Rebirth With System

Rebirth With System
S5 Kencan



Keesokan harinya Clue melihat dirinya di cermin dan berkata. "Jika aku tidak menyembunyikan kekuatanku. Semua wanita di dunia ini akan terpesona saat melihat diriku." Clue merapikan jaz miliknya kemudian menghilang.


Clue muncul di sebuah apartemen dan memencet bel. "Tunggu sebentar." Clue mendengar suara balasan. Tidak lama kemudian Clue melihat seorang perempuan berusia 20 tahun yang mirip dengan Erika. "Siapa ya." Kata perempuan melihat Clue.


"Aku ada janji dengan Erika." Balas Clue. "Masuklah, kakak sedang mandi." Kata perempuan. Clue masuk ke dalam rumah dan duduk di kursi. "Kamu mau minum apa." Tanya perempuan. "Cukup air mineral." Balas Clue.


Perempuan berjalan ke dapur dan membuka lemari es. Perempuan membawa 1 botol air mineral. "Aku tidak tau ada pria yang berani mendekati kakak." Kata perempuan melihat Clue. "Apa kakakmu menyeramkan sampai tidak ada pria yang berani mendekat." Tanya Clue.


"Tidak, kakak adalah awakened tingkat 9 dan kepala sekolah khusus awakened. Jadi pria yang bukan awakened tingkat 9, tidak berani mendekati kakak." Balas perempuan. "Siapa yang mengatakan aku menyeramkan." Clue melihat Erika yang keluar dari kamar.


"Kamu salah dengar." Balas Clue meminum air. Erika mendengus mendengar kata Clue. "Aku sudah siap. Kita ingin pergi kemana." Tanya Erika. "Kamu akan segera tahu." Balas Clue teleportasi bersama Erika. Adik Erika terkejut saat Clue dan kakaknya tiba-tiba menghilang.


Clue dan Erika muncul di sebuah ruangan dan melihat pria paruh baya duduk di kursi. "Presiden." Erika terkejut melihat pria paruh baya. "Oohh, akhirnya kamu datang menemuiku Clue." Kata pria paruh baya yang di panggil Presiden. Erika terkejut saat presiden menyebutkan nama Clue. Dia tidak tahu bahwa Clue mengenal presiden.


"Apa kamu datang kesini untuk menjual pil." Tanya Presiden. "Aku akan menjual pil jika kamu menyuruh para keroco itu untuk berhenti mengawasiku." Balas Clue duduk di kursi dan melihat presiden. "Baiklah, aku tidak akan mengawasimu lagi." Balas Presiden. Clue mengangguk dan mengeluarkan 3 pil spirit level 1 dari udara kosong.


Erika dan pria paruh baya merasakan udara menjadi sejuk. "Aku sangat penasaran. Bagaimana caranya kamu menciptakan pil luar biasa seperti ini." Kata Presiden mengambil 3 pil. "Meski aku memberitahu caranya. Di dunia ini tidak akan ada orang yang bisa membuatnya." Balas Clue.


Presiden melihat Clue kemudian menelepon seseorang. "Orangku masih mengambil uang." Kata Presiden. "Aku tahu." Balas Clue. "Apa dia kekasihmu." Presiden melihat Erika yang berdiri di samping Clue. "Saya Erika kepala sekolah khusus awakened di kota Jember presiden." Erika mengenalkan dirinya.


"Dia menuduhku sebagai anggota asosiasi penjahat. Jadi aku membawanya kemari." Balas Clue. Erika tidak bisa berkata apa-apa saat mendengar kata Clue. Erika tidak pernah menuduh Clue sebagai anggota asosiasi penjahat.


"Tidak mungkin ada anggota asosiasi penjahat yang menjual pil yang begitu menajubkan kepada pemerintah." Kata Presiden. "Jika boleh tau pil apa yang dijual olehnya Presiden." Tanya Erika. Presiden melihat Clue. Presiden tahu bahwa Clue tidak memberi tahu manfaat pil kepada Erika.


"Kamu bisa memberi tahu manfaat pil itu Presiden. Aku yakin dia tidak akan menyebarkan informasi pil kepada orang lain. Jika dia menyebarkan informasi pil. Kamu bisa membunuhnya." Kata Clue. Mendengar kata Clue, Erika mulai berkeringat.


"Saya tidak ingin tahu manfaat pil itu presiden." Kata Erika dengan panik. "Hahaha, aku hanya bercanda." Clue tertawa. "Jika manusia biasa atau awakened memakan pil itu. Kekuatan mereka akan meningkat. Manusia biasa akan menjadi awakened tingkat 1 jika memakan pil itu. Dan awakened tingkat 1 akan menjadi awakened tingkat 2 jika memakan pil itu." Clue menjelaskan.


"Pantas Fernando tiba-tiba menjadi awakened tingkat 6. Dia pasti memakan pil itu." Erika terkejut mendengar kata Clue. "Bukankah kamu bilang bahwa pil ini hanya bisa di konsumsi 1 tahun sekali. Jika mengkonsumsi pil lagi, tidak akan mendapatkan manfaat apapaun." Kata Presiden.


