
"Mereka sudah mati, karna aku sudah membunuh mereka semua 3 bulan lalu setelah menerobos ke peringkat ss." Balas Maya. Mendengar kata Maya Clue berkata. "Bagus kalau begitu."
"Lalu selama 7 tahun apakah kamu tidak bertemu semua orang yang memasuki dunia ini selain aku dan Fitria." Kata Clue. "Tidak, aku tidak pernah bertemu mereka semua. Kamu tahu jarak benua ke benua lain sangat jauh. Butuh 1 bulan jika bepergian dari 1 benua ke benua yang lain dengan kecepatanku saat ini." balas Maya.
Mendengar kata Maya Clue mengangguk. Clue juga mengerti dengan kecepatannya saat ini tanpa menggunakan skill teleportasi dan token teleportasi butuh waktu 7 hari jika bepergian dari 1 benua ke benua lain.
"Lalu apakah kamu sudah menemukan kekasih selama 7 tahun ini." kata Clue tertawa. Mendengar kata Clue wajah Maya tersipu lalu menggeleng. "Haha, kamu kalah dengan Nana dan Nindi, meski mereka berdua pelayanku mereka sudah memiliki kekasih." Clue tertawa. "Ehh." Maya terkejut mendengar kata Clue. "Kemudian Clue bercerita tentang Dinda, Nana dan Nindi yang sudah memiliki kekasih. Sedangkan Ayu meninggal."
"Shit, aku dapat memaklumi jika Nana dan Nindi mendapatkan pasangan. Karna mereka hanya pelayanmu. Tapi Dinda itu kekasihmu, bukankah itu namanya selingkuh dan menduakanmu. Aku juga turut bersedih tentang Ayu yang meninggal." Kata Maya. "Sudahlah, semua orang berhak memilih jalan mereka masing-masing." Balas Clue.
"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi mencari Knight. Semoga harimu menyenangkan." Kata Clue mulai berjalan keluar. Melihat Clue yang hendak meninggalkan Maya menggigit bibirnya dan berkata. "Tunggu." Clue berhenti dan menoleh. "Ada apa."
"Apakah aku boleh ikut bersamamu." Kata Maya. "Tidak, kamu bukan siapa-siapaku." Clue menggeleng. "Lalu jadikan aku pelayanmu. Aku tahu bahwa diriku ini tidak pantas menjadi kekasihmu. Tapi setidaknya aku pantas menjadi pelayanmu, dan kamu tahu alasanku tidak mencari seorang pria. Karna aku masih tidak bisa melupakanmu." Maya berkata dengan tersipu.
Mendengar kata Maya Clue terkejut dan berkata. "Tidak kusangka kamu lebih setia dari mantan kekasihku dan pelayanku." Clue menghela nafas. "Aku tidak seperti mereka, aku sudah terbiasa sendiri terlalu lama. Waktu 7 tahun sangat singkat bagiku." Balas Maya. Mendengar kata Maya Clue mengangguk. Dia tahu Maya sudah sendiri lebih dari 500 tahun, dan 7 tahun begitu singkat dimatanya.
"Saat ini aku hanya mempunyai 2 perempuan dan 3 pelayan menambahkan satu lagi tidak masalah. Aku juga akan menyuruhnya untuk mencari tahu keberadaan semua orang yang tiba di dunia ini bersamaku." Gumam Clue.
"Asal kamu tahu, aku dapat mencari pelayan yang lebih cantik dan seksi dari dirimu. Lalu mengapa aku menjadikanmu pelayanku." Kata Clue. Saat mendengar kata Clue ekspresi Maya terlihat buruk tapi mendengar kata selanjutnya ekspresinya berubah. "Tapi karna kamu berasal dari dunia yang sama denganku. Kemudian kamu lebih cantik dan seksi dari pada dulu, aku akan menerimamu menjadi pelayanku." Kata Clue.
