
"Apakah kamu tertarik untuk mengikuti kontes bela diri Clue." kata Fernando. "Meski aku mengikutinya, pasti aku akan kalah kak. Semua pemuda yang berusia 20 tahun sudah pasti menerobos peringkat c. Sementara aku hanya peringkat d level 5." Clue tersenyum kecut. "Baiklah, kalau begitu ikut aku ke suatu tempat." Kata Fernando. "Baik kak." Clue mengangguk.
Tidak lama kemudian Fernando dan Clue sampai di depan sebuah rumah mewah yang di jaga oleh beberapa orang. "Ada apa." Tanya seorang penjaga. "Aku ingin bertemu dengan walikota." "Sebutkan namamu. Aku akan berkata terlebih dulu." sebelum menyelesaikan perkataannya Clue mengangkat jarinya dan tubuh dua penjaga melayang.
"Apa kalian ingin jatuh dari langit." Kata Fernando. "Senior tolong maafkan kami." Dua penjaga panik melihat dirinya melayang di langit. "Lihat dua penjaga rumah walikota melayang di langit." "Apa mereka menyinggung ahli peringkat a." semua orang berbisik melihat dua penjaga yang melayang.
Fernando menurunkan jarinya kemudian dua penjaga mendarat di tanah. "Senior mari ikuti saya." Kata salah satu berkeringat lalu mengantarkan Fernando dan Clue dengan sopan. "Jika seperti ini sejak awal, aku tidak perlu membuatmu melayang di langit." Balas Fernando. "Maaf senior, aku tidak tahu bahwa kamu adalah ahli peringkat a. Karena wajah senior terlalu muda." Penjaga mencoba tersenyum.
Tidak lama kemudian Fernando dan Clue tiba di ruangan. "Siapa dia." kata pria gemuk bertanya kepada penjaga saat melihat Fernando dan Clue masuk ke dalam ruangan. "Kamu tidak perlu tahu siapa diriku. Aku kemari hanya untuk melihat anakmu." Balas Fernando duduk kemudian memakan sebuah apel yang tersedia di meja.
"Lancang berani sekali berbicara dan bersikap seperti itu terhadap walikota." Pria berbadan kekar di samping pria gemuk marah dan melesat ke arah Fernando. Fernando menggerakan jarinya dan hembusan angin kencang menghempaskan pria kekar ke dinding. "Bruak." "Ahhh." Pria gemuk terkejut melihat pengawal pribadinya kalah dengan mudah oleh Fernando.
"Cepat panggilkan anakmu." Kata Fernando menggerakan jarinya dan tubuh pria gemuk melayang. Pria gemuk panik saat dirinya melayang, akhirnya dia sadar pria di depannya adalah ahli tingkat a. "Senior maafkan kelancangan saya sebelumnya. Saya akan memanggil anakku." kata pria gemuk panik. "Ayah, ada keributan apa ini." Fernando mendengar suara dan melihat seorang perempuan muda datang.
Fernando melihat wajah perempuan dan berkata. "Lisa." Perempuan menoleh saat namanya di panggil oleh Fernando. Melihat wajah perempuan Fernando menghela nafas dan berkata. "Clue, apa kamu tertarik dengannya. Jika kamu tertarik dengannya, kamu bisa tidur dengannya." "Apa!" semua orang di dalam ruangan terkejut mendengar kata Fernando.
"Apa yang kamu bicarakan kak, meskipun dia cantik. Aku tidak pantas bersama dengannya." Kata Clue dengan ekspresi buruk. Melihat ekspresi kesedihan Clue Fernando berkata. "Benar Clue, dia tidak pantas untukmu. Jika kamu bersamanya, suatu saat dia akan mengkhianatimu." Fernando menurunkan pria gemuk dan menepuk pundak Clue.
"Aku berharap kalian menjalani kehidupan yang bagus." Kata Fernando lalu menghilang bersama Clue. "Ahh." Semua orang di dalam ruangan terkejut melihat Fernando dan Clue menghilang. "Apa ahli tingkat a memiliki kemampuan untuk menghilang." Tanya pria gemuk. "Uhuk, aku tidak tau tuan. Karena aku belum pernah bertarung dengan ahli tingkat a." balas pria berbadan kekar.
Saat ini Fernando dan Clue muncul di luar kota. "Kamu tidak perlu merendah Clue, dengan bantuanku suatu saat kamu akan menjadi ahli terkuat di dunia ini." kata Fernando. "Terimakasih kak sudah menghiburku." Clue tersenyum. "Baiklah, kalau begitu ayo pergi ke kota menengah." kata Fernando menyelimuti badan Clue dengan angin dan membawanya terbang.
