
"Bukankah dia yang menghajar Darold. Mengapa dia bisa ada di pesta ini." Seorang pemuda terkejut melihat Clue. "Daniel apa pria itu yang menghajar pengawal pribadimu. Bagaimana bisa dia ada disini." Kata pemuda yang tidak lain George. Pemuda yang di buat Clue pingsan. "Aku juga tidak tahu, seharusnya dia berada di penjara saat ini." Balas pemuda bernama Daniel.
"Oohh. Aku tidak menyangka mereka berdua saling mengenal." Clue melihat Daniel dan George. Clue berjalan ke tempat minuman dan mengambil segelas anggur. "Halo." Clue melihat seorang pria berambut pirang yang memiliki wajah mirip Elsa memanggilnya. "Ada apa." Balas Clue.
"Jika boleh tau dari mana kamu berasal." Tanya pria berambut pirang. "Tanyakan saja pada adikmu." Clue tahu bahwa pria adalah kakak Elsa, yang mengadakan acara pesta. "Baiklah." Pria berambut pirang berjalan ke arah Elsa dan berbicara.
"Adik apa kamu mengenal pria itu." Pria berambut pirang melihat Clue. "Dia adalah pria tua yang kembali muda, dia memiliki kemampuan teleportasi dan bisa pergi kemana saja. Abaikan saja dia." Balas perempuan berambut pirang. Pria berambut pirang terkejut dan berkata. "Baiklah, aku akan mengabaikannya. Asalkan dia tidak membuat kekacauan di pesta."
"Sepertinya pria itu kenalan putri Elsa." Kata George melihat Clue. "Pantas saja dia di bebaskan dari penjara. Ternyata dia mengenal putri Elsa." Daniel mencengkram tinjunya. Daniel dan George tidak tahu bahwa mereka berdua salah paham mengenai Clue.
"Mengapa kamu ada disini." Clue melihat perempuan berambut biru yang tidak lain Hera. "Aku di undang oleh putri Elsa." Balas Clue. Melihat bahwa pangeran telah bertemu Clue dan tidak mengusirnya Hera berkata. "Ternyata kamu mengenal putri Elsa." "Kamu cukup cantik jika memakai gaun." Clue melihat Hera. "Tidak perlu berbohong. Bukankah kamu tidak menyukaiku." Balas Hera berjalan pergi.
"Bukankah dia Hera anak seorang Baron." Daniel melihat Clue dan Hera yang mengobrol. "Sepertinya mereka berdua saling mengenal. Tapi hubungan mereka sepertinya tidak akur." Balas George.
"Pesta seperti ini membosankan." Kata Clue menaruh gelas dan menghilang. "Dia menghilang." Daniel dan George terkejut melihat Clue yang menghilang. "Seperti yang kamu bicarakan, dia memiliki kemampuan teleportasi." Pria berambut pirang terkejut melihat Clue yang menghilang.
Clue muncul di kamar penginapan dan mengambil 10 kristal mana kualitas tinggi dari tabel penyimpanan. Clue duduk di kasur dan mulai menyerap energy di dalam kristal mana.
Keesokan harinya Clue melihat semua kristal mana kualitas telah di serap olehnya. "Tabel status." Kata Clue dan layar status muncul di depannya.
Nama : Clue
Usia : 130 Tahun
Level : 200 next level (19,460/200,000,000) exp
Ras : High Divine Being
Kekuatan : 200.032.000
Agility : 200.032.000
Vitalitas : 200.032.000
Stamina : 200.032.000/200.032.000
Ki/Mana : 200.032.000/200.032.000
Info : Penjelajah multiverse
"Dalam 1 hari kekuatanku meningkat 12.500 poin." Kata Clue melihat statusnya. "Jika perkembanganku secepat ini tidak butuh lama bagiku untuk menerobos alam God Emperor seperti Tian Long." Gumam Clue menutup layar status.
Beberapa menit kemudian Clue melihat Ray telah selesai menyerap semua kristal mana. "Apa Fernando dan Ambar masih menyerap kristal mana." Tanya Ray melihat Clue.
"Mereka masih menyerap energy di dalam kristal mana." Balas Clue. Setelah mereka berdua selesai menyerap kristal mana. Ayo kita cari kristal mana lagi Clue." kata Ray penuh semangat. "Baiklah." Clue tersenyum melihat Ray.
Keesokan harinya Fernando membuka mata dan melihat kristal mana di tangannya hancur. "Tabel status" Kata Fernando dan tabel status muncul di depannya.
Nama : Fernando Clue De Lopez
Level : 89 next level (0/5,250) exp
Ras : Manusia
Kekuatan : 8.950
Agility : 8.950
Vitalitas : 8.950
Stamina : 8.950/8.950
Ki/Mana : 8.950/8.950
Poin : 0
Coin : 20.000
"Butuh 1.050 poin lagi dan kamu akan mencapai peringkat raja seperti Ray saat ini." Clue muncul di samping Fernando. "Setelah menerobos peringkat raja. Bantu aku mendapat coin. Aku kekurangan coin untuk membeli skill." Balas Fernando menutup tabel status. "Baiklah. Sebelum meninggalkan kota ini. Ayo kita makan terlebih dulu." Balas Clue.
