Rebirth With System

Rebirth With System
S3 10 Manusia Terpilih



Seoul, korea selatan. Ada seorang pria berambut putih yang berdiri di atas sebuah gedung dan melihat puluhan goblin yang menyerang manusia. "Rupanya yang dikatakan oleh kakek tua itu atau sang guardian adalah kenyataan." Kata pria berambut putih.


"Dia berkata bahwa monster akan muncul di bumi ketika 10 orang yang berhasil lulus ujiannya mencapai kekuatan tertentu. Sementara seluruh umat manusia yang tiba-tiba memiliki kekuatan 1 tahun lalu dan menyebut diri mereka hunter, adalah manusia yang gagal dalam ujiannya." Pria berambut putih berkata.


"10 orang yang lulus ujiannya tidak terbangkitkan menjadi seorang hunter. Namun 10 orang yang lulus ujian dapat mempelajari semua kemampuan yang mereka dapatkan di kehidupan sebelumnya. Termasuk diriku." Kata pria kemudian berkata. "Tabel status." Kemudian sebuah tabel bewarna biru muncul di depannya.


Nama : Mori han


Umur : 26 Tahun


Level : 800 next level 80 exp


Job : Ketua Guild Phoenix


Ras : Manusia


Kekuatan : 880


Agility : 890


Vitalitas : 870


Stamina : 800/830


Mana : 880/930


Poin : 0


Coin : 80,000


"Saat ini aku level 800 dan statistikku lebih tinggi 10 persen berkat tambahan poin yang aku dapatkan dari mengkonsumsi pil." Kata pria berambut putih. "Dari 10 orang yang lulus ujian hanya aku seorang yang diberitahu oleh guardian rahasia ini. Dia berharap aku menjadi pemimpin dunia ini dalam perang antar galaxy yang terjadi 10 ribu tahun sekali." Kata Mori Han.


"Perang antar galaxy akan terjadi 5 tahun setelah dungeon muncul. Jadi kurang 3 tahun lebih perang antar galaxy terjadi. Karena itu guardian membuat monster untuk dijadikan objek latihan untuk manusia. Guardian berkata jika bumi kalah dalam perang galaxy. Maka bumi akan menghadapi kiamat besar yang berisko membunuh semua manusia." kata Mori han dengan serius.


Tokyo, Jepang. Seorang pria berpakaian kimono sedang berjalan dan melihat puluhan goblin berlari ke arahnya. "Kalian cari mati." Pria mengambil pedang kemudian mulai mengayunkan pedang ke arah puluhan goblin yang mendekat. "Wuzz." Pisau angin melesat dan membelah tubuh beberapa goblin. Setiap pria mengayunkan pedang beberapa goblin akan terbelah dan mati.


Tidak lama kemudian pria melihat semua goblin tergeletak di tanah dan berkata. "Setelah berlatih selama 1 bulan lebih akhirnya aku mencapai tahap dimana dapat membuat pisau angin dari sebuah tebasan. Jika aku berada di masa puncakku dalam kehidupanku sebelumnya atau tepatnya mimpi itu. Aku dapat membunuh semua goblin ini hanya menggunakan sebuah ranting pohon." Pria menggeleng kemudian berjalan pergi.


Beijing, China. Seorang pria berbadan kekar melihat puluhan goblin berlari ke arahnya. "Dasar semut." Kata pria kemudian mengayunkan tinjunya. "Wusshh." Hembusan angin kencang muncul dan puluhan goblin terlempar jauh. Pria melihat aliran putih meresap ke badannya dan berkata. "Dengan membunuh goblin aku mendapatkan ki secara otomatis. Dengan begitu aku tidak perlu berkultivasi."


Cape Town, Afrika selatan. Seorang pria berkulit hitam sedang duduk di sebuah kursi dan melihat puluhan goblin berlari ke arahnya. Pria berkulit hitam mengambil jarum kemudian mulai menusuk boneka kecil berbentuk goblin di tangannya. "Waaa." Satu goblin menjerit dan tiba-tiba tergeletak di tanah dengan mata, hidung dan telinga mengeluarkan darah bewarna hijau.


