
Nama : Clue
Usia : 4 Bulan
Level : 150 next level (0/10,000) exp
Ras : Hewan Elite Tingkat Menengah
Kekuatan : 20,000
Agility : 20,000
Vitalitas : 20,000
Stamina : 19,500/20,000
Ki/Mana : 19,600/20,000
Poin : 0
Melihat statusnya Clue berkata. "Saat ini aku memiliki 5 ribu poin lebih tinggi dari levelku saat ini. Tapi tetap saja aku tidak berani bertarung dengan peringkat kaisar hanya dengan menggunakan kemampuan fisik dan skill." Clue menutup tabel status dan mulai minum air kelapa.
30 menit kemudian seseorang masuk ke dalam ruangan dan melihat mayat pria. "Ahhh, tuan Tang." Perempuan berteriak kemudian berjalan ke arah mayat pria. "Tuan Tang siapa yang berani membunuhmu." Perempuan menangis mengetahui pria meninggal. Perempuan melihat bulu kuning dan berkata. "Kucing sialan, beraninya kamu membunuh tuanku. Aku bersumpah akan membalas kematian tuanku." Kata perempuan mengusap air matanya. "Tuan Tang, aku akan membawamu kembali ke rumah." Kata perempuan membawa mayat pria pergi.
Keesokan harinya Elizabeth sedang berjalan dengan membawa Clue di kepalanya. "Mengapa semua orang melihat ke arah kita tuan. "Bukankah semua orang akan melihat kita saat diriku masuk ke kota." kata Clue. "Benar juga." Elizabeth mengangguk.
Beberapa menit kemudian Clue dan Elizabeth berada di depan sebuah menara kemudian masuk ke dalam. Satu persatu semua orang mulai keluar ruangan setelah melihat Clue datang. "Aku tidak menyangka kamu berani membunuh penjaga lantai, terlebih lagi dia berasal dari keluarga Tang dan anak kandung pemimpin keluarga Tang saat ini."
"Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan." Kata Clue mengambil semua kertas misi di papan. "Bukankah kamu kemarin membunuh penjaga lantai ini." kata pria. Mendengar kata pria Clue terdiam. "Apa kamu penjaga baru lantai ini." Tanya Clue. "Benar, aku adalah Alex Smith penjaga baru lantai 30."
"Oh, kamu berasal dari 10 keluarga besar Smith." Tanya Clue. "Benar, aku berasal dari keluarga Smith. Aku salut dengan keberanianmu menyinggung dua keluarga besar." kata Alex. "Apakah kamu percaya jika bukan aku yang membunuh penjaga lantai ini." balas Clue.
Alex Smith melihat Clue dan berkata. "Meski kamu tidak membunuhnya, keluarga Tang tetap akan membunuhmu. Karena di lantai ini yang bisa membunuhnya hanya kamu seorang. Terlebih lagi bukankah kamu menaruh bulumu di atas mayat pria." Mendengar kata Alex Clue berkata. "Ayo pergi Elizabeth." Clue dan Elizabeth kemudian pergi.
Setelah keluar dari menara Elizabeth berkata. "Bukankah dari kemarin tuan selalu bersamaku. Bagaimana bisa tuan membunuh penjaga lantai ini." "Ada seseorang yang menjebakku Elizabeth." Balas Clue. "Ahh, siapa yang berani menjebakmu tuan kucing." Elizabeth terkejut. "Aku menyinggung 1 keluarga. Jadi keluarga Han lah yang menjebakku." Balas Clue.
"Bagaimana bisa keluarga besar melakukan fitnah seperti ini." Elizabeth terkejut. "Mereka takut melawanku secara langsung, jadi mereka membuat keluarga lain untuk membunuhku." Balas Clue. Clue melihat langit dan bergumam. "Sepertinya aku harus meminum beberapa air kehidupan lagi."
20 hari telah berlalu, saat ini di lantai 94. Semua orang berkumpul di ruangan. "Berengsek, berani sekali kucing kampung itu membunuh anakku. Aku akan turun ke lantai bawah untuk membunuhnya dengan tanganku." kata pria paruh baya melihat sebuah mayat pria di depannya.
"Pemimpin tenangkan emosimu. Jika kamu turun ke lantai bawah, keluarga lain akan menertawankan keluarga kita. Mereka akan bilang bahwa keluarga kita tidak mempunyai seorang ahli, dan harus kepala keluarga yang turun tangan untuk membunuh seekor kucing." Kata seorang wanita.
"Benar pemimpin kamu hanya perlu mengirimku untuk membunuh kucing itu." Kata pria. "Aku sendiri sudah cukup untuk membunuh kucing itu." Balas pria lain. "Pemimpin berikan aku tugas untuk membunuhnya. Karena dia telah membunuh calon suamiku." kata perempuan menangis melihat mayat pria.
