
Saat ini Clue berdiri dan melihat 12 harimau api mengelilingi dirinya. "Aku tidak akan menahan diri untuk menghadapi kalian." Kata Clue kemudian tubuhnya di selimuti angin. "Woar." Clue melihat 12 harimau api melesat ke arahnya. "Harimau sialan." Clue melompat ke arah pohon. "Woar." Melihat satu harimau melesat ke arahnya Clue membuat 2 panah angin dan mengarahkan ke arahnya. "Woarr." Harimau terkena 2 panah angin kemudian jatuh tergeletak tidak bernyawa.
"Woarr." Melihat salah satu teman mereka mati. 11 harimau api marah dan mulai melompat ke arah Clue. Clue mencibir kemudian melompat ke pohon lain. "Buzz." Clue melihat ranting pohon terbakar akibat terkena cakaran harimau api.
"Mati." Clue membuat 5 panah angin dan mengarahkan ke 3 harimau. "Woarr." 2 harimau mati terkena panah angin. Sementara 1 harimau berusaha bangkit berdiri. "Sisa 9 lagi." kata Clue sekali lagi membuat 5 panah angin dan menargetkan ke arah harimau yang melompat ke arahnya.
5 menit telah berlalu, Clue turun dari atas pohon dan melihat mayat harimau api. "Saatnya panen." Clue tersenyum kemudian kemudian pedang angin muncul di tangan kananya. Clue lalu membalah dada harimau api.
Beberapa menit telah berlalu saat ini Clue duduk di suatu tempat dan melihat kristal merah di tangannya. "Aku mendapatkan 10 kristal lagi, aku akan menggunakan 5 kristal untuk memperkuat diriku." Kata Clue mulai menghancurkan kristal dengan tangannya. "Crack." Clue merasa udara di sekitarnya menjadi panas dan dipenuhi energi alam. Clue lalu memejamkan matanya dan mulai berkultivasi.
Sementara itu di bandara. "Dia masih belum mati, ini sudah 30 menit berlalu." kata pria berpakaian hitam. "Cihh, mungkin dia ketakutan dan bersembunyi di tempat yang aman. Karena dia hanya seorang hunter tingkat c dengan kekuatan 50." Kata seorang pria yang memakan permen karet.
"Bagaimana dengan jadwal penerbangan." Kata pria berpakaian hitam. "Jadwal penerbangan ditunda, sampai dungeon ini menghilang." Balas pria berpakaian hitam lain. "Sungguh keputusan yang salah. Aku sendiri tidak tahu kapan dungeon ini akan selesai. Jika pria di dalam dungeon hanya bersembunyi dan tidak melakukan apapun." Kata pria berpakaian hitam.
5 jam telah berlalu saat ini Clue membuka matanya dan berdiri. "Seharusnya aku bisa mengusai itu." Kata Clue kemudian bola matanya menjadi merah dan tubuhnya diselimuti api. Clue tersenyum kemudian 6 bola api tiba-tiba muncul di udara.
Clue memejamkan matanya kemudian bola api menghilang lalu tubuhnya berganti di selimuti angin. Clue membuka matanya kemudian 6 panah angin muncul di udara. "Sepetinya aku tidak akan terluka jika melawan 24 harimau api." Kata Clue dengan percaya diri.
Clue menghilangkan panah angin dan mengambil alat dari tasnya. Clue memegang alat dan melihat angka yang muncul. "Tittt." "60." Kata Clue lalu menaruh alat ke dalam tas. "Saatnya berburu." Kata Clue mengambil tas dan terus berjalan.
Beberapa menit setelah berjalan Clue melihat 24 harimau yang tiba-tiba muncul dan mengelilingi dirinya. "Aku seharusnya bertambah kuat, dan aku ingin lihat. Apakah satu panah anginku dapat membunuh kalian." Kata Clue lalu tubuhnya di selimuti angin dan membuat 6 panah angin. Clue lalu melemparkan ke arah 6 harimau. "Woarr." 6 harimau menjerit saat terkena panah angin.
Clue melihat harimau api tidak mati setelah terkena panah angin. Namun harimau api tidak bisa bangkit dan berdiri. "Mereka tidak langsung mati, namun mereka dalam keadaan kritis." Kata Clue melihat lubang di dada harimau api.
Clue mendarat di tanah dan melihat beberapa harimau menyerangnya. "Sial." Clue sekali lagi melompat ke udara. Namun satu harimau juga ikut melompat. "Menjengkelkan." Kata Clue meninju harimau. "Bukk." Harimau terjauh ke tanah. "Oh sial." Saat hendak jatuh di tanah Clue melihat kawanan harimau api sudah menunggu dirinya. "Mati." kata Clue memegang dua pedang angin dan menebas ke bawah.
