Rebirth With System

Rebirth With System
SE Flashback III



"Selamat Anda mendapatkan skill Merasuki Mimpi tingkat god level rendah. Syarat merasuki mimpi adalah saat anda tertidur. Hanya bisa memasuki mimpi demi god dalam jarak 1000 km." Clue melihat notifikasi muncul di depannya.


"Skill yang bagus, sayang sekali hanya bisa digunakan saat aku tertidur." Kata Clue melihat wanita. "Mengapa kamu melihatku. Jangan bilang kamu akan merebut kembali air kehidupan yang telah kamu berikan." Balas wanita. "Aku bukan pria yang seperti itu Iori." Balas Clue. "Oohh. Kamu mengetahui namaku." Wanita terkejut.


"Seharusnya kamu mencari tahu informasi tentangku. Jika kamu ingin bermain-main denganku." Clue berjalan ke arah wanita dan mengelus wajahnya. Iori menampar tangan Clue dan berkata. "Aku tidak tertarik dengan pria sepertimu."


Melihat Iori menolaknya Clue tidak marah dan justru tersenyum. "Baiklah, aku akan pergi. Selamat malam Iori." Kata Clue lalu menghilang.


"Di dunia nyata."


"Hahaha, baru kali ini aku tau kamu di tolak oleh wanita." Steven tertawa terbahak-bahak. "Kamu tidak pernah menceritakan tentangnya pada kami. Apa kamu malu karena ditolaknya." Balas Mori Han. "Hahaha, tidak kusangka, kamu bisa di tolak oleh wanita Clue." Adrian tertawa.


"Baiklah, aku akan terus bercerita. Bisakah kalian berhenti tertawa." Balas Clue. Steven dan Adrian kemudian berhenti tertawa. Melihat ayahnya dan Steven berhenti tertawa Clue kemudian melanjutkan ceritanya.


"Flash back again."


Saat ini Clue telah kembali ke kamarnya. "Clue, apa kamu menemukan wanita itu." Tanya Go Kong. "Aku menemukannya." Balas Clue. "Apa kamu membunuhnya." Tanya Go Kong. "Tidak, aku membiarkannya hidup." Balas Clue.


"Oohh. Apa kamu membiarkannya hidup. Karena dia wanita." Go Kong melihat Clue. "Baiklah, aku ingin istirahat." Balas Clue berbaring di kasur. "Baiklah." Go Kong keluar dari kamar kemudian menutup pintu.


"Baiklah, aku ingin lihat seperti apa skill yang baru saja aku dapatkan." Clue tersenyum kemudian memejamkan matanya. Tidak lama kemudian Clue tertidur.


Saat tertidur, Clue berada di ruangan putih dan melihat ratusan layar di depannya. "Oohh. Jadi seperti ini skillnya." Clue melihat sebuah layar kemudian berkata. "Masuk ke dalam." Clue menjadi cahaya dan masuk ke dalam sebuah layar.


Saat ini Clue berada di ruangan putih dan melihat wanita bernama Iori sedang duduk di kursi. "Mengapa kamu datang kesini." Kata Iori melihat Clue. "Aku mencoba kemampuan yang baru saja kudapatkan." Balas Clue duduk di samping Iori.


"Saat kamu tertidur. Apa kamu selalu melihat mimpi orang lain." kata Clue melihat ratusan layar di depannya. "Tidak, jika aku bosan. Aku akan tidur." Balas Iori. "Ehh. Kita bisa tidur di dalam mimpi." Clue heran. "Tentu." Balas Iori.


"Apa yang akan terjadi jika kita membunuh seseorang di dalam mimpinya." Kata Clue melihat layar yang menunjukan Go Kong sedang bertarung dengan seseorang. "Tidak ada yang akan terjadi. Dia akan baik-baik di dunia nyata." Balas Iori. "Ku pikir orang itu akan mati juga di dalam mimpi." Balas Clue.


"Kemampuan merasuki mimpiku masih rendah. Mungkin setelah mencapai high god. Aku bisa membunuh seseorang di dalam mimpi." Balas Iori. "Jika kamu bisa melakukan itu, kamu mungkin tidak akan terkalahkan." Balas Clue.


"Baiklah, keluarlah dari mimpiku." Kata Iori. Clue tiba-tiba berada di ruangan putih miliknya dan Iori telah menghilang. "Dia mengusirku dengan mudah." Kata Clue melihat layar yang menunjukan Iori.


"Munculah kasur." Kata Clue kemudian sebuah kasur muncul di depannya. Clue berbaring di kasur kemudian memejamkan matanya.


Saat ini Iori melihat layar putih yang menunjukan Clue tidur dan berkata. "Aku pikir dia akan merasuki mimpi para demi god. Namun dia memilih untuk tidur."


Setelah keluar dari rumah Clue kemudian terbang di langit di ikuti Go Kong di belakangnya. Tidak lama setelah pergi. Clue melihat 6 orang pria. "1 Low God dan 5 demi god." kata Clue. "Beri kami masing-masing 10 botol air kehidupan tingkat tinggi. Lalu aku akan membiarkanmu pergi." Kata seorang pria yang memiliki telinga serigala.


