
"Apa kamu tidak malu menyerang secara tiba-tiba." Bathara melihat lubang hitam muncul di belakangnya dan Clue keluar dari lubang hitam dengan mengusap darah di mulutnya. "Mengapa aku harus malu. Bukankah kamu juga tidak tahu malu." Balas Bathara.
"Ayo kita bertarung di tempat lain. Aku tidak ingin menghancurkan surga." Kata Clue kemudian lubang hitam muncul dan menghisap semua orang di dalam ruangan. Clue, Bathara, McCoy, Steven dan Mori Han berada di luar angkasa.
"Aku tidak menyangka pencapaianmu mengenai hukum ruang dan waktu begitu tinggi." Bathara melihat Clue. "Baiklah, apa kamu mau melawanku 1 vs 1 atau 1 vs 4." Bathara melihat McCoy, Steven dan Mori Han. "Clue, bisakah aku menghajarnya. Dia begitu sombong." Steven jengkel.
Menyadari bahwa Bathara jauh lebih kuat darinya Clue berkata. "Teman-teman bantu aku untuk mengalahkannya." "Hahaha, itu adalah kalimat yang aku tunggu darimu." Steven tertawa terbahak-bahak kemudian memunculkan buku kuno. "Guardian, maafkan aku karena melawanmu." Mori Han berubah menjadi burung phoenix bewarna biru dan merah.
"Karena kalian bermain dengan jumlah. Aku akan menurunkan kekuatan kalian." Kata Bathara kemudian 4 dadu emas raksasa muncul dari kehampaan dan menggelinding. "Apaa! Bukankah itu kemampuanmu Clue." Steven terkejut melihat dadu emas raksasa yang menggelinding.
"Kemampuanku yang di curi oleh Creator, pasti diberikan padanya." Kata Clue dengan serius. "Buusss." "Booom!." "Booom!." Clue, Steven dan Mori Han terkejut melihat laser bewarna pelangi yang meledakan dadu emas.
"Kita tinggal menghancurkan dadu emas itu." Kata McCoy memegang dua buah pistol. "McCoy sang ahli pembuat senjata. Aku terlalu meremehkanmu." Bathara melihat McCoy. "Aku dengar dari Creator bahwa kamu telah menantangnya dan dapat menahan 3 serangannya." Kata Bathara.
"Kamu terlalu banyak bicara." "Bussss." McCoy menembak Bathara. "Black hole." Lubang hitam raksasa muncul dan menghisap laser pelangi. "Sial, semuanya pergi." Clue membuat beberapa lubang hitam dan menghisap dirinya McCoy, Steven dan Mori Han.
Clue, McCoy, Steven dan Mori Han kemudian muncul 10 triliun km dari lokasi Bathara. "Aku tidak menyangka dia bisa menciptakan black hole." McCoy terkejut. "Dia memiliki kemampuan yang pernah Clue miliki." kata Steven. "Kemampuanku yang di curi creator pasti di berikan padanya." Kata Clue.
"Hahaha." Mengapa kalian lari." Clue melihat Bathara yang muncul 10 meter dari lokasinya. "Apa kamu tidak malu menggunakan kemampuanku." Clue melihat Bathara. "Hahaha, jangan bicara omong kosong. Ini adalah kemampuanku bukan kemampuanmu." Bathara tertawa terbahak-bahak.
"Summon holy cat." Clue melihat Steven mensummon kucing putih. "Hei Steven, jangan bercanda di saat seperti ini." Clue menatap Steven. "Aku tidak sedang bercanda. Holy cat adalah hewan yang aku dapatkan setelah menerobos high god. Kemampuan holy cat membuatku memiliki 9 nyawa tambahan." Kata Steven.
"Fusion." Kata Steven kemudian tubuhnya dan kucing putih bersinar. Setelah sinar redup Clue melihat Steven memiliki telinga kucing dan ekor putih di pantatnya.
