
Saat ini di suatu tempat ada seorang pria yang sedang duduk. "Apa kamu tahu kesalahanmu Clue." kata seorang pria bermata 3. "Aku tidak tahu." Balas pria yang di panggil Clue. "Kesalahanmu adalah pertama kamu mencuri ribuan air kehidupan dari banyak dewa. Kesalahan keduamu, yaitu kamu merebut dan memperkosa istri para dewa." Kata pria bertanduk merah. "Aku tidak merebut dan memperkosa istri mereka. istri mereka sendiri lah yang mau denganku." Balas Clue.
"Dia berbohong hakim. Dia merebut istriku." Teriak seorang pria. "Benar, dia berbohong. Bagaimana bisa istriku yang telah setia bersama diriku selama seribu tahun tiba-tiba selingkuh." Teriak pria lain.
"Dewa Clue karena kejahatanmu. Kamu dijatuhi hukuman reinkarnasi." Kata seorang pria berjubah hitam mengetok palu. "Apaa." Pria yang di panggil Clue terkejut dengan perkataan pria berjubah. "Hahaha, hukuman itu sangatlah bagus." "Hahaha, mungkin butuh ratusan tahun lagi bagi dia untuk kembali lagi kesini." Semua orang di dalam ruangan tertawa.
"Baiklah, bawa dia ke kolam reinkarnasi." Kata pria berjubah hitam. Clue kemudian dibawa pergi oleh dua pria berotot. "Hei bro, bisakah kamu membiarkan aku pergi. aku akan memberimu 10 air kehidupan tingkat tinggi." Clue tersenyum. Kedua pria terus berjalan dan mengabaikan kata Clue. "Berengsek, jika aku tidak lengah. Dan kekuatanku tidak segel, aku tidak akan berkahir seperti ini." gumam Clue.
"System, apa kamu masih di segel." Gumam Clue. melihat tidak ada balasan Clue bergumam. "Sial, keberuntunganku sangat buruk." Clue kemudian melihat sebuah kolam di depannya. "Aku harap dikehidupan berikutnya kamu menjadi sosok yang baik." Clue di dorong jatuh ke kolam. "Bajingan." Clue mengangkat dua jari tengahnya. "Byurr." Clue jatuh ke dalam kolam dan tubuhnya menghilang. "Eh, bukankah itu kolam reinkarnasi khusus hewan." Kata pria. "Eh, benarkah. Jika begitu kita salah melemparkannya." Balas pria.
Saat ini di suatu tempat seorang perempuan mengelus anak kucing. "Imutnya." Kata wanita. "Bunga, ayo kita pergi." kata sebuah suara. "Baik ma." Balas perempuan kemudian pergi. Anak kucing tiba-tiba membuka matanya dan berkata. "Dewa berengsek, jika aku kembali ke dunia para dewa. Aku akan membantai kalian semua. Berani sekali mereka menjadikanku seekor kucing."
4 Minggu telah berlalu saat ini anak kucing sedang berlari di dalam ruangan. "Beruntung sekali semua barang-barang yang aku simpan di tabel penyimpanan tidak menghilang." Anak kucing melihat sebuah tabel di depannya. "Seharusnya tubuhku saat ini sudah cukup kuat untuk menghadapi hukum alam." Kata anak kucing melihat sebuah botol air muncul di depannya. Anak kucing membuka botol dan mulai meminum air di dalamnya. Tubuh anak kucing mulai bersinar setelah meminum air.
"Hukum alam akan terjadi dalam waktu 5 menit." Anak kucing melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Aku harus mencari tempat sepi untuk menghadapi hukum alam." Kata anak kucing kemudian melesat keluar dari jendela. "Wuss." "Wuus." Anak kucing melompat dari satu rumah ke rumah lain dengan cepat.
4 menit kemudian anak kucing berada di sebuah ladang padi. "Sepertinya ini adalah tempat yang cocok untuk menghadapi hukum alam." Kata anak kucing. "Duaar." Petir menyambar-nyambar di atas anak kucing.
"Fiuh, aku pasti bisa menghadapi hukum alam tanpa bantuan skill." Kata anak kucing. "Duarr." Petir menyambar anak kucing. "Ahhhh." Anak kucing menjerit. "Duaar." "Ahhhh." "Aku harus bisa menahannya." Kata anak kucing.
Beberapa menit kemudian anak kucing terbaring di tanah dengan bulu diseluruh tubuhnya yang hangus. "Aku akhirnya tau siapa kucing itu, kucing itu adalah aku sendiri." Kata anak kucing kemudian menelan pil yang tiba-tiba muncul di depannya. Setelah menelan pil anak kucing berkata. "Pertama-tama aku akan mempelajari semua skill di kehidupanku dulu. Setelah itu aku akan kembali ke tempat itu untuk mengucapkan selamat tinggal." Kata anak kucing lalu sebuah tabel muncul di depannya.
