Rebirth With System

Rebirth With System
S4 Memasuki Menara



"Hei goblin bagaimana caranya aku memanjat menara." Kata Clue. "Caranya sederhana tuan Clue. Anda tinggal menyelesaikan ujian di setiap lantai. Setelah menyelesaikan ujian anda bisa pergi ke lantai berikutnya." Balas Azrak. "Apakah aku bisa kembali lantai bawah." Balas Clue. "Anda cukup mengalahkan penjaga lantai dan anda bisa bebas untuk pergi ke bawah."


"Lalu apa yang terjadi jika aku membunuh penjaga lantai." Kata Clue. "Anda akan di tandai oleh penjaga lantai lainnya." Balas goblin. "Oh, jika penjaga lantai dasar peringkat s. Lalu sekuat apa penjaga lantai atas." Clue berpikir.


"Kalau boleh tau mengapa tuan Clue memanjat menara. Apa tuan Clue mencari kekayaan, kejayaan, kebahagiaan dunia, kekuatan mutlak atau kehidupan abadi." Tanya goblin. "Aku penasaran isi dalam menara ini, karena di duniaku dulu tidak ada tower seperti ini." balas kucing. "Oh, ternyata tuan Clue merebut tubuh seorang kucing. Pantas saja seekor kucing bisa mencapai peringkat s." Goblin terkejut.


"Baiklah tuan Clue ayo lakukan ujian lantai pertama." Kata Azrak menjentikan jarinya. "Wuss." "Wuus." Lilin di dalam ruangan mulai menyala dengan besar. "Krekk." Clue melihat sebuah pintu terbuka dan sebuah raksasa berkulit biru setinggi 10 meter muncul.


"Ujiannya sangat sederhana. Anda hanya perlu mengalahkan titan itu." Kata goblin. Clue melihat titan dan berkata. "Status Lapetus."


Nama : Lapetus


Usia : 200 tahun


Ras : Titan tingkat rendah


Kekuatan : 2,000


Agility : 2,000


Vitalitas : 2,000


Stamina : 1900/2000


Ki/Mana : 1900/2000


"Hei, apa kamu menginginkanku mati. Sudah jelas dia lebih kuat dariku." kata anak kucing melihat goblin. Tuan Clue adalah seorang Irregular, seharusnya anda bisa mengalahkan titan itu dengan mudah." Kata goblin.


"Apa kamu tidak takut aku bunuh goblin." Clue mengeluarkan aura membunuhnya. Azrak yang merasakan hawa membunuh dari seekor anak kucing berkeringat. "Anda tidak akan mendapatkan keuntungan apapun jika membunuhku." Kata goblin berkeringat.


"Lepaskan titan itu." Kata Clue. "Baik." Goblin mengangguk. "Krakk." Rantai yang mengikat raksasa terlepas. "Meow." Clue menunjukan ekspresi imutnya. Titan melihat ekspresi imut anak kucing kemudian terpaku dan mengaruk kepalanya.


"Aktifkan tubuh mode petir." Tubuh Clue tiba-tiba di selimuti petir lalu melesat ke arah titan. "Pura-pura pingsanlah. Jika memiliki kesempatan bunuhlah goblin itu." Bisik Clue memukul wajah titan. "Booom." Titan menabrak dinding dan tidak sadarkan diri.


"Aku sudah mengalahkannya." Kata anak kucing melihat goblin. "Jika begitu anda bisa memasuki pintu itu." Clue melihat sebuah pintu yang tiba-tiba bercahaya. Clue kemudian melesat ke arah pintu dan masuk ke dalam. Setelah masuk ke dalam Clue melihat dirinya berada di padang rumput, sementara dibelakangnya tidak ada pintu sama sekali. "Tower yang misterius." Kata Clue.


Sementara itu di lantai dasar goblin berjalan ke arah titan yang pingsan. "Wuss." Titan tiba-tiba terbangun dan memukul goblin. "Booom." "Ahhh." Goblin menghantam dinding. "Titan berengsek." Kata goblin menjentikan jarinya kemudian rantai besi muncul dan mengikat titan. "Aku harus, pergi ke ruang pengobatan." Kata goblin batuk darah kemudian menghancurkan sebuah token. Saat token hancur tubuh goblin tiba-tiba menghilang.


Saat ini Clue yang berada di padang rumput melihat seorang pria melayang di langit dan memegang alat pengeras suara. "Halo semua peserta regular apa kalian bisa melihat dan mendengar suaraku." Kata pria. "Selamat bagi para peserta yang berhasil menaiki menara. Aku penjaga lantai 2 Falmer menyambut kedatangan kalian semua. Ujian di lantai ini sangatlah mudah. Di lantai ini ada 500 orang dan peserta akan disaring setengahnya menjadi 250. Ujian berakhir ketika peserta tersisa 250. Lakukan apapun untuk tetap bertahan. Ujian dimulai sekarang." kata pria kemudian menghilang.


