
Keesokan harinya Clue membuka matanya dan melihat Ratna yang tersenyum disampingnya. "Pagi." Kata Ratna tersenyum. "Pagi juga." Balas Clue tersenyum. "Baiklah, aku ingin pergi kerestoran untuk makan. Ayo ikut." Ratna mengangguk.
Beberapa menit kemudian Clue dan Ratna tiba disebuah restoran. Saat pelayan laki-laki melihat Clue datang, dia tersenyum dan berkata. "Apa yang ingin tuan Clue pesan." "Seperti biasa, makanan kesukaanku." Balas Clue. "Anda nyonya ingin pesan apa" kata pelayan laki-laki. "Aku ingin seperti yang dia pesan." Kata Ratna lalu tersenyum kepada Clue.
Clue dan Ratna mulai makan setelah makanan yang mereka pesan tiba. Setelah selesai menyelesaikan makanannya Clue dan Ratna meninggalkan restoran. Melihat Clue yang pergi, para tamu dan pelayan berkata. "Tuan Clue sangat beruntung, dia memiliki wanita lain yang lebih cantik dari dua wanitanya." "Heh, jika aku mempunyai kekuatan seperti dirinya. Wanita juga akan takluk kepadaku."
Setelah meninggalkan restoran Clue dan Ratna berjalan bersama. Clue melihat Ratna disampingnya dan memegang tangannya. Ratna terkejut melihat Clue memegang tangannya dan mulai tersipu. Clue dan Ratna berjalan bergandengan tangan menuju rumah.
Setelah sampai dirumah Clue dan Ratna duduk diruang tamu. Ratna melihat Clue yang duduk disampingnya dan berkata. "Kenapa kamu tadi malam tidak melakukan itu denganku." Kata Ratna heran. Clue menatap Ratna dan berkata. "Aku tidak akan melakukan itu, jika kamu tidak ingin melakukannya." Mendengar kata Clue Ratna tersenyum dan berkata. "Ayo kita lakukan."
Clue melihat Ratna yang tersipu malu disampingnya dan tersenyum. Clue mulai mencium bibir tipis Ratna. "errmm" Ratna merasakan Clue memasukan lidahnya di mulutnya. Ratna mulai memeluk Clue dan juga memainkan lidahnya.
Setelah beberapa menit berciuman, Clue menggendong Ratna ke kamarnya. Clue mulai melucuti pakaian dan armornya. Melihat Clue yang melucuti pakaiannya Ratna tersipu dan melepas pakaiannya juga. "Kamu sangat cantik." Kata Clue mencium bibir Ratna.
30 menit kemudian Clue melihat Ratna yang terbaring di sampingnya tersenyum. "Aku sungguh beruntung dibeli oleh kamu." Kata Ratna tersenyum. "Oh, benarkah." Clue tersenyum. "Benar, jika aku dibeli oleh orang lain. Aku tidak akan diperlakukan seperti ini. Aku pasti di perlakukan sebagai budak." Ratna menghela nafas.
"Heh. Kamu tidak beruntung. Karena aku membelimu, jadi kamu harus menjadi wanitaku." Kata Clue menyeringai. "Menjadi wanitamu bukan pilihan buruk. Terlebih lagi kamu adalah seorang jenius yang tidak pernah ada selama ribuan tahun." Ratna tersenyum.
"Ehh. kamu bisa melihat kekuatanku." Clue terkejut mendengar kata Ratna. "Benar, aku bisa melihat kekuatanmu. Kekuatanmu peringkat B level 10 bukan." Ratna tersenyum. Clue menatap Ratna dengan aneh. "Jangan menatapku begitu, setiap elf memiliki kemampuan yang bisa melihat kekuatan seseorang." Kata Ratna.
Clue semakin terkejut dengan kata Ratna. "Apakah kamu tidak memiliki batasan saat melihat kekuatan seseorang." Tanya Clue penasaran. Ratna menggeleng dan berkata. "Keterampilan ini mempunyai batasan, aku hanya bisa melihat seseorang yang tidak melewati 2 peringkat. Karna aku peringkat C level 8, batasku hanya bisa melihat seseorang yang mempunyai kekuatan dibawah peringkat A level 8." Saat mendengar keterampilan Ratna mempunyai batasan Clue menghela nafas dan bergumam di dalam hati. "Syukurlah, skillnya mempunyai batasan. Bahkan diriku tidak bisa melihat level ahli yang levelnya 400 lebih tinggi dariku."
"Oh, iya. Kamu tadi bilang setuju menjadi wanitaku." Kata Clue. Mendengar kata Clue wajah Ratna tersipu malu. Clue melihat Ratna yang tersipu dan mulai mencium bibirnya. Sekali lagi suara erangan dan desahan terdengar.
