Rebirth With System

Rebirth With System
Menuju Dinasti Azure



"Heh, karena 2 tahun lalu kamu memburuku, aku akan menuntut pembalasan." Clue menyeringai. "Tunggu, aku akan memberikan apapun yang kamu minta." Kata raja. "Aku juga mempunyai seseorang yang kamu cari." Tambah raja. "Oh, menarik. Aku ingin kamu tunjukan orang itu." kata Clue.


Raja memberikan sebuah kode kepada pria tua. Pria tua melayang di udara dengan membawa pria paruh baya yang tidak sadarkan diri. "Ahh. jadi dia." Clue mengingat pria paruh baya. Dia adalah seseorang yang mengejarnya 2 tahun lalu.


"Berikan orang itu kepadaku." Kata Clue. "Berikan saja." Kata raja. Pria tua mengangguk lalu melemparkan pria paruh baya yang tidak sadarkan diri kepada Clue. Clue mengambil sebuah pedang lalu menghunuskan pedang. "crash." "crash." "crash." (Exp + 1 level up selanjutnya butuh 60,210) (Anda mendapatkan 1 coin)


Clue membuat tubuh Nano menjadi beberapa potongan daging. "Hiss." Para ahli. Meneguk air liur melihat cara brutal Clue membunuh. "Baiklah, aku ingin kamu membeli barang di cincin ini dengan harga 20 juta coin emas. Maka aku akan menyelesaikan masalah 2 tahun lalu" Kata Clue melemparkan cincin penyimpanan kualitas sedang kepada Raja.


Raja menangkap cincin penyimpanan dan melihat di dalam cincin hanya ada puluhan senjata peringkat level 1 dan 2. Ekspresi Raja cemberut, harga senjata bahkan tidak mencapai lima ratus coin emas. "Apa kamu tidak mau membelinya. Jika tidak mau tidak masalah, mungkin aku akan mulai." "Aku akan membelinya." Kata Raja sebelum Clue menyelesaikan perkataannya.


"Haha, Bagus." Clue tertawa. Raja tersenyum kecut lalu menyuruh orang tua untuk mengambil dua puluh juta coin emas di dalam brankas bendahara. Orang tua mengangguk dan mulai pergi. Beberapa menit kemudian orang tua kembali membawa sebuah cincin penyimpanan, dan menyerahkan ke raja.


"Ini ambilah, semoga kamu tidak kembali dengan perkataanmu." Raja melemparkan cincin kepada Clue. Clue mengambil cincin dan melihat isi dalam cincin penyimpanan kualitas tinggi. Clue mengangguk dan berkata. "Senang, berbisnis dengan Anda. Lain waktu aku akan berkunjung jika kehabisan uang. Hahaha." Clue tertawa lalu pergi meninggalkan.


"Syukurlah, akhirnya dia pergi." Kata para ahli menghela nafas. "Ayo masuk kedalam." Kata raja dengan ekspresi buruk, dia kehilangan uang 20 juta yang bisa mempengaruhi beberapa bulan ekonomi di kerajaan.


"Haha, sekarang aku tidak kekurangan uang." Clue tertawa. "Baiklah, aku akan kembali ke rumah terlebih dahulu." Clue mengambil sebuah token dan melihatnya ragu-ragu lalu berkata. "Meski harga sebuah token teleportasi sepuluh ribu coin emas. Aku masih mempunyai 11 juta coin. Mempercepat untuk sampai juga tidak masalah."


"Teleportasi ke kota moskow di kerajaan kecil." Notifikasi pun muncul di depan Clue (Tujuan terdeteksi teleportasi akan dilakukan dalam hitangan 3 detik) (3) (2) (1)Detik berikutnya tubuh Clue bersinar kemudian menghilang,


Beberapa detik kemudian Clue sudah melihat dirinya di sebuah kota. "Sigh, sepuluh ribu coin emas terbuang sia-sia." Clue menghela nafas. Clue kemudian mulai berjalan ke arah rumahnya. "Sayang, kamu kembali." Felicia dan Fitria melihat Clue yang datang. "Aku kembali." Clue mengangguk. "Apakah terjadi sesuatu yang buruk denganmu." Tanya Fitria khawatir. "Ayo ke ruang tamu dulu. Aku akan mulai bercerita." Clue, Felicia dan Fitria pergi keruang tamu. Mendengar Clue kembali Nana dan Nindi segera datang untuk melihat Clue.


"Begini ceritanya." Clue mulai bercerita tentang Ratu Rapunsel menjadikan dia anak angkat, dan ratu Rapunsel mengadakan pesta untuknya. Lalu Clue menceritakan pergi ke kerajaan silver crown dan kerajaan golden swing untuk melakukan beberapa bisnis sebelum kembali ke rumah. Sementara Clue tidak menceritakan dia bercinta dengan Ayu. Felicia, Fitria, Nana dan Nindi mendengarkan kata Clue. "Baiklah, besok kita akan pindah ke kerajaan besar." Kata Clue lalu menuju kamarnya diikuti Felicia dan Fitria.


Keesokan harinya Clue, Felicia, Fitria Nana dan Nindi berangkat menuju ke kerajaan besar engendarai Pipit. 1 minggu kemudian Clue tiba di kerajaan besar. "Terus masuk kedalam, dan mendarat di depan istana kerajaan" Kata Clue. "Baik tuan. Balas pipit."


"Ahh, lihat ada monster mendekat ke istana, apakah kita harus menyerang." Kata penjaga. "Jangan dulu, sepertinya ada orang yang menaiki monster." Kata penjaga lain. Tidak lama kemudian Pipit mendarat di dekat istana kerajaan.


