Rebirth With System

Rebirth With System
S4 Dunia Elf



"Oh, aku mempunyai banyak token khusus untuk teleportasi ke dunia para dewa." Clue melemparkan sebuah token pada Tian Long. Tian Long terkejut saat Clue memberinya token. "Apa kita sekarang berteman." Clue tersenyum. "Baiklah, kita berteman." Balas Tian Long. Clue dan Tian Long kemudian berjabat tangan.


"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi." Clue melihat Tian Long. "Memangnya kamu ingin pergi kemana." Tanya Tian Long. "Kembali ke planetku berasal." Balas Clue kemudian mulai menceritakan tentang alam semesta yang mempunyai 7 tingkat langit, dan dunia dimana Tian Long berasal berada di langit ke 5. Clue juga menceritakan planet Steven berada di langit ke 6.


"Sepertinya menjelajahi alam semesta sangat menyenangkan." Tian Long berpikir. "Ohh, apa kamu tertarik untuk menjelajahi alam semesta denganku." Clue tersenyum. "Aku adalah presiden. Aku tidak bisa pergi secara tiba-tiba." Balas Tian Long. "Aku bisa menunggumu untuk bersiap-siap pergi." balas Clue. "Baiklah kalau begitu. Aku akan pergi bersamamu." Tian Long mengangguk. "Bagus." Clue tersenyum dengan senang. "Kalau begitu, ayo kita kembali dulu." kata Tian Long menghilang. Melihat Tian Long menghilang, Clue juga menghilang.


Saat ini di sebuah kota layar besar di udara yang menampilkan Tian Long dan Clue tiba-tiba menghilang. "Ahh, mengapa menghilang. Siapa yang memenangkan pertarungan." Tanya seorang pemuda. "Sepertinya pertarungannya seri." Kata seorang pria. "Benar, sepertinya pertarungan presiden dan pria itu seri." "bagaimana bisa ada pria yang kekuatannya sebanding dengan presiden."


Sementara itu Clue dan Tiang Long sedang berada di ruangan. "Benar, bagaimana bisa kamu menjadi seekor kucing." Tiang Long melihat Clue yang berada dalam bentuk kucingnya. "Ceritanya panjang." Clue kemudian mulai bercerita.


"Aku tidak menyangka, kamu begitu berani untuk mencuri air kehidupan dari para dewa." Tian Long terkejut melihat Clue. "Aku ingin mencapai tingkat low god dengan cepat. Jadi aku harus meminum banyak air kehidupan." "Yang kamu katakan benar, selama 7 tahun aku terus berkultivasi namun belum menerobos alam dewa." Tian Long mengangguk. Clue dan Tian Long mulai mengobrol.


"Aku tidak menyangka pria sepertimu yang menjadi penguasa sebuah negara tidak mempunyai seorang wanita." Clue terkejut mendengar kata Tian Long. "Aku telah kehilangan wanita yang begitu penting bagiku. Dan aku masih tidak bisa melupakannya meski 8 tahun telah berlalu." Tian Long berjalan ke arah jendela dan menatap langit. "Sungguh pria yang setia, tidak seperti diriku." Gumam Clue.


Keesokan harinya Tian Long sedang berada di sebuah ruangan bersama beberapa orang. "System, apa kamu sudah menyiarkan secara live di seluruh negara I" gumam Tian Long. "Sudah." Balas system di pikiran Tian Long. Mendengar kata System Tian Long melihat semua orang di dalam ruangan. "Hari ini saya Tian Long mengundurkan diri dari jabatan presiden." "Apaa." Semua orang di dalam ruangan terkejut.


"Presiden, mengapa kamu ingin mengundurkan diri." "Benar presiden, tidak ada seseorang yang lebih pantas dari anda untuk menjadi presiden." Semua orang protes dengan yang dikatakan Tian Long. "Alasanku mengundurkan diri dari jabatan presiden, karena aku akan meninggalkan dunia ini." balas Tian Long. "Apa." Semua orang di dalam ruangan terkejut.


Sementara itu di sebuah kota puluhan orang panik saat melihat Tian Long ingin meninggalkan bumi. "Jika presiden pergi, lalu ras lain datang kembali. Bagaimana nasib semua umat manusia." semua orang panik.


"Aku tahu kalian khawatir jika diriku pergi, ras lain akan datang kembali ke bumi. Tapi aku yakin 100 tahun kedepan ras lain tidak akan menyerang bumi." Tian Long berbicara dengan serius. "Lalu bagaimana dengan 100 tahun kedepan." Tanya seorang wanita. "Aku pasti akan kembali ke bumi. Tapi aku tidak tahu membutuhkan waktu berapa lama." Balas Tian Long.


"Baiklah, mulai hari ini aku mengundurkan diri dari jabatan presiden." Tian Long melepaskan jaz hitam yang dia pakai. "Terimakasih presiden, berkat anda umat manusia bisa selamat, dan negara I menjadi negara terkuat di dunia." "Terimakasih presiden, kami tidak akan melupakan jasa anda presiden." Semua orang di dalam ruangan membungkuk.


