
7 Hari kemudian, Seoul, korea selatan. Seorang pria berambut putih melihat langit hitam di atasnya. "Akhirnya aku akan menghadapi hukum alam sekali lagi." kata pria berambut putih melihat langit hitam di atasnya.
Jember, Indonesia. Clue saat ini sedang melayang di langit dan melihat di kejauhan. "Aku merasakan perasaan yang tidak asing." Kata Clue kemudian terbang dengan sangat cepat ke arah barat. 5 menit kemudian Clue mendarat di tanah dan menepuk pundak pria. "Hei, serahkan smartphonemu." "Bajingan mana yang ingin merampokku. Kamu tidak tahu bahwa aku hunter peringkat b." Kata pria marah kemudian berbalik.
Setelah melihat wajah seseorang yang berbicara kepadanya pria dengan gugup menyerahkan smartphonenya. "Ini ambilah." Kata pria kemudian berlari dengan panik. Clue mengambil smartphone kemudian mulai membuka social media dengan akun miliknya.
Clue kemudian mulai melihat pencarian dan menemukan seorang selebgram yang live. Saat melihat siaran live selebgram Clue sangat terkejut. Clue melihat langit begitu gelap dan petir menyambar-nyambar. "Hukum alam." Kata Clue. "Kalian lihat guys orang yang terbang di atas langit adalah ketua guild nomor satu di korea. Mori Han guild master phoenix." Kata selebgram berbicara.
"Lihat guys, petir di langit seakan muncul untuk menyambar Mori han." Kata Selebgram. "Duaarrr." Clue mendengar sebuah suara keras dan live streaming tiba-tiba berakhir. "Tidak salah lagi itu adalah hukum alam." Kata Clue dengan ekspresi serius.Clue membuka internet dan mencari info tentang Mori han. Clue melihat info dan berkata. "Satu bulan yang lalu dia menjadi hunter tingkat s dan membuat guild phoenix. Sebelum menjadi hunter tingkat s, dirinya adalah hunter tingkat e."
Clue terdiam kemudian berkata. "Dia seakan tahu bahwa petir muncul untuk dirinya dan justru terbang di langit. Apakah dia seseorang yang mengalami mimpi sama sepertiku." Clue menghela nafas dan berkata. "Jelas itu tidak mungkin. Tapi suatu saat aku akan bertemu dengannya dan bertanya apakah dia tau tentang kultivasi."
Clue melihat smartphone di tangannya kemudian meremasnya. "Krak." Smartphone hancur. Clue membuang smartphone kemudian terbang ke langit. Tidak lama setelah Clue terbang, seorang pria berlari dan mengambil smartphone yang hancur. "Uuhh, dia menghancurkan smartphoneku."
5 menit kemudian Clue mendarat di tanah dan melihat Adrian serta Jasmine baru saja membunuh beberapa monster belalang. "Kamu lihat, saat ini aku bisa dengan mudah membunuh monster tingkat c." kata Jasmine dengan bangga. "Itu bagus." Clue mengangguk. Clue berbalik ke belakang kemudian melihat sebuah lubang dungeon muncul. "Kali ini lubang yang muncul ukurannya jauh lebih besar." kata Clue kemudian melihat puluhan golem dan kalajengking raksasa bewarna coklat yang keluar dari dalam dungeon.
"Monster tingkat b." kata Clue melihat golem. "Apa. Kali ini monster yang muncul dari dungeon adalah monster tingkat b." Jasmine terkejut melihat puluhan golem setinggi 4 meter yang berjalan ke arahnya. "Clue cepat bunuh mereka." Jasmine mendekati Clue dan menarik bajunya.
Clue melihat Adrian dan berkata. "Apa ayah ingin melawan golem tingkat b." Adrian melihat golem setinggi 4 meter dan berkata. "Seharunya kekuatanku mendekati hunter tingkat b. Aku ingin mencoba melawannya." "Bagus." Clue tersenyum. Clue menebak kekuatan ayahnya di antara 91 sampai 99.
Clue mengangkat tangannya kemudian puluhan bola api raksasa muncul di langit. "Jika aku terkena 1 bola api itu. Aku pasti akan mati." Jasmine mengusap keringatnya melihat puluhan bola api yang muncul di langit.
Melihat perisai air yang tiba-tiba menghilang, Jasmine tidak terkejut. "Saat dirinya kelelahan melawan monster. Clue selalu membuat perisai air untuk melindungi dirinya." Hal itu yang membuat dirinya saat ini tidak membenci Clue. Berkat bantuan Clue juga kekuatanya dalam 7 hari meningkat drastis.
