Rebirth With System

Rebirth With System
S3 Munculnya Gerbang Neraka



Melihat bentuk tubuh dan dada Fiona yang menggoda Clue tersenyum. "Benar, aku tertarik padamu." Clue berjalan ke arah Fiona kemudian memeluk dan mencium bibirnya. "Emmm." "Jangan pernah menyesal setelah kamu melakukan ini." bisik Clue. "Aku tidak akan menyesal, jika kamu berjanji membantuku membunuh monster." balas Fiona. "Aku berjanji membantumu bertambah kuat, asalkan kamu menghangatkan diriku setiap malam." Bisik Clue dan menjilati leher Fiona. "Aku berjanji." Fiona tersipu. Mendengar balasan Fiona Clue menyeringai.


1 jam kemudian Clue duduk di sebuah batu dan melihat Fiona memakai jaket. "Meski tidak virgin, punyamu masih sempit." Kata Clue. "Huh, seharusnya kamu jangan mengatakan itu ketika selesai bercinta." Balas Fiona. "Aku hanya bicara sejujurnya." Balas Clue. "Terserahmu." Balas Fiona.


"Benar, aku mengeluarkan terlalu banyak di dalam. Apa kamu tidak takut hamil." Tanya Clue. "Ini bukan masa suburku, seharusnya aku tidak akan hamil." Balas Fiona. "Baguslah kalau begitu." Clue mengangguk. Clue teringat setiap dirinya berhubungan dengan Ye Jin. Clue selalu menggunakan pengaman, saat tidak menggunakan pengaman Clue akan mengeluarkan di luar. Meski Clue juga sering mengeluarkan di dalam.


"Baiklah, kalau begitu ayo kita kembali." Clue berjalan ke arah Fiona kemudian memegang pundaknya. Tidak lama kemudian Clue dan Fiona menghilang. Clue dan Fiona kemudian muncul tidak jauh dari tempat Adrian berlatih.


"Ingat, kamu harus merahasiakan ini." kata Clue. "Huh, aku tahu." Balas Fiona kemudian pergi. Clue kemudian berjalan ke dalam rumah. "Clue." kata Adrian berdiri dan berjalan ke arah Clue. "Ada apa yah." Balas Clue. "Apa yang kamu lakukan dengan Fiona." Tanya Adrian. "Aku hanya mengajarinya berlatih." Balas Clue. "Ingat Clue, dia masih saudaramu. Dia anak pamanmu." Kata Adrian. "Santailah yah." Kata Clue masuk ke dalam sebuah rumah.


Saat ini Ye Jin sedang berada di kamar mandi dan memegang perutnya. "Mengapa akhir-akhir ini aku mual." Gumam Ye Jin. "Jangan bilang aku hamil." Kata Ye Jin melihat perutnya. "Ye Jin." Ye Jin mendengar sebuah suara kemudian keluar dari kamar mandi. Ye Jin melihat Clue yang sedang berbaring di kasur.


"Ada apa denganmu." Tanya Clue melihat Ye Jin. "Aku baru saja selesai buang air besar." Ye Jin tersenyum. "Oh, kemarilah." Kata Clue. Ye Jin kemudian naik ke kasur dan bersandar di dada Clue. Melihat Ye Jin bersandar di dadanya Clue mengelus kepala Ye Jin. "Hari ini aku lelah setelah berburu monster selama 2 hari berturut-turut. Jadi kita melakukannya besok saja." kata Clue. "Baiklah." Ye Jin mengangguk kemudian memejamkan matanya.


20 hari telah berlalu. Saat ini Clue melayang di langit dan melihat langit hitam diatasnya. "Hehe, seranglah aku." Kata Clue memprovokasi. "Duarr." Seakan sadar oleh provokasi Clue. Petir mulai menyambar Clue tanpa henti.


Beberapa menit kemudian Clue sedang terbaring di sebuah tanah yang hangus. "Uhuk, uhuk." Clue terbatuk dan mulai duduk. "Sial, aku terlihat begitu menyedihkan." Kata Clue melihat dirinya sendiri yang hangus dan tanpa pakaian.


Clue menghirup napas kemudian merasakan sekelilingnya. "Tidak buruk, aku dapat merasakan mahluk hidup dalam jarak 500 meter." Kata Clue. Clue berdiri kemudian menghilang. Clue muncul di suatu tempat dan berkata. "Sepertinya jarak teleportasiku meningkat menjadi 500 meter." Clue lalu sekali lagi menghilang.


Seoul, Korea Selatan. Seorang pemuda berambut putih sedang bertarung dengan monster kemudian melihat langit di atasnya tiba-tiba gelap. Pria berambut putih menengok ke atas dan melihat sebuah gerbang hitam raksasa tiba-tiba muncul dari udara tipis.