10 menit kemudian anak kucing berada di sebuah ruangan dan melihat induk kucing. "Terimakasih sudah memberiku susu selama ini." kata anak kucing melihat induk kucing. "Meow." Induk kucing melihat anak kucing. "Jaga dirimu baik-baik." Balas anak kucing kemudian pergi.
Anak kucing berkeliling di jalan kemudian melihat sebuah tower raksasa yang menjulang tinggi ke langit. "Pertama-tama aku harus mencari tahu didunia mana aku berada dan apa tower yang menjulang tinggi ke langit itu." Kata anak kucing kemudian melesat pergi.
Beberapa menit kemudian anak kucing tiba di perpustakaan dan membaca sebuah buku. "Dahulu kala 10 ribu tahun lalu sebelum munculnya tower, dunia ini dikuasai zombie dan berbagai monster. Selama 470 tahun lamanya manusia bisa bertahan melawan zombie dan monster berkat pahlawan manusia bernama . . .
Namun pahlawan itu tiba-tiba menghilang dan membuat moral manusia runtuh. Manusia berjuang sekuat tenaga melawan zombie dan monster. Namun perjuangan mereka hanya sia-sia belaka. Manusia kalah dan harus bersembunyi di bawah tanah selama 10 tahun.
Namun kejadian aneh tiba-tiba terjadi sebuah tower raksasa yang menjulang tinggi muncul. Dan pahlawan yang dikabarkan telah mati karena factor usia tiba-tiba muncul dan mengajak seluruh umat manusia yang tersisa masuk ke dalam tower.
Seratus tahun kemudian beberapa orang keluar dari dalam tower dan mulai membantai semua mahluk zombie dan monster berada. Mereka semua hanya membutuhkan waktu 1 hari untuk membunuh semua zombie dan monster di seluruh dunia." Kata anak kucing membaca buku.
"Sungguh cerita yang menarik. Aku tidak menyangka bahwa planet ini diserang oleh zombie seperti di film-film." Kata anak kucing kemudian melanjutkan membaca buku.
"Siapapun yang masuk ke dalam tower akan mendapatkan kekayaan, kehormatan, kekuatan, kekuasan. Apapun yang kamu inginkan semua ada di dalam tower. Namun siapapun tidak akan bisa keluar dari tower sebelum memanjat ke puncak menara. Terlebih lagi gerbang tower hanya terbuka 1 tahun sekali." "Oohh." Anak kucing terkejut membaca buku.
Anak kucing keluar dari perpustakaan kemudian melesat pergi. Anak kucing berjalan di keramaian kemudian mencium bau yang harum. "Bau yang nikmat." Kata anak kucing mengikuti bau berasal. Tidak lama kemudian anak kucing melihat ikan yang sedang di bakar. "Ikan." Kata anak kucing mengambil ikan dan melesat dengan cepat. "Ehh, dimana ikan disini." kata pria gemuk melihat ikan yang dia bakar telah menghilang.
Anak kucing mengigit ikan dan berjalan ke arah tower berada. "Lihat kucing itu sangat imut sekali." Kata pejalan kaki melihat anak kucing. "Hehe, pujilah aku manusia bodoh." Gumam anak kucing memakan ikan.
5 menit kemudian anak kucing melihat pintu gerbang tower. "Menurut buku yang kubaca gerbang ini terbuka 1 tahun sekali." Kata anak kucing. "Krek." Namun anak kucing melihat pintu tiba-tiba sedikit terbuka. "Eh terbuka." Anak kucing terkejut." Karena pintu terbuka maka aku akan masuk." anak kucing melesat masuk ke dalam pintu. Setelah anak kucing masuk, pintu tertutup kembali.
Anak kucing kemudian melihat dirinya berada di lorong. "Wuss." "Wuss." Lilin di dinding tiba-tiba menyala. Anak kucing kemudian mulai berjalan mengikuti nyala lilin. "System apakah kamu tahu tempat ini." tanya anak kucing. "Saya tidak tahu." Balas system.
Anak kucing kemudian melihat dirinya berada di ruangan luas. "Sudah cukup lama sejak tempat ini kedatangan pengunjung sepertimu. Terlebih lagi pengunjung yang membuka sendiri gerbangnya adalah seekor kucing." kata goblin berjaz hijau. "tabel status." Kata anak kucing melihat goblin berjaz hijau.
Nama : Azrak
Usia : 100 tahun
Ras : Goblin tingkat rendah
Job : Penjaga lantai 1
Kekuatan : 1,000
Agility : 1,000
Vitalitas : 1,000
Stamina : 900/100
Ki/Mana : 1000/1000
"Hei goblin jelek, apa kamu mau aku pukul." Kata anak kucing. Mendengar kata kucing goblin berkata. "Maafkan saya tuan kucing." "Aku mempunyai nama, panggil aku Clue." balas anak kucing. "Baik tuan Clue." goblin mengangguk.
Terimakasih Bagi para pembaca karna telah setia menunggu Rebirth With System S4.
Di Season 4 akan menceritakan alur yang berbeda