Rebirth With System

Rebirth With System
S3 Menyelamatkan Seorang Wanita



72 Jam berlalu setelah pertempuran antar galaxy dimulai. Clue saat ini duduk di bahu Atlas dan berkata. "Selama 3 hari kita tetap berada di padang rumput." "Dunia ini sangat besar tuan, aku menebak dunia ini seratus kali lebih besar dari pada dunia tempat tinggalku." Balas Atlas.


Clue terdiam mendengar kata Atlas kemudian berkata. "Tabel status." Tabel status kemudian muncul di depan Clue.


Nama : Fernando Clue De Lopez


Usia : 30 tahun


Level : 450 next level (0/45,000) exp


Ras : Manusia elite tingkat menengah


Kekuatan : 65,000


Agility : 65,000


Vitalitas : 65,000


Stamina : 64,000/65,000


Ki/Mana : 64,500/65,000


Poin : 0


"Atlas, apa kamu ingin mencoba bertarung denganku. Aku yakin saat ini bisa mengalahkanmu murni menggunakan kekuatan fisik." Clue menyeringai. "Tidak tuan, saya percaya sekarang tuan bisa mengalahkanku." Balas Atlas. "Haha. Kamu terlalu jujur." Clue tertawa kemudian tersenyum. "Sepertinya, ada yang ingin melarikan diri." "Atlas aku akan pergi dulu." kata Clue menghilang. "Baik tuan." Balas Atlas.


Beberapa menit kemudian Clue muncul di depan sebuah jamur. "Ehhh, jamur." Kata Clue melihat level 600 di atas kepala jamur. "Ceshhh." Jamur tiba-tiba mengeluarkan asap ungu. "Uhhh." Clue menghirup racun kemudian jatuh terbaring.


"Manusia bodoh." kata Jamur tiba-tiba memiliki wajah, kaki dan tangan. "Siapa yang kamu bilang bodoh." Clue tiba-tiba bangun. "Bagaimana kamu bisa kebal terhadap racunku." Jamur panik. "Hehehe, aku hanya berpura-pura pingsan." Clue tertawa kemudian muncul di depan jamur dan menebasnya dengan pedang angin. "Crashhh." Jamur terbelah menjadi dua.


Clue melihat jamur tidak mati dan justru menjadi dua. "Manusia bodoh, kamu tidak bisa membunuhku." Kata Jamur. "Booom." Clue memunculkan clone miliknya. "Bukan kamu saja yang mempunyai kemampuan membelah diri." Clue mencibir.


"Oohh." Clue mengangkat alisnya kemudian menghilang. "Booomm." Ledakan besar terjadi. "Dia meledakan dirinya sendiri." kata Clue melihat asap hitam. "Selama ini aku telah melihat berbagai mahluk hidup yang aneh." Kata Clue muncul di tempat jamur meledak.


Clue melihat kristal putih dan menghancurkannya. "Selamat anda mendapatkan skill membelah diri. Pelajari YA/TIDAK." Skill ini mirip dengan Clone. Clue menekan Tidak. "Selama 3 hari aku mendapatkan skill sampah. Semua skill yang aku dapatkan selalu ada di system." Clue menghela nafas.


"Booom." "Booom." Clue melihat Atlas mendekat. "Benar, mengapa aku tidak memberinya saja kristal putih. Jika dia bertambah kuat, itu akan menguntungkanku." Clue menyeringai. Clue muncul di pundak Atlas dan berkata. "Menuju barat." "Baik tuan." balas Atlas kemudian berlari.


168 Jam telah berlalu setelah perang antar galaxy dimulai. Saat ini Clue sedang duduk di pundak Atlas. "Tuan, dari kemarin saya melihat anda memiliki ekspresi buruk. Apakah anda mempunyai masalah." kata Atlas melihat wajah Clue. "Benar, aku mempunyai masalah serius." Kata Clue dengan ekspresi serius.


"Jika boleh tau apa masalah tuan. Mungkin saya bisa membantu memecahkan masalahnya." Balas Atlas penasaran. "Biasanya selama 3 hari sekali aku selalu berhubungan badan, dan saat ini telah 168 jam berlalu setelah perang antar galaxy dimulai. Jika aku melihat seorang wanita cantik di depankku, mungkin aku akan segera memperkosanya." Balas Clue dengan ekspresi serius. Atlas terdiam mendengar kata Clue.


