
"Apa aku boleh menemuinya." Tanya Clue. "Temuilah dia." Pyokojang tersenyum. "Kamu memang wanitaku yang terbaik." Clue mencium kening Pyokojang. Clue memakai bajunya kemudian keluar kamar.
Clue keluar dari rumah kemudian melihat Grace yang duduk di bawah pohon dan memejamkan matanya. "Grace." "Jangan ganggu aku." balas Grace. Clue memeluk Grace dan berkata. "Ayo kita ke kamar." Grace membuka matanya dan berkata. "Kamu sudah memiliki Pyokojang dan 3 pelayanmu. Kamu tidak memerlukan diriku untuk memuaskan nafsumu."
"Jika begitu kamu bisa pergi." Clue melepas Grace. "Apa kamu serius menyuruhku pergi." Grace terkejut. "Tentu, jika kamu tidak ingin bersamaku." Balas Clue. "Plakkk." Grace menampar Clue. "Dasar berengsek." Grace melesat pergi.
"Apa kamu tidak ingin mengejarnya." Tian Long tiba-tiba muncul di samping Clue. "Tidak, ada banyak wanita secantik dirinya yang berbaris untuk menjadi kekasihku. Jadi buat apa mengejar wanita yang menolakku." Clue berjalan pergi. Sementara itu Grace berhenti dan melihat kebelakang. "Dia bahkan tidak mengejarku." Grace mengigit bibirnya dan berkata. "Kamu berengsek Clue."
Keesokan harinya Clue sedang dalam bentuk kucing dan memakan ikan bakar. "Paman Clue, dimana kak Grace." Tanya Rapunsel. "Aku tidak tahu." Balas Clue mengigit ikan bakar. "Apa tuan bertengkar dengannya." tanya Elizabeth. "Jika dia bukan wanita. Dia mungkin sudah mati berkali-kali aku bunuh." Clue mengigit ikan bakar. Elizabeth terdiam mendengar kata Clue. Dia tahu bahwa Clue tidak berbohong.
"Besok kita akan meninggalkan bumi. Jadi kalian bersiap-siaplah." Clue melihat semua orang. "Ahh, bukankah paman bilang akan tinggal di dunia ini selama 1 bulan." Tanya Rapunsel. "Aku ingin pergi ke langit ke enam, sebelum pergi ke alam dewa. Jadi aku tidak akan menggunakan token teleportasi khusus." Balas Clue. "Apa kamu ingin menemui Steven." Tanya Tian Long. "Ya, aku ingin memberikan token teleportasi khusus menuju dunia dewa padanya." Clue mengangguk.
Keesokan harinya Clue melihat semua orang sudah berkumpul. "Apa kalian sudah siap untuk pergi." "Siap." Balas semua orang. "Kek, apa kamu sudah siap untuk meninggalkan bumi." Clue melihat kakeknya. Usman melihat sebuah rumah dan menghela nafas. "Aku sudah siap." "Baiklah, system biarkan mereka semua masuk ke dalam menara." Kata Clue memunculkan menara. Semua orang kemudian masuk ke dalam menara.
Clue melihat kejauhan kemudian melesat ke langit. Grace tiba-tiba muncul di tempat Clue sebelum pergi dan berkata. "Dia benar-benar meninggalkanku." Grace mencengkram tinjunya kemudian melesat ke langit.
Saat ini Clue sudah di luar angkasa dan melihat Grace melesat ke arahnya dengan sangat cepat. "Apa kamu serius ingin meninggalkanku." Grace menatap Clue. "Bukankah kamu sendiri yang tidak ingin bersama denganku." Clue melihat Grace. "Aku hanya ingin kita berhubungan badan setelah kita menikah." Grace menatap Clue.
"Kamu sudah ketinggalan jaman Grace. Saat ini berhubungan badan sebelum nikah adalah hal wajar. Bukankah di duniamu juga begitu." Clue menatap Grace. "Tapi." Grace bingung menjawab perkataan Clue. Clue mendekat ke arah Grace kemudian memegang tangannya. "Setelah mengunjungi alam kematian dan menemukan jiwa keluargaku. Aku berjanji akan menikahimu." "Apa kamu berjanji." Grace melihat Clue. "Ya, aku berjanji." Clue tersenyum. "Aku pegang janjimu." Balas Grace.
"Apa aku boleh menciummu." Tanya Clue. "Baiklah, asalkan hanya sebatas ciuman." Balas Grace. Clue kemudian mencium bibir Grace. Grace memejamkan matanya saat merasakan kelembutan bibir Clue.
"Apa ini ciuman pertamamu." Tanya Clue. "Jika sudah tahu, buat apa kamu bertanya." Grace tersipu malu. "Baiklah, ayo kita pergi menuju langit ke 6." Clue memegang tangan Grace. "Eh, bukannya kita ingin pergi ke alam dewa. Mengapa justru pergi ke langit ke 6." Grace bingung. "Aku ingin menemui Steven." Balas Clue. "Baiklah, kalau begitu ayo pergi." balas Grace. Clue kemudian menghancurkan teleportasi dan berkata. "Teleportasi sejauh 100 miliar km ke langit ke 6." Tubuh Clue dan Grace bersinar kemudian menghilang.