Pria berkulit hitam kemudian mulai menusuk boneka berkali-kali. "Waaa." "Waaa." Satu persatu goblin menjerit dan terjatuh di tanah dengan mata, hidung dan telinga mengeluarkan darah. Tidak lama kemudian pria melihat semua goblin yang tergeletak di tanah dan berkata. "Aku hanya perlu meneteskan darah goblin di bonekaku. Kemudian aku dapat membunuh semua goblin yang berjarak 100 meter dariku."


Pria berkulit hitam bangkit dari duduknya kemudian menatap langit. "Di kehidupanku sebelumnya aku disebut kaisar sihir hitam. Karena aku memiliki kemampuan untuk membunuh seseorang dalam jarak ratusan kilometer."


Moskow, Rusia. Seorang wanita berambut kuning melihat puluhan goblin berlari ke arahnya kemudian melambaikan tangannya dan berkata. "Mati." ratusan panah angin mulai menghujani goblin. "Waaa." "Waaa." Goblin menjerit dan meninggal.


"Saat ini aku masih lemah. Aku membutuhkan energy yang berasal dari goblin untuk meningkatkan manaku. Agar aku bisa kembali di kondisi puncakku dan menyebut diriku emperor sihir 10 elemen." Kata wanita.


London, Inggris. Seorang pria mengenakan jubah sedang melihat puluhan goblin yang berlari ke arahnya. "Anak-anakku serang dia." kata pria kemudian membuka jubahnya. "Cittt, cittt." Ratusan kelelawar tiba-tiba keluar dari jubah pria dan terbang ke arah puluhan goblin. "Waaa." "Waaa." Goblin menjerit saat kelelawar mengigit tubuh mereka.


Tidak lama kemudian pria melihat puluhan mayat goblin yang hanya tersisa kulit dan tulang di tanah. "Aku butuh lebih banyak darah goblin agar diriku bertambah kuat." Kata pria. "Jika ingin menjadi kaisar darah seperti dikehidupanku sebelumnya. Aku setidaknya perlu menyerap jutaan goblin."


Los Angeles, Amerika Serikat. Seorang pria sedang bersandar di sebuah pohon dan melihat beberapa goblin berlari ke arahnya. "Cari mati." kata Pria kemudian melemparkan sebuah pisau. Pisau berputar dengan cepat layaknya boomerang dan melukai leher semua goblin. "Waaa." "Waaa." Semua goblin memegangi leher mereka yang mengeluarkan darah.


Sementara pria tetap bersandar di sebuah pohon dengan memegang pisau yang telah kembali kepadanya. Pria melihat semua goblin yang baru dia bunuh tergelatak di jalanan dan berkata. "Cepat atau lambat aku akan menjadi yang terkuat di dunia ini. Seperti aku menjadi penguasa di kehidupanku yang dulu." "Wuss." Setelah berkata pria menghilang.


New Delhi, India. "Tolong." Pria berkulit coklat mendengar teriakan dan melihat beberapa goblin yang menyerang seorang wanita. "Wuss." Pria melesat dan menendang goblin yang menyerang wanita. "Bukk." "Bukk." Semua goblin terlempar jauh terkena tendangan pria. "Sepertinya aku terlambat." Pria berkulit coklat menggeleng melihat wanita yang sudah tidak bernyawa dengan bekas gigitan di lehernya.


Pria memejamkan matanya kemudian berkata. "Manusia saat ini sangat beruntung. Karena dapat menyerap energi alam secara otomatis setelah membunuh goblin. Tapi aku juga beruntung karena tidak perlu berkultivasi untuk menyerap energi alam."


Chiang Mai, Thailand. Seorang wanita melihat satu goblin yang berlari ke arahnya dengan membawa pedang. Wanita menunjuk jarinya kemudian laser cahaya menembus kepala goblin. "Ahh, hampir saja bajuku terkena darah goblin." Wanita cemberut.


Wanita menatap langit dan berkata. "Di kehidupanku yang dulu aku di sebut peri suci dan disembah oleh semua manusia di planet itu. Apakah kejadian di mimpiku itu bisa menjadi kenyataan di bumi ini." wanita tersenyum.