Rebirth With System

Rebirth With System
S3 Melawan Tian Long Dan Steven



"Serang." "Wuzzz." "Wuzzz." Puluhan akar melesat ke arah Clue. "Clue menggerakan jarinya kemudian puluhan panah api muncul dan melesat ke arah akar. "Booom." Ledakan terjadi. "Waaaa." Clue mendengar suara teriakan dari pohon.


"Bagaimana kamu bisa melukai pohonku. Api hitam apa milikmu itu." Elf wanita terkejut. "Oh, ini adalah api dari neraka. Semua mahluk hidup akan terbakar dan mati saat terkena apiku." Balas Clue. "Api yang berasal dari neraka ya. Pantas saja api itu bisa melukai pohonku." Balas elf.


"Jika hanya ini kemampuan yang kamu miliki. Lebih baik menyerahlah." Kata Clue. "Hehehe, apa kamu berpikir aku hanya memiliki satu kemampuan." Rambut elf mulai berubah menjadi hitam. "Terima ini." Puluhan panah hitam muncul kemudian melesat ke arah Clue. "Atribut kegelapan." Kata Clue menggerakan jarinya lalu puluhan panah angin muncul dan melesat ke arah panah hitam. "Booom."


Clue melihat elf wanita muncul dibelakangnya. "Mati." kata wanita memukul Clue. "Wuss." Namun Clue menghilang dan muncul 10 meter dari wanita. "Aku tidak menyangka kamu juga menguasai elemen angin.


"Berapa banyak elemen yang kamu kuasai." Kata Clue melihat wanita. "Semua elemen aku kuasai." Balas wanita. "Oh, benarkah. Aku curiga kamu berbohong." Clue mengejek wanita. "Karena kamu berkata seperti itu, aku akan menunjukan kemampuan sebenarnya diriku padamu. Aku harap kamu tidak menyerah setelah melihat kemampuanku." Kata wanita kemudian tubuhnya mulai terbelah.


Tatapan Clue menjadi serius saat melihat 10 elf wanita di depannya dengan warna rambut yang berbeda. "Ini bukan clone biasa, kekuatan mereka semuanya sama dan hanya sedikit lebih lemah dariku." kata Clue dengan serius.


"Czzz," "Czzz," Clue melihat semua tubuh wanita mulai di selimuti elemen yang berbeda. "Api, air, angin, es, tanah, petir, tumbuhan, besi, kegelapan, cahaya. Dia lebih banyak menguasai elemen dari pada diriku." Kata Clue dengan terkejut. "Aku harap kamu tidak menyerah." Kata 10 wanita bicara dengan bersamaan.


"Hehehe, buat apa aku menyerah. Aktifkan transformasi naga api." "Woaarrr." Tubuh Clue kemudian berubah menjadi naga api raksasa. "Ras naga." 10 wanita berkata secara bersamaan melihat Clue berubah menjadi naga. "Hehehe, kamu takut." Clue tertawa. "Buat apa aku takut padamu." 10 wanita mulai menyerang Clue.


"Woaaar." Clue meraung kemudian menampar wanita. "Booom." Clue berhasil menampar 5 wanita. "Fire ball, ice spear, air slash, water ball, lighting arrow." "Fire ball." Clue meludahkan bola api. "Booomm." Ledakan terjadi.


Clue melihat 5 wanita yang di tampar tiba-tiba muncul menyerang dirinya. "Boooomm." "Ahhh." Clue berteriak. "Elf sialan. Sebenarnya aku tidak ingin bertarung serius denganmu. Tapi sepertinya itu tidak mungkin." "Aktifkan skill dice target Grace." Sebuah dadu emas raksasa tiba-tiba muncul dari udara kosong dan mulai menggelinding.


"Sebenarnya aku tidak ingin menggunakan skill ini. Karena skill ini mengingatkanku pada kenanganku di alam mimpi. Tapi sepertinya aku terpaksa menggunakanya, karena skill time stop tidak berfungsi di dunia ini." kata Clue melihat dadu menggelinding dan menunjukan angka 1.


