Rebirth With System

Rebirth With System
S3 Mengalahkan Xiao Yan



Melihat serangannya tidak berperanguh pada Clue Xiao Yan berkata. "Sepertinya aku terlalu meremehkanmu." Sisik dan sayap Xiao Yan tiba-tiba berubah menjadi kuning. Kemudian Xiao Yan memegang sebuah pedang bewarna kuning yang muncul dari udara kosong.


Melihat perubahan Xiao Yan Clue tersenyum. "Sepertinya kamu mau habis-habisan." Tiba-tiba tubuh Clue diselimuti elemen petir, angin, api, air, tanah dan kegelapan. "Jangan salahkan aku, jika kamu sampai terbunuh." Kata Clue menatap tajam kepada Xiao Yan. "Haha, aku tidak akan kalah denganmu."


Xiao Yan mengangkat pedang keudara kemudian langit merah terbelah dan ratusan pedang cahaya sebesar 10 meter muncul dari langit. "Hahaha, sungguh hebat." Clue tertawa seperti orang gila melihat kemampuan Xiao Yan. "Duar, duar." "Woaarrr." Petir menyambar-nyambar kemudian naga petir hitam sebesar 100 meter muncul dari langit. "Woarr." naga air, naga angin, naga api. naga tanah, naga kegelapan. 6 naga berukuran 100 meter mulai muncul dan menari-nari di langit.


Ekspresi Xiao Yan menjadi buruk melihat 6 naga berelemen berbeda yang tiba-tiba muncul. "Mati." kata Xiao Yan lalu ratusan pedang cahaya mulai berjatuhan dari langit. "Mati." Clue juga berteriak lalu 6 naga mulai melesat ke arah Xiao Yan. "Booooommm!." Wanita yang melihat dari kejauhan pertempuran antara Clue dan Xiao Yan berkata. "Apa mereka berdua sudah gila. Aku yakin meski mereka berdua tidak mati. Tapi mereka akan terluka parah."


Tidak lama kemudian Xiao Yan yang melayang di langit tiba-tiba terjatuh dari langit. "Boom." Clue saat ini sedang berdiri dengan pakaian robek dan batuk darah. "Uhuk." Sepertinya aku terlalu menahan diri. Jika aku melapisi 6 seranganku tadi dengan racun. Aku tidak akan terluka." Clue menghapus darah di bibirnya dan berkata. "Hei, wanita Thailand, tolonglah dia. Bukankah kamu memiliki system. Belilah pil penyembuh dan berikan padanya."


Wanita yang melayang dari kejauhan mendengar kata Clue kemudian tiba-tiba muncul di samping Xiao Yan yang tergeletak di tanah. "Katakan padanya. Aku menahan diri untuk tidak membunuhnya. Lain kali jika bertarung denganku dan ingin menang. Setidaknya harus dua lawan satu." Kata Clue kemudian menghilang.


Wanita menatap tajam kearah Clue yang menghilang lalu memasukan pil ke mulut Xiao Yan. Tidak lama setelah menelan pil Xiao Yan terbatuk. "Uhuk, uhuk. Sepertinya aku kalah." Kata Xiao Yan. "Jangan banyak bicara, cepat sembuhkan dirimu." Balas wanita.


Xiao Yan mengangguk kemudian menelan pil yang tiba-tiba muncul dari udara kosong. Tidak lama setelah menelan pil Xiao Yan berkata. "Sepertinya aku butuh beberapa hari untuk menyembuhkan jiwaku." "Sepertinya dia yang terkuat nomor 2 setelah Mori Han." Balas wanita. "Heh, aku tidak tahu." Balas Xiao Yan.


Saat ini Clue sedang duduk kemudian mengambil tumbuhan hitam di saku celananya yang robek. "Beruntung tadi aku melindungi tanaman ini dengan elemen air." Clue melihat tubuhnya yang penuh dengan luka dan berkata. "Tehniknya sangat bagus. Mungkin aku bisa menirunya." Clue tersenyum kemudian memakan tumbuhan hitam.


30 menit kemudian Clue membuka matanya dan berkata. "Kekuatanku meningkat, juga lukaku sudah pulih." Clue mengehembuskan nafas dan berkata. "Saat ini aku bisa merasakan mahluk hidup dalam jarak 675 meter. Efek tumbuhan itu berkurang drastis." Clue terdiam dan berkata. "Benar, Xiao Yan mengatakan aku akan berubah menjadi iblis. Tapi itu sangat mustahil. Karena Aku adalah Clue manusia terkuat di bumi tanpa bantuan system." Clue menyeringai.


24 jam lagi telah berlalu. Saat ini Clue sedang berdiri di atas mayat iblis. "Neraka terlalu luas. Mungkin 2x lebih luas dari bumi atau bahkan lebih." Kata Clue. "Benar, semua iblis yang ku bunuh. Menyebutkan aku sekuat iblis tingkat menengah. Tapi dari kemarin aku tidak pernah bertemu iblis yang setingkat kultivator peringkat ss." Clue menggeleng dan berkata. "Sepertinya aku harus menjelajah lebih jauh."


