
Melihat Clue terbang dengan cepat semua penduduk berkata. "Apa kalian lihat, dewa kucing membunuh semua raksasa itu dengan mudah." "Dewa kucing terlalu kuat." Semua penduduk kagum terhadap Clue.
10 Menit kemudian Clue melihat puluhan rumah raksasa. "Kalian titan bodoh keluarlah." Teriak Clue. Tidak lama setelah Clue berteriak. Semua raksasa menunjukan dirinya. "Bagaimana bisa kucing itu terbang." "Apa kucing ini ras monster." "Jelas tidak mungkin kucing ini bagian ras monster."
"Demi keamanan ras manusia. aku akan membunuh kalian semua." Teriak Clue. "Apa yang kucing ini bicarakan." "Apa dia ingin membunuh kita semua." Melihat semua titan meremehkannya, Clue mengangkat tangannya. "Duarr." "Duarr." Langit menjadi gelap dan petir menyambar-nyambar. "Woarr." 9 naga petir raksasa muncul dari langit. "Mati." teriak Clue melihat raksasa. "Woaarr." 9 naga petir raksasa melesat ke arah pemukiman raksasa. "Booomm." Ledakan besar terjadi.
Setelah asap menghilang Clue melihat semua titan memiliki tubuh hangus. Clue menggerakan jarinya kemudian tanah terbelah. "Bruakk." Mayat semua raksasa jatuh ke dalam lubang. Melihat semua mayat titan jatuh ke dalam lubang, Clue menutup lubang kembali. "1 Masalah terselesaikan." Kata Clue lalu menghilang.
10 menit kemudian Clue kembali dan melihat semua penduduk. "Aku telah membunuh semua raksasa terdekat dari sini." Mendengar kata Clue semua penduduk bersorak bahagia. "Hidup dewa kucing." "Dewa kucing adalah yang terhebat." Clue melihat semua penduduk kemudian berjalan pergi.
Clue masuk ke dalam rumah dan melihat Devy serta Jennie yang sedang berlatih. "Bagus. Kalian berdua tidak membuang-buang waktu." Clue tersenyum kemudian masuk ke dalam kamarnya. Devy dan Jennie membuka matanya lalu tersenyum. "Dewa kucing memuji kita nona Jennie." Devy melihat Jennie. "Baiklah, ayo kita berlatih lagi. Dia suka wanita yang menuruti perintahnya." Balas Jennie. "Baik." Devy mengangguk.
1 Bulan telah berlalu saat ini Clue sedang duduk di kursi dan melihat ribuan manusia di depannya. "Hari ini aku akan membagi kalian menjadi 2 kelompok. Kelompok alkimia dan kelompok pandai besi. Yang ingin belajar alkimia berdiri di sebelah kanan, dan yang ingin belajar tentang membat senjata, berdiri di sebelah kiri." Semua orang mulai memilih.
Melihat semua orang telah selesai memilih Clue berkata. "Baiklah, karena kalian sudah selesai memilih. Aku akan memberi kalian pelajaran." "Buzzz." Clue membuat puluhan clonenya. "dewa kucing menjadi banyak." Semua penduduk terkejut melihat jumlah clone Clue. "Tidak perlu terkejut ini adalah hal biasa." balas Clue.
Puluhan clone Clue memberi pelajaran tentang cara membuat pil, dan cara membuat senjata kepada semua penduduk. Sementara Clue yang asli berjalan pergi. "Dunia ini 5 kali lebih luas dari dunia yang Steven tempati. Masih banyak manusia di luar sana." Kata Clue lalu menghilang.
20 menit kemudian Clue melayang turun dari langit. "Ada demi human. Semuanya lari." Teriak seorang pria. Semua penduduk mulai lari melihat Clue. "Mereka mengira aku demi human." Clue melihat semua penduduk yang melarikan diri. "Karena mereka takut padaku, maka aku tidak perlu menolong mereka." Clue lalu menghilang.
30 menit kemudian Clue melayang di langit dan melihat seorang pemuda yang sedang duduk di bawah pohon. Clue turun dari langit dan duduk di sebelah pemuda. "Apa yang kamu lakukan." "Ah, dewa kucing." pemuda terkejut melihat Clue yang tiba-tiba duduk di sampingnya.
"Saya sedang menulis kisah anda dewa kucing." balas pemuda dengan malu. "Bolehkah aku melihat ceritamu." Clue bertanya kepada pemuda. "Boleh dewa kucing." pemuda memberikan bukunya kepada Clue. Clue mengambil buku dan mulai membaca isi cerita.