Sementara itu Clue sedang berada di atap rumah bersama beberapa kucing. "Kalian pergilah, aku ingin sendiri." kata Clue. "Meow." Namun semua kucing tetap diam. "Sial, aku tidak ingin menjadi pemimpin kalian. Beberapa hari lagi aku akan meninggalkan lantai ini." balas Clue melihat semua kucing. "Meoww." "Sigh, baiklah. Aku akan menjadi pemimpin kalian untuk beberapa hari." "Meow." Semua kucing mulai mengelus badan Clue. "Hei, hei kalian semua menyingkirlah dariku." teriak Clue.
10 Hari telah berlalu saat ini Clue berada di sebuah atap rumah dan berkata. "Sudah 1 bulan setelah kematian penjaga lantai 30. Mengapa keluarga Tang juga tidak menemuiku. Apa mereka juga takut padaku." "Mungkin mereka juga takut padaku." Kata Clue lalu bergumam. "Tabel status." Sebuah tabel kemudian muncul di depan Clue.
Nama : Clue
Usia : 5 Bulan
Level : 200 next level (0/15,000) exp
Ras : Hewan Elite Tingkat Menengah
Kekuatan : 26,000
Agility : 26,000
Vitalitas : 26,000
Stamina : 25,500/26,000
Ki/Mana : 25,600/26,000
Poin : 0
Melihat statusnya Clue berkata. "System, apa perkembanganku terlalu lambat." "Tidak, justru anda bertambah kuat dengan cepat dibandingkan dulu." balas system. "Selama aku tidak berhadapan dengan demi god. Aku tidak perlu untuk mengkonsumsi semua air kehidupan yang aku dapatkan." gumam Clue.
"Hmmm." Clue tiba-tiba melompat ke belakang. "Sshhh." Clue melihat sebuah cairan yang melesat ke arahnya. Clue melompat menghindari cairan hijau dengan cepat. "Sssshh." "Cairan korosif." Kata Clue melihat atap rumah meleleh.
"Siapa kalian berdua." Kata Clue melihat seorang pria dan wanita. "kucing yang akan mati tidak perlu tahu siapa kami." Kata pria. "Tuan kucing tolong aku." Clue melihat seorang pria tiba-tiba muncul dengan menyandra Elizabeth.
"Lepaskan Elizabeth." Kata Clue dengan seram. "Hehe, apa kamu berpikir kami takut dengan ancamanmu." Pria tersenyum kemudian tubuh Elizabeth mulai meleleh. "Agghhh." "Bajingan!." Clue mengambil 3 bom prasasti dan berkata. "Target Tang Jian, Tang Yin, Tang Ming." Clue melemparkan 3 bom prasasti.
"Hindari benda itu." Kata wanita. Namun bom prasasti tiba-tiba menghilang dan muncul di depan mereka bertiga. "Booom." "Ahhh." 3 orang terkena bom prasasti dan tidak sadarkan diri. Melihat 3 musuhnya tidak sadarkan diri Clue melihat tubuh Elizabeth terus meleleh dan hanya tersisa kaki. "Bajingan." "Crashhh." Clue memotong kaki Elizabeth.
Clue menyimpan kaki Elizabeth kemudian membawa 2 pria dan 1 wanita yang tidak sadarkan diri pergi. Tidak lama setelah Clue pergi seorang pria muncul dan berkata. "Kucing itu mengalahkan mereka dengan sebuah bom. Apakah kucing itu berasal dari keluarga McCoy." "Aku harus memberitahu ini kepada keluargaku." Kata pria lalu menghilang.
5 menit kemudian Clue berada di sebuah hutan dan melihat 2 pria dan 1 wanita yang tidak sadarkan diri. "Aku akan membaca kenanganmu." Kata Clue menaruh tangannya di kepala pria. Clue lalu melihat semua kenangan pria. "Keluarga Tang ya." Kata Clue lalu menusuk jantung pria dengan tangannya yang di selimuti petir. "Pucchi." Pria mengeluarkan darah dari mulutnya.
Clue melihat pria lain kemudian juga menusuk jantungnya. "Pucchi." Clue melihat wanita berambut hijau yang sedang tidak sadarkan diri dan berkata. " Dia mempunyai wajah cantik dan tubuh yang bagus. Apa aku perlu mencicipi dirinya. Aktifkan mode demi human." Clue kemudian berubah menjadi pemuda berambut hitam yang memiliki telinga kucing. Clue juga melihat ekor di belakangnya. Clue menggendong wanita berambut hijau kemudian menghilang.
Clue muncul di tepi danau kemudian mengeluarkan sebuah token. "Segel kemampuan Tang Yin." "Czzzz." tubuh Tang Yin bergetar. "Saat ini dia hanya memiliki kemampuan peringkat s." Kata Clue melihat kekuatan wanita. Clue kemudian memasukan pil ke mulut wanita. Tidak lama kemudian wanita tersadar setelah menelan pil.