
Melihat status perempuan Clue terkejut. Perempuan berwajah 30 tahunan sebenarnya berumur 41 tahun dan mencpai level 130. Clue berjalan menuju perempuan yang kecantikannya sebanding dengan Angel. "Ada apa adik, apa kakak bisa membantumu" Kata perempuan yang tidak lain adalah Bunga saat melihat Clue mendekat ke arahnya.
"Kalau boleh tau siapa nama kakak." Kata Clue. "Nama kakak Bunga, kalau nama adik." "Panggil saja Clue." "Clue sepertinya kakak pernah mendengarnya." Bunga mulai mengingat. Setelah beberapa detik Bunga terkejut saat tidak bisa melihat kekuatan Clue. "Apakah adik Clue si elder tamu dan pacar Angel." Kata Bunga. "Benar." Clue mengangguk.
"Ada apa aku harus memanggilmu elder." Kata Bunga tersenyum setelah mengetahui identitas Clue. Seorang pemuda di depannya adalah jenius dan elder tamu di akademi knight. "Panggil saja Clue." Balas Clue "Oke Clue, apa ada yang bisa saya bantu." Tanya Bunga.
"Apakah kakak bisa pergi makan malam denganku." Clue tersenyum. "Ehh." Bunga terkejut mendengar tawaran Clue. "Apakah adik tidak takut di marahin oleh pacarmu." Kata Bunga memanggil Clue adik lagi. "Itu masalah gampang." Balas Clue santai. "Terlebih lagi usia kakak lebih 20 tahun lebih tua dari adik. Apa adik tidak malu berjalan denganku."
"Aku tidak mempermasalahkan umur, lagian kakak sangat cantik. Aku justru senang bisa berjalan dengan kakak." Clue tersenyum. "Hmm, kamu merayuku." Meskipun Bunga mendengus, ada blus merah di wajahnya.
"Bagaimana kak." Tanya Clue. "Baiklah kakak mau makan malam dengan adik." Kata Bunga. "Baiklah 2 jam dari sekarang aku tunggu di luar akademi." Clue tersenyum lalu meninggalkan Bunga. "Apakah dia tertarik padaku." Bunga mulai merenung dan saat mengingat Clue merayunya blus merah terlihat di wajah Bunga lagi. "Hmm, dia lebih muda dariku dan sudah mempunyai 2 pacar." Akhirnya Bunga meninggalkan perpustakaan.
2 jam kemudian Clue berdiri di luar akademi. Tatapan Clue mulai terpaku kepada perempuan berumur 30 tahun yang mendekat ke arahnya. "Kakak sangat cantik." Clue memuji Bunga. "Hmm, jangan merayuku." Bunga mendengus. Tapi dia senang di puji oleh Clue. "Tangan kakak mana." Clue bertanya. Kemudian Bunga memberikan tangannya. Bunga terkejut saat Clue memegang tangannya. "Ayo jalan kak." Bunga tidak menolak tangannya di pegang oleh Clue. Clue dan Bunga mulai berjalan bergandengan tangan.
"Apa adik benar-benar tidak takut dengan pacarmu. Jika pacar adik tahu bahwa kamu pergi dengan kakak." Kata Bunga. "Tidak." Clue menggeleng. Bunga pun terdiam mendengar kata Clue.
Setelah sampai di restoran, Clue mulai memesan makanan dan mengobrol dengan Bunga. Clue akhirnya tahu Bunga adalah anak dari pemilik rumah lelang. 1 jam kemudian Clue dan Bunga meninggalkan restoan dan kembali ke akademi knight.
Beberapa menit kemudian Clue tiba di area dalam. "Kakak besok ada acara." Tanya Clue. "Tidak." Bunga menjawab. "Bagaimana kalau besok pagi ikut jalan-jalan denganku." Tanya Clue. Bunga tersenyum dan mengangguk. Melihat Bunga setuju dan tersenyum, Clue mencium bibir Bunga. Wajah bunga memerah di cium Clue.
Bunga kemudian menutupi bibirnya dan berlari menuju kamarnya. Melihat Bunga lari Clue hanya tertawa "Sedikit sentuhan dia akan takluk padaku seperti Angel dan Cindy." Clue meninggalkan area dalam dan menuju area pusat di kamarnya.
Sementara itu Bunga di kamarnya bergumam. "Apakah aku jatuh cinta pada pemuda itu." "Tidak-tidak dia sudah mempunyai 2 pacar sementara itu dia lebih muda dariku. Tapi dia bilang dia tidak peduli dengan umur." Wajah Bunga mulai tersipu.
Keesokan harinya Clue tiba di kamar Bunga. Setelah melihat Bunga keluar kamar, Clue memegang tangan Bunga. Bunga tidak menolak tangannya di pegang dan mendekat ke arah Clue. Saat ini Bunga tidak menjaga jarak seperti saat malam hari dan lebih dekat dengan Clue. Melihat Bunga yang berdiri disampingnya dengan wajah malu Clue tersenyum.
