
"Selama 6 bulan aku level up 109 kali, dan akhirnya aku mendapatkan 250 poin setelah menyerap pil level 5 yang aku dapatkan dari merampok." Clue menyeringai lalu menambahkan 120 poin di kekuatan, agility, vitalitas, stamina dan mana. Lalu sinar putih menyinari tubuh Clue. "Dengan begini aku 1 level lebih kuat dari orang lain, tapi membandingkan aku yang dulu dengan sekarang sungguh menyedihkan." Clue menghela nafas.
Clue lalu bangkit dan berjalan ke arah Lili yang sedang bermeditasi. Lili membuka matanya dan melihat. "Apakah kamu sudah selesai mengkonsumsi pil." Kata Lili."Sudah, kita akan berburu monster dan merampok atau melakukan itu." Kata Lili berjalan ke arah Clue dan menjilati telinga Clue. "Hehe, dasar lacur." Clue memeluk Lili dan meremas pantatnya. "Ahh." Lili menjerit bahagia dan memeluk Clue.
Keesokan harinya Clue terbang dengan menggendong Lili. "Kenapa kamu tidak terbang sendiri." Kata Clue. "Hehe, aku ingin memelukmu." Lili tertawa dan mencium leher Clue. "Jika kamu melakukan itu, aku tidak bisa fokus terbang. Kita akan melakukannya setelah tiba di kota" Kata Clue. "Hehe, baiklah sayang" Lili bersandar di pundak Clue dan memejamkan matanya. Clue menggeleng lalu mempercepat terbangnya.
Beberapa jam kemudian Clue telah tiba di kota. "Kita akan membeli ginseng berumur lima ribu tahun dan pil level 5 terlebih dulu." Kata Clue. "Baiklah." Kata Lili memeluk lengan Clue.
Beberapa menit kemudian Clue tiba di sebuah toko. "Aku mau membeli 5 tumbuhan ginseng berumur lima ribu tahun dan 10 pil level 5." Kata Clue. "Tunggu sebentar." Kata pria tua penjaga toko dan masuk ke dalam.
Tidak lama kemudian pria tua kembali dan berkata. "Hari ini keberuntunganmu nak, biasanya di kota menengah seperti ini jarang ada tumbuhan ginseng berumur lima ribu tahun. Tapi sekarang ada 5 tumbuhan ginseng." Kata pria tua menyerahkan cincin ke arah Clue.
"Pria tua aku ingin membeli tumbuhan ginseng berumur lima ribu tahun." Kata seorang pria memasuki toko. "Maaf, pria ini baru saja membeli semua tumbuhan ginseng berumur lima ribu tahun." Balas Pria. "Hei nak, serahkan tumbuhan ginseng itu." Kata Pria.
Clue melihat pria tua dan berkata. "Pak tua hanya karna kau peringkat ss level 10 kau bisa mengadu dombaku, dan kau hanya peringkat ss level 5 begitu sombong. Tunggu saja pembalasanku." Kata Clue memeluk Lili dan menghilang.
"Bruak." Melihat Clue dan Lili menghilang pria tua menghancurkan meja dan berkata. "Sialan, dia belum membayar. Cepat tangkap dia atau kau yang akan membayar biayanya." Pria tua menatap pria marah. Pria ketakutan dan berkata. "Aku akan menangkapnya."
Saat ini Clue terus menerus berteleportasi dan menjauh dari kota. Lili yang memeluk Clue berkata. "Kenapa kamu memprovokasi mereka, bukankah tingkat mereka lebih tinggi darimu." Mendengar kata Lili Clue berkata. "Mereka terlalu sombong hanya karna mempunyai beberapa kemampuan. Tunggu beberapa tahun lagi aku akan mengalahkan mereka dengan mudah." Clue menyeringai. "Huh, kamu terlalu memuji dirimu sendiri." Lili mendengus.
"Sepertinya mereka berdua tidak mengejar kita." Kata Clue. "Kamu terlalu cepat, jadi mereka berdua tidak mengejarmu." Balas Lili. "Bisa jadi, tapi untuk berjaga-jaga aku akan terus menjauh dari kota tersebut." Clue sekali lagi berteleportasi.
