Rebirth With System

Rebirth With System
S4 Meninggalkan Elizabeth



2 Bulan telah berlalu semenjak Clue membunuh dua ahli dari keluarga Tang. Saat ini Clue sedang duduk di sebuah pohon dan melihat sebuah petir menyambar-nyambar. "Hanya dalam 7 bulan Elizabeth yang awalnya wanita biasa, saat ini dia telah menerobos peringkat s." "Duarrr." Clue melihat petir hitam menyambar Elizabeth di kejauhan. "Jika dia tidak bisa melewati hukum alam ini. Maka aku akan meninggalkannya di lantai ini." gumam Clue.


5 menit kemudian Clue muncul di lokasi Elizabeth berada dan melihat Elizabeth sedang berbaring di tanah dengan pakaian compang-camping. "Aku berhasil menghadapi hukum alam tuan kucing." kata Elizabeth kemudian pingsan. "Saat ini dia sudah mencapai peringkat s, apa anda akan terus bersamanya. Dia hanya memperlambat anda menaiki menara. Terlebih lagi dia akan berada dalam bahaya jika terus bersama anda." Kata System. "Besok aku akan meninggalkannya." Kata Clue lalu membawa Elizabeth pergi.


30 menit kemudian Elizabeth membuka matanya dan melihat Clue yang sedang memakan daging bakar. "Kamu sudah bangun." Kata Clue melihat Elizabeth. Elizabeth mengangguk dan berkata. "Aku sudah menerobos tingkat s tuan, ayo kita naik ke lantai selanjutnya." Kata Elizabeth. "Baiklah, ayo kita naik." Balas Clue.


10 menit kemudian Clue dan Elizabeth berada di sebuah ruangan dan melihat pintu tiba-tiba muncul di depan mereka. "Ayo." Kata Clue memasuki pintu. "Baik." Elizabeth mengangguk dan memasuki pintu. setelah memasuki pintu Clue melihat dirinya berada di gurun pasir. "Ahhh, kita berada di gurun pasir." Elizabeth terkejut.


"Ayo pergi ke kota itu." Kata Clue melihat sebuah kota besar yang tidak jauh dari tempatnya berada. "Baik." Elizabeth mengangguk. Clue dan Elizabeth kemudian melesat ke arah kota. Tidak lama kemudian Clue dan Elizabeth tiba di dalam kota. Saat masuk di dalam kota Clue menjadi sosok perhatian. "Ayo cari tempat penginapan." Kata Clue. "Baik." Elizabeth mengangguk.


5 menit kemudian Clue dan Elizabeth menemukan penginapan. Clue dan Elizabeth kemudian di antar oleh pelayan ke kamar mereka. "Baiklah, besok kita akan mulai menyelesaikan misi. Saat ini kita akan istirahat." Kata Clue. "Baik tuan kucing." Elizabeth mengangguk.


Malam harinya Clue melihat Elizabeth sedang meremas dadanya. "Sepertinya dia sedang mimpi berhubungan badan." Kata system muncul di depan Clue dengan wajah babi. "Aku akan memberinya hadiah perpisahan. Sebelum aku pergi." "Aktifkan mode demi human." Clue kemudian menjadi pemuda berambut hitam yang memiliki telinga kucing.


Clue naik ke kasur dan mencium bibir Elizabeth. "Emmm." Elizabeth memainkan lidahnya secara tidak sadar dan memeluk Clue. Clue melepas pakaian Elizabeth kemudian menghisap dadanya. "Emmm." Elizabeth mengerang dan membuka matanya.


"Ahhh, siapa kamu." Teriak Elizabeth terkejut. "Aku adalah Clue." balas Clue. "Ahhh, apa kamu benar tuan kucing." Elizabeth terkejut. "Ya, aku adalah kucing." Elizabeth melihat telinga kucing Clue dan berkata. "Jika benar tuan kucing, mengapa kamu melakukan ini padaku saat tidur."


"Jika kamu tidak mau. Aku akan pergi." balas Clue. "Ahh, jangan pergi tuan kucing. aku mau bersamamu selamanya." Elizabeth memeluk Clue. Clue menatap Elizabeth kemudian menciumnya. Clue dan Elizabeth kemudian berciuman dan saling berpelukan.


1 Jam kemudian Elizabeth bersandar di dada Clue. "Tuan kucing, sejak kapan kamu bisa berubah menjadi manusia kucing." Elizabeth memegang telinga Clue. "Sejak dulu aku sudah bisa berubah menjadi manusia kucing." kata Clue bohong. "Lalu kenapa baru sekarang kamu menunjukan bentuk manusiamu padaku." Balas Elizabeth.


"Aku takut kamu akan tergila-gila pada bentuk manusiaku. Terlebih lagi aku kasihan melihatmu mengalami mimpi berhubungan badan." Kata Clue. wajah Elizabeth memerah mendengar kata Clue. "Tuan kucing kamu sangat jahat. Jika kamu bisa berubah menjadi manusia kucing dari lama. Kita bisa melakukan hubungan seperti ini sejak lama." Elizabeth cemberut. "Wanita ini tetap bodoh seperti biasanya." Gumam Clue.