"Terimakasih tuan Clue, aku tidak akan mengecewakan anda." Maya senang mendengar kata Clue. Anehnya dia merasakan bahwa pemuda didepannya lebih special dari pada pemuda yang berasal dari dunia ini "Baiklah, kamu masih ingat wajah Knight dulu. Pria tua yang bersama kita memasuki dunia ini." kata Clue. "Ingat tuan." Balas Maya. "Dia berada di kota ini, coba cari keberadaanya. Jika kamu bertemu dengannya suruh dia kesini" kata Clue. "Baik tuan." Balas Maya lalu keluar dari ruangan.
Sementara di sebuah ruangan seorang pria tua yang sedang duduk dan memejamkan matanya terbangun. "Hampir 1 tahun berlalu dan Clue akan menemuiku di kota ini. Tapi bagaimana caranya dia menemukan aku." Gumam Knight. "Benar, jika aku berdiam diri disini. Aku tidak akan pernah menemukannya. Aku harus berkeliling kota ini." kata Knight mulai keluar dari rumah.
Beberapa jam kemudian disebuah jalan "Sepertinya pria tua itu mirip dengannya. Aku akan bertanya dengannya." Kata Maya mendekat ke arah pria tua yang sedang berjalan. "Halo." Kata Maya. Pria tua yang tidak lain adalah Knight menoleh dan berkata. "Halo, ada yang bisa saya bantu." "Apakah anda Knight seseorang yang berasal dari benua barat." balas Maya.
Knight menatap waspada kepada Maya, karna sedikit yang mengetahui dirinya berasal dari benua barat. Melihat tatapan waspada Knight Maya tahu bahwa pria tua ini yang Clue maksud dan berkata. "Ikutlah denganku tuan Clue sedang menunggumu." Kata Maya.
Mendengar kata Maya Knight terkejut lalu berkata. "Aku akan ikut denganmu" Maya dan Knight berjalan ke arah dimana Clue berada.
Saat ini Clue sedang minum teh disebuah ruangan lalu melihat kedua orang yang datang. "Akhirnya kita bertemu lagi." kata Clue lanjut minum. "Benar, kita bertemu lagi." balas Knight. "Duduklah Knight, dan Maya kemarilah." Kata Clue menepuk pahanya, mengisaratkan untuk Maya duduk dipangkuannya.
Melihat Clue menyuruh dirinya duduk dipangkuannya Maya tersipu lalu duduk di pangkuan Clue. "Emmm." Tidak lama setelah Maya duduk dipangkuannya. Clue meremas kedua payudara Maya. Knight yang melihat tindakan Clue terdiam, dia tahu bahwa Clue adalah pria yang penuh dengan nafsu.
Mendengar kata Clue Knight terkejut lalu berkata. "Baiklah, akan kulakukan itu. Kapan aku harus mencari keberadaan mereka." "Sekarang tidak masalah, dan pencarianmu dihitung melayaniku." Balas Clue. "Baik." Knight mengangguk.
Clue mengambil cincin dari penyimpanannya lalu melemparkan ke Knight. "Di dalamnya ada 1 pil level level 6 dan 2 token teleportasi. Jika kamu mendapatkan informasi mengenai keberadaan mereka temui aku di sekte Aoi di benua Antaro. Tapi jika aku tidak ada disana, masih ada Rapunsel yang bisa kamu temui." Kata Clue.
Knight dan Maya terkejut mendengar bahwa Rapunsel tiba di dunia ini. Mereka berdua tahu masih 7 tahun setelah teleportasi terbuka. Sementara kurang 3 tahun lagi sebelum teleportasi terbuka lagi. Knight memegang cincin yang dia dapatkan dari Clue lalu berkata. "Apakah ibumu tiba di dunia. Bagaimana caranya dia dapat kesini."
"Kamu meremehkan kemampuanku." Clue menyeringai. Mendengar kata Clue Knight tertawa malu. Dia tahu pemuda di depannya special. Knight tahu bahwa di dunia ini tidak ada token teleportasi yang jarak berpindahnya sejauh miliknya. Knight juga selalu penasaran bagaimana pemuda didepannya bisa memiliki token tersebut. Knight menduga Clue yang membuatnya sendiri.
