Rebirth With System

Rebirth With System
Menuju Pegunungan Area bahaya



Tabel status muncul di depan Clue. Clue mulai menambahkan 8 poin pada kekuatan, agilty, vitalitas, stamina dan mana. Sinar putih menyelimuti tubuh Clue. "Sekarang aku setara dengan level 730. Sekali lagi aku bertambah kuat " Gumam Clue tersenyum.


Ratna terkejut melihat sinar putih yang menyinari tubuh Clue. Setelah sinar putih menghilang Ratna berkata. "Sayang, entah kenapa. Aku merasakan dirimu bertambah kuat setelah sinar putih menyelimuti tubuhmu tadi." "Benar, aku sekarang lebih kuat." Clue tersenyum.


"Baiklah, mari kita pergi." Kata Clue memeluk Ratna dan melesat menuju timur. 12 jam kemudian Clue melihat sebuah pohon besar, dan disekitar pohon terdapat puluhan rumah. Kemudian ada pagar kayu yang mengelilingi rumah. "Sepertinya ini sebuah kota kecil." Clue hanya merasakan ahli terkuat dikota tersebut mencapai level 310 setara peringkat B level 1."


Clue dan Ratna berjalan ke arah kota. Saat kedua penjaga melihat Clue dan Ratna datang. Kedua penjaga berteriak "ada ahli manusia peringkat B level 10 datang." "apa.! ahli manusia peringkat B level 10." "Apa yang manusia itu inginkan di kota ini." beberapa penduduk di kota heran dan mulai berkumpul ke arah gerbang untuk melihat Clue serta Ratna.


"Ahh. perempuan itu seorang elf seperti kita, peringkatnya B level 2 lebih kuat dari kepala suku." Teriak pria paruh baya melihat Ratna. "Ahh benar. Dia lebih kuat dari kepala suku."


Clue mengabaikan teriakan para penduduk lalu mulai berjalan melewati gerbang dan penduduk setempat. Kedua penjaga tidak berani menghentikan Clue dan Ratna. Mereka berdua tahu bukan tandingan pemuda tersebut. "wuss." Tidak lama kemudian. Clue melihat pria tua dengan mata hijau dan telinga runcing muncul di depannya dan bertanya. "Bolehkah saya tahu mengapa tuan, mengunjungi kota ini." tanya pria tua.


"Aku ingin bertanya dimana tempat monster peringkat A level 5 berada." Tanya Clue tanpa basa-basi. Tujuan utama dia datang kesini yaitu berburu. Awalnya dia juga ingin mencari seorang wanita elf, karena dia sudah memiliki Ratna Clue tidak mencari lagi.


Pria tua merasakan bahwa pemuda berkata jujur akhirnya menghela nafas. "Monster peringkat A level 5 tinggal di sebuah pegunungan area bahaya. Mungkin butuh 7 hari dengan kekuatan anda jika ingin sampai disana." Kata pria tua.


"Terimakasih, kalau begitu aku akan meninggalkan." Balas Clue. Pria tua terkejut Clue dengan sangat cepat ingin meninggalkan. Pria tua menatap aneh pada perempuan yang disamping Clue dan berkata. "Jika anda lelah mengapa tidak beristirahatlah dirumahku terlebih dahulu." Kata pria tua. "Sayang kenapa kita tidak beristirahat dulu. Kita bisa melanjutkan perjalanan besok pagi" Kata Ratna memeluk lengan Clue. Pria tua terkejut melihat ras elf wanita adalah kekasih Clue.


"Baiklah pak tua. Antar aku kerumahmu." Kata Clue. "Baik tuan, ayo ikuti aku." Clue dan Ratna mengikui dibelakang orang tua. Tidak lama kemudian Clue dan Ratna tiba disebuah rumah kayu yang besar. "Mari masuk." Kata pria tua.


Clue dan Ratna memasuki rumah lalu duduk disebuah kursi. "Maaf tuan, tadi saya tidak memperkenalkan namaku. Perkenalkan saya adalah Eric kepala suku kota Serut." Kata pria tua. "panggil saja aku Clue." balas Clue. "Panggil saja Ratna senior." Balas Ratna tersenyum.


