
"Ehh, bagaimana dia muncul di sampingku." Seorang pria terkejut melihat Clue. "Mau popcorn bro, tapi kamu harus membelinya seharga 1 juta coin emas." Kata Clue memakan popcorn dan melihat pria. "Tidak terimakasih." Pria menolak tawaran Clue. "Dia pasti ahli yang sangat tinggi. Aku saja ahli peringkat s tidak bisa merasakan kekuatannya." Gumam pria.
Clue yang sedang memakan popcorn melihat seorang perempuan yang duduk di atas panggung. "Ternyata dia ada di kota ini." kata Clue melihat perempuan yang tidak lain adalah Dinda wanita yang pernah bersama dirinya di dalam mimpi.
10 menit telah berlalu Clue melihat seorang wanita yang bertarung di arena. "Sepertinya aku pernah mengenalnya." Gumam Clue kemudian mulai mengingat kenangan di alam mimpinya. "Oh, sekarang aku ingat. Dia adalah Intan salah satu pelayanku dulu." gumam Clue.
Felicia melihat Clue yang terlihat senang menonton pertarungan dan memakan popcorn bergumam. "Mengapa aku merasa tidak terlalu membencinya. Aku justru merasa seperti nyaman saat berada di dekatnya." Clue melihat Felicia dan berkata. "Jangan terus menatapku. Aku tahu diriku sangat tampan." "Pria ini." Felicia tidak bisa berkata-kata menghadapi sifat Clue.
3 jam kemudian Clue melihat bahwa pertarungan telah selesai. "Baiklah, ayo pergi." kata Clue menepuk pundak Felicia dan menghilang. "Dia menghilang." Pria disamping Clue terkejut. Clue tiba-tiba muncul di sebuah ruangan dan duduk di sebuah kursi. "Kita berada dimana." Felicia penasaran.
"Kita berada istana." Balas Clue dengan santai. "Ahh." Felicia terkejut dengan kata Clue. Tidak lama kemudian Clue melihat Rapunsel masuk ke dalam ruangan dengan beberapa pengawal. "Hei, siapa kamu berani duduk di kursi itu." Teriak pengawal. "Berisik." Clue menjetinkkan jarinya kemudian kepala pria yang berbicara kepadanya terpotong.
Semua pengawal kemudian mengambil pedang dan melindungi Rapunsel. "Turunkan senjata kalian semua. Apa kalian lupa dengan ahli yang ku undang 6 tahun lalu ke istana." Teriak Rapunsel. Semua pengawal kemudian menurunkan senjata mereka.
"Jika kalian tidak menurunkan senjata dalam waktu 10 detik. Kalian pasti akan bernasib sama dengan pria yang disana." Clue menyeringai dan menunjuk pria yang tergeletak di lantai dengan kepala terpotong
"Glekk." Semua pengawal meneguk air liur, mereka tahu Clue tidak berbohong. "Ada perlu apa senior bertemu denganku." Tanya Rapunsel untuk meredakan suasana. "Apa kamu masih ingat dengan yang aku katakan setengah tahun yang lalu." Balas Clue. "Aku masih ingat senior." Rapunsel mengangguk.
"Aku merubah persyaratannya. Kamu harus melindunginnya selama 5 tahun." Clue menunjuk Felicia. Rapunsel melihat Felicia dan berkata. "Baiklah senior, aku akan melindunginya selama 5 tahun." "Bagus." Clue mengangguk kemudian melihat Felicia. "Jangan mati dan bertambah kuatlah." kata Clue kemudian menghilang.
Melihat Clue menghilang Felicia berkata. "Aku akan pergi." "Aku sarankan jangan meninggalkan kota ini sebelum kamu menerobos peringkat b level 5. Karena di luar sana banyak ahli jahat yang mengincar wanita lemah sepertimu. Jika kamu masih berada di dalam kota aku bisa melindungimu." Kata Rapunsel. "Ya." Balas Felicia berjalan keluar. "Lindungi dia dari bayangan." Kata Rapunsel. "Baik." Balas seorang pengawal kemudian menghilang.
