Rebirth With System

Rebirth With System
S5 Pesta



Beberapa menit kemudian Clue telah tiba di ibukota. "Minggir." Clue melihat kereta kuda mendekat ke arahnya. "Nggiikk." Clue menghentikan kuda dengan satu jari. "Menyingkir dari jalan." Teriak pria melihat Clue yang menghentikan kuda. Pria tahu bahwa Clue adalah kultivator dan dapat menghentikan kuda dengan mudah. Namun dirinya juga seorang kultivator.


"Abaikan saja dia, ayo kita cari penginapan." Viona berbicara di pikiran Clue. "Booom." Clue menjentik dahi kuda. Yang membuat kuda menghantam kereta. "Berengsek, siapa yang berani menyerangku." Seorang pemuda keluar dari kereta kuda.


"Bukankah dia Daniel anak count Dale. Siapa pria yang berani menyerangnya." Penduduk kota berbisik. "Darold hajar dia." Pemuda melihat Clue. "Baik tuan." Pria melesat ke arah Clue. Clue menjentik dahi pria. "Boomm!!" Pria terlempar sejauh 100 meter.


Pemuda terkejut melihat pria bernama Darold terlempar dengan mudah. Dia tahu Darold memiliki kekuatan kaisar level 1. "Ada apa ini." Clue melihat 5 prajurit terbang ke arahnya. "Dia menghancurkan kereta kuda milikku. Dan menghajar orangku." Pemuda melihat 5 prajurit.


"Apa kamu tahu di kota ini di larang untuk membuat keributan." Prajurit melihat Clue. "Aku tidak tahu." Balas Clue. "Jika begitu ikut dengan kami." Balas prajurit. "Kalian pergilah dulu ke penginapan. Aku akan menyusul kalian." Clue melihat Fernando dkk.


"Mereka juga ikut denganmu." Balas prajurit. "Mengapa dia tidak ikut pergi bersama kita." Clue melihat Daniel. "Karena dia adalah korban. Terlebih lagi dia adalah anak dari count." Balas prajurit. "Baiklah, ayo ikut dengan mereka." Balas Clue. Clue dan yang lainnya pergi bersama 5 prajurit.


Beberapa menit kemudian Clue, Fernando, Ray, Viona dan Ambar tiba di sebuah gedung. "Krakk." Clue melihat seorang prajurit memborgol tangannya. "Kraakk." "Kraakk." Tangan Fernando dan Ambar juga diborgol.


"Mengapa kami di borgol." Tanya Clue. "Membuat keributan di kota hukuman penjara 1 hari. Menghajar seseorang di kota hukuman penjara 3 hari. Menghajar anak seorang count, hakim yang memutuskan berapa lama kamu akan di penjara." Prajurit melihat Clue.


"Mereka cari mati." Ray melihat prajurit dengan tatapan menghina. Semua prajurit terkejut melihat Ray. "Anjing yang berbicara." Kata prajurit. "Kraakk." Clue menghancurkan borgol. "Aku ingin tahu berapa hukuman penjara jika membunuh kalian." Clue menyeringai dan menjentikan jarinya. "Aahh." semua prajurit tiba-tiba terbakar api.


"Ayo cari penginapan." Clue mengabaikan semua prajurit yang terbakar api dan berjalan keluar dari gedung. "Kraak." "Kraakk." Fernando dan Ambar menghancurkan borgol dan mengikuti Clue. Ray dan Viona saling menatap dan mengikuti Clue.


Saat ini di dekat ibukota pemuda dan pria yang di buat pingsan oleh Clue tersadar. "Mengapa kita pingsan." Pemuda melihat pria. "Aku tidak tahu tuan George." Balas pria. "Ini sungguh aneh." Pemuda bingung.


Sementara itu Clue dan yang lain telah berada di penginapan dan memesan kamar. "Mengapa kita tidak meninggalkan kota ini saja Clue. Jika mereka tahu kita melarikan diri dari penjara, dan semua prajurit terbunuh. Prajurit akan menangkap kita kembali dan kita akan di usir dari penginapan." Tanya Ambar.


"Tidak perlu khawatir nek. Selama ada Clue bersama kita, tidak ada seorangpun di dunia ini yang bisa melukai kita." balas Fernando. "Apa yang di katakan Fernando benar. Di depan Clue semua ahli di bawah tingkat kaisar adalah serangga. Clue dapat mengalahkan mereka semua dengan mudah." Ray menyeringai.


"Berarti kamu juga serangga. Karena kamu belum mencapai tingkat kaisar." Viona melihat Ray. "Clue hajar angsa jelek ini." Teriak Ray. "Baiklah, masuk ke dalam kamar kalian masing-masing, dan seraplah energy di dalam kristal." Kata Clue. "Baik." Ambar mengangguk dan masuk ke dalam kamarnya.