"Sepertinya mereka bersembilan sudah menerobos peringkat ss atau menghadapi hukum alam dua kali." Kata pemuda berambut putih. Pemuda berambut putih melihat gerbang hitam raksasa di atasnya dan berkata. "Gerbang neraka sudah muncul jika 10 orang terpilih menghadapi hukum alam 2 kali. Kemudian 24 jam dari sekarang gerbang akan terbuka dan bumi akan terhubung dengan Neraka. Aku berharap mereka bersembilan pergi ke neraka dan membunuh sebanyak mungkin penghuni neraka. Karna 1 bulan setelah gerbang neraka terbuka. Mahluk penghuni neraka bisa keluar dari gerbang." Pemuda berambut putih menghela nafas.


Jember, Indonesia. Clue saat ini telah selesai mengganti pakaian dan melayang di depan gerbang neraka. "Gerbang apa ini." kata Clue mencoba mendorong gerbang neraka. Namun gerbang neraka tidak terbuka. "Sial, aku yang bahkan peringkat ss tidak bisa membuka gerbang." Gumam Clue.


"Clue, gerbang apa ini." Adrian dan Daus melayang ke arah Clue. "Aku juga." Sebelum menyelesaikan perkataannya, Clue teringat sebuah gerbang di dalam mimpinya. "Jika tidak salah, ini adalah gerbang menuju dunia lain." kata Clue dengan suara serius. "Apa.!" Adrian dan Daus terkejut.


"Ayah, Daus. Lindungi yang lain, aku akan pergi menuju korea selatan." Clue terbang dengan cepat tanpa menunggu balasan Adrian dan Daus. "Meski monster tingkat s muncul Clue tidak pernah seserius ini. Ini pasti hal yang buruk." Kata Daus dengan serius. "Jika ada monster yang keluar dari gerbang ini, aku berharap Clue bisa menanganinya." Kata Adrian. "Aku setuju pak." Daus mengangguk.


30 menit kemudian Clue telah tiba di kota Seoul. "Rupanya kamu yang pertama kemari." Kata pemuda berambut putih melihat Clue. "Gerbang apa itu." Tanya Clue kepada pemuda berambut putih yang tidak lain Mori Han. "Itu adalah gerbang neraka." Balas Mori Han melihat gerbang di atasnya. "Apa!." Clue terkejut mendengar kata Mori Han.


"Guardian bercerita padaku, ketika 10 orang terpilih menghadapi hukum alam dua kali gerbang yang menghubungkan bumi dan neraka akan muncul." Kata Mori Han. "Sigh, manusia di bumi sudah kesulitan melawan monster. Kali ini mahluk neraka yang akan muncul." Clue berkata dengan ekspresi buruk.


"Oh, aku tidak meyangka kamu sebaik ini dan mencemaskan semua manusia." Mori Han tersenyum. "Tapi kamu tidak perlu khawatir, karna gerbang neraka muncul. Monster yang muncul ke bumi berkurang 90%. Hanya 10% monster yang muncul." Mori Han menjelaskan.


"Lalu kapan gerbang akan terbuka." Tanya Clue. "Gerbang akan terbuka 24 jam setelah muncul." Balas Mori Han. "Jadi besok lawanku adalah penghuni neraka." Kata Clue. "Kamu sepertinya salah paham, meski gerbang neraka terbuka. Mahluk penghuni neraka bisa keluar setelah 1 bulan gerbang terbuka. Jadi saat gerbang terbuka, hanya manusia yang bisa memasuki gerbang neraka." Mori Han menjelaskan.


Mendengar penjelasan Mori Han Clue berkata. "Terimakasih informasinya, jika begitu aku akan pergi." "Tunggu." Mori Han berteriak. "Apa." Balas Clue. "Aku harap kamu seorang diri yang memasuki neraka. Jangan mengajak orang lain. kamu tidak tahu seperti apa bahaya di neraka." Kata Mori Han dengan serius. "Terimakasih nasehatnya." Kata Clue lalu terbang ke langit dengan sangat cepat. Melihat Clue pergi, Mori Han berkata. "Sepertinya, aku harus mempersiapkan beberapa hal sebelum pergi ke neraka."


Saat ini Clue sedang terbang dengan sangat cepat. "Kurang 24 jam sampai gerbang neraka terbuka. Jadi dalam waktu 24 jam aku akan membunuh semua monster di jawa timur." Kata Clue lalu menambahkan kecepatan terbangnya.


14 jam kemudian Clue sedang berdiri di atas tumpukan mayat monster. "Sekarang semua monster di jawa timur sudah aku bereskan." Kata Clue lalu melihat langit yang gelap. "Baiklah, aku akan kembali untuk istirahat." Clue lalu menghilang.


Tidak lama kemudian Clue telah kembali ke rumah dan melihat Ye Jin sedang duduk di kasur. "Clue, ada yang ingin aku bicarakan kepadamu." Kata Ye Jin berbicara bahasa inggris. "Bicaralah." Balas Clue melepas pakaiannya dan berjalan ke arah kamar mandi. "Sepertinya aku hamil." Kata Ye Jin. "Apa!." Clue terkejut.