2 jam kemudian Fernando dan Clue tiba di kota menengah. Fernando melihat ke arah alun-alun kota dan bergumam. "Di kota ini dulu aku dikejar seperti anjing." Fernando tersenyum kecut saat teringat kenangan.
Fernando dan Clue kemudian berjalan ke sebuah penginapan. "2 kamar untuk satu hari." Fernando memberikan 3 coin emas kepada pelayan. "Baik tuan, mari ikuti saya." Pelayan pria mengantarkan Fernando dan Clue ke kamar.
Fernando muncul di sebuah ruangan toko dan menepuk leher pria tua. "Uuhh." Pria tua tidak sadarkan diri terkana pukulan Fernando. Melihat pria tua pingsan Fernando kemudian mengambil semua pil level 2 dan semua cincin penyimpanan yang berada di tempat. "Eh, tumbuhan ginseng. Tapi aku tidak tahu umur tumbuhan ini berapa ratus tahun." gumam Fernando lalu menaruh tumbuhan ginseng ke dalam cincin. "Terimakasih atas hadiahnya pria tua." kata Fernando lalu menghilang.
Fernando muncul di dalam kamar Clue dan berkata. "Clue." "Iya kak." Clue yang sedang menutup matanya dan berkultivasi tersadar. "Di dalam cincin ini terdapat 200 pil level dua dan 10 pil penyembuh level 2." Kata Fernando melemparkan cincin. "Ahh, terimakasih kak." Clue menangkap cincin.
"Tunggu apa lagi telan pil level 2 itu." Kata Fernando. "Ahh, tapi aku masih peringkat d kak." Balas Clue. "Tenang saja, ada aku disini. Kamu tidak akan dalam bahaya." Balas Fernando. "Baiklah kak." Clue mengangguk kemudian menelan 1 pil level 2.
"Uuhhh." Saat menelan pil level 2, Clue langsung kesakitan. Clue tidak bisa mengatasi energi yang berada di dalam pil. Fernando menyentuh punggung Clue dan mulai menyerap sedikit energi di dalam tubuh Clue.
1 jam kemudian Clue membuka matanya dan berkata dengan senang. "Kak, aku menerobos dua tingkat." "Bagus, makanlah pil lagi." kata Fernando. "Baik kak." Clue mengangguk dan menelan pil level 2 sekali lagi.
12 jam kemudian Clue membuka matanya dan berkata dengan senang. "Sekarang aku peringkat d level 10 kak." "Bagus, sekarang kamu istirahatlah dan jangan berkultivasi. Besok kita akan meninggalkan kota ini." Kata Fernando. "Baik kak." Clue mengangguk.
Fernando lalu menghilang dan muncul di luar kota. "Saatnya kembali ke kota Jember." Kata Fernando lalu melesat dengan sangat cepat. 1 jam kemudian Fernando melihat portal hitam kemudian memasukinya. Fernando melihat dirinya berada di kota Jember dan melesat ke arah barat dengan sangat cepat.
5 menit kemudian Clue melayang turun dan melihat Adrian yang sedang berlatih di luar. "Kamu kembali." Kata Adrian. "Panggil semua orang yah. Aku memiliki sesuatu." Balas Clue. "Baik." Adrian kemudian masuk ke dalam rumah.
Beberapa menit kemudian Clue melihat semua orang berkumpul. Clue lalu memberikan semua orang cincin penyimpanan. "Di dalamnya ada 100 pil yang meningkatkan kekuatan kalian. Tapi efek pil kali ini lebih besar dari pada kemarin. Sebelum kekuatan kalian mencapai 100 poin atau hunter tingkat b. Jangan mencoba untuk mengkonsumsi pil itu. Atau tubuh kalian akan meledak karena tidak dapat mengendalikan energi di dalam pil." Kata Clue. "Hisss." Semua orang meneguk air liur mendengar kata Clue.
"Aku tidak bercanda, jika kalian mati. Aku tidak akan bertanggug jawab." Kata Clue lalu memberikan dua cincin kepada Adrian dan Ye Jin. "Di dalamnya ada 200 pil." "Emm." Adrian dan Ye Jin mengangguk. "Baiklah, kalian semua bisa bubar." Kata Clue. Semua orang kemudian pergi.
"Dari mana kamu mendapatkan pil ini Clue." tanya Daus. "Kamu tidak perlu tahu." Balas Clue. Daus tersenyum kecut. "Konsumsilah pil itu dan cepatlah mencapai kekuatan hunter tingkat raja yah." Kata Clue memeluk Ye Jin dan berjalan masuk ke dalam rumah. Adrian melihat Cincin yang di pegangnya kemudian pergi ke suatu tempat. Daus yang melihat dirinya sendirian kemudian mengikuti Adrian.