Saat ini Clue telah berada di luar angkasa dan melihat Tian Long datang. "Kamu sangat di hormati." "Itu adalah hal yang wajar, karna diriku menyelamatkan seluruh umat manusia." balas Tian Long. "Baiklah, ayo kita masuk ke dalam menara." Clue mengeluarkan menara kemudian berkata. "Masuk." Clue dan Tian Long tersedot ke dalam menara.


"Apakah ini di dalam menara." Tian Long melihat sebuah kota di depannya. "Tuan." "Dewa kucing." Clue melihat Elizabeth, Jennie dan Mary yang datang ke arahnya. "Dia adalah Tian Long temanku, dia seorang demi god. jadi perlakukan dia dengan baik." Clue mengenalkan Tiang Long. "Ah baik." Elizabeth dan Jennie mengangguk.


"Anggap saja rumah sendiri." Clue menepuk bahu Tian Long kemudian menghilang. Melihat Clue menghilang Mary berkata. "Saya sudah melihat pertarungan anda dengan tuan. Anda adalah demi god yang hebat." "Kamu terlalu memujiku. Aku tetap kalah darinya." Balas Tian Long. "Wajar jika kamu kalah. Tuan kucing adalah yang terkuat di alam semesta." Elizabeth tersenyum.


Saat ini Clue berada di luar angkasa kemudian berkata. "Baiklah, saatnya untuk melanjutkan perjalanan menuju bumi." Clue menghancurkan token teleportasi dan berkata. "Teleportasi sejauh 100 miliar km ke arah planet bumi. Tubuh Clue bercahaya kemudian bersinar.


4 Bulan sekali lagi telah berlalu, saat ini Clue berada di luar angkasa dan melihat sebuah planet di depannya. "Aku merasakan banyak kehidupan di planet itu." Gumam Clue. "Tidak ada salahnya untuk berhenti sejenak dan melihat siapa penghuni di planet itu." Kata Clue lalu menghancurkan token dan berkata. "Teleportasi menuju planet di depan." Badan Clue bercahaya kemudian menghilang.


Saat ini Clue berada di tepi hutan dan melihat seorang gadis berjalan ke arahnya. "Aku tadi melihat tidak ada seorang pun disini, bagaimana bisa paman tiba-tiba muncul." gadis melihat Clue. Clue melihat gadis kecil memiliki telinga panjang dan bergumam. "Ras elf ya."


"Adik kecil, siapa namamu." Tanya Clue. "Namaku Rapunsel." Balas gadis kecil. "Nama yang cantik." Clue tersenyum. "Benar, kalau boleh tau siapa nama paman." Tanya gadis kecil. "Namaku adalah Clue." Clue tersenyum. "Paman Clue, mengapa telinga anda pendek." Gadis kecil melihat Clue. Clue memegang telinganya. Kemudian telinga Clue memajang seperti milik ras elf. "Ahh." Gadis kecil terkejut dengan yang dilihatnya.


"Apa kamu bisa mengantarkanku ke tempat tinggalmu." Tanya Clue. "Bisa paman, mari ikuti aku." gadis kecil kemudian berjalan. Clue kemudian mengikuti gadis keci. Tidak lama kemudian Clue melihat sebuah desa kecil dan penghuninya semua adalah elf. "Rapunsel, siapa dia." seorang pria mendekati Clue. "Namaku adalah Clue. Aku adalah seorang penjelajah." Clue mengenalkan dirinya. "Oh, seorang penjelajah ya." Pria mengangguk.


Clue melihat semua elf di desa dan bergumam. "Meski desa ini kecil dan penduduknya sedikit. Namun mereka semua kuat. Ahli terlemah di desa ini peringkat s, dan ahli terkuat peringkat sss." "Apa kita memiliki seorang tamu." Clue melihat elf pria tua berjalan ke arahnya di ikuti beberapa elf. "Halo, aku Clue seorang penjelajah." Clue tersenyum.


"Apa kamu bukan ras elf." Elf tua melihat Clue. "Eh, dia tahu aku bukan seorang elf." Clue terkejut. "Bau anda bukan berasal dari elf." Pria paruh baya melihat Clue. "Benar, aku bukan elf." Clue kemudian berubah menjadi kucing. "Ahhh." Semua elf terkejut melihat Clue yang berubah menjadi kucing.


"Apa anda mahluk suci." Elf pria tua melihat Clue. "Berengsek, bagaimana pria tua ini bisa menebak dengan benar." Clue terkejut. "Pak tua, mengapa kamu bisa tahu aku adalah mahluk suci." Clue melihat elf tua. "Di buku kuno menjelaskan bahwa hewan yang bisa berubah bentuk adalah mahluk suci." Elf tua tersenyum. "Mengapa kita tidak mengobrol di rumahku saja." elf tua melihat Clue. "Baiklah." Clue mengangguk kemudian mengikuti elf tua.