Rebirth With System

Rebirth With System
S3 Pecahan System



"Aku tidak bisa memilih." Fernando menggeleng. "Jawab kak." Clue berteriak." "Aku lebih memilihnya." Balas Fernando mengingat kenangan di dalam mimpinya. Mendengar kata Fernando Clue mengigit bibirnya dan berkata. "Karena kamu lebih memilihnya berarti tidak ada gunanya aku hidup." Clue menusukan pedang kejantungnya.


"Clue." Fernando berteriak dan memegang Clue. Melihat wajah Fernando Clue berkata. "Ternyata benar, kakak tidak sedih melihat kematianku. Uhukkk, tapi terimakasih kak, karena kakak membantuku membalas dendam." Kata Clue kemudian menghembuskan nafas terakhir.


Setelah Clue meninggal Fernando melihat tubuh Clue menjadi cahaya dan membentuk kepingan putih. Fernando mengambil kepingan dan terkejut dengan pemberitahuan yang muncul di depannya. "Selamat anda telah mendapatkan pecahan system." "System akan mulai menyerap pecahan system." "Loading 0%." "Loading 0,1%."


"Apa yang terjadi." Fernando mendengar sebuah suara dan melihat beberapa orang yang datang. Fernando melambaikan tangannya kemudian angin kencang berhembus dan menerbangkan semua orang kecuali dirinya dan Felicia. "Ayo pergi." kata Fernando menepuk pundak Felicia dan menghilang.


5 menit kemudian Clue berada di sebuah danau dan melihat tulisan loading 8,5% di depan matanya. "Aku tidak mengerti mengapa tubuh Clue menjadi pecahan system. Dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi setelah system menyerap pecahan system. Apakah barang-barang di system semakin banyak." Gumam Clue.


"Lepaskan aku." teriak Felicia yang berada di pelukan Clue. Clue melihat Felicia kemudian melepaskannya. Melihat Clue melepaskannya Felicia mulai melesat pergi. "Kita berada di dekat kerajaan besar Glizzard. Butuh waktu sehari lebih jika kamu ingin kembali ke kerajaan batu hitam dengan kecepatan seperti itu." Kata Clue muncul di depan Felicia.


Felicia berhenti berlari kemudian berteriak. "Mengapa kamu membantu Clue membunuh kakak dan ayahku." "Itu karena aku kasihan dengannya. Jadi aku membantunya berkultivasi." Balas Clue. "Lalu apakah kamu tidak kasihan denganku. Aku telah kehilangan seorang ayah dan kakakku." Teriak Felicia.


Mendengar kata Felicia Clue menatap langit. "Kamu sudah tahu bukan, di dunia ini yang lemah akan mati. Dan yang kuat akan bertahan hidup. Tidak seorang pun yang akan merasa kasihan pada penderitaan dan nasib buruk orang lain." "Tapi." "Jadi kuatlah! lebih kuat dari orang lain. maka kamu akan bebas melakukan sesuatu." Balas Clue.


"Bicara itu mudah, aku bukanlah seorang jenius. Meski terus berkultivasi selama sisa hidupku. Mungkin aku hanya akan menembus peringkat s level 1." Kata Felicia mengigit bibirnya. "Ambilah ini." Clue melempakan cincin kepada Felicia. Felicia menangkap cincin dan melihat isi di dalamnya.


"Mengapa kamu memberiku banyak pil." Tanya Felicia penasaran. "Aku membantumu menjadi kuat, jika kamu ingin balas dendam kepadaku. Maka konsumsilah pil level 1 itu." Kata Clue. Felicia terdiam mendengar kata Clue kemudian mulai menelan pil level 1.


Clue penasaran dengan notifikasi system telah diperbarui kemudian membuka tabel shop. Clue melihat tabel shop dan berkata. "Jumlah stock pil yang awalnya hanya 100 menjadi 200. Ramuan pembangkit orang mati juga meningkat, yang awalnya 1 menjadi dua. Clue membeli 2 ramuan pembangkit orang mati dan melihat cooldown menjadi 10 bulan. "Baiklah, aku akan mencari tempat yang aman untuk menghadapi hukum alam." Kata Clue melihat Felicia yang tetap berkultivasi dan melesat pergi.


5 menit kemudian Felicia membuka matanya dan berkata. "Aku menerobos peringkat B level 2." Felicia melihat cuaca menjadi gelap dan berkata. "Ini adalah hukum alam, seseorang akan menghadapi hukum alam." Felicia sadar bahwa Clue tidak ada dan berkata. "Kemana dia pergi." "Apakah dia yang menghadapi hukum alam." Felicia penasaran kemudian mendekat ke arah Clue berada.


Tidak lama kemudian Felicia melihat Clue sedang melayang di langit. "Ternyata dia yang menghadapi hukum alam." Kata Felicia kemudian dirinya terkejut melihat sebuah tangan raksasa yang terbuat dari petir merah menampar Clue. "Booommm!!!." Clue terhempas sejauh 100 meter dan menabrak pepohonan. "Aku baru melihat hukum alam seperti ini. Jika aku yang terkena tamparan itu. Aku pasti akan mati." Felicia tercengang.


"Hahaha. Yang barusan sungguh mengerikan. Jika itu orang lain yang menghadapi hukum alam pasti akan mati. tapi sayangnya aku yang menghadapi hukum alam. Aku menguasai 5 elemen, dan kebal terhadap petir." Clue tertawa.


"Dia masih hidup." Felicia terkejut. "Oh, kamu menerobos." Kata Clue muncul di belakang Felicia. "Ahhh." Felicia terkejut dengan kemunculan Clue dibelakangnya. Felicia melihat Clue kemudian menutup matanya. "Mengapa kamu telanjang." Clue melihat dirinya tanpa pakaian dan berkata. "Bajuku hancur akibat terkena tamparan petir tadi." Clue kemudian memakai baju yang dia ambil dari tabel penyimpanannya.


"Baiklah, ayo kita pergi." kata Clue "Ahhh. Kita mau pergi kemana." Kata Felicia kemudian Clue menepuk pundaknya dan menghilang. Saat Clue menghilang, portal yang menghubungkan dunia saat ini dia berada tiba-tiba mengecil dan menghilang. Sementara itu di bumi, sebuah lubang hitam tiba-tiba muncul di Jakarta.


10 menit kemudian Clue tiba di sebuah kota dan berkata. "Tidak biasanya kota ini begitu ramai." "Hei bro, kenapa kota ini sangat ramai." Tanya Clue kepada seorang pemuda. "Apakah kamu tidak tahu, bahwa tournament telah di adakan di kota ini." balas pemuda. "Eh." Clue terkejut kemudian memejamkan matanya dan merasakan sekelilingnya.


Clue membuka matanya dan berkata. "Di mimpiku, tournament di adakan di kerajaan tiger, tapi sekarang tournament di adakan di kerajaan Glizzard." "Baiklah, tidak ada salahnya aku menonton pertandingan." Kata Clue menepuk pundak Felicia dan menghilang.


Clue dan Felicia tiba-tiba muncul di kursi penonton. "Ayo duduk." Kata Clue kemudian membuka tabel shop dan membeli popcorn serta minuman. "Makanlah ini." kata Clue memberikan Felicia popcorn. "Dari mana dia mendapatkan makanan ini. Makanan ini terlihat sangat asing. Terlebih lagi dia tidak menggunakan cincin penyimpanan." Kata Felicia melihat Clue yang memakan popcorn.