"Apakah aku pernah bilang, hanya mempunyai pil itu." Kata Clue mengeluarkan pil spirit level 2. Presiden dan Erika merasakan udara di ruangan semakin sejuk. "Jika memakan pil ini, kekuatanmu akan melompat 2 tingkat. Kamu akan menjadi awakened tingkat 3." Kata Clue melihat presiden.


"Aku akan membeli pil itu. Tapi aku akan membayarnya besok. Aku akan mengantarkan 5 miliar ke apartemenmu." Kata Presiden. "Tidak masalah." Clue melemparkan pil kedalam mulut presiden.


Presiden menelan pil dan merasakan energi di dalam pil. Clue muncul di belakang Presiden dan menyentuh punggungnya. Tubuh presiden kemudian diselimuti cahaya putih.


1 Menit kemudian Clue melepas punggung presiden. "Aku merasa tubuhku di penuhi kekuatan." Kata presiden merasakan perubahan di tubuhnya.


Presiden kemudian mengambil alat di laci mejanya. Presiden menyentuh alat dan melihat angka 305. Erika yang melihat presiden memiliki kekuatan awakened tingkat 3 tidak bisa berkata-kata.


"Terimakasih Clue." Kata presiden melihat Clue. "Tidak perlu berterimakasih. Aku disini sebagai penjual." Balas Clue duduk di kursi. "Clue bisakah aku minta tolong padamu." Tanya Presiden. "Jika itu permintaan membunuh anggota asosiasi penjahat aku akan menolak." Balas Clue.


Presiden terkejut Clue tahu apa yang ingin dikatakan olehnya. "Kamu pasti tahu dengan Fernando yang tinggal bersamaku. Dan yang akan menghancurkan asosiasi penjahat adalah Fernando." Balas Clue. "Baiklah jika itu keputusanmu." Presiden menghela nafas.


20 Menit kemudian Clue melihat tiga pria berseragam hitam masuk ke dalam ruangan dengan membawa 3 koper. "Berikan koper itu padanya." Kata pria paruh baya. "Baik presiden." Tiga pria berseragam memberikan 3 koper kepada Clue. Mereka bertiga sudah bertemu dengan Clue sebelumnya. Mereka tahu Clue menjual pil lagi kepada presiden.


Clue membuka 3 koper dan melihat uang di dalamnya. Clue menaruh 3 koper di dalam tabel penyimpanan dan berkata. "Sampai jumpa. Jangan lupa untuk mengirimkan uangnya." Clue berteleportasi bersama Erika.


Melihat kepergiannya Clue seorang pria berseragam hitam berkata. "Presiden, anda menjadi awakened tingkat 3." "Benar. Aku menjadi awakened tingkat 3." Balas Presiden. "Selamat presiden. Karena menjadi awakened tingkat 3." Kata tiga pria berseragam hitam secara bersamaan.


Saat ini Clue dan Erika berada di sebuah taman. "Siapa kamu sebenarnya Clue. Kamu memiliki kemampuan teleportasi dan dapat membuat pil yang begitu luar biasa." Kata Erika melihat Clue. "Jika aku mengatakan berasal dari dunia lain. Apa kamu akan percaya." Kata Clue duduk di kursi.


"Apa kamu benar-benar alien yang berasal dari planet lain." Erika menatap Clue dengan tajam. "Aku bukan alien. Tapi juga bukan manusia." Balas Clue. "Lalu siapa dirimu." Tanya Erika. "Aku adalah divine being." Balas Clue. "Baiklah, berhenti bercanda." Erika menghela nafas.


"Apa kamu memiliki pil yang kamu jual kepada presiden." Tanya Erika. "Aku tidak punya untuk saat ini. Apa kamu ingin membelinya." Balas Clue. "Benar, aku ingin membelinya." Erika mengangguk. "Untukmu akan ku berikan gratis. Asalkan kamu mau tidur denganku." Balas Clue. "Huhh, dalam mimpimu. Aku tidak akan tidur denganmu." Balas Erika.


"Baiklah, aku tidak akan pernah menjual pil kepadamu." Balas Clue. Erika terdiam mendengar kata Clue. "Aku bukan wanita murahan yang dengan mudah tidur dengan pria. Aku hanya akan tidur dengan pria yang menikahiku." Balas Erika melihat Clue. "Menikah ya." Balas Clue melihat langit.


"Mengapa kamu melihat langit. Apa kamu memiliki wanita yang kamu suka." Tanya Erika. "Wanita yang aku suka. Terbunuh di depan mataku sendiri." Balas Clue. Erika terdiam mendengar kata Clue. Erika tidak menyangka bahwa Clue yang begitu kuat tidak bisa menyelamatkan wanitanya. "Apa saat wanitamu terbunuh. Kamu belum menjadi awakened." Tanya Erika. "Benar, saat itu aku bukanlah awakened." Balas Clue berbohong.


"Ingin ice cream." Clue melihat penjual ice cream. "Aku mau." Erika mengangguk. Clue berjalan ke arah penjual ice cream. "Beli 2 ice cream." "Baik." Balas penjual memberikan 2 ice cream kepada Clue. "Ambil kembaliannya." Clue memberikan uang kepada penjual ice cream. "Terimakasih bos." Penjual ice cream berkata dengan senang.