"Tuan Clue dan nona Ratna apakah berasal dari benua selatan." Tanya Eric, dia tahu di benua selatan juga ada ras Elf, manusia dan monster. "Saya berasal dari benua barat, sementara kekasihku berasal dari benua selatan." Balas Clue. Ratna mengangguk mendengar kata Clue. Eric terkejut mendengar bahwa mereka berdua tidak berasal dari benua yang sama.


"Nona Ratna kalau boleh tahu seperti apa keadaan benua selatan." Tanya Eric. "Benua selatan sangat kacau setiap tahun pasti ada pertempuran antara elf, manusia dan monster. Ada elf yang berteman dengan para manusia. Juga ada elf yang bermusuhan dengan manusia." Balas Ratna. Saat mendengar kata Ratna Eric terkejut benua selatan begitu kacau. "Senior sangat beruntung, bisa tinggal di benua timur." Kata Ratna. Eric hanya tersenyum kecut mendengar kata Ratna.


"Eric, seperti apa kekuatan di benua timur." Tanya Clue penasaran. "Di benua timur ada kota kecil, kota menengah, kota besar dan inti kota. Terdapat ratusan kota kecil seperti kota ini, dan ahli yang terkuat sepertiku peringkat B level 1. Ada puluhan kota menengah ahli terkuat peringkat A level 1. Ada 5 kota besar ahli terkuat peringkat A level 10. Lalu 1 kota inti dimana istana kerajaan Elf berada, dengan ahli terkuat yang sudah mencapai peringkat S." Balas Eric.


Clue dan Ratna terkejut mendengar kata Eric. "Apakah ras elf di benua timur memusuhi manusia" tanya Clue. "Tidak, tapi aku tidak tahu apakah ras elf yang datang dari benua selatan seperti Nona Ratna membenci manusia atau tidak." Kata Eric. Clue mengangguk dan bergumam di pikirannya. "Sepertinya aku harus menghindari kota besar dan inti kota."


"Apakah tuan Clue dan nona Ratna ingin makan." Tanya Eric. "Tidak, kami sudah makan. Kami hanya ingin beristirahat." Balas Clue. "Baiklah tuan Clue, ikuti saya. Saya akan menunjukan kamar untuk tuan Clue dan Nona Ratna beristirahat." Kata Eric. Clue dan Ratna mengikuti Eric. Clue dan Ratna langsung memasuki sebuah kamar.


Saat mendengar Rapunsel mengatakan Clue pergi ke benua timur. Badan Felicia bergetar dan air mata mulai menetes di pipinya. "Apakah, dia bosan denganku" kata Felicia sedih. "kakak Felicia, dia tidak akan bosan denganmu." Kata Fitria disamping Felicia menghibur. Dia juga sedih karna tidak di ajak oleh Clue.


Melihat Felicia yang menangis Rapunsel berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke arah Felicia lalu memeluknya. "Dia tidak bosan denganmu. Dia hanya tidak cukup kuat untuk melindungi kalian berdua di benua timur. Sedangkan Ratna adalah seorang elf, tidak akan ada masalah untuknya mengikuti dia." Rapunsel menghibur. Felicia hanya terdiam mendengar kata Rapunsel.


"Baiklah jangan bersedih. Jika kalian berdua tidak ingin menjadi bebannya. Kalian harus menjadi kuat." Hibur Rapunsel. "Benar, aku akan berlatih dengan keras. Saat dia kembali. aku tidak akan mengecewakannya." Kata Felicia menghapus air matanya dan mulai meninggalkan ruangan. Fitria melihat Felicia meninggalkan lalu berkata kepada Rapunsel "Terimakasih bu." Fitria juga mulai meninggalkan. "Nak. kamu terlalu luar biasa untuk menaklukkan hati seorang perempuan" kata Rapunsel menghela nafas


Keesokan harinya Clue dan Ratna sudah berada di luar kota serut. "Tuan Clue dan Nona Ratna berkunjunglah lagi ke kotaku jika mempunyai waktu." Kata Eric. "Baiklah, jika ada kesempatan aku akan datang lagi." Kata Clue lalu menggendong Ratna dan melesat menuju timur.