"Kamu memiliki teman yang menarik Clue." kata Bathara kemudian tubuhnya di selimuti api bewarna abu-abu. "Hati-hati semuanya. Api itu dapat membakar apapun di alam semesta ini." kata Clue dengan serius. "Kami tahu." Balas Steven dan Mori Han.
"Matilah Clue." Bathara muncul di depan Clue. Lubang hitam muncul di depan Bathara dan menghisapnya. "Aku akan memunculkan Bathara dalam waktu 3 detik. Jadi gunakan serangan terkuat kalian." Teriak Clue. "Baik." Teriak McCoy, Steven dan Mori Han.
McCoy, Steven dan Mori Han melihat Bathara yang keluar dari lubang hitam. "Mati." "Buzzzz." McCoy menembakan sebuah laser raksasa ke arah Bathara.
"Mati." "Buzzz." Steven menembakan bola putih raksasa dari mulutnya. "Terima seranganku guardian." Mori Han menembakan bola api dan es raksasa ke arah Bathara.
"Serangan kalian tidak akan bisa melukaiku. Black hole." Kata Bathara kemudian lubang hitam raksasa muncul di depannya.
"Aku sudah tahu kamu akan menggunakan black hole." Kata Clue kemudian lubang hitam muncul di depan black hole dan menghisap serangan gabungan McCoy, Steven dan Mori Han.
"Terima serangan ini Bathara." Clue menyeringai kemudian lubang hitam muncul di belakang Bathara. "Booom!!!." "Ahhhh." Ledakan besar terjadi kemudian black hole menghilang.
"Apa dia mati." Steven melihat asap ledakan yang perlahan menghilang. "Seharusnya dia mati karena terkena gabungan serangan kalian bertiga. Jika dia memiliki skill double life. Dia pasti akan hidup kembali." Balas Clue melihat asap ledakan yang perlahan menghilang.
"Hahaha, aku tidak menyangka kalian berempat bisa membunuhku." Clue melihat sepotong daging yang mulai menyatu dan beregenerasi dengan cepat. Beberapa detik kemudian Clue melihat Bathara yang tidak terluka sama sekali. "Hahaha, aku tidak menyangka kalian berempat bisa membunuhku." Bathara tertawa terbahak-bahak.
"Apa kamu masih ingin bertarung." Clue melihat Bathara. "Tidak, jika aku bertarung lagi dan mati. Maka kekuatanku akan menurun menjadi high god." Bathara menggeleng. "Dasar pengecut." Balas Clue.
"Kamu menang melawanku karena bantuan teman-temanmu. Jika kita bertarung 1 vs 1, kamu tidak akan bisa mengalahkanku." Bathara melihat Clue.
"Tanpa bantuan teman-temanku, aku bisa mengalahkanmu dengan mudah. Tapi jika aku membunuhmu lagi, aku tidak akan mendapatkan informasi tentang creator darimu." Balas Clue.
"Hahaha, kamu sungguh percaya diri Clue." Bathara tertawa terbahak-bahak. "Karena kamu sudah mengalahkanku. Aku akan memberikan informasi keberadaan creator padamu." Kata Bathara. "Saat ini creator sedang berada di universe lain." Bathara melihat Clue.
"Benar, di luar sana banyak alam semesta lainnya. Dan di alam semesta lain banyak god emperor yang lebih kuat dariku." kata Bathara.
"Terimakasih informasinya, kamu bisa mati sekarang." kata Clue lalu lubang hitam muncul di atas kepala Bathara dan menghisapnya. Clue menggerakan jarinya kemudian lubang hitam menghilang, hanya menghisap kepala Bathara.
"Sial, mengapa kamu tidak melakukan hal itu dari tadi." Steven terkejut. "Aku tahu dia mempunyai 2 nyawa, jadi aku menyerangnya saat dia lemah." Clue menyeringai. "Apa dia benar-benar mati saat ini." kata Mori Han melihat tubuh tanpa kepala Bathara.
"Tidak, dia pasti masih hidup meski kekuatannya berkurang menjadi high god." kata Clue lalu membakar tubuh Bathara. "Sigh, dewa terlalu mempunyai banyak nyawa dan sulit untuk di bunuh." Steven menghela nafas.