Beberapa menit kemudian Clue, Fernando, dan yang lainnya berada di restoran. "Clue apa kamu sudah menemukan lokasi tambang berikutnya." tanya Viona. "Aku sudah menemukannya jadi jangan khawatir." Balas Clue.
"Ini pesanan anda." Clue melihat pelayan membawa banyak makanan. "Baiklah ayo makan." Kata Clue mengigit daging. Fernando dan yang lainnya mulai makan. "Ternyata kamu masih di kota ini." Perempuan berambut pirang melihat Clue yang sedang makan.
"Mencapai usia kaisar dalam usia 25 tahun, dia termasuk jenius." Gumam Ray melihat perempuan berambut pirang. "Anjingmu bertingkah seperti manusia." Perempuan berambut pirang melihat Ray duduk di kursi dan memakan daging. "Dia ini special." Balas Clue.
"Apa kamu mau bergabung dengan kami." Clue melihat perempuan berambut pirang. "Tidak, terimakasih." Balas perempuan berambut pirang dan duduk di kursi kosong. "Dia perempuan yang cantik." Fernando melihat perempuan berambut pirang.
"Dia lebih kuat darimu, jadi jangan bermimpi untuk mendekatinya. Terlebih lagi banyak pria yang tertarik padanya termasuk Clue." Viona melihat Clue. "Jika aku tertarik dengan wanita. Wanita itu pasti sudah jatuh ke telapak tanganku." Balas Clue mengigit daging.
20 Menit kemudian Clue, Fernando dan yang lain telah selesai makan. "Aku pergi dulu." Perempuan berambut pirang melihat Clue dan keluar dari restoran. "Hati-hati saat berjalan. Jangan sampai kamu tersandung batu." Balas Clue. "Itu tidak akan terjadi." Balas perempuan berambut pirang keluar restoran.
"Baiklah, ayo kita pergi." Kata Clue teleportasi bersama Fernando dan yang lainnya. "Apa tambang kristal mana ada di hutan ini." Tanya Viona. Viona tahu bahwa lokasi hutan tidak jauh dari Federasi. Tempat dimana demi god manusia berada.
"Benar." Balas Clue menunjuk tanah dan laser cahaya keluar dari jarinya. "Buuzzz." Laser menembus ke bawah tanah. "Ayo kita turun." Kata Clue melompat ke dalam lubang. "Baik." Ray dan yang lainnya melompat ke dalam lubang mengikuti Clue.
1 Jam kemudian Clue telah selesai menambang kristal mana dan membagikan kepada Fernando dkk. "Kita akan menyerap kristal mana disini. Karena Fernando akan menerobos peringkat Raja." Kata Clue melihat Ray dan Viona. "Tidak masalah." Balas Ray dan Viona bersamaan. "Huuh." Ray dan Viona saling melihat dan mendengus.
"Fernando kamu bisa menyerap kristal mana. Aku akan menjagamu." Clue melihat Fernando. "Baiklah." Balas Fernando mulai menyerap kristal mana. Dia tahu dirinya akan aman jika di jaga oleh Clue. "Mengapa kalian hanya diam." Clue melihat Ray, Viona dan Ambar. Mendengar kata Clue Ray, Viona dan Ambar mulai menyerap kristal mana.
Saat ini di suatu tempat seorang wanita tua membuka matanya. "Aku merasakan aura demi god tidak jauh dari sini." Wanita tua keluar ruangan dan melesat ke langit. "Guru aku membawa makanan kesukaanmu." Seorang wanita paruh baya masuk ke dalam ruangan. "Eehh, kemana perginya guru."
Clue yang sedang duduk di sebuah batu melihat seorang wanita tua turun dari langit. "Seorang gadis kecil." Wanita tua terkejut melihat Viona. "Jangan ganggu mereka." Clue melihat wanita tua. Wanita tua melihat Clue dan memeriksa kekuatan Clue. Wanita tua terkejut melihat dirinya tidak bisa merasakan kekuatan Clue.
"Apa anda berasal dari alam dewa." Wanita tua melihat Clue. "Benar, aku dan gadis kecil ini berasal alam dewa." Balas Clue. "Tukiyem memberi salam kepada dewa yang terhormat." Wanita tua membungkuk kepada Clue.
"Ambil ini." Clue memberikan pil soul tingkat rendah kepada wanita tua. Wanita tua menangkap pil dan bertanya. "Dewa pil apa ini." "Itu pil yang dapat memperkuat jiwamu." Balas Clue. Mendengar kata Clue wanita tua tanpa ragu menelan pil. "Dia tidak takut aku memberi racun ke dalam pil itu." Gumam Clue melihat wanita tua.