Sementara itu di ruangan putih puluhan sosok misterius sedang berkumpul. "Baiklah, karena para peserta sudah berkurang 50% dan hanya tersisa 50,000 ribu. Ayo kita perkecil planet itu, agar mereka dapat bertemu satu sama lain dengan cepat." kata sosok pria yang memiliki tiga mata. "Baiklah, ayo kita perkecil planet itu." Balas pria yang memiliki dua tanduk hijau di kepalanya.


Saat ini Clue melihat kejauhan dan berkata. "Oh, akhirnya setelah sekian lama aku melihat pepohonan." "Brukkk." Clue tiba-tiba merasakan tanah gemetar. "Apa yang terjadi." Kata Clue. "Sepertinya dunia ini mengecil." Kata system muncul di depan Clue dengan ekspresi emoticon.


"Benar, sepertinya planet ini mengecil." Clue melihat dia dan Atlas semakin dekat dengan pepohonan. Sementara Atlas tidak bergerak sama sekali. "Sepertinya planet ini semakin mengecil tuan." kata Atlas. "Aku tau." Balas Clue. Clue kemudian merasakan dua ahli yang sedang bertarung. "Sepertinya ada yang bertarung. Cepat periksa Atlas." Kata Clue. "Baik tuan." Atlas mengangguk kemudian berlari ke arah pepohonan.


Senentara itu di dalam hutam seorang wanita sedang bertarung dengan laba-laba raksasa. "Hehe, manusia bodoh, kamu bukanlah lawanku." Laba-laba kemudian menginjak wanita yang sedang berbaring di tanah. "Apakah aku akan mati disini." kata wanita putus asa kemudian memejamkan matanya.


Saat membuka matanya wanita melihat dia sedang di gendong oleh seorang pria. "Apa kamu baik-baik saja." kata pria yang tidak lain adalah Clue. "Aku tidak baik-baik saja." balas wanita. "Seorang monster tingkat kaisar level 5 menyerang manusia tingkat kaisar level 1. Apa kamu tidak malu." Kata Clue. "Shesheshe. Buat apa malu, ini adalah pertempuran antar galaxy. Tidak ada aturan apapun disini." balas monster laba-laba.


"Atlas bunuh dia." kata Clue. "Baik tuan." balas Atlas lalu memukul monster laba-laba. Laba-laba kemudian menyemburkan api dari mulutnya. "Ahhhh." Atlas berteriak terkena semburan api.


"Telan ini." Clue memberikan pil kepada wanita. Wanita kemudian menelan pil. "Atlas jaga dia, aku akan bertarung dengan monster laba-laba ini." Clue muncul di depan laba-laba kemudian menyentuhnya. "Teleport." Clue dan laba-laba kemudian menghilang.


Clue muncul 5000 meter jauhnya dari lokasi Atlas dan wanita berada. "Baiklah, ini adalah lokasi yang bagus untuk membunuhmu." Kata Clue. "Shesheshe. Manusia tingkat kaisar level 2 berkata ingin membunuhku." Sebelum menyelesaikan perkataanya, laba-laba melihat Clue memotong salah satu kakinya.


"Ahhhh. Dasar manusia rendahan." Teriak laba-laba. "Ini adalah kesalahanmu meremehkanku." Kata Clue memegang pedang hitam. "Shesheshe. Barusan aku hanya bercanda. Serangan seperti itu tidak akan bisa membunuhku." Kaki laba-laba mulai tumbuh dengan kecepatan luar biasa.


"Dia memiliki kemampuan regenerasi yang cepat." Kata Clue. "Shesheshe. Apa kamu terkejut manusia. kalau begitu matilah." Laba-laba menyemburkan jaring. "Ahhhh" Clue terkena jaring milik laba-laba dan tubuhnya mulai meleleh. "Shesheshe. Manusia bodoh. Aku hanya butuh waktu 1 menit untuk mengalahkanmu." Laba-laba tertawa.