"Mungkin saja, kudengar Junior telah kembali terlebih dulu dan dia juga menerobos. Apakah Junior menerobos berkat pil yang dia beri" Kata Fitria. "Mungkin saja." Felicia tersenyum.
3 hari kemudian di sebuah toko yang terletak di kota kecil. Seorang wanita cantik sedang menarik lengan seorang pria. Wanita itu tidak lain adalah Ratna. "Sayang, jika aku memakainya apakah cocok." Tanya Ratna menunjuk sebuah pakaian. Clue tersenyum dan berkata. "Karena kamu sangat cantik, semua pakaian akan sangat cocok jika dipakai olehmu." "Huhh. Kamu hanya bisa menggombal." Balas Ratna dengan mendengus. Tapi Ratna di hatinya bahagia karna dipuji oleh Clue.
Setelah selesai membeli baju Clue dan Ratna meninggalkan toko. Ratna memeluk lengan Clue dan berkata. "Sayang, kenapa kamu tidak membeli pakaian dengan warna dan model lain. Baju yang kamu pakai selalu warna hitam meskipun kamu selalu mengganti dengan yang baru". "Aku senang dengan warna hitam." Balas Clue tersenyum.
Tidak lama kemudian Clue dan Ratna tiba di rumah. Clue langsung menuju ke kamarnya dengan menggendong Ratna. "Sayang, bukankah kita baru melakukannya sebelum pergi di toko." Ratna tersipu malu saat Clue menggendongnya dan membawanya ke kamar. "Heh, apa kamu tidak ingin, aku lihat bagian bawahmu sudah basah. " kata Clue memegang celana dalam Ratna yang sudah basah. "Itu, itu." Ratna malu menjawab kata Clue.
4 hari kemudian di sebuah kamar Ratna sedang duduk dan memejamkan matanya. Tidak lama kemudian Ratna membuka matanya dan berkata dengan senang. "Sayang, aku menerobos lagi." Ratna bahagia dan memeluk Clue. Hanya dalam waktu 7 hari Ratna sudah menerobos 2 peringkat, berkat bantuan pil yang di beri oleh Clue. Clue tersenyum dan mulai meremas pantat Ratna.
Saat merasakan pantatnya diremas Rantat tersenyum dan menicum bibir Clue. Saat ini Ratna benar-benar ketagihan berhubungan badan seperti para wanita dan pelayan Clue yang lain. Saat mereka dekat dengan Clue, mereka akan selalu bernafsu berhubungan badan.
Beberapa jam kemudian Ratna duduk disamping Clue dan memeluknya. "Sayang, kenapa kita tidak tinggal disini saja. Mengapa kita perlu ke kerajaan glizzard." Clue tersenyum kepada Ratna dan berkata. "Bukankah sudah kubilang, aku mempunyai dua perempuan lain. Mereka berdua pasti menungguku disana." Ratna terdiam medengar kata Clue.
Melihat Ratna yang terdiam Clue mencium keningnya dan berkata. "1 bulan kemudian aku akan pergi ke benua timur. Jika kamu mau ikut, kita hanya pergi berdua." "Ahh, benarkah. Sayang janji ya." Ratna sangat bahagia mendengar kata Clue. "Aku janji." Clue tersenyum. "Aku sangat cinta kamu sayang." Ratna mencium pipi Clue.
Clue mengambil sebuah token dan berkata "Teleportasi ke ibukota kerajaan glizzard." (Tujuan terdeteksi teleportasi akan dilakukan dalam hitangan 3 detik) Notifikasi muncul di depan Clue. (3) (2) (1) Detik berikutnya tubuh Clue dan Ratna bersinar.
Beberapa detik kemudian Clue dan Ratna sudah berada di tengah jalan. "Mama. Kakak ini tiba-tiba muncul" kata anak kecil melihat Clue dan Ratna muncul tiba-tiba. "Ahh, bukankah perempuan ini seorang elf." Kata perempuan paruh baya terkejut. "wahh, benar, dia seorang elf." Kata para ahli melihat Ratna. "Oh, bukankah pemuda itu pangeran Clue." kata pria tua. "Ahh, benar, dia pangeran Clue. Salam pangeran Clue." para penduduk dan ahli menyapa.
Clue mengangguk dan mulai berjalan dengan Ratna menuju istana. "Sayang, meskipun kamu sudah bilang ke aku bahwa baru saja menjadi seorang pangeran. Para penduduk dan ahli sepertinya sangat menghormatimu." Ratna berkata. "Wajar saja, di dunia ini yang kuat selalu dihormati. Terlebih lagi jika orang kuat tersebut juga mempunyai latar belakang khusus." Balas Clue. Ratna mengangguk setuju.