
Clue yang sedang memeluk Finny tiba-tiba bergumam. "Akhirnya aku menjadi seorang ayah, dan aku ingin tahu bagaimana kabar Syafin yang mengandung anakku. Jika dia melahirkan dengan selamat, anak Syafin pasti sudah besar."
3 hari kemudian Clue sedang duduk di tepi sungai bersama Finny disampingnya yang menggendong bayi. "Sayang, apakah kamu sudah menemukan nama untuk bayi kita." Kata Finny. Clue melihat bayi dan tiba-tiba teringat para kekasihnya yang terbunuh di kerajaan pentagon dan berkata. "Beri nama dia Bunga, saat besar dia pasti secantik ibunya dan seindah bunga." "Hehe, mulai sekarang kamu dipanggil bunga." Finny tersenyum melihat bayinya.
"Hmm, ada yang aneh." Gumam Clue tiba-tiba lalu berdiri. "Tunggu disini, jika ada musuh teleportasilah ke tempat biasa." Kata Clue. "Ehh, baiklah sayang." Finny terkejut lalu mengangguk, dia tahu jika Clue berkata seperti itu akan bertarung dengan goblin dan orc yang mendekat ke arahnya.
Beberapa detik kemudian Finny melihat Clue menghilang. Melihat Clue yang menghilang Finny berkata. "Aku sangat beruntung menjadi kekasihnya, dia sangat kuat, baik dan tampan. jika para perempuan di dunia tempat aku dan dia berasal tahu sifatnya yang begitu baik hati kepada aku dan anaknya. Para perempuan akan berbaris untuk menjadi pelayannya." Finny tersenyum melihat bayinya yang sedang tidur.
Sementara Clue sudah melayang di langit dan melihat lubang hitam besar yang muncul di langit. "Shit, tidak kusangka sebuah portal teleportasi tiba-tiba muncul. Pantas saja aku merasakan banyak goblin dan orc yang tiba-tiba menghilang. Ternyata mereka memasuki potal." Clue melihat portal teleportasi yang berada di langit.
Sementara itu di 8 benua Antaro, Destroyer, Sun dan lain-lain, para ahli sedang gempar karna munculnya lubang hitam di langit. "Tidak kusangka portal yang mengarah ke dunia yang lebih tinggi akan muncul." Kata seorang pria tua melihat langit.
Di benua endles. "Sialan, portal yang mengarah ke dunia lain terbuka. Jika kita memasuki portal dan pemuda itu datang ke benua kita. Bukankah tidak akan ada ahli yang bisa mengalahkannya." kata seorang iblis berotot. "Benar sekali, jika kita pergi manusia itu akan lebih leluasa untuk membunuh. Tapi aku sudah menunggu selama 100 tahun untuk memasuki portal." Balas iblis lain.
Clue yang saat ini tetap berdiri di sebuah pohon dan melihat lubang hitam dimana para goblin dan orc memasukinya bergumam. "Apakah aku harus memasuki portal itu. Karna hanya ada portal yang mengarah ke dunia lebih tinggi, dan disana mungkin ada ahli peringkat kaisar yang legendaris." Gumam Clue. "Sigh, jika ada kaisar di dunia dimana teleportasi mengarah. Maka dengan kekuatanku yang sekarang, aku harus berprofil rendah." Clue menghela nafas.
"Tapi tidak masalah, karna aku mempunyai token teleportasi yang bisa berpindah dunia. Aku akan aman-aman saja, dan bisa meninggalkan dunia itu." Clue berkata. "Baiklah, aku akan ke tempat finny berada dan mengajaknya untuk meninggalkan dunia ini." kata Clue lalu menghilang.
Beberapa detik kemudian Clue tiba di sebuah pinggir sungai dimana ada seorang perempuan yang sedang menggendong sebuah bayi. Perempuan itu tidak lain adalah Finny. "Sayang, kamu kembali dengan sangat cepat." Kata Finny tersenyum melihat Clue yang tiba-tiba muncul. "Finny, ayo kita meninggalkan dunia ini." kata Clue kepada Finny.
"Ahh." Finny terkejut saat mendengar kata Clue. "Apa kita akan kembali ke dunia kita sayang." kata Finny dengan senang. "Tidak, kita akan pergi ke dunia yang lebih tinggi." "Apa, dunia yang lebih tinggi sayang." Finny sekali lagi terkejut mendengar kata Clue.
"Benar, portal yang mengarah ke dunia yang lebih tinggi tiba-tiba muncul. Kamu sudah tahu bahwa portal hanya akan terbuka 100 tahun sekali. Jadi akan sangat sia-sia jika kita tidak memasukinya. Kamu juga tidak perlu khawatir, aku punya token yang bisa membuat kita kembali ke dunia asal kita. Asalkan kita tahu lokasi teleportasi, kita bisa pergi kemana saja." Clue menjelaskan.
Mendengar penjelasan Clue Finny berkata dengan senyum. "Aku akan ikut kemana pun kamu pergi sayang." mendengar Finny setuju Clue tersenyum. "Baiklah, jika kita sudah sampai ke dunia yang lebih tinggi. Kita akan membeli rumah. Untuk tempat tinggal kita dan bayi kita." "Baik sayang." Finny tersenyum bahagia.