Clue mengambil 6 token segel dari tabel penyimpanan dan berkata. "Target, Bayu, Hadi, Fajar, Rizki, Ilham, Wayan." 6 token segel melesat ke arah 6 pria. "Hati-hati. Itu token yang dibicarakan dapat menyegel kekuatan kita." Teriak seorang pria yang memiliki ekor putih.


"Hehh. Aku akan menghancurkan token ini." Kata pria bertelinga serigala kemudian mencakar token. Token segel menghindari cakaran pria kemudian meledak setelah menyentuh tangannya. "Booom!!." "Booom!!." "Booom!!." 5 token segel lainnya meledak setelah menyentuh tubuh 5 demi god.


"Bagaimana bisa kekuatanku menjadi tingkat kaisar." Pria bertelinga serigala panik. "Serahkan, air kehidupan yang kalian miliki. Atau aku akan membunuh kalian." Clue muncul di depan 6 pria dan menyeringai.


6 pria saling melihat satu sama lain kemudian menyerahkan air kehidupan yang mereka miliki. "Tidak buruk. Aku mendapatkan 15 botol air kehidupan tingkat rendah." Clue mengangguk. "Go Kong bunuh mereka." Clue berbalik.


"Berengsek, kamu bilang tidak akan membunuh kami." Teriak seorang pria bertelinga serigala. "Aku berkata tidak membunuhmu. Tapi tidak dengannya." Clue melihat Go Kong. "Aku tidak menyangka akan membunuh sampah seperti mereka." Kata Go Kong memegang sebuah tongkat abu-abu yang muncul dari udara kosong.


Go Kong muncul di atas 6 pria kemudian mengayunkan tongkatnya. Tongkat abu-abu membesar dan memukul 6 pria. "Booom." "Aahhh." 6 pria mati dalam satu pukulan. "Sesuai janjimu kemarin. Beri aku air kehidupan." Go Kong muncul di depan Clue.


"Ambilah." Clue melempar 5 botol air kehidupan. "Mengapa kamu hanya memberiku 5. Bukankah kamu mendapatkan 15 botol." Tanya Go Kong. "Aku telah menggunakan 6 token segelku yang lebih beharga dari air kehidupan." balas Clue.


"Berapa banyak kamu memiliki token yang dapat menyegel kekuatan para dewa." Tanya Go Kong. "Aku memiliki 700 token lebih." Balas Clue. "Begitu banyak." Go Kong terkejut. "Baiklah, ayo pergi." Kata Clue melesat pergi. Go Kong terbang di langit dan mengikuti Clue.


"Sepertinya, aku tahu alasanmu tidak menerobos low god meski memiliki air kehidupan." kata Go Kong yang terbang di samping Clue. "Oohh. Coba katakan alasanku tidak menerobos low god." Clue melihat Go Kong.


"Dengan jumlah token segel yang kamu miliki. Kamu ingin menarik perhatian para demi god yang rakus dan merampok air kehidupan mereka." Kata Go Kong.


"Apa yang kamu katakan benar. Tapi alasan pertama aku tidak menerobos. Adalah untuk membangun fondasiku. 2 tahun lalu aku baru saja menerobos demi god, tidak baik menurutku jika langsung menerobos low god. Setidaknya aku akan menerobos low god 5 tahun kemudian setelah menerobos demi god." "Aku mengerti." Go Kong mengangguk.


7 hari telah berlalu setelah Clue tiba di dunia dewa. Saat ini Clue melihat Go Kong melayang di langit dan cahaya emas menyelimuti tubuhnya. Beberapa detik kemudian cahaya emas mulai meredup dan Go Kong melayang turun dari langit.


"Selamat telah menerobos low god." Clue melihat Go Kong. "Clue, kita akan berpisah." Kata Go Kong melihat Clue. "Baiklah, kamu ingin pergi kemana." Tanya Clue melihat Go Kong. "Suatu tempat yang tidak mungkin kamu ketahui saat ini." Balas Go Kong. "Ciihh, kamu berlagak misterius." Clue mendengus.


"Jaga dirimu baik-baik Clue." Go Kong mengulurkan tangannya. "Kamu juga Go Kong." Clue dan Go Kong berjabat tangan. Go Kong melihat Clue kemudian terbang ke langit. Melihat Go Kong yang semakin menjauh Clue berkata. "Akhirnya aku sendirian lagi."


"Di dunia nyata."


"Oohh. Aku tidak menyangka kamu akan berpisah dengannya. Aku pikir dia akan terus berpetualang denganmu." Kata Steven melihat Clue. "Apakah kamu pernah bertemu lagi dengan manusia kera itu setelah berpisah." Tanya Mori Han.


"Tidak, aku pikir dia meninggalkan alam semesta ini." Clue menggeleng. "Mengapa kamu berpikir begitu." Tanya Grace. "Itu hanya tebakanku saja. Karena aku tidak pernah mendengar lagi kabar tentangnya." Balas Clue. Semua orang terdiam mendengar kata Clue.