Melihat pria menghilang Clue berkata. "Dia lebih kuat dari penjaga lantai 1." "Oh, sepertinya ada yang mendatangiku." Gumam Clue lalu melihat seorang pria berjalan ke arahnya. "Kucing." kata pria melihat kucing kuning. "Meow." Clue menatap pria. "Imutnya." Kata pria melihat kucing. "Duaar." Pria melihat dadanya berlubang terkena tembakan.


"Mengapa anda tidak membunuhnya." Tanya system di pikiran Clue. "Selama orang itu tidak berniat membunuhku. Aku tidak akan membunuh mereka." balas Clue kemudian mulai berjalan. "Ahhh, jangan bunuh aku." seorang pria berteriak. "Pucchi." Perut pria di tusuk dengan pisau. "Lemah." Kata pria memegang pisau. "Kucing." pria melihat kucing kucing. "Aku tidak suka hewan." Pria mendekati Clue dengan memegang pisau.


"Manusia bodoh." Clue melompat kemudian mencakar wajah pria. "Crasshh." "Wajah pria menjadi beberapa potongan. "Bukkk." "Membunuh manusia lemah sepertimu tidak memberiku exp sama sekali." Kata Clue berjalan pergi.


Saat ini di langit seorang pria sedang melihat Clue. "Apa dia irregular yang dibicarakan. Dia hanya seekor kucing namun memiliki peringkat s. Beritanya juga dia mengalahkan titan yang sekuat diriku di ujian lantai satu dengan sekali pukul."


Saat ini di tempat lain ada seorang pemuda sedang minum secangkir teh. "Kamu bilang seorang irregular memasuki menara." "Benar tuan, namun irregular yang masuk adalah seekor kucing, bukan manusia." balas pria di samping pemuda. "Apa! seekor kucing." pemuda terkejut. "Benar tuan, kucing itu juga memiliki kekuatan peringkat s." balas pria. "Sayang sekali aku tidak terlalu tertarik dengan hewan." balas pemuda.


30 Menit telah berlalu saat ini Clue yang sedang duduk di sebuah batu berkata. "Mau sampai kapan pria itu mengawasiku." Kata Clue melihat ke langit. Beberapa detik kemudian pria muncul di langit dan berteriak. "Ujian lantai ke 2 telah selesai, peserta yang lolos bisa masuk ke pintu itu, untuk naik ke lantai 3." Kata pria menunjuk sebuah pintu yang tiba-tiba muncul. Clue mengacungkan jari tengah ke pria kemudian berjalan ke arah pintu. "Kucing itu." Pria terkejut melihat dirinya dihina oleh seekor kucing.


"Ahhh, bagaimana bisa ada kucing disini." Clue yang berjalan ke arah pintu menarik semua perhatian peserta yang lolos. "Dia pasti kucing siluman." Kata seorang pemuda berbicara dengan serius. Clue mengabaikan obrolan semua orang dan masuk ke dalam pintu.


Saat memasuki pintu Clue melihat sebuah desa kecil di depannya. "Wuss." "Wuss." Clue melihat ratusan orang muncul di belakangnya. Tidak lama kemudian pintu di belakang Clue mulai menghilang.


"Selamat bagi para peserta yang berhasil menaiki menara. Aku penjaga lantai 3 Katrine menyambut kedatangan kalian semua. Ujian di lantai ini sangatlah mudah. Kalian harus bisa merasakan energi alam. Setelah bisa merasakan energi alam kalian harus bisa menyerapnya." Kata Katrine.


"Bagaimana caranya kami bisa merasakan energi alam." Tanya seorang pria. "Di depan kalian ada desa. Di dalam desa ada 100 metode untuk menyerap energi alam." Kata Katrine. "Lalu bagaimana dengan 150 orang lainnya." Tanya seorang pria. "Tentu saja kalian akan terjebak di desa ini." balas Katrine. Mendengar kata Katrine semua orang mulai berlari ke arah desa. Clue melihat Katrine kemudian bergumam. "Tabel status Katrine."


Nama : Katrine


Usia : 300 tahun


Ras : Manusia Elite tingkat rendah


Job : Penjaga lantai 1


Kekuatan : 3,000


Agility : 3,000


Vitalitas : 3,000


Stamina : 2800/3000


Ki/Mana : 2900/3000


"Dia memiliki kekuatan 3000 poin, tebakanku benar. Setiap lantai yang lebih tinggi di jaga oleh seseorang yang lebih kuat." Gumam Clue melihat Katrine. "Hei meski kamu bilang semua orang akan terjebak di desa ini, namun aku tidak merasakan satu kehidupan saat tiba di desa ini. Seharusnya ada banyak orang sebelumnya yang tiba di lantai ini." kata Clue melihat Katrine.


"Hehe, tuan irregular tidak perlu tahu tentang apa yang akan terjadi pada semua orang yang terjebak di desa ini. Karena tuan irregular peringkat s, anda bisa langsung naik ke lantai 4." Kata Katrine. "Benar, goblin di lantai 1 juga memanggilku irregular. Apa itu irregular." Tanya Clue.