Clue melihat tubuh Bathara yang terbakar dan berkata. "Ayo kita kembali." Lubang hitam muncul kemudian menghisap Clue, McCoy, Steven dan Mori Han.
Saat ini di tempat lain Bathara sedang mengutuk. "Berengsek kau Clue. Kau telah membunuhku berkali-kali dan membuat kekuatanku berkurang sekali lagi." Bathara mencengkram tinjunya. "Aku harus meninggalkan alam semesta ini, dan menemui Creator." kata Bathara kemudian menghilang.
Clue muncul di suatu tempat dan melihat semua orang berlari ke arahnya. "Bagaimana Clue, apakah kamu sudah bertemu Creator." Tanya Adrian.
"Aku tidak bertemu dengan creator, melainkan bertemu dengan Bathara." Clue kemudian menceritakan tentang Creator yang pergi ke alam semesta lain.
"Aku tidak menyangka ada alam semesta lain disana. Jika begitu pasti ada sosok yang sama kuatnya dengan Creator." Kata Usman. "Aku tidak tahu, tapi yang jelas di alam semesta lain banyak yang lebih kuat dariku." balas Clue melihat langit.
"Benar Clue, karena kamu sudah menyelesaikan masalahmu. Kapan kamu akan menikahiku kita." Grace memeluk lengan Clue.
Clue melihat para wanitanya dan berkata. "Baiklah, aku akan menikahi kalian 7 hari lagi." Clue tersenyum.
"Dimana kamu akan mengadakan pernikahan Clue." tanya McCoy. "Aku akan mengadakan pernikahan di bumi." Clue tersenyum.
7 Hari kemudian di bumi. Clue melihat Grace, Wulan, Pyokojang, Ye Jin dan Bela memakai gaun bewarna putih. "Bukankah kita sudah menikah Clue. Mengapa kita menikah lagi." tanya Ye Jin.
"Saat kamu memutuskan untuk tinggal di bumi. Kita sudah berpisah." Balas Clue. "Clue." Ye Jin tersenyum kecut mendengar balasan Clue.
"Mengapa kamu cemberut, bukankah kamu senang karena bisa menikah lagi denganku." Clue mengelus rambut Ye Jin. "Aku bingung harus senang atau sedih." Balas Ye Jin.
1 Jam kemudian Clue berada di sebuah panggung bersama Grace, Wulan, Pyokojang, Ye Jin dan Bela. Clue lalu memasangkan cincin pada jari Grace, Wulan, Pyokojang, Ye Jin dan Bela lalu mencium kening mereka. Semua penonton kemudian memberikan tepukan tangan setelah Clue mencium kening Grace, Wulan, Pyokojang, Ye Jin dan Bela.
"Hahaha, selamat Grace akhirnya kamu bisa menikah dengan Clue." Steven bertepuk tangan. "Baru kali ini aku melihat pria yang menikahi 5 wanita sekaligus." Kata Mori Han. "Aku juga sama." Balas McCoy dan Steven.
"Clue, mengapa kamu tidak melempar bunga." Adrian berteriak. "Oh, aku lupa." Clue mengambil bunga kemudian berkata. "Tangkap ini." "Wusss." Clue melemparkan bunga ke langit.
"Mengapa kamu melemparnya begitu jauh Clue." Grace, Wulan, Pyokojang, Ye Jin dan Bela berkata secara bersamaan.
Mori Han muncul di langit dan menangkap bunga. "Hahaha, sepertinya teman kita Mori Han ingin menikah." Clue tertawa. "Aku sudah bosan sendiri." balas Mori Han melayang turun dari langit.
"Baiklah, saatnya kita minum." Teriak Clue mengangkat grlas "Minum." Teriak semua orang dengan bahagia.
"Terimakasih bagi kalian semua yang sudah membaca novel rebirth with system season 4."
"Novel system rebirth with system season 4 berakhir disini."