"Berengsek kau guardian." Clue jengkel. "Benar system, aku lupa bertanya mengapa tubuh Clue berubah menjadi pecahan system." Tanya Clue. "Guardian membuat system error dan memecahnya menjadi beberapa bagian. Dan sepertinya tubuh yang anda tempati di alam mimpi guardian adalah pecahan system." Balas system.
Clue terdiam setelah mendengar kata system. Tidak lama kemudian Clue berkata. "Jika begitu tubuh yang aku rebut saat diriku pergi ke dunia lain. Juga termasuk pecahan system." "Mungkin." Balas system.
"Jika begitu aku harus pergi ke dunia ke 2, saat aku berada di alam mimpi. Tapi yang pertama-tama aku akan membeli token teleportasi antar dunia. Jika aku tidak memiliki system dan menerobos peringkat raja, aku pasti akan terjebak di dunia ini." Clue jengkel kemudian membuka tabel shop dan membeli sebuah token.
"System, apa kamu tahu tingkat guardian." Tanya Clue memegang token yang tiba-tiba muncul di tangannya. "Dia berada di tingkat high god." Balas sytem. "Oh, rupanya kamu tahu. Berapa persen kemungkinan aku bisa mengalahkannya sekarang." Tanya Clue. "0%." Balas system. "Jika aku menerobos peringkat kaisar berapa persen aku bisa mengalahkannya." Tanya Clue sekali lagi. "0%." "Apa tingkat di atas kaisar." Tanya Clue. "Demigod." Balas System. "Berapa persen aku bisa mengalahkannya jika menerobos tingkat demigod." Tanya Clue. "1%." "Sepertinya aku harus menerobos tingkat demigod sebelum menantang guardian. Dan memberi dia hadiah karena menggunakanku sebagai pion." Clue menyeringai.
Clue menghancurkan token di tangannya dan berkata. "Teleportasi menuju bumi." ". "Tujuan terdeteksi teleportasi akan dilakukan dalam hitangan 3 detik." "3." "2." "1." Clue kemudian menghilang.
Saat ini di sebuah gurun pasir sebuah lubang hitam tiba-tiba muncul kemudian seseorang keluar dari dalam. "Sepertinya aku berada di mesir." Kata pria yang tidak lain adalah Clue. "Boomm." "Boomm." Clue melihat puluhan kalajengking raksasa muncul dari dalam pasir.
"Cari mati." Clue menggerakan jarinya kemudian puluhan panah angin muncul dari udara dan menembus tubuh kalajengking. "Buzzz." "Buzzz." Melihat semua kalajengking mati Clue kemudian menghilang.
10 menit kemudian Clue berada di kota Jember dan melihat portal menghilang, sementara gerbang neraka tetap ada. "Mengapa portal menghilang dan gerbang neraka tetap ada." Clue penasaran kemudian muncul di gerbang dan menyentuhnya. "Tetap ada pelindung yang menghalangi seperti sebelumnya." Gumam Clue. "Baiklah, aku akan pergi ke Jakarta." Clue kemudian menghilang.
5 Menit kemudian Clue tiba di Jakarta dan melihat kakeknya. "Oh, kamu kembali Clue." kata kakek Clue. "Bukankah aku selalu kembali selama 3 hari sekali kek." Balas Clue. "Oh, apakah kamu tahu bahwa lubang hitam beberapa jam lalu muncul di kota ini." kata kakek Clue. "Ehh, apa ada lubang hitam lagi yang muncul kek." Tanya Clue. "Ada, apa kamu ingin melihatnya. Jika kamu ingin melihatnya, aku akan mengantarmu ke lokasi dimana lubang hitam itu berada." Balas kakek Clue. "Jika begitu, antarkan aku ke lokasi lubang hitam itu muncul kek." Balas Clue.