
"Baiklah, arah mana menuju ibukota dinazti azure." Tanya Clue. "Kalau tidak salah ke arah utara." Kata Junior. "Baiklah, pimpin jalan." Balas Clue. Junior mengangguk lalu berlari ke arah utara diikuti oleh Clue.
3 jam kemudian Clue dan Junior melihat sebuah kota yang sangat besar dan dikelilingi dinding setinggi 100meter. "Hehe, akhirnya kita sampai big brother." Kata Junior. "Baiklah, ayo kita masuk ke dalam." Balas Clue.
Clue dan Junior berjalan ke arah pintu gerbang. Penjaga berkata saat melihat Clue dan Junior mendekat. "100 coin emas untuk satu orang." Junior langsung melemparkan sekantong kain ke penjaga. Penjaga melihat isi di dalam kantong kain dan mengangguk. "Masuklah." Clue dan Junior berjalan melewati gerbang dan masuk di ibukota dinazti Azure.
Saat melihat level orang-orang yang berjalan Clue berkata. "Banyak ahli kuat disini." Junior mendengar kata Clue dan mengangguk. "Benar big brother. Sebaiknya kita jangan menyinggung seseorang." Kata Junior.
"Big brother apa kamu tertarik untuk berkeliling kota." Kata Junior. "Baiklah, ayo kita berkeliling." Balas Clue. Clue dan Junior mulai berkeliling kota.
"Oh, bukankah kamu Junior." kata seorang pria sekitar 30an berkata saat melihat Junior. "Oh, halo Dafy. Lama tidak jumpa." Balas Junior kepada pria. "Hei Junior, siapa dia." Kata pria. "Dia adalah anak angkat Ratu Rapunsel." Balas Junior. "Oh, kudengar anak angkat ratu Rapunsel adalah seorang jenius yang berada di peringkat A level 1 yang umurnya tidak sampai 30 tahun." Pria berkata.
"Haha, benar. Big brother Clue sangatlah jenius. Bahkan jenius di dinasti Azure bukan tandingannya." Kata Junior bangga.
"Hei big brother, ada seseorang yang bilang bahwa ada pemuda yang lebih jenius dari anda." Kata seorang pemuda berusia 25 tahun berkata saat mendengar Junior. Clue melihat 2 orang pria yang berumur 25 serta 30 an yang berjalan menuju arahnya.
"Ahh, halo brother Aguero." Kata pria yang dipanggil Dafy menyapa dengan hormat kepada pria berusian 30an. "Ahh, apakah dia Aguero jenius nomor 1 di dinasti Azure." Junior terkejut saat mendengar Dafy dan menatap Aguero.
Pria yang dipanggil Aguero menatap Clue kemudian berkata. "Ternyata rumor tentang kamu benar. Aku bahkan tidak bisa melihat kemampuanmu." Aguero menghela nafas. "Ahh, brother Aguero apakah dia anak angkat ratu Rapunsel yang dikabarkan peringkat A level 1." Pemuda berusia 25 tahun yang bersama Aguero berteriak terkejut. Aguero hanya mengangguk.
Banyak ahli yang menatap Clue saat mendengar teriakan pemuda. "Hehe. ternayata rumor itu benar." kata pria tua tertawa berjalan menuju Clue. Clue kaget saat melihat level pria tua dan mulai waspada. Pria tua telah mencapai level 950. Clue bisa terbunuh dalam sekejap jika pria tua ingin membunuhnya.
"Salam tuan Riski." Kata Aguero, Junior, Dafy bahkan pemuda yang bersama Aguero menyapa pria tua. Hanya Clue yang tidak menyapanya.
Pria tua melihat Clue dan berkata. "Beruntungnya Rapunsel mendapatkan anak sejenius dirimu." Clue hanya terdiam tidak membalas. "Nak, jika kamu mempunyai waktu luang berkunjunglah ke toko pelangi." Kata pria tua "Baik senior." Clue membalas. Pria tua mengangguk lalu meninggalkan Clue.
Melihat pria tua pergi Aguero berkata. "Kenalkan namaku Aguero." Kata Aguero. "Panggil saja Clue." Clue menjabat tangan Aguero. "Jika kamu punya waktu luang berkunjunglah ke akademi sun. Aku akan menyambutmu dengan hormat." "Baiklah, aku akan berkunjung jika mempunyai waktu luang." Balas Clue. Aguero mengangguk lalu meninggalkan.
"Halo bro Clue namaku Dafy, teman Junior." Kata Dafy. "Panggil saja Clue." Clue menjabat tangan Dafy. "Baiklah, jika ingin mengobrol sebaiknya jangan disini." Kata Clue mulai pergi. Junior dan Dafy mengangguk lalu mengikuti Clue.
Tidak lama kemudian Clue tiba di sebuah restoran bersama Dafy dan Junior. Mereka bertiga mulai memesan sebuah makanan. "Apa yang Bro Clue dan kamu lakukan di kota ini." Kata Dafy. "Kami disni untuk pelelangan gelap." Balas Junior. Mereka bertiga mulai mengobrol.
"Berarti big brother menolak tawaran tuan Riski. Itu sama saja dengan menyinggungnya. Bahkan ibumu ratu Rapunsel tidak berani menyinggung toko pelangi." Kata Junior. Clue terdiam lalu berkata. "Apakah ada ahli peringkat s di toko pelangi." "Ada, kudengar pemimpin toko pelangi tuan Alva mempunyai kekuatan peringkat S level 1." Balas Junior.
Clue mengangguk mendengar kata Junior lalu bekata. "Lalu pria tua yang menyapaku seperti apa posisinya di toko pelangi." Clue bertanya. Dia tidak sempat melihat tabel status Riski karena waspada. "Oh, status tuan Riski adalah seorang elder di toko pelangi. Meskipun begitu kekuatannya mencapai peringkat A level 9." Kata Junior. Clue mengangguk.