Viona mendengus dan masuk ke dalam kamarnya. Begitu juga dengan Fernando yang masuk ke dalam kamarnya. "Baiklah, ayo masuk ke dalam kamar." Clue menepuk kepala Ray. Clue dan Ray masuk ke dalam kamar.


"Benar, aku ingin melihat pria yang menghajar Daniel anak count Dale." Kata prajurit masuk ke dalam ruang bawah tanah. Prajurit melihat tidak ada tahanan baru di jeruji besi. "Mengapa tidak ada tahanan baru. Jangan bilang dia melarikan diri."


90 menit kemudian 20 prajurit sedang berada di penjara. "Dimana Paito dan yang lain." tanya seorang prajurit. "Saya tidak tahu, waktu saya kembali ke penjara. Patio dan yang lain sudah tidak ada." Balas seorang prajurit.


"Mungkin Paito dan yang lain sedang mengejar pria yang menghajar anak count." Balas prajurit lain. "Mungkin saja. Ayo kita lanjut berpatroli untuk mengamankan kota. Karena hari ini banyak anak bangsawan yang datang ke ibukota untuk menghadiri undangan pangeran nanti malam." Balas prajurit. "Baik." Balas semua prajurit.


Saat ini Clue sedang berada di penginapan dan melihat kristal mana yang hancur di tangannya. "Aku sudah memakai semua kristal mana kualitas rendah dan mendapatkan 940 kekuatan." Kata Clue membuka tabel penyimpanan dan mengambil 16 kristal mana kualitas sedang. Clue mulai menyerap energy di dalam kristal mana kualitas sedang.


3 Jam kemudian Clue telah menyerap semua kristal mana kualitas sedang. "Sudah 4 jam lebih setelah aku membunuh para prajurit itu. Mengapa tidak ada prajurit yang mencariku." Clue bingung dan memejamkan matanya. "Nanti malam ada pesta yang di adakan oleh pangeran, jadi para prajurit berpatroli keliling kota." Kata Clue membuka matanya. "Sepertinya aku harus datang ke pesta itu." Clue menyeringai.


6 Jam kemudian Clue keluar dari penginapan dan melihat ke arah istana. "Sepertinya pestanya sudah dimulai." Kata Clue menghilang dan muncul di dalam istana. "Siapa kamu." Clue berbalik dan melihat perempuan berkulit putih dan berambut pirang.


"Dia cantik." Gumam Clue berjalan ke arah perempuan. "Perkenalkan nama saya adalah Clue." Clue tersenyum dan mengenalkan dirinya. "Aku tidak pernah dengar seorang bangsawan memiliki nama Clue." Perempuan menatap Clue dengan curiga.


"Sebenarnya saya bukan dari negara ini." Balas Clue tersenyum. "Aahh, jika begitu bagaimana caramu datang ke sini." Perempuan heran. "Aku akan memberitahumu caranya." Clue menghilang bersama perempuan dan muncul di sebuah danau.


"Aahh, bagaimana kita bisa berada di danau." Perempuan terkejut. "Aku memiliki kemampuan teleportasi." Clue melihat perempuan. Perempuan terkejut dan mencoba memeriksa kekuatan Clue.


"Aku yang disebut jenius dari kerajaan Narnia karena mencapai peringkat kaisar dalam usia 25 tahun tidak bisa melihat kekuatannya. Sudah jelas dia tidak lebih tua dariku." Gumam perempuan di pikirannya.


"Aku tahu apa yang kamu pikirkan. Sebenarnya usiaku lebih dari 100 tahun." Clue tersenyum melihat perempuan. "Hoo, pantas saja jika aku tidak bisa melihat kekuatanmu. Ternyata kamu adalah pria tua yang kembali muda." Pempuan melihat Clue. Clue tersenyum kecut mendengar kata perempuan.


"Cepat bawa aku kembali ke istana." Perempuan melihat Clue. "Baiklah." Clue teleportasi bersama perempuan dan muncul kembali ke istana. "Aku harap kamu tidak membuat kekacauan di pesta." Perempuan melihat Clue dan berjalan ke arah keramaian.


"Aku tidak berjanji." Clue tersenyum dan mengikuti perempuan. "Aahh, putri Elsa." "Dia adalah wanita tercantik di dunia ini." "Bukan hanya cantik, dia juga merupakan jenius yang menerobos peringkat kaisar dalam usia 25 tahun." Tatapan semua orang tertuju pada perempuan berambut pirang.