"Kamu pandai menulis cerita." Clue mengembalikan buku kepada pemuda. "Hehe, dewa kucing terlalu memujiku." Pemuda tersenyum. "Siapa namamu." Tanya Clue. "Nama saya Aro dewa kucing." balas pemuda. Clue menyentuh dahi pemuda kemudian mentransfer ingatan tentang petualangan saat di dunia mimpi, bumi dan dunia dewa saat dirinya belum berubah menjadi kucing.
"Ini." Pemuda terkejut melihat ingatan Clue. "Aro, aku berharap kamu menjadi penulis terkenal di seluruh alam semesta." Clue menepuk bahu pemuda. "Yakinlah dewa Clue, aku akan membuat ceritamu terkenal di seluruh alam semesta." Pemuda berkata dengan serius. "Bagus. Aku suka semangatmu." Clue tersenyum kemudian berjalan pergi. Melihat Clue berjalan pergi pemuda berkata. "Aku akan memberi judul cerita ini Rebirth With System."
Waktu terus berjalan dan 6 bulan telah berlalu setelah Clue tiba di dunia raksasa. Saat ini Clue sedang duduk di sebuah kursi kemudian berkata. "Sudah saatnya untuk menerobos." Clue bangkit dari tempat duduknya kemudian menghilang.
Clue melayang di langit kemudian minum sebotol air. Setelah minum sebotol air Clue melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Apa anda ingin menerobos atau justru menundanya YA/TUNDA." "Aku ingin menerobos." Clue menekan Ya. "Singg." Cahaya terang turun dari langit dan menyinari tubuh Clue.
Tubuh Clue mulai hancur saat terkena cahaya, dari kulit, daging, tulang dan organ dalam Clue mulai hancur. Saat ini hanya tersisa jantung Clue di bawah sinar cahaya. Beberapa detik kemudian Jantung Clue tiba-tiba berubah menjadi hitam, hati Clue mulai muncul namun anehnya bewarna biru. Begitu pula organ tubuh Clue lainnya mulai muncul dengan berbagai warna. Tulang Clue juga muncul dan anehnya tidak bewarna putih, melainkan warna emas. Kemudian daging mulai muncul. "Sing." Tubuh Clue kemudian bersinar dengan terang.
Nama : Clue
Usia : 2 Tahun
Level : 1 next level (0/100,000) exp
Ras : Half Holy Creature
Kekuatan : 125,000
Agility : 125,000
Vitalitas : 125,000
Stamina : 125,000/125,000
Ki/Mana : 125,000/125,000
Poin : 0
Melihat statusnya Clue terkejut. "Aku bukan demi god melainkan mahluk setengah suci." Clue mengambil cermin kemudian melihat wajahnya. "Ini adalah wajah pemuda yang tubuhnya aku rebut di alam mimpi." Clue terkejut. "Apa aku bisa merubahnya." Kata Clue kemudian wajahnya mulai berubah. "Oh, ternyata bisa." Clue melihat wajah aslinya sebelum reinkarnasi menjadi kucing.
"System, mengapa aku bukan demi god." Tanya Clue kepada system. "Karena anda adalah hewan bukan manusia. Karena hewan tidak bisa menjadi dewa melainkan menjadi mahluk suci." Balas System. Clue terkejut dengan kata System.
"Apa mahluk suci lebih lemah dari pada dewa." Tanya Clue. "Mahluk suci, dewa, malaikat, iblis memiliki kekuatan yang sama." Balas system di pikiran Clue. Mendengar kata System Clue terkejut.
"System, apa wujud manusiaku ini bertahan selamanya." Tanya Clue melihat tubuhnya. "Menurut pengetahuan system, anda bisa berubah menjadi manusia selama 12 jam dalam sehari. "Ternyata masih ada batasan." Clue terkejut. Clue lalu membuka tabel shop dan melihat map universe.
Clue membeli map universe kemudian peta hologram muncul di depannya. Clue kemudian memperbesar peta dan melihat puluhan ribu planet. "Garis apa ini system." Clue melihat tujuh garis di peta. "Itu adalah garis pembatas langit." di alam semesta ini terdapat tujuh lapis langit. Saat ini anda berada di langit ke enam." Kata system muncul dengan bentuk emoticon dan menujuk planet yang berkelip-kelip. "Ini adalah lokasi planet yang anda tempati saat ini."
"Lalu dimana lokasi planet bumi." tanya Clue. System menujuk sebuah planet di langit pertama. "Berapa jarak planet bumi ke planet yang aku tempati saat ini system." Tanya Clue. "645 Triliun km." "****." Clue mengutuk mendengar kata system. "Begitu jauhnya, saat ini aku hanya memiliki 3 token teleportasi sejauh 1 triliun km." Clue jengkel.