Sementara itu di sebuah ruangan beberapa orang sedang berkumpul. "Ada laporan bahwa monster tingkat b telah muncul." Kata pria paruh baya mengenakan pakaian hitam. "Aku tidak menyangka monster tingkat b muncul secepat ini." balas pria paruh baya berpakaian hijau. "Jika monster tingkat b muncul jumlah korban yang meninggal semakin banyak. Benar berapa banyak korban yang meninggal saat ini." kata pria paruh baya berpakaian putih.
"Jumlah penduduk yang meninggal setiap hari di setiap kota setidaknya mencapai 150 lebih. Jadi setiap hari tujuh puluh tujuh ribu lebih manusia meninggal. Saat ini sudah sebanyak enam ratus ribu lebih manusia meninggal sejak monster muncul di dunia nyata." Kata wanita paruh baya. "Jumlah yang sangat banyak. Bagaimana dengan jumlah hunter yang menerobos." Balas pria paruh baya berpakaian putih.
"5 ribu lebih warga menjadi hunter tingkat e. 4 ribu lebih hunter menerobos tingkat d. 3 ribu lebih hunter menerobos tingkat c. 2 ribu lebih hunter menerobos tingkat b. 500 lebih hunter menerobos tingkat a. Kemudian 10 orang hunter yang menerobos tingkat s. Saat ini negera kita memiliki 20 hunter tingkat s." Kata pria paruh baya. "Jumlah yang cukup banyak." Pria paruh baya berpakaian putih mengangguk.
"Jika menurut laporan hanya monster tingkat c dan b yang keluar dari dungeon. Maka manusia biasa tidak akan memiliki kesempatan bisa menjadi hunter. Hunter tingkat e juga tidak mungkin mengalahkan monster tingkat c. Jadi kesulitan untuk menerobos bertambah sulit" Balas pria paruh baya berpakaian hitam. "Situasi semakin menjadi rumit." Balas pria paruh baya berpakaian putih.
Seoul, Korea selatan. Seorang pria dengan badan hangus tergetelak di tanah dan berkata. "Aku tidak menyangka akan berakhir di kondisi seperti ini setelah menghadapi hukum alam." Pria mulai bangkit dan berkata. "Karena aku sudah menghadapi hukum alam. Aku akan membeli beberapa skill. Kemudian aku akan melakukan konferensi pers." Pria mulai terbang ke langit.
3 jam telah berlalu saat ini Clue melayang di langit dan melihat 85 panah angin di udara. "Kekuatanku saat ini seharusnya mencapai 850. Jika dibandingkan dengan orang korea itu, aku tertinggal jauh." Clue menghela nafas kemudian menjetikan jarinya. 85 panah angin yang melayang di langit menghilang.
Clue melihat ke bawah kemudian perlahan turun. "Aku lihat setiap hari jumlah panah angin yang kamu buat semakin bertambah banyak." Kata Jasmine melihat Clue yang mendarat di sampingnya. "Kamu benar, karena aku bertambah kuat. Maka panah angin yang bisa kubuat semakin banyak." Balas Clue. "Ohh." Jasmine mengangguk mendengar kata Clue.
Clue tiba-tiba memeluk Jasmine dan mencium lehernya. "Ahh, jangan melakukan itu tiba-tiba." Kata Jasmine terkejut Clue tiba-tiba memeluk dan mencium lehernya. Clue mengabaikan kata Jasmine kemudian melepas pakaian Jasmine. "Ahh, apa yang mau kamu lakukan." Jasmine terkejut pakaiannya di lepas oleh Clue. "Bukankah kamu sudah tahu. Kita akan melakukan hubungan badan." Clue tersenyum. "Ahh, kamu gila. Jika ingin melakukan itu setidaknya di dalam ruangan. Jangan di luar begini." Jasmine panik. "Tidak perlu panik. Tidak ada tanda-tanda makhluk hidup dalam jarak 100 meter. Jika ada tanda-tanda makhluk hidup dalam 100 meter. Kita akan teleportasi." Clue tersenyum kemudian mencium bibir Jasmine. "Emmm." Clue dan Jasmine berciuman.
Keesokan harinya Clue sedang memanggang daging bersama Adrian dan Jasmine. "Kapan kamu membiarkanku pergi. Sudah seminggu lebih aku bersamamu." Kata Jasmine. "Kamu bisa pergi sekarang. tapi aku tidak tahu, apa kamu bisa meninggalkan kota ini hidup-hidup." Balas Clue. "Uuhh, kalau begitu tolong antar aku kembali ke rumah." balas Jasmine. "Baiklah. Setelah makan aku akan mengantarmu." Kata Clue. "Ahh benarkah." Jasmine terkejut. "Benar, kapan aku pernah berbohong." Balas Clue. "Heh, kamu selalu bohong padaku." Jasmine mencibir. Adrian tersenyum melihat percakapan antara Clue dan Jasmine.