"Crash." "Crash." "Arghh." Clue berteriak saat satu harimau mencakar punggungnya. "Bajingan, aku akan membantai kalian semua." Clue marah lalu tubuhnya diselimuti api dan 6 bola api muncul di udara. "Boom." "Boom." Bola api meledak saat menyentuh tubuh harimau. "Woarr." Harimau api yang terkena bola api tergeletak di tanah dengan tubuh hangus, namun masih memiliki tanda-tanda kehidupan. "Kalian sudah membuat diriku marah." Kata Clue berlari ke arah kerumunan harimau dengan 6 bola api yang tiba-tiba muncul di udara."
20 menit telah berlalu saat ini Clue duduk dan melihat luka di punggungnya. Clue melihat punggungnya memiliki tiga garis tanda merah, dan ada sedikit darah yang mengalir. "Beruntung aku memiliki tubuh yang kuat. Jika seorang penyihir tingkat c yang terkena cakaran harimau ini. Mungkin dia akan terluka parah bahkan bisa saja mati."
"Baiklah, aku mendapatkan 15 kristal lagi. Jadi aku memiliki 20 kristal merah." Kata Clue. "Karena selanjutnya aku akan melawan 48 harimau. Aku tidak akan ragu-ragu untuk bertambah kuat." Kata Clue melihat punggungnya terluka lalu menghancurkan kristal merah dengan tangannya. Merasakan udara disekitarnya panas dan energy alam berlimpah, Clue lalu memejamkan mata dan berkultivasi.
10 jam telah berlalu saat ini Clue menyentuh sebuah alat dan melihat angka yang muncul. "Tittt." "70." Kata Clue. Seharusnya dengan kekuatanku saat ini sudah cukup untuk mengalahkan 48 harimau api. Kata Clue lalu 7 bola api muncul di udara. "Seharusnya mereka akan mati setelah terkena 1 bola api atau 1 panah angin." Kata Clue menghilangkan bola api. Clue merobek bajunya kemudian mengambil tas dan berjalan pergi.
Sementara itu di bandara. "Ini sudah 2 jam berlalu dan dungeon error terus berlanjut." Kata pria berpakaian hitam. "Sudah kubilang, dia pasti bersembunyi di tempat yang aman." Kata seorang pria yang memakan permen. Mendengar kata pria dan melihat puluhan hunter yang berkumpul pria berpakaian hitam menghela nafas.
Saat Clue melihat kawanan harimau api kemudian tubuhnya diselimuti api. "Mari lihat, apa kalian masih bisa bertahan saat terkena bola apiku." Kata Clue lalu membuat 7 bola api. "Wuss." "Wuss." "Boom." "Boom." Clue melemparkan bola api ke arah 7 harimau. "Woar." Harimau yang terkena bola api menjerit kemudian tergeletak di tanah tidak bernyawa. "Seperti dugaanku." Clue tersenyum.
"Woarr." Kawanan harimau yang melihat temannya mati marah dan melesat ke arah Clue. "Kemarilah, aku akan membunuh kalian semua." Kata Clue menyeringai kemudian 7 bola api muncul di udara.
1 jam telah berlalu saat ini Clue berdiri di atas mayat harimau. "Tersisa 3 tahap lagi." Setelah mengalahkan 48 harimau di tahap ke lima. Clue beristirahat sebentar kemudian lanjut berburu ke tahap 6 dan 7. Saat di tahap 6 dan 7 Clue tetap melawan 48 harimau api. Namun harimau api di tahap 6 dan seterusnya menjadi lebih kuat.
"Aku mendapatkan 110 kristal dari tahap 5, 6 dan 7. Jadi aku memiliki total 120 kristal merah." Clue tersenyum. "Aku sudah disini selama 21 jam lebih. Namun hari disini tetap siang." Kata Clue melihat langit biru tanpa adanya matahari. "Sungguh aneh." Clue menggeleng. "Baiklah, aku akan menyerap 10 kristal lagi lalu setelah itu terus berburu." Kata Clue.
11 jam telah berlalu saat ini Clue melihat kawanan harimau sedang berbaris. Sementara ada 1 harimau yang sebesar 4 meter di belakang barisan. "Grr." Harimau besar meraung kemudian harimau lainnya memberi jalan. Clue melihat harimau sebesar 4 meter memiliki sayap. "Menurut info, bos harimau api tingkat c setara monster tingkat b. Keahliannya dapat menyemburkan bola api dan juga bisa terbang." Kata Clue. "Tapi dengan kekuatanku saat ini sudah cukup untuk mengalahkannya." Clue tersenyum. Clue percaya diri dapat mengalahkan bos harimau api dengan mudah. Karena kekuatannya saat ini adalah 80, dan semua harimau api akan mati saat terkena serangan bola api miliknya.