Saat penjaga melihat orang yang berada di atas monster, mereka berkata dengan hormat. "Salam pangeran Clue." Clue mengangguk kepada penjaga lalu menyuruh Felicia, Fitria Nana dan Nindi mengikutinya. Pipit pun menjadi kecil lalu terbang dan mendarat di bahu Clue.


"Pangeran." Para penjaga dan pelayan hormat saat melihat Clue. Clue hanya mengangguk dan terus berjalan. "Ehh, apakah empat perempuan itu wanita pangeran." "Mungkin. tiga di antara mereka cantik. Sementara yang paling tua biasa saja, penampilan kita tidak kalah dengannya." Kata pelayan perempuan. "Benar." perempuan lain mengangguk.


"Hmm. Seleramu sangat bagus." Fitria mendengus. "Kamu tidak bercerita jika mempunyai pelayan baru." Kata Felicia menatap Clue. "Haha, ayo pergi menyapa ibu mertua kalian" Clue tertawa. Saat mendengar ibu mertua, wajah Felicia dan Fitria tersipu.


Tidak lama kemudian Clue, Felicia dan Fitria tiba disebuah ruangan. Mereka melihat seorang wanita seksi meski berumur 40tahunan yang sedang duduk. "Oh, apakah mereka berdua wanitamu nak." kata ratu Rapunsel tersenyum.


"Benar bu, mereka berdua adalah kekasihku." Kata Clue. Felicia dan Fitria menatap ratu Rapunsel lalu berkata "Salam yang mulia." "Panggil saja aku ibu mulai sekarang." Kata ratu Rapunsel. "Baik bu." Kata Felicia dan Fitria tersenyum.


"Baiklah Nak, aku ingin mengobrol dengan mereka berdua secara pribadi." Kata ratu Rapunsel. "Haha. baiklah bu." Kata Clue lalu mulai meninggalkan.


Sementara berjalan menuju kamarnya, Clue melihat seorang wanita yang berdiri di depan kamarnya. Wanita itu tidak lain adalah Ayu. "Tuan." Sambut Ayu saat melihat Clue. "Dimana Nana dan Nindi." Kata Clue. "Mereka berdua sedang berada di dapur tuan." Balas Ayu.


Clue mengangguk lalu berkata kepada Ayu. "Ayo kekamarmu" Ayu tersipu lalu berjalan menuju kamarnya. Clue dan Ayu pun memasuki sebuah ruangan. "Aku sangat merindukamu. Apakah kamu juga merindukanku." Clue memeluk Ayu dan mencium bibirnya. "Emmm, Ayu sangat merindukan tuan." Ayu membalas ciuman Clue.


1 jam kemudian "Tok, tok. Pangeran Clue, ada tuan Junior yang mencari anda." Clue yang sekarang sedang berhubungan badab dengan Ayu. Mendengar suara ketukan pintukan dan seseorang pelayan berbicara. "Baiklah, suruh Junior untuk menunggu." Balas Clue. "Baik tuan."


Clue melihat Ayu yang sedang terengah-engah dan tersenyum menatapnya. "Baiklah kali ini cukup sampai disini." "Baik tuan." Ayu tersenyum mengangguk. Clue berpakaian dan meninggalkan kamar.


Clue berjalan menuju sebuah ruangan dan melihat seorang pria 30an yang sedang duduk dan meminum sebuah teh. "Big brother, akhirnya kamu kembali." kata pria berkata saat melihat Clue. "Junior ada apa, kenapa kamu mencariku." Kata Clue tersenyum. "Big brother, aku sudah mencarimu 7 hari lalu. Aku awalnya ingin mengajakmu pergi ke ibukota dinasti Azure menghadriri pelelangan gelap." "Oh, apa itu pelelangan gelap." Clue penasaran.


"Hehe, aku akan bercerita." Kata Junior lalu berkata dengan suara pelan. "Pelelangan gelap, adalah pelelangan tempat dimana kita bisa membeli manusia, monster, bahkan ras elf." Saat mendengar ras Elf mata Clue bersinar.


"Tapi sayang, menurut perkiraanku pelelangan gelap akan diadakan 3 hari lagi, sementara butuh 7 hari untuk sampai disana dengan mengendarai monster peringkat B level 10 peliharaanku." Junior menggeleng. "Hehe, tenang. Kita tidak akan terlambat." Kata Clue tertawa.


"Oh, big brother apakah anda mempunyai hewan peliharaan peringkat A." Mata Junior berinar menatap Clue. "Tidak, tapi aku mempunyai suatu cara agar sampai disana hanya dalam beberapa detik." Balas Clue. "Ahh, aku ingat. Menurut rumor, Big brother mempunyai barang istimewa yang bisa membuat teleportasi." Junior semangat.


"Big brother kapan kita berangkat." Kata Junior semangat. "Ayo kita berangkat sekarang." balas Clue. "Hei, jika kedua wanita mencariku. Bilang aku pergi ke dinasti azure." Kata Clue kepada penjaga. "Baik pangeran." Balas Clue.


"Junior pegang tanganku." Kata Clue lalu mengeluarkan sebuah token. Junior mengangguk dan memegang tangan Clue. "Telepotasi ke perbatasan ibukota dinasti Azure." Notifikasi pun muncul di depan Clue. "Tujuan terdeteksi teleportasi akan dilakukan dalam hitangan 3 detik." "3." "2." "1."


Detik berikutnya tubuh Clue dan Junior bersinar. Beberapa detik kemudian Clue dan Junior melihat dirinya sudah berada di tengah hutan. "Haha, barang istimewa big brother sangat menajubkan." Junior tertawa saat melihat dirinya sudah berada di tengah hutan.