Rebirth With System

Rebirth With System
S4 Alam Kematian



1 Jam kemudian Clue berada di sebuah ruangan dan melihat gerbang raksasa bewarna abu-abu. "Mengapa kalian berdua kemari." Seorang pria tua muncul di belakang Clue dan Cullen. "Halo senior Moros." Cullen tersenyum melihat pria tua.


Clue melihat pria tua dan berkata. "Aku ingin memasuki alam kematian." "Apa kamu tahu aturan alam kematian." Tanya pria tua. "Hanya jiwa mahluk yang telah mati. Yang dapat memasuki alam kematian." Balas Clue. "Benar, hanya jiwa mahluk yang telah mati, yang bisa masuk ke alam kematian. Jika mahluk hidup memasuki alam kematian. Energi kehidupan mereka akan terkuras habis." Pria tua melihat Clue.


"Bisakah anda menjelaskan secara detail." Clue melihat pria tua. "Jika kamu memasuki alam kematian selama 1 jam. Usiamu akan berkurang sebanyak 1 tahun." balas pria tua. "Hanya kehilangan 1 tahun kehidupan, bukan masalah bagiku." Balas Clue.


"Baiklah, kapan kamu akan pergi ke alam kematian." Tanya pria tua. "Sekarang juga." Balas Clue. "Pergilah." Pria tua melihat gerbang abu-abu. Clue kemudian berjalan ke arah gerbang abu-abu. "Kreekkk." Gerbang abu-abu raksasa terbuka dan menunjukan cahaya yang menyilaukan. Clue melindungi matanya dan terus berjalan masuk. "Kreekk." Pintu tertutup kembali setelah Clue memasuki pintu.


Clue melihat dirinya berada di sebuah padang gurun. "Jadi ini alam kematian, tidak ada energi alam yang kurasakan disini. Aku juga merasa energi kehidupanku berkurang." Clue melihat tidak ada matahari di langit. Clue melihat gerbang abu-abu di belakangnya dan berkata. "Tandai lokasi ini system." "Baik." Balas domba putih yang muncul di depan Clue.


Mendengar balasan system Clue melesat pergi dengan cepat. tidak lama setelah pergi, Clue melihat sosok berjubah di depannya. "Mengapa mahluk hidup datang kemari." Kata sosok berjubah. Clue mendekat ke arah sosok berjubah dan terkejut melihat sosok berjubah tidak memiliki wajah.


"Aku kemari untuk menemukan beberapa jiwa yang telah mati tepatnya 9 atau 10 tahun lalu." Balas Clue. "Siapa jiwa yang kamu cari." Balas sosok berjubah. "Abraham, Andrian, dan Ye Jin."


Sebuah buku kuno kemudian muncul di depan sosok berjubah. Sosok berjubah kemudian membuka buku kuno." "Abraham jiwa anak kecil berusia 6 tahun yang mati 10 tahun lalu telah berinkarnasi." Balas sosok berjubah. Mendengar kata sosok berjubah Clue mencengkram tinjunya. "Aku terlambat."


"Lalu bagaimana dengan Adrian dan Ye Jin." Tanya Clue. "Adrian saat ini telah berada di neraka. Sementara Ye Jin sedang menunggu penghakiman." Balas sosok berjubah. "Bisakah kamu mengantarku ke tempat Ye Jin berada" balas Clue.


"Berikan aku satu jiwa mahluk hidup yang berada di dalam menara. Lalu aku akan mengantarmu ke tempat jiwa yang kamu cari." balas sosok berjubah. "Dia tahu menara yang aku simpan di tabel penyimpanan." Clue terkejut. "Tunjukan status Pharaoh." Sebuah status muncul di depan Clue.


Nama : Pharaoh


Usia : 990,000,000 Tahun


Ras : High soul reaper


Job : Penjaga alam kematian


Kekuatan : 990,000,000


Agility : 990,000,000


Vitalitas : 990,000,000


Stamina : 989,500,000 / 990,000,000


Sifat : -


"Dia adalah sosok terkuat dan tertua yang pernah aku temui selama ini." kata Clue melihat status Pharaoh. "System, keluarkan Sebastian." Sebastian anak kecil berusia 5 tahun muncul di samping Clue. "Jiwa yang masih suci." Sosok berjubah melihat Sebastian. "Mundurlah." Sosok berjubah melihat Clue. Clue mundur dan melihat sabit hitam raksasa muncul di tangan sosok berjubah. "Wusss." Sosok berjubah menebas Sebastian. Clue tidak melihat darah keluar dari tubuh Sebastian. Melainkan melihat sosok Sebastian yang transparan keluar dari tubuh Sebastian.


Clue melihat jiwa Sebastian terhisap ke arah sabit raksasa. "Ayah, tolong Sebastian." Teriak Sebastian. Clue mengabaikan teriakan Sebastian dan melihat sosok berjubah. Jiwa Sebastian masuk ke dalam sabit hitam raksasa.