9 Bulan telah berlalu setelah Clue meninggalkan bumi. Saat ini Clue berada di luar angkasa kemudian berkata. "Saatnya menerobos." Kata Clue lalu tubuhnya mulai bersinar dengan terang. "Siiinggg." Luar angkasa yang awalnya gelap menjadi terang.
"Apakah ini perubahan menjadi dewa." Tanya Grace yang berada di dalam menara terkejut melihat luar angkasa yang menjadi putih terang. "Tidak, dia tidak berubah menjadi dewa. Melainkan menjadi mahluk ilahi" Tian Long menggeleng saat melihat perubahan Clue.
1 Jam kemudian cahaya mulai meredup kemudian menunjukan sosok Clue yang sedang melayang di luar angkasa dengan telanjang. "Jadi seperti ini rasanya menjadi mahluk ilahi. Sangat berbeda saat aku menjadi god." Clue merasakan perubahan tubuhnya.
"Wusss." Sayap putih tiba-tiba muncul di punggung Clue. "Aku ingin melihat seberapa cepat diriku saat ini, tapi pertama-tama aku perlu menggunakan pakaian." Clue menjentikan jarinya kemudian Clue memakai pakaian bewarna hitam.
Melihat dirinya memakai baju Clue kemudian melesat dengan cepat. "Booom." Clue menabrak asteroid dan menghancurkannya. 10 detik kemudian Clue berhenti dan berkata. "System seberapa jauh aku pergi." "Anda sudah pergi sejauh 10,000 km dalam waktu 10 detik." Balas domba putih yang tiba-tiba muncul di depan Clue. "1,000 km dalam 1 detik. Kecepatanku masih belum secepat cahaya." Gumam Clue. "System, matikan layar yang menunjukan dunia luar. Aku ingin membeli beberapa skill." Kata Clue. "Baik." Balas domba putih.
Saat ini di dalam menara semua orang yang sedang melihat layar yang menunjukan dunia luar tiba-tiba menghilang. "Ahh, mengapa menghilang." Grace. "Dia pasti tidak ingin kita melihatnya melakukan sesuatu." Balas Tian Long. "Semua orang memiliki rahasia masing-masing." Kata Pyokojang berjalan pergi. "Kak, Pyokojang tunggu Rapunsel. Rapunsel ingin bermain dengan kakak." "Kejar aku jika kamu bisa Rapunsel." Pyokojang berlari.
Nama : Clue
Usia : 5 Tahun
Level : 1 next level (0/1,000,000) exp
Ras : Divine being level low
Kekuatan : 1,100,000
Agility : 1,100,000
Vitalitas : 1,100,000
Stamina : 1,090,000/1,100,000
Ki/Mana : 1,100,000/1,100,000
Poin : 0
"Saat ini aku menjadi mahluk ilahi tingkar rendah. Aku juga memiliki 100 ribu poin lebih tinggi dari levelku saat ini." gumam Clue melihat statusnya. Clue menutup tabel statusnya kemudian membuka tabel shop.
"Skill aktif Black hole tingkat rendah. Dapat membuat black hole dalam ukuran diameter 1,000 meter. Kemampuan black hole dapat menarik cahaya dan materi ruang angkasa. Pelajari Ya/Tidak" Clue kemudian mempelajari skill. Sebuah buku muncul di depan Clue kemudian menjadi cahaya dan masuk ke dalam kepalanya.
"Black hole." Clue berteriak kemudian lubang hitam raksasa muncul di depannya. "Wuusss." Clue melihat semua asteroid terhisap ke dalam black hole. Clue juga melihat planet kecil terhisap ke arah black hole. "Menghilang." Clue kemudian melihat Black hole menghilang. "Meski dulu aku menjadi low god dan mempelajari skill ini. Aku tidak sempat menggunakannya." Clue menghela nafas.
"Skill aktif creator tingkat rendah, dapat menciptakan benda dan mahluk hidup yang tidak memiliki akal dan kecerdasan. Pelajari Ya/Tidak" Clue mempelajari skill. Sebuah buku sekali lagi muncul di depan Clue kemudian menjadi cahaya dan masuk ke dalam kepalanya.
Clue melihat tangannya kemudian muncul bayi kucing. Namun tidak lama kemudian bayi kucing mati. "Aku lupa mahluk hidup tidak bisa bernafas di luar angkasa." Kata Clue lalu mayat bayi kucing perlahan menghilang.
"Skill pasif Immortal body. Kemampuan regenerasi super cepat yang membuat tubuh abadi. Tubuh akan kembali ke sedia kala dalam hitungan beberapa detik meski hanya tersisa secuil daging. Pelajari Ya/Tidak." Clue mempelajari skill. Sebuah buku sekali lagi muncul di depan Clue kemudian menjadi cahaya dan masuk ke dalam kepalanya.