"Wanita bodoh, aku tidak melamarmu. Ini cincin mempunyai kemampuan khusus. Cincin ini dapat melindungimu dari seseorang yang berniat jahat kepadamu. Aku takut kamu mengalami hal seperti tadi." kata Clue. "Tuan kucing, aku semakin mencintaimu." Elizabeth menangis dan mencium Clue. "Hehe, tuan kucing ayo kita lanjut ronde ke 2." Elizabeth tersenyum.


2 Jam kemudian Clue melihat Elizabeth yang sedang tertidur. Clue kemudian menaruh sebuah kertas di meja. "Maaf Elizabeth, aku harus menaiki menara dengan cepat." kata Clue lalu menghilang. Clue muncul di depan sebuah menara kemudian masuk ke dalam. "Hei, aku perlu memasuki menara." Kata Clue melihat pria.


"Kamu perlu menyelesaikan semua misi dulu sebelum menaiki menara." Balas pria. "Aku tidak mempunyai waktu untuk menyelesaikan misi. Cepat buat aku menaiki menara, atau aku akan membunuhmu." Balas Clue. Pria mengingat Clue pernah membunuh penjaga lantai dan berkata. "Baiklah, kamu bisa naik ke lantai selanjutnya. Tapi jangan kesal padaku setelah kamu memasuki pintu." pintu tiba-tiba muncul di depan Clue. Clue mengabaikan kata pria kemudian masuk ke dalam pintu.


Clue kemudian melihat dirinya berada di padang pasir setelah memasuki pintu. "Anda belum menyelesaikan misi di lantai 40." "Anda akan otomatis teleportasi ke lantai 40." Clue melihat notifikasi dan tubuhnya diselimuti cahaya putih.


Clue lalu melihat dirinya berada di ruangan. "Bagaimana aku bisa kembali ke sini." Kata Clue melihat pria. "Menara ini hidup, dia menteleportasi seseorang yang belum pantas menaiki menara." Balas pria. "Sial, berarti aku harus menyelesaikan misi." Kata Clue mengambil semua kertas misi di papan.


"Syarat naik ke lantai selanjutnya adalah menyelesaikan 40 misi." Kata pria. "Ya ya." Balas Clue lalu keluar dari menara. Setelah keluar dari menara Clue melihat kejauhan. "Aku akan naik ke lantai selanjutnya sebelum besok pagi." Kata Clue menghilang. Clue muncul 10 ribu meter jauhnya dari kota. "Bruakk." Clue melihat puluhan kalajengking raksasa muncul dari tanah. . "Misi membunuh 10 monster peringkat s. Hadiah 1000 koin emas." "Misi membunuh 10 monster peringkat s. Hadiah 1000 koin emas." "Misi membunuh 10 monster peringkat s. Hadiah 1000 koin emas." Clue merobek puluhan kertas misi. "Baiklah, saatnya membantai para monster." Tubuh Clue diselumuti petir kemudian melesat ke arah kalajengking. "Buzzz." "Buzzz." Clue menembus tubuh beberapa kalajengking dengan mudah.


Sementara itu di lantai 94. "Pemimpin apa kita membiarkan kucing itu hidup dengan bebas di menara." Kata seorang pria berotot. "Lalu apa kamu ingin menghadapi kucing itu dan menyerahkan nyawamu secara gratis." Kata pria paruh baya. "Kucing itu pasti tidak memiliki banyak bom yang dapat melukai ahli tingkat kaisar pemimpin." Kata seorang wanita.


"Mengapa kita tidak meminta bantuan keluarga Allen saya pemimpin. Bukankah kemampuan mereka adalah membunuh secara diam-diam." Kata seorang wanita. "Itu bukan ide yang buruk." Kata seorang pria. "Idemu tidak buruk, Tang pao pergilah Kelantai 96 dan meminta bantuan keluarga Allen." "Baik pemimpin, jika begitu aku akan pergi." balas seorang pria kemudian pergi.


Keesokan harinya Clue berada di sebuah ruangan dan berkata. "Aku sudah menyelesaikan semua misi." "Baiklah, kamu bisa naik ke lantai selanjutnya." Kata pria kemudian sebuah pintu muncul di depan Clue. "Benar, jika aku tahu perempuan yang naik menara bersamaku terluka. Aku akan turun ke lantai ini dan membunuhmu. Meski kamu bukan yang membuat dirinya terluka." Kata Clue melihat pria kemudian masuk ke dalam pintu. "Dasar kucing gila." Kata pria melihat Clue masuk ke dalam pintu.


Sementara itu Elizabeth sedang membaca sebuah surat. "Aku pergi Elizabeth, saat ini kamu sudah mencapai peringkat s, seharusnya kamu bisa menjaga dirimu sendiri. Jika telah selesai memanjat menara, aku akan menemuimu kembali. Jadi tunggulah aku." Elizabeth menangis membaca isi surat."Hiks, hiks, Tuan kucing kamu sangat kejam, mengapa kamu meninggalkanku sendiri." Elizabeth menangis dengan kencang.


Saat ini di lantai 96 dua orang sedang berbicara di sebuah ruangan. "Apa kamu ingin meminta bantuan keluargaku untuk membunuh kucing itu." Kata seorang pria. "Benar, aku meminta bantuan keluargamu untuk membunuh kucing itu." Balas pria berpakaian hijau. "Kamu tahu kucing itu mempunyai bom yang bisa melukai ahli tingkat kaisar." Kata pria.