"Jika kamu mendapatkan informasi mengenai keberadaan mereka semua aku akan memberimu 1 token teleportasi yang bisa membuatmu berpindah dunia." Kata Clue. "Apa." Knight terkejut dan berdiri mendengar kata Clue. Sementara Maya hanya bisa bengong.
"Baiklah, itu saja yang ingin kukatakan padamu, lebih cepat kamu mengumpulkan informasi lebih cepat kamu memiliki token itu. Kamu pasti tahu, tidak ada portal teleportasi yang mengarah ke dunia kita dulu. Adanya portal yang mengarah ke dunia yang lebih tinggi." Mendengar kata Clue Knight mengangguk serius.
"Baiklah kamu boleh pergi, semakin cepat menemukan informasi semakin baik." Kata Clue. "Baiklah, aku pergi dulu." Knight mengangguk kepada Clue lalu keluar dari rumah. Melihat Knight yang pergi Maya yang dari awal dia berkata. "Tuan, meski ini lancang. Bisakah kamu memberikanku token itu." mendengar kata Maya Clue menyeringai dan berkata. "Aku akan memberikan token itu padamu, tapi kamu juga harus mengumpulkan informasi sama seperti yang aku perintahkan kepada Knight." Mendengar kata Clue Maya terdiam.
"Emmm." Maya yang terdiam tiba-tiba mengerang. "Tidak kusangka, kamu sudah sangat basah hanya karna aku meremas payudaramu." Kata Clue mengosok ****** ***** Maya. Maya hanya tersipu mendengar kata Clue.
"Apakah selama 7 tahun kamu tidak pernah bercinta dengan siapapun." Clue memasukan jarinya ke dalam pussy Maya. "Ahhh, tidak tuan. Selama 7 tahun Maya tidak pernah bercinta dengan pria manapun." Kata Maya.
Esok harinya Clue sedang terbaring dikasur dan melihat Maya yang sedang terengah-engah. "Selama ini mungkin lebih dari 20 perempuan yang sudah aku tiduri." Gumam Clue. Melihat Maya yang kembali sadar Clue berkata. "Apakah kamu sudah memutuskan untuk mencari informasi." "Sudah tuan, Maya juga akan mencari informasi mengenai keberadaan mereka." Balas Maya.
"Baguslah kalau begitu." Kata Clue setelah mendengar jawaban Maya. "Tapi sebelum aku mencari informasi mengenai keberadaan mereka. Bisakah kita melakukan hubungan badan sehari lagi tuan." Kata Maya tersipu. Anehnya Maya bingung kenapa berhubungan dengan pemuda yang menjadi tuannya begitu nikmat. Membuat dirinya ketagihan untuk melakukan lagi.
Mendengar permintaan Maya Clue menyeringai dan berkata. "Tidak masalah, kita juga tidak akan bertemu untuk waktu yang lama. Maka aku akan memberikan kado perpisahan yang istimewa." Kata Clue mulai meremas pantat Maya. "Ahh." Maya tersenyum.
3 hari kemudian Clue sudah kembali ke sekte Aoi sementara Maya sudah pergi untuk mencari informasi. Sebelum Maya pergi Clue juga memberikan 1 pil poin level 6 padanya dan juga 2 token teleportasi.
Saat ini Clue sedang berada di sebuah kamar dengan telanjang dan Milea memeluknya dari belakang. "Sayang, apa ada yang kamu pikirkan." Tanya Milea. "Tidak ada." Clue menggeleng. Melihat Clue menggeleng Milea terdiam. "Baiklah, hari ini cukup dulu. Aku ingin mencari udara segar." Kata Clue. "Baik sayang." Milea mencium pipi Clue lalu mulai memakaikan Clue pakaian dan Armornya.
Setelah selesai memakai baju dan Armor Clue keluar dari ruangan. "Tuan Clue." "Tuan Clue." semua elder dan murid hormat saat melihat Clue. Clue keluar dari sekte lalu melihat langit. "Aku akan mencoba untuk pergi ke dunia dimana goblin dan orc berada. Tapi apakah aku akan berpetualang sendiri atau mengajak seseorang. Tapi jika aku mengajak seseorang, siapa yang akan aku ajak." Gumam Clue.