanmu." Fernando melemparkan cincin kepada Ratna. Saat memeriksa isi di dalam cincin Ratna melihat ada seratus pil level 1, seratus pil level 2, dan seratus pil level 3.