Rebirth With System

Rebirth With System
S5 Melawan Ras Monster



"Tenang saja, bukankah Clue ada bersama kita." Ray menoleh ke samping. Namun Ray terkejut melihat Clue tidak ada. "Berengsek, apa dia meninggalkan kita." Ray mengutuk. "Dia sudah meninggalkan kita, saat kamu dihina oleh harimau api." Balas Fernando. "Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang." Tanya Ambar. "Tentu saja melawan monster yang datang kemari." Balas Ray.


Saat ini Clue berada sejauh 2 juta km dari lokasi Fernando dan Ray. "Semua monster yang berada di sana lebih lemah dari pada Ray. Seharusnya Ray mampu melawan mereka semua." Kata Clue. "Baiklah, waktunya aku mencari tanaman obat." Kata Clue menghilang.


12 Jam kemudian anjing husky sedang duduk di atas tumpukan mayat monster dengan lidah menjulur keluar mulutnya. "Sial, aku sangat kelelahan. Selama 12 jam aku tidak berhenti membunuh monster yang berdatangan." Kata anjing husky.


"Kamu sangat hebat Ray." Ambar tersenyum dan memberikan jempolnya. "Jangan memujiku, mereka jauh lebih lemah dariku. Jika mereka lebih kuat dariku, aku pasti akan melarikan diri dan meninggalkan kalian berdua." Ray mendengus.


"Sepertinya kamu berhasil mengalahkan semua monster di hutan ini." Clue tiba-tiba muncul di samping Ray. "Berengsek mengapa kamu meninggalkan kami. Aku kesulitan bertarung melawan monster dengan melindungi Fernando dan neneknya." Ray mengutuk. "Tapi bukankah kamu berhasil melindungi Fernando dan Ambar." Clue tersenyum melihat Fernando dan Ambar yang baik-baik saja.


"Aku sudah menemukan tanaman obat yang aku cari. Aku akan mencoba membuat pil spirit level 9 dan pil soul tingkat tinggi." Kata Clue. "Hoo. Semoga kamu berhasil membuat pil soul tingkat tinggi." Balas Ray.


Clue teleportasi dan muncul 1000 meter jauhnya dari lokasi Ray. Clue mengambil 10 tanaman obat di dalam tabel penyimpanan, dan membuat tanaman obat melayang di udara.


20 Menit kemudian Clue membuka tabel shop dan melihat gambar pil. Clue melihat ada 14 pil di tabel shop. "Pil spirit level 9 memakannya dapat meningkatkan kekuatan, agility, vitalitas, stamina dan mana sebesar 900 poin. Pil spirit level 9 hanya bisa di konsumsi 1 tahun sekali. Mengkonsumsi pil spirit berlevel sama sebelum 1 tahun tidak akan memberikan efek apapun." Clue mengambil pil spirit level 9 dan melihat cooldown 23 Jam 59 menit.


Clue menelan pil kemudian tubuhnya bersinar. "Semua status anda meningkat 900 poin." Clue melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Aku berhasil membuat pil spirit level 9, namun gagal membuat pil soul tingkat tinggi." Clue menghela nafas kemudian menghilang.


"Apa kamu berhasil membuat pil soul tingkat tinggi." Tanya Ray melihat kemunculan Clue. "Tidak, aku hanya berhasil membuat pil spirit level 9. Jika aku menemukan tanaman obat yang kualitasnya jauh lebih baik. Aku yakin bisa membuat pil soul tingkat tinggi." Balas Clue. "Tunggu apa lagi, temukan tanaman obat yang kamu butuhkan. Kami akan menunggumu disini." Balas Ray.


"Baiklah, tapi itu akan memakan waktu yang cukup lama. Jadi kamu harus melindungi Fernando dan Ambar." Kata Clue. "Tenang saja. Selama tidak ada monster yang jauh lebih kuat dariku. Fernando dan Ambar akan baik-baik saja." Balas Ray penuh percaya diri. Mendengar jawaban Ray Clue menghilang.


Keesokan harinya Ray yang sedang berjemur di bawah sinar matahari merasakan bahaya. "Fernando, Ambar cepat pergi dari sini." Ray berteriak. "Mengapa kamu ingin pergi." Ray melihat kemunculan pria yang memiliki telinga dan ekor serigala.


Fernando dan Ambar terkejut melihat kemunculan pria bertelinga serigala. "Apa kamu yang membunuh semua monster di hutan ini." Pria bertelinga serigala melihat Ray. "Sial, bukan aku yang membunuh mereka." Balas Ray berbohong.


"Dari kalian bertiga, kamulah yang terkuat. Jadi jangan berbohong." Pria bertelinga serigala tersenyum dan menunjukan gigi runcingnya. "Anjing itu berbohong, dialah yang membunuh semua monster di hutan ini." Clue muncul di belakang pria bertelinga serigala.