"Aahhh, apa yang terjadi padaku. Mengapa aku kembali menjadi peringkat kaisar level 10 lagi." 10 wanita berteriak panik. "Kamu seharusnya beruntung karena aku hanya mengurangi kekuatanmu. aku tidak menjadikanmu budakku dan membunuhmu." Kata Clue melihat 10 wanita.


"Apa kamu masih ingin bertarung." kata Clue yang masih tetap berada di dalam bentuk naga. "Jika kamu bersikeras tetap ingin bertarung. Aku tidak akan segan untuk melukaimu." Kata Clue. 10 elf wanita melihat Clue dan berkata. "Jika kamu bisa menahan serangan ini. maka aku akan menyerah." Kata 10 wanita.


Clue kemudian melihat 10 bunga lotus berbagai warna muncul di depannya. "Apa kamu bodoh, bagaimana bisa aku membiarkanmu menyerangku terus menerus." Clue muncul di belakang 10 wanita dan menembakan bola api raksasa. "Boomm." "Ahhhh." Ledakan terjadi.


Saat asap menghilang Clue melihat elf wanita berbaring di tanah. "Kamu sungguh tercela menyerangku tiba-tiba." Kata elf wanita. "Sepertinya ada yang salah dengan otak wanita ini." gumam Clue dipikirannya. "Clue melihat wanita kemudian bola api mulai keluar dari mulutnya.


"Aku menyerah." Kata elf wanita panik melihat Clue membuat bola api raksasa. Clue tiba-tiba berada di ruangan putih dalam bentuk naganya. Namun ukuran Clue sebesar 10 meter. "Naga." Semua peserta melihat ke arah Clue yang dalam bentuk naganya. Clue tiba-tiba berubah menjadi manusia dan berkata. "Mengapa kalian melihatku, apa bola mata kalian ingin aku congkel." Semua peserta terkejut dengan perkataan Clue.


"Selamat bagi para peserta yang telah memenangkan pertempuran dan berhasil masuk ke dalam peringkat 3 besar. Ini adalah air kehidupan sebagai hadiah kalian." Botol air muncul di depan Clue, Tian Long dan pria berjubah hitam.


"Apa di antara kalian bertiga ada yang ingin menantang pemenang." Kata domba putih melihat 3 peserta yang kalah. Clue melihat dua peserta yang kalah dan berkata. "Tantanglah aku, maka aku akan menyiksa kalian. Sampai kalian memohon untuk aku bunuh." Clue menyeringai. 2 Peserta terdiam mendengar kata Clue.


Melihat 3 peserta yang kalah tidak mengajukan tantangan domba putih berkata. "Kalau begitu kalian akan kembali ke planet asal kalian. Ketiga peserta kemudian menghilang. Domba putih melihat 3 Clue, Tian Long dan pria berjubah yang masih berada di ruangan.


"Kalian bertiga akan bertarung untuk memperebutkan juara 1. Hadiah nomor 3 adalah 3 botol air kehidupan yang kalian dapatkan barusan. Hadiah nomor 2 adalah 5 botol air kehidupan yang kalian dapatkan barusan. Lalu hadiah nomor 1 adalah 6 botol air kehidupan, 1 botol air kehidupan yang kualitasnya lebih tinggi dari yang kalian dapatkan barusan, dan 5 botol air kehidupan yang kalian dapatkan barusan." Kata domba putih. "Kamu belum menjelaskan semua hadiah nomor 1." Kata Clue menatap domba putih.


Domba putih melihat Clue dan berkata. "Sebenarnya aku akan mengatakan ini setelah pertempuran berakhir." "Juara 1 mendapatkan akses untuk pergi ke dunia para dewa dan kami akan mengabulkan 1 permintaan juara 1. Planet asal juara 1 juga tidak perlu berpatisipasi dalam perang antar galaxy dalam 10 ribu tahun kemudian." Kata domba putih. Tian Long dan pria berjubah hitam terkejut mendengar kata domba putih.


"Jadi ada planet yang tidak ikut berpatisipasi dalam perang ini." tanya Clue. "Benar, jika planet itu ikut berpatisipasi. Juara 1 pasti di dapatkan oleh planet itu." Kata domba putih. Clue, Tian Long dan pria berjubah terkejut mendengar kata domba putih.