"Aku sudah memberimu 1 jiwa, sebaiknya kamu tepati perkataanmu." Clue melihat sosok berjubah. "Ikuti aku." sosok berjubah mengabaikan perkataan Clue. Clue melihat sosok berjubah dan mengikutinya.


1 Jam kemudian Clue melihat jutaan manusia yang berbaris. "Apa masih lama menemukan jiwa Ye Jin." Tanya Clue. Namun Clue tidak mendapat jawaban dari sosok berjubah. 1 jam kemudian sosok berjubah tiba-tiba berhenti. "Apa itu jiwa yang kamu cari." Sosok berjubah menunjuk jiwa seorang wanita.


"Benar, itu dia." Clue melihat wanita yang tidak lain adalah Ye Jin. "Jika kamu ingin membawa pergi jiwanya dari sini. Kamu harus menukarnya dengan 100 jiwa yang suci dan sama sekali tidak memiliki dosa." Kata sosok berjubah.


"Aku setuju." Balas Clue kemudian menciptakan 100 manusia. "Aku tidak menyangka mahluk ilahi tingkat menengah dapat menciptakan manusia." kata sosok berjubah. "Apa kamu terkejut." Clue menyeringai. "Tidak, karena semua kemampuanmu berasal dari system." Balas sosok berjubah.


"Kamu tahu dengan system." Clue terkejut. "Aku juga tahu sosok pencipta system." Balas sosok berjubah. "Ada dimana sosok pencipta system." Clue penasaran. "Saat ini dia berada di surga. Tapi jika ingin menemuinya, aku sarankan kamu harus menerobos mahluk ilahi tingkat tinggi terlebih dulu." balas sosok berjubah. "Terimakasih atas sarannya." Balas Clue. Clue juga berpikir jika sosok yang memiliki system menyerangnya, dirinya tidak akan dapat melarikan diri. Karena Clue tahu bahwa dia adalah pencipta system, dan tentunya memiliki system dan barang-barang yang Clue punya.


30 Menit kemudian Clue melihat 100 sosok anak kecil. "Itu 100 jiwa yang kamu mau." Clue melihat sosok berjubah. "Mundurlah." Clue muncur kemudian sabit hitam raksasa muncul di tangan sosok berjubah. "Wusss." Sosok berjubah menebas 100 anak kecil. Clue melihat 100 jiwa anak kecil keluar dari tubuh mereka dan terhisap ke dalam sabit.


Sosok berjubah menghilangkan sabit hitam miliknya dan melihat Ye Jin. Clue melihat jiwa Ye Jin melayang ke arahnya. "Apa itu kamu Clue." teriak Ye Jin. "Ini aku Ye Jin." Clue tersenyum. Ye Jin memeluk Clue, namun jiwa Ye Jin melewati tubuh Clue.


"Mengapa kamu berada di sini Clue. Apa kamu juga sudah mati. tapi jika kamu mati, seharusnya aku bisa menyentuhmu." Kata Ye Jin. "Aku berada disini, karena ingin membawamu pulang." Clue tersenyum. Ye Jin meneteskan air mata mendengar kata Clue.


"Benar Clue, temukan juga jiwa Abraham anak kita." teriak Ye Jin. "Abraham sudah terlahir kembali" Clue menggeleng. "Ahh, jadi aku tidak bisa menemuinya lagi." Ye Jin meneteskan air mata. "Aku sarankan kamu membuat tubuh untuknya terlebih dulu." sosok berjubah melihat Clue.


"Benar, aku akan menciptakan tubuhmu Ye Jin." Clue kemudian menciptakan sebuah manusia. Ye Jin terkejut saat melihat Clue menciptakan manusia. Ye Jin sekali lagi terkejut melihat bayi bertumbuh dengan cepat dan akhirnya menjadi seorang wanita berusia 20 tahun.


"Ini mirip dengan diriku." Ye Jin terkejut melihat wanita di depannya. "Biar aku bantu memindahkan jiwamu ke dalam tubuh ini." kata sosok berjubah kemudian menggerakan jarinya. Jiwa Ye Jin kemudian memasuki tubuh wanita. Sementara jiwa wanita keluar dari tubuhnya.


"Baiklah, kamu bisa pergi." sosok berjubah melihat Clue. "Terimakasih Pharaoh. Jika kamu memerlukan bantuan dan memerlukan jiwa tidak berdosa, cari aku di dunia nyata." Clue berterimakasih kemudian teleportasi bersama Ye Jin.


Beberapa menit kemudian Clue dan Ye Jin melihat gerbang abu-abu. "Biarkan Ye Jin masuk ke dalam menara." Ye Jin kemudian terhisap ke dalam menara. Clue melihat gerbang abu-abu di depannya terbuka dan berjalan masuk.


Clue melihat pria tua berada di depannya. "Apa yang kamu cari di alam kematian." Tanya pria tua. "Aku mencari jiwa keluargaku." Balas Clue. "Apa kamu sudah menemukannya." Tanya pria tua. "Aku sudah menemukannya." Clue mengangguk. "Terimakasih karena mengijinkanku memasuki gerbang." Clue berterimakasih.