Kemudian Clue memeluk Finny yang menggendong bayinya dan beberapa detik kemudian menghilang. Clue dan Finny tiba-tiba muncul di dekat lubang hitam. "Apa kamu sudah siap." Kata Clue kepada Finny. "Emm." Finny mengangguk. Melihat Finny sudah siap Clue memeluk Finny dan memasuki lubang hitam.
"Aktifkan skill lima elemen." Kata Clue. Namun Clue tidak merasakan perubahan ditubuhnya. "Sialan, jangan bilang aku tidak bisa menggunakan skill disini." Kata Clue mulai cemas. "Aktifkan skill clone, aktifkan skill menghilang." Namun tidak terjadi apa-apa.
Clue semakin cemas lalu berkata. "Tabel penyimpanan." Melihat sebuah tabel yang muncul di depannya Clue menghela nafas. Kemudian Clue mengambil token teleportasi tingkat menengah.
"Hehe, beruntung aku mempunyai token teleportasi yang bisa melewati hukum ruang." Clue tertawa lalu berkata. "Teleportasi menuju benua Antaro." 1 detik berlalu, 5 detik, 10 detik, 30 detik. Melihat dirinya tidak teleportasi Clue panik dan berkata. "Teleportasi menuju kota Eronis, teleportasi menuju benua barat dinasti azure" Clue dengan panik menyebutkan nama-nama kota di 3 dunia. Dimana dia datang pertama kali, dan dunia dimana dia berpisah dengan para perempuannya dan dunia dimana goblin dan orc tinggal. Namun Clue tetap tidak teleportasi.
"Sialan, apakah aku akan terjebak disini selamanya." Kata Clue panik. "Shit, kenapa aku tidak begitu beruntung saat memasuki portal teleportasi." Clue mengingat dirinya pertama masuk lubang teleportasi dan tiba di tempat yang penuh racun, yang mengakibatkan dirinya merebut tubuh orang lain. Kemudian mulai meningkatkan level dari awal. Saat ini Clue juga terjebak di tempat putih, yang tidak memperbolehkan dirinya menggunakan skill dan token teleportasi.
"Tenang, aku akan berkeliling dan mungkin bisa menemukan jalan keluar." Kata Clue mencoba menyemangati dirinya sendiri dan mulai berjalan. 1 jam berlalu, 6 jam, 12 jam, 1 hari. Melihat bahwa dirinya tidak menemukan apa-apa Clue mulai duduk dan menghela nafas. "Jangan bilang aku akan terjebak disini selamanya. Jalan hidupku masih panjang, dan aku belum mencapai peringkat kaisar dan bermain-main dengan perempuan"
Clue terdiam beberapa menit lalu berteriak. "Sialan, system game apakah aku bisa keluar dari tempat ini." Baru kali ini Clue berkata system game, dan anehnya Clue mendapat tanggapan. (Selamat karna pertama kali mencoba berbicara dengan system) (Anda mendapat hadiah, silakan cek di penyimpanan)
Clue bengong melihat bahwa tiba-tiba tulisan muncul di depannya. "Sialan, selama lebih 15 tahun, aku baru tahu bahwa system game dapat di ajak berbicara. Apakah diriku begitu bodoh" Clue mengutuk.
"Sistem. Bagaimana cara keluar dari tempat ini." Clue tidak melihat hadiah yang diberikan oleh system, namun bertanya bagaimana cara keluar dari tempat ini. (System merekomendasikan reinkarnasi) Melihat pesan yang tiba-tiba muncul di depannya Clue terkejut namun senang. "Haha, akhirnya aku menemukan cara keluar dari tempat ini, meski aku harus mengulang dari level 1 aku tidak peduli. Karna aku sudah sekali mengulang dari awal, mengulang untuk kedua kalinya tidak masalah." Clue tertawa senang.
"Sistem aku ingin reinkarnasi." Kata Clue dengan semangat, Clue sangat ingin meninggalkan tempat ini. (Semua status dan keterempilan akan direset dari awal. Anda akan tertidur selama seribu tahun. Apakah anda setuju YA/TIDAK) Melihat tulisan didepannya Clue mengutuk.
"Sialan, tertidur seribu tahun itu terlalu lama. Tapi tidak masalah asalkan aku bisa keluar dari tempat ini." Kata Clue. Clue menganggap tempat ini lebih buruk dari penjara, karna dia tidak bisa menggunakan semua keterampilan yang dia miliki, dan juga tidak ada energy alam ditempat ini.
"Baiklah, seribu tahun kemudian aku akan membesarkan namaku sekali lagi dan tidak akan memasuki portal teleportasi seumur hidupku." Kata Clue bersumpah lalu mengklik YA.
Setelah mengklik YA, tiba-tiba Clue tertidur dan tidak lama kemudian tubuh Clue bersinar dan menghilang.
Setelah Clue menghilang sepasang mata raksasa tiba-tiba muncul di tempat putih. "Keburuntungannya terlalu buruk." Kata sebuah suara kemudian sepasang mata raksasa menghilang.