Nama : Fernando Clue De Lopez


Usia : 30 tahun


Level : 950 next level (0/95,000) exp


Ras : Manusia elite tingkat Tinggi


Kekuatan : 115,000


Agility : 115,000


Vitalitas : 115,000


Stamina : 115,000/115,000


Ki/Mana : 115,000/115,000


Poin : 0


"Kurang 50 level lagi aku mencapai peringkat Demi god." Clue berkata dengan senang. "Baiklah, apa kalian bertiga sudah siap untuk bertarung." kata domba putih. Clue, Tian Long dan pria berjubah mengangguk. "Jika begitu pertempuran dimulai."


Clue muncul di sebuah kota dan melihat Tian Long serta pria berjubah muncul di depannya. "Sebelum pertempuran dimulai, mengapa kita tidak mengenalkan diri terlebih dulu." Kata pria melepas jubahnya dan berkata. "Namaku adalah Steven orang yang akan mengalahkan kalian berdua."


"Kamu penuh percaya diri Steven. Orang yang akan menjadi juara 1 adalah aku Tian Long." balas Tian Long memegang bunga plum yang berjatuhan di atasnya. "Kalian berdua bermulut besar. Yang akan menjadi juara 1 adalah aku Clue king gamer." Clue menyeringai.


"Baiklah, cukup perkenalannya. Karena kalian berdua telah sampai di 3 besar. Maka aku akan langsung bertarung dengan serius." Kata Steven kemudian sebuah buku kuno muncul di depannya. "Summon Pegagus." Teriak Steven. "Buku bersinar kemudian kuda putih bersayap muncul di samping Steven.


"Fusion." Tubuh Steven dan kuda putih bersayap kemudian bersinar. Setelah sinar redup Steven memiliki sayap putih di belakangnya. "Baiklah, siapa dulu yang harus aku kalahkan." "Dia orang yang harus kamu kalahkan terlebih dulu." kata Clue dan Tian Long bicara bersamaan dan saling tunjuk.


"Tian Long, aku akan mengalahkanmu terlebih dahulu. Blacky Armor." "Baik." Tubuh Clue tiba-tiba diselimuti armor hitam. "Sebelum mengalahkannya, aku akan mengalahkanmu terlebih dulu Clue." sebuah pedang hitam muncul di tangan Tian Long. "Mati." Tian Long mengayunkan pedangnya kemudian pisau hitam sebesar 100 meter melesat ke arah Clue.


"Berengsek, seperti inikah kekuatannya." Kata Clue lalu menghilang. "Boooom." Clue melihat pedang hitam menghilang setelah melesat 1000 meter jauhnya. "Kemampuanmu cukup bagus." Steven muncul di depan Tian Long kemudian memukul perutnya. "Namun tubuhh Tian Long tiba-tiba berubah menjadi puluhan bunga plum."


"Jangan ganggu pertempuranku." Clue muncul di depan Steven lalu memukul wajahnya. Namun Clue melihat sayap putih di punggung Steven melindungi wajahnya. "Ssstt." Steven terdorong mundur sejauh 1 meter. "Sayap pegasusku ini dapat mengurangi dampak serangan sebanyak 99%." "Apa.!" Clue terkejut dengan kata Steven. "Jika begitu, coba terima seranganku." Tian Long muncul di depan Steven dan mengayunkan pedang hitam miliknya. "Booom." Ledakan besar terjadi. Namun Tian Long terkejut Steven tidak terluka.


"Bagaimana bisa kamu tidak terluka sama sekali. Siapa dirimu sebenarnya." Tian Long terkejut melihat Steven. "Hehe, aku adalah seorang kontraktor, dan pegagus adalah satu hewan suci yang aku kontrak. Dan kalian tahu, Pegasus adalah hewan yang memiliki kekuatan tingkat Demi god sebelum melakukan kontrak denganku." Steven tertawa.


Clue dan Tian Long terkejut mendengar kata Steven. "Saat perang galaxy dimulai, aku baru kali ini melawan orang yang memiliki kekuatan sepertimu." Kata Tian Long. "Hehe, karena aku telah membunuh 9 peserta dari planetku, dan menjadikan hewan kontrak mereka menjadi milikku." Balas Steven.