"Big brother, acara pelelangan masih kurang 3 hari lagi. Jadi apa yang kita lakukan." Kata Junior bertanya. "Oh, ya jelas berlatih kultivasi. Apa kamu tidak iri melihat kekuatanku dan Aguero." Kata Clue. "Shit, ya jelas iri big brother. Tapi meskipun aku berlatih kultivasi. Sulit untuk menerobos dengan cepat." Junior menggeleng. "Baiklah. Aku akan mencari penginapan untuk mulai berlatih." Kata Clue mulai meninggalkan. "Tunggu Big brother, aku akan berlatih kultivasi juga." Junior mengejar Clue.
Setelah sampai di penginapan Clue dan Junior memesan dua buah kamar yang berbeda. Setelah memasuki kamar Clue bergumam. "Apa yang akan ku lakukan selama 3 hari, apakah aku harus makan, dan tidur saja." "Shit, makan dan tidur juga pilihan tidak buruk. Sudah lama aku tidak bersantai begitu." Kata Clue lalu mulai terbaring di kasur dan tidur.
3 hari kemudian pada malam hari didepan penginapan. "Big brother apakah kamu mempunyai topeng. Jika kamu mempunyainya pakailah." Kata Junior mulai memakai sebuah topeng. Clue mengerti lalu mengambil sebuah topeng putih dari cincin penyimpanan dan memakainya. Clue dan Junior mulai meninggalkan penginapan.
Tidak lama kemudian Clue dan Junior tiba disebuah rumah besar. Clue melihat penjaga pintu dan berkata. "Berapa harga 1 ruang Vip" tanya Clue. "Maaf, di pelelangan gelap tidak tersedia ruang VIP seperti pelelangan lain." Balas penjaga. Clue terkejut mendengar penjaga.
Junior melihat Clue yang terkejut dan berkata. "Hehe, maaf tidak memberitahumu sebelumnya big brother, pelelangan gelap berbeda dengan pelelangan lainnya." Clue mendengar kata Junior dan mengangguk. "Ini ambilah." Kata Junior memberikan sebuah cincin kualitas rendah ke penjaga. Penjaga melihat di dalam isi cincin penyimpaan dan mengangguk. "Masuklah."
Clue dan Junior memasuki rumah. Tidak lama kemudian Clue dan Junior tiba disebuah aula yang luas. "Ini nomor kalian tuan." Clue melihat seorang wanita memberikan sebuah nomor 140 kepadanya dan 141 kepada Junior. Clue dan Junior mengambil nomor dan mencari tempat duduk.
"Tidak banyak orang yang hadir." Tanya Clue. "Hehe, alasan mereka tidak hadir, mungkin kekurangan coin emas. Terlebih lagi mereka mungkin sudah mempunyai budak monster. Pelelangan gelap ini juga selalu diadakan sebulan sekali, jadi mereka bisa hadir lain waktu." Kata Junior. Clue mengangguk mendengar kata Junior.
Beberapa menit kemudian Clue melihat pria bertopeng berjalan ke panggung. "Terimakasih buat semua para tamu untuk datang di acara lelang kali ini. Saya Mr.x sebagai pemandu lelang malam ini. Tanpa basa-basi saya akan menunjukan barang lelang pertama." Kata pemandu lelang.
Seorang pria berjalan ke atas panggung dengan membawa sebuah kurungan kecil yang di dalamnya ada seekor kucing bewarna merah. Pria menyerahkan ke pemandu lelang. "Barang pertama kali ini adalah harimau api peringkat B level 1 umurnya kurang dari 100 tahun. Masih ada kesempatan untuk harimau api berkembang menjadi peringkat A jika di rawat dengan benar. Tidak perlu anda tanya lagi, semua monster yang rumah lelang kami jual sudah jinak." Pemandu lelang menunjukkan kucing bewarna merah kepada para tamu. "Harga harimau api yaitu satu juta coin emas, harga akan naik seratus ribu coin emas setiap kali penawaran. Penawaran dimulai. "1 juta seratus." "1 juta dua ratus." "1 jatu empat ratus." Para tamu mulai menawar.
"Menarik." Clue mengangguk saat melihat monster yang pertama di jual di pelelangan gelap. Harimau api telah mencapai level 329 dalam umur 70 tahun. "Jangan bilang big brother tertarik dengan harimau api. Bukankah big brother sudah mempunyai hewan peliharaan peringkat B level 8." Tanya Junior. "Aku tidak tertarik dengan harimau api." Balas Clue.
Pelelangan pun terus berlanjut, Clue melihat bahwa sesekali ada manusia yang dijual. Manusia yang dijual kebanyakan adalah seorang wanita. Clue menebak bahwa mereka yang dijual adalah orang yang diculik entah dari mana. Meski ada beberapa budak wanita yang cukup cantik, Clue tidak tergerak untuk membelinya. Karena tujuan utama dia disini adalah untuk membeli seorang elf.
Beberapa menit kemudian. "Baiklah, kita sampai pada barang terakhir yang kita jual." Kata pemandu lelang. Seorang pria berjalan ke atas panggung diikuti seorang wanita berusia 30an yang memiliki rantai di lehernya. Wanita yang memiliki rantai dilehernya memiliki ekpresi putus asa diwajahnya. "Barang terakhir yang kita jual adalah seorang ras elf perempuan. Namanya adalah Ratna dia berusia 310 tahun dan kekuatannya peringkat C level 8. Harus kalian tahu, dia masih perawan." Kata pemandu lelang.
Catatan Penulis : Umur Elf 10x lebih banyak dari pada manusia. Elf usia 100 tahun \= manusia berumur 10 tahun.