Rebirth With System

Rebirth With System
S3 Memasuki Dungeon Tingkat D



"Lalu bagaimana dengan hunter tingkat A ke bawah." Tanya Clue. "Hunter tingkat A mendapatkan potongan pajak sebesar 50%. Sementara hunter tingkat b kebawah tidak mendapatkan apapun. Tapi kebanyakan orang bahagia menjadi hunter. Karena menjadi hunter dapat menjadi kaya dengan mudah meski pekerjaanya mempertaruhkan nyawa."


"Tok-tok." "Saudara Fernando waktu kunjungan sudah habis." Clue mendengar sebuah suara. "Baiklah, kamu bisa pergi. kamu bisa mengunjungi ayah besok lagi." kata Andre tersenyum. "Baiklah, aku akan pergi." Clue dan Andre berpelukan. Clue membuka pintu dan melihat pria yang mengantarnya berdiri di depan pintu.


Clue kemudian berjalan mengikuti pria di depannya. Tidak lama kemudian Clue tiba di pos penjaga. "Smartphoneku." Kata Clue. "Ini." Penjaga mengembalikan smartphone milik Clue. Clue berjalan menjauh dari penjara dengan melihat smartphonenya. "Ehh, ada dungeon tingkat d yang baru muncul di dekat sini." Kata Clue saat membuka aplikasi hunter.


"Jika aku berlari, mungkin butuh 2 menit untuk sampai di lokasi dungeon muncul" kata Clue kemudian mulai berlari dengan memegang smartphone. Penjaga yang melihat Clue berlari berkata. "Dia cepat untuk seorang hunter tingkat d. Apa dia hunter tipe assassin."


2 menit kemudian Clue berhenti berlari dan melihat sebuah dungeon yang terletak di depan supermarket. Clue melihat ada dua penjaga dari asosiasi yang menjaga dungeon dan melihat beberapa orang sedang berkumpul.


"Hei, apa kamu mau memasuki dungeon." Clue melihat seorang wanita berambut hitam yang seumuran dengannya berkata padanya. "Benar." balas Clue. "Kami, kekurangan anggota apa kamu mau bergabung dengan kami." Kata wanita. Sebelum bisa menjawab perkataan wanita Clue mendengar sebuah suara.


"Bergabunglah dengan kami bro. Percayalah, kami akan membagi hasil jarahan dengan rata. Terlebih lagi belum ada yang memasuki dungeon." Kata pria berjalan ke arah Clue. Clue melihat tiga pria yang berdiri disamping wanita dan berkata. "Baiklah, aku akan bergabung dengan kalian." Kata Clue. "Hehe, itu bagus." Kata wanita.


"Lalu bisakah kamu membayar biaya masuk. Kami akan menebusnya dengan kristal." Kata wanita. Clue mulai merasa ada hal yang aneh namun tetap mengangguk. "Baiklah, aku yang akan bayar." Clue kemudian membuka smartphonenya dan mentransfer uang ke rekening asosiasi hunter.


Clue kemudian memberikan kartu identitas hunternya kepada penjaga dan berkata. "Aku sudah membayar biaya dungeon masuk sebesar 10 juta dengan nama rekening Fernando Clue De Lopez." "Sebentar, saya akan mengecek, apakah transfer sudah masuk atau belum." Balas penjaga setelah melihat kartu identitas hunter Clue. Tidak lama kemudian penjaga berkata. "Silakan masuk, kalian ingat untuk kelompok akan diberi waktu 1 jam. Jika melebihi 1 jam, hunter atau kelompok lain akan masuk." Kata penjaga. "Baik." Clue mengangguk.


"Hehe, kalau begitu ayo masuk." Kata pria tertawa. Clue melihat ketiga dan satu wanita memasuki dungeon kemudian bergumam. "Aku ingin lihat. Apa yang akan mereka lakukan di dalam."


Clue kemudian berjalan memasuki dungeon. Setelah memasuki dungeon Clue melihat labirin yang tampak persis dengan dungeon tingkat e. Clue melihat bahwa labirin 2x lebih luas sementara dindingnya juga berlumut. Tatapan Clue kemudian terfokus kepada tiga pria dan satu wanita yang sedang menunggunya. "Hehe, ayo mulai berburu." Kata seorang pria. Clue hanya terdiam dan mengikuti kelompok.


Tidak lama kemudian Clue melihat 2 hobgoblin yang memegang pedang sedang berdiri. "Ayo selesaikan dengan cepat." kata salah satu pria. "Haha, tentu." Kemudian dua pria berlari ke arah hobgoblin. Salah satu pria mengambil celurit dari balik bajunya kemudian menebas kepala zombie. "Crash." Kepala zombie terpotong.


Clue melihat pria lain mengayunkan goloknya ke arah kepala hobgoblin. "Crash." Kepala hobgoblin terpotong. Melihat kedua pria mengalahkan hobgoblin dengan mudah Clue bergumam. "Apakah hobgoblin di dungeon tingkat d lebih lemah dari pada hobgoblin di dungeon tingkat e."