Beberapa menit kemudian Clue dan Lili sudah tiba di sebuah kota yang berjarak 30km dari kota sebelumnya. "Baiklah, mari kita mencari penginapan. Kulihat punyamu sudah becek." Kata Clue tersenyum. "Dasar. Bukankah saat dalam perjalanan kamu memainkan jarimu ke pussyku" Lili tersipu malu.
Hehe, kali ini kita akan bersenang-senang sepuasnya." Kata Lili. "Heh, awas kalau kamu berkata lelah." Clue mendengus.
3 hari telah berlalu dan di sebuah penginapan seorang pelayan perempuan berkata. "Pria dan perempuan itu melakukan selama 3 hari tanpa henti." Kata perempuan mendengar sebuah suara saat melewati pintu. "Mungkin mereka kekasih yang sudah lama tidak bertemu." Balas Pria disamping perempuan. "Bisa jadi." Perempuan mengangguk.
Sementara saat ini Lili terbaring di kasur terengah-engah dan berkata. "Sayang." "Ada apa." Balas Clue. "Aku mencintaimu, jadi jangan tinggalkan aku." Lili memeluk Clue. "Tergantung, jika kamu mau melakukan apapun yang kuperintahkan, aku tidak akan meninggalkanmu." Kata Clue. "Aku akan melakukan apapun yang kamu perintahkan." Lili berkata dengan tegas. "Bagus." Clue menyeringai.
Clue mengambil sebuah tindik lalu menusukan ke ****** Lili. "Ahh, sayang apa yang kamu lakukan." Lili berkata. "Hehe, dengan begini kamu terlihat semakin cantik." Clue tertawa. "Ahh, benarkah." Lili terkejut. "Benar, kamu semakin persis dengan lacur." Clue mencium bibir Lili. "Emm." Lili mencium Clue dengan agresif.
Keesokan harinya Clue meninggalkan penginapan dan sudah ada di sebuah hutan yang jauhnya 10 km dari kota. "Sayang, aku sudah tidak tahan. Kapan kita melakukannya lagi." Kata Lili terengah-engah. "Kamu sudah rusak." Kata Clue. "Ini semua salahmu sayang, badanku terasa aneh setelah melakukan hubungan badan 4 hari tanpa henti." Lili berkata dengan wajah merah.
"Dasar" tangan kanan Clue diselimuti es lalu memegang pussy Lili. "Ahh." Badan Lili gemetar lalu jatuh di pelukan Clue. Clue menggendong Lili lalu melesat menuju barat.
Beberapa menit kemudian Clue berhenti ketika melihat sosok mahluk hitam. "Woar." "Mahluk hitam level 120." Kata Clue. "Setelah kejadian di sekte matahari. Mahluk hitam lainnya terus bermunculan satu persatu tanpa henti." Kata Clue lalu berkata "Aktifkan pengendali titanium ."
Puluhan pisau hitam tiba-tiba muncul dari udara kosong. "Mati." Kata Clue lalu puluhan pisau melesat ke arah mahluk hitam. "Woar." Mahluk hitam menembakan bola hitam ke arah puluhan pisau. "Boom!."
"Kau lengah." Kata Clue tiba-tiba muncul dibelakang mahluk hitam lalu menebas kepalanya dengan pedang bewarna hitam. Saat kepala mahluk hitam terpotong, tubuh mahluk hitam menjadi cairan. Melihat tubuh mahluk hitam mencair Clue berkata. "Aku menantikan hari dimana aku bertarung dengan raksasa hitam itu." Clue menyeringai.
Beberapa menit kemudian Lili terbangun dan melihat dirinya digendong oleh Clue. "Oh, kamu sudah bangun." Kata Clue. "Emm." Lili mengangguk. "Bagaimana tubuhmu. Apa tetap merasa panas dan ingin melakukan hubungan badan." Kata Clue. "Badanku tidak lagi panas, tapi tetap saja. Dipikiranku aku ingin melakukan itu denganmu." Kata Lili.