Clue dan Bunga mulai berjalan menuju ke arah gerbang akademi. Setelah tiba didepan gerbang akademi, Clue mulai bersiul. "Tunggu sebentar" kata Clue tersenyum. Bunga mengangguk dan menunggu di samping Clue.
Tidak lama kemudian seekor monster rajawali mendekat ke arah akademi knight. Para murid dan penjaga mulai panik melihat seekor rajawali yang terbang ke arah mereka. "Cepat panggil beberapa elder. Itu monster peringkat C level 10." Bunga pun juga mulai panik saat melihat monster Rajawali. "Ehh." beberapa saat kemudian Bunga, para murid dan pengawal terkejut dengan yang mereka lihat.
Monster rajawali mendarat di samping Clue dan membungkuk kepadanya. "Ahh." Bunga yang bengong menjerit kaget di gendong Clue. Clue melompat dengan menggendong Bunga di atas rajawali. "Pupy, pergi keliling." "Quak." Rajawali menjerit dan terbang ke udara.
"wush." "wush." Beberapa menit kemudian 5 orang tiba dan berkata "dimana monsternya." Para murid dan penjaga menunjuk langit ke arah dimana Clue pergi. "Sepertinya identitas pemuda itu sangatlah menabjubkan." Kelima orang tua menghela nafas kagum.
"Lepaskan Aku." Wajah Bunga memerah saat di gendong oleh Clue. Clue melepas Bunga. Bunga duduk di depan Clue. "Wahh, begini rasanya terbang di langit." Bunga bahagia menikmati dirinya terbang mendengarai monster Rajawali. Clue tersenyum lalu memeluk Bunga dari belakang. "Kamu sangat cantik Bunga." Badan Bunga gemetar saat di peluk Clue. Bunga berbalik dan menatap Clue. Clue yang melihat wajah bunga merah mulai mencium bibir bunga. "Ermm." Bunga tidak menolak ciuman Clue.
Clue berhenti mencium bibir Bunga dan berkata"Pupy jika ada sebuah kota mendaratlah" "quak" Clue pun mulai mencium bibir Bunga dan meremas pantatnya "ermm."
30 menit kemudian "quak." Rajawali menjerit dan mulai menuju kota di depannya. Melihat ada sebuah kota Clue berhenti mencium Bunga. Bunga kemudian mulai tersipu malu mengingat dia baru saja berciuman dengan Clue. "Pupy mendarat di dalam kota." "quak." Pupy turun dan mendarat di dalam kota.
Seperti kejadian sebelumnya banyak para penduduk yang panik. "Pergilah pupy, nanti aku akan memanggilmu." "quak." Pupy mulai terbang di langit. Melihat Pupy terbang Clue mengabaikan penduduk dan menuju ke penginapan terdekat bersama Bunga. "Kekuatan pemuda itu setidaknya peringkat B. Jika memiliki peliharaan monster peringkat c level 10." Para Ahli mulai ketakutan dan hormat saat memberikan jalan kepada Clue dan Bunga untuk lewat.
Berapa menit kemudian Clue dan Bunga menemukan penginapan. "Pelayan 1 kamar untuk sehari." Clue melemparkan 1 coin emas. "baik tuan." Pelayan mulai mengantarkan Clue dan Bunga ke kamar. Clue yang melihat wajah Bunga memerah mencium keningnya.
"Errmm" Setelah tiba di kamar Clue mulai mencium bibir Bunga. Clue dan Bunga saling melepas pakaian dan Armor. Clue melihat payudara Bunga yang cukup besar dan kencang. Clue mulai menghisap dan meremas payudara Bunga. "ahhh." Bunga mengerang kenikmatan.
2 jam kemudian Bunga tertidur di samping Clue. "Tidak kupercaya, aku akan jatuh kepelukan pemuda yang usianya 2 dekade dibawahku." Bunga tersenyum dan menyentuh hidung Clue. "Hehe, aku juga tidak percaya dapat menaklukkan hati perempuan yang sangat cantik di sampingku." Bunga tersipu malu mendengar kata Clue. Melihat Bunga tersipu malu. Clue mulai mencium bibir Bunga.
"Ayo cari makan." Kata Clue. Bunga mengangguk dan menuju kamar mandi. Meski Clue kuat untuk tidak makan selama 7 hari setelah mencapai level 300. Clue sudah terbiasa untuk makan.
Beberapa menit kemudian Clue dan Bunga meninggalkan penginapan dengan bergandengan tangan. Clue dan Bunga kemudian mulai mencari restoran. Setelah menemukan Restoran, Clue dan Bunga masuk ke dalam dan memesan makanan.