"Baiklah, ayo kita terus berburu." Kata salah satu pria setelah mengambil kristal di dada salah satu hobgoblin. Clue mengambil pedang hobgoblin kemudian pergi mengikuti kelompok. Tidak lama kemudian Clue melihat ada 4 hobgoblin. Clue melihat 3 hobgoblin memakai pedang sementara 1 hobgoblin memakai panah.


"Kamu jaga Ayu, biar kami bertiga yang menghabisi 4 hobgoblin itu." Kata seorang pria. "Baiklah." Clue mengangguk. Melihat ketiga pria berlari ke arah hobgoblin, Clue berdiri di samping wanita. "Apa kemampuanmu." Tanya Clue. "Kemampuanku, adalah healer menyembuhkan luka dan memulihkan stamina." Balas wanita. Mendengar balasan wanita Clue mengangguk.


Tidak lama kemudian Clue melihat ketiga pria sudah mengalahkan 4 hobgoblin dan mengambil tiga kristal. "Tidak buruk, untuk tahap kedua kita mendapatkan total 4 kristal." Kata seorang pria. Clue tahu bahwa ada 10 tahap di dungeon, dan seiring waktu jumlah hobgoblin akan bertambah seiring meningkatnya tahap.


"Baiklah, ayo kita terus berburu." kata seorang pria. Clue dan kelompok kemudian berjalan. Tidak lama kemudian Clue melihat ada 8 hobgoblin. "6 membawa pedang dan 2 membawa panah." "Baiklah, ayo ikut bertarung. Kami ingin lihat kemampuanmu." Kata pria. "Baiklah." Clue berlari dengan membawa pedang hobgoblin.


"Clue menghindari serangan hobgoblin kemudian menebas lehernya. "Crash." Clue melihat kepala hobgoblin terpotong. "Setelah ini kita akan menjalankan rencana." Bisik seorang pria melihat Clue bertarung. Kedua pria dan satu wanita mengangguk.


Clue melompat ke samping dan melihat ketiga pria mulai melawan hobgoblin. "Hmm." "Tink!!!." Clue menangkis panah dengan pedang. Clue melihat hobgoblin pemanah kemudian melemparkan pedangnya. "Wuss." "Cepp." Pedang menancap di dada goblin.


Melihat satu hobgoblin menyerangnya Clue menghindar kesamping kemudian meninju perut hobgoblin dengan sekuat tenaga. "Bukk." "Woaaa." Hobgoblin memegangi perutnya dan berjalan mundur. Clue tersenyum kemudian mulai menendang wajah hobgoblin. "Bukk." Hobgoblin terjatuh. Clue mengambil pedang yang dijatuhkan hobgoblin kemudian menebas leher hobgoblin. "Crash." Hobgoblin mati dengan kepala terpotong.


"Tidak kusangka, kamu membunuh 3 hobgoblin dengan sangat cepat dan tidak terluka" kata pria melihat Clue. "Mereka terlalu lemah dibandingkan bos hobgoblin di dungeon tingkat e." kata Clue. Terlebih lagi Clue sudah lebih kuat setelah menyelesaikan dungeon tingkat e.


"Baiklah, kita akan beristirahat sebentar kemudian melanjutkan perburuan." Kata seorang pria. Kemudian kedua pria lain mulai membelah dada hobgoblin dan mengambil kristal. "Apa kamu terluka, aku akan menyembuhkanmu." Kata wanita. "Tidak, aku tidak terluka sama sekali." Clue menggeleng dan mengambil busur dan anak dari mayat hobgoblin. "Baiklah kalau begitu." Balas wanita.


Beberapa menit kemudian seorang pria berkata. "Baiklah, ayo kita lanjutkan berburu." Clue dan kelompok mulai pergi. Setelah tidak lama berjalan Clue tiba-tiba melompat ke belakang. "Wussh." Clue melihat pria di depannya mencoba menebas dirinya.


"Wushh." Clue sekali lagi melompat ke belakang melihat serangan pria lain. "Heh, akhirnya kalian bergerak juga." Kata Clue. "Oh, apa kamu sudah menyadari niat kami dari awal." Tanya seorang pria. "Benar, aku merasakan hawa membunuh dari kalian." Balas Clue.


"Wow, sungguh kemampuan yang hebat. Dapat merasakan hawa membunuh." Kata seorang pria. "Apa kalian berempat percaya diri bisa mengalahkanku." Kata Clue dengan sombong. Mendengar kata Clue ketiga pria tertawa. "Hahaha, kemampuanmu lebih lemah dari pada kami bertiga. Karena aku bisa merasakan tingkat kekuatan seorang yang jauh lebih lemah dariku." Seorang pria tersenyum menyeramkan.