30 hari telah berlalu di neraka, sementara hanya 3 hari berlalu di bumi. Saat ini Clue sedang berdiri dan menatap tengkorak bersayap setinggi 2 meter dihadapannya. "Akhirnya aku menemukanmu manusia. Aku dengar, kamu telah membunuh banyak rasku." Tengkorak berbicara bahasa manusia.


"Jika sebulan lalu sebelum memakan tumbuhan jiwa, mungkin aku akan mati ditanganmu. Tapi saat ini kamu seperti semut ditanganku." Clue mencibir. Clue merasakan energi yang memasuki badannya dan berkata. "Setelah menyerap energi dari iblis yang kubunuh, akhirnya aku menyadari sesuatu. Energi yang aku serap dari tubuh iblis, mengandung sedikit energi dari neraka. Jika dibandingkan dengan tumbuhan jiwa yang aku konsumsi. Perbandingan efeknya adalah 1 banding 100."


Clue terdiam dan berkata "Sudah sebulan aku tinggal disini. Aku harus kembali ke bumi." Kata Clue terbang dengan sangat cepat. 1 jam kemudian Clue melihat sebuah gerbang yang melayang di langit kemudian masuk ke dalamnya. Saat Clue masuk ke dalam gerbang satu iblis yang memiliki 4 sayap tiba-tiba muncul dan menyentuh gerbang. "Crashh." Iblis melihat tangannya hangus saat menyentuh gerbang. "Sepertinya masih belum waktunya." Kata Iblis.


Sementara itu Clue melihat dirinya berada di tanah tandus. "Jangan bilang ini di Afrika." Kata Clue lalu terbang ke langit dengan sangat cepat. 30 menit kemudian Clue melihat sebuah rumah dan gerbang yang melayang di atasnya dan berkata. "Sepertinya para iblis masih belum keluar." Clue lalu melayang turun dan melihat Adrian yang sudah berlatih.


"Oh, Clue akhirnya kamu kembali." Kata Adrian melihat Clue. "Bagaimana situasi saat aku pergi selama satu bulan yah." Balas Clue. "Apa maksudmu. Kamu hanya pergi selama 3 hari ." Adrian bingung. "Eh, jangan bilang aliran waktu di neraka dan bumi berbeda." Clue terkejut.


"Oh Clue. Kamu kembali begitu cepat." Daus datang dan menghampiri Clue. Clue melihat Daus dan berkata. "Ambilkan aku beberapa pakaian." "Eh, baiklah." Daus melihat Clue yang hanya mengenakan celana sobek kemudian pergi.


Tidak lama kemudian Daus kembali membawa beberapa pakaian. Clue mengganti pakaiannya dan berkata. "Baiklah, aku akan pergi dulu. Aku peringatkan pada ayah dan kamu. Sebelum menghadapi hukum alam jangan masuk ke dalam gerbang. Atau ayah dan kamu akan mati mengenaskan karena racun." "Glek." Daus menelan air liur saat mendengar kata Clue.


"Tenanglah, ayah tidak akan masuk ke dalam gerbang." Balas Adrian. "Bagus yah. Kalau begitu aku akan masuk ke dalam lagi." kata Clue lalu terbang dan masuk ke dalam gerbang. Tidak lama setelah Clue masuk ke dalam gerbang, Ye Jin muncul. "Kemana Clue." tanya Ye Jin. "Dia masuk lagi ke dalam gerbang." Balas Daus. "Ahhh." Ye Jin terkejut.


Clue saat ini melayang di langit kemudian membuat 400 panah angin di udara. "Jangan bersembunyi. Aku tahu keberadaanmu." Kata Clue. "Haha, aku tidak percaya manusia tingkat menengah sepertimu bisa menemukanmu." Iblis berkepala kambing dan tubuh manusia tiba-tiba muncul.


"Kamu juga iblis tingkat menengah, jadi jangan sombong." Kata Clue melihat iblis berkepala kambing. Meski berkata begitu Clue tahu kekuatan iblis lebih kuat darinya. "Hahaha, kamu manusia yang sombong." Iblis tiba-tiba menghilang lalu muncul di depan Clue dan memukul perutnya.


"Bukk." "Ughh, sangat cepat." Clue melesat mundur. Kemudian 400 tombak angin yang berada di udara melesat ke arah iblis berkepala kambing. Trikmu tidak berpengaruh padaku 400 tombak api hitam muncul dari udara dan melesat ke arah 400 tombak angin milik Clue. "Booom." "Booom."


"Sepertinya aku akan bertarung habis-habisan lagi." Clue menghembuskan nafas kemudian tubuhnya diselimuti 6 elemen. "Haha, menarik. Manusia yang menguasai 6 elemen. Aku juga merasakan energi neraka darimu. Kamu pasti memakan." Sebelum menyelesaikan perkatannya Clue muncul di samping iblis dan memukul kepalanya.