"Sial, aku tidak bisa merasakan kehadirannya." Gumam pria bertelinga serigala melihat Clue. "Akhirnya kamu kembali Clue." Ray tersenyum melihat kedatangan Clue. "Mengapa monster tingkat kaisar sepertimu berada di perbatasan benua timur." Clue melihat pria bertelinga serigala.


"Apa kamu tidak mendengar kataku. Anjing itu yang membunuh semua monster di hutan ini." Balas Clue. "Yang dia katakan benar, anjing ini yang membunuh semua monster d hutan ini." Fernando melihat Ray di depannya. "Benar, aku yang membunuh semua monster di hutan ini." Ray tersenyum menunjukan giginya.


"Karena kamu yang membunuh semua monster di hutan ini. Aku akan membunuhmu." Pria bertelinga serigala melesat ke arah Ray. "Jangan berpikir untuk membunuhnya, sementara aku ada disini." Clue muncul di depan pria bertelinga serigala dan memegang tangannya.


"Awalnya aku tidak ingin membunuhmu. Karena kamu ikut campur, aku akan membunuhmu." Pria bertelinga serigala menyerang Clue. "Pucchhii." Clue menusuk jantung pria bertelinga serigala dengan tangannya. "Uuhh, bagaimana bisa kamu membunuhku dengan mudah." Pria bertelinga muntah darah.


"Jawabannya sederhana, aku jauh lebih kuat darimu." Clue menarik tangannya dan menendang tubuh pria bertelinga serigala. "Boomm!!." Pria bertelinga serigala melesat sejauh 1.000 meter dan menghancurkan pepohonan.


"Jika kamu tidak datang tepat waktu, aku tidak tau apa yang akan terjadi pada kita." Ray melihat Clue. "Kamu tidak perlu khawatir, aku selalu memperhatikanmu dari kejauhan." Balas Clue. "Apa kamu juga memperhatikanku saat buang kotoran." Balas Ray menatap Clue. "Tidak anjing bodoh." Clue memukul kepala Ray. "Berengsek, beraninya kamu memukul kepalaku." Ray marah. "Hahaha." Fernando dan Ambar tertawa.


"Apa kamu sudah menemukan semua tanaman obat yang kamu cari." Tanya Fernando. "Belum, aku hanya menemukan setengahnya." Clue menggeleng. "Baiklah, aku akan membawa kalian pergi ke tempat lain." Kata Clue teleportasi.


Saat ini di tempat lain seorang pria dengan telinga harimau bewarna putih melihat kristal yang hancur. "Ada yang membunuh wolfing." Kata pria bertelinga harimau. "Falcon." Teriak pria bertelinga harimau. "Mengapa kamu berteriak." Seorang pria dengan paruh burung masuk ke dalam ruangan.


"Wolfing telah terbunuh." Kata pria bertelinga harimau. "Kekuatan wolfing setara kultivator kaisar level 4, siapa yang bisa membunuhnya." Pria dengan paruh burung terkejut. "Aku tidak tahu, pergilah ke wilayah wolfing dan cari tahu siapa pembunuhnya." Balas pria bertelinga harimau. "Baiklah." Balas pria dengan paruh burung keluar ruangan.


12 Jam kemudian Clue duduk di sebuah batu dan melihat pil kuning di depannya. "Lagi-lagi aku gagal membuat pil soul tingkat tinggi." Clue menghela nafas. Clue menelan pil soul tingkat menengah yang baru saja dia buat dan menghilang.


"Apa kamu berhasil membuat pil soul tingkat tinggi." Tanya Ray. "Aku gagal." Balas Clue. "Jangan menyerah, benua timur sangat luas. Pasti ada tanaman obat kualitas tinggi yang belum kamu temukan." Kata Ray. "Clue dagingnya sudah matang." Kata Fernando yang sedang membakar daging. "Husky ayo makan." Clue melihat Ray. "Jangan panggil aku husky." Teriak Ray.


Keesokan harinya Ray sedang memakan daging melihat langit. "Aku harap Clue datang tepat waktu seperti biasanya." "Wuushhh." Ray melihat pria dengan paruh burung muncul di depan dirinya. Melihat kemunculan pria dengan paruh burung, Fernando dan Ambar berdiri di belakang Ray.


"Aku tidak menyangka ada dua 2 manusia yang berada di benua timur. Terlebih lagi 2 manusia ini berteman dengan seekor anjing." Pria dengan paruh burung melihat Ray. "Lihat di atas ada ufo." Teriak Ray. Pria dengan paruh burung melihat ke arah Ray menunjuk.


"Fernando, Ambar larilah." Kata Ray menembakan bola cahaya dari mulutnya. "Booom!!." Bola cahaya meledak saat mengenai tubuh pria dengan paruh burung. "Anjing sialan beraninya kamu menyerangku." Teriak pria dengan paruh burung melihat Ray, Fernando dan Ambar yang melarikan diri.