"Sayang apakah alasanmu datang ke benua timur untuk berburu monster peringkat A level 5. Bukankah kekuatanmu hanya peringkat A level 1." Tanya Ratna penasaran. Dia sudah tahu bahwa kekuatan asli Clue peringkat A level 1 "Hehe, meskipun aku hanya peringkat A level 1, aku bisa mengalahkan peringkat A level 4." Kata Clue percaya diri. Ratna hanya mengangguk mendengar kata Clue, selama dia tinggal di kerajaan besar. Ratna sudah mendengar bahwa Clue bisa menghindari serangan peringkat A level 5 dan tidak terluka sama sekali.


3 hari sudah berlalu, Clue telah melewati beberapa kota kecil dan menginap disana. Saat ini Clue dan Ratna melihat sebuah kota yang lebih besar dari kota kecil. "Sepertinya ini adalah kota menengah." kata Clue saat merasakan bahwa banyak ahli yang mencapai level 550 di atas.


Saat Clue dan Ratna menuju sebuah gerbang. Seorang penjaga berteriak. "Ada manusia yang datang, seorang ahli manusia peringkat B level 10." Kata para penjaga. "wus." "wus." Tapi kali ini bukan kepala suku yang datang menyambutnya, melainkan para elf yang mencapai peringkat B level 10.


Clue melihat puluhan elf peringkat B level 10 yang berdiri dihadapannya "Kenapa kamu kemari." Kata seorang elf paruh baya melihat Clue. "Saya kemari untuk bertanya arah pegunungan area bahaya dimana monster peringkat A tinggal" Balas Clue.


Saat elf paruh baya tidak merasakan kebohongan Clue dia berkata "Menuju lah ke timur. Pegunungan area bahaya tidak jauh dengan kota besar." Balas pria paruh baya. "Terimakasih atas informasinya." Kata Clue mulai meninggalkan.


"Tunggu." Teriak elf lain. Clue berbalik melihat pria dan menjawab. "Apa." "Apakah kalian berdua berasal dari benua selatan." Tanya elf. "Kekasihku berasal dari benua selatan, aku berasal dari benua barat." Balas Clue.


Saat merasakan kata Clue benar dan tidak berbohong elf berkata. "Berhati-hatilah. Di inti kota atau kota besar ada ahli yang datang dari benua selatan, mereka membenci manusia. Aku memberimu peringatan karena kamu mempunyai kekasih dari ras kami." Kata pria elf. "Terimakasih atas infonya." Clue mengangguk lalu meninggalkan dengan Ratna.


"Marcow, kenapa kamu memberitahunya." Kata seorang elf wanita paruh baya. "Aku kasihan dengannya. Lagipula dia tidak mempunyai niat jahat dan hanya ingin berburu monster di pegunungan area bahaya." Balas elf pria yang disebut marcow. "Baiklah apa kalian hanya akan berdiri disini, dan tidak masuk ke dalam kota." Kata elf paruh baya dan mulai memasuki kota.


Beberapa elf mulai menatap satu sama lain dan mulai mengejar Clue. "Sepertinya nasib manusia itu buruk." kata elf yang memperingati Clue saat melihat beberapa orang mulai mengejarnya. "Biarkan saja, mungkin mereka akan menyerahkan manusia itu kepada ahli yang berada di kota besar demi mendapat imbalan." Kata elf wanita paruh baya. Para elf lain mulai memasuki kota dan tidak tertarik mengejar Clue.


"Sayang, sepertinya ada beberapa orang yang mengejar kita." Kata Ratna kepada Clue. "Aku tahu, mereka semua mencari kematian." Clue menyeringai dan mulai berhenti. Saat menurunkan Ratna dari gendongannya Clue melihat 10 elf mengelilingi dirinya. "wus." "wus" "wus."


"Manusia ikutlah dengan kami secara sukarela ke kota besar." Kata salah satu elf pria paruh baya. "Heh, apa yang akan terjadi jika aku tidak ingin mengikuti kalian" Clue menyeringai. "Kami akan menggunakan kekerasan, dan membawamu secara paksa." Teriak elf lain dan mulai menyerang Clue.