Rebirth With System

Rebirth With System
S4 Luar Angkasa



"Karena kalian bersedia menjadi pengikutku, aku akan memberikan 1 pil pada kalian setiap hari." kata Clue lalu sebuah pil muncul di depan setiap orang. "Jika kalian memiliki kekuatan ahli tingkat d, maka kalian akan mendapatkan pil level 1. Jika kalian ahli tingkat c, kalian akan mendapatkan pil level 2. Semakin tinggi tingkat kalian, semakin besar level pil yang kalian dapatkan." Clue berbicara. "Wahh, ternyata tuan kucing sangat baik hati." Seorang pria mengambil pil di depannya.


"Aku akan pergi meninggalkan planet ini dan membawa pergi menara ini, jika kalian masih ingin tinggal di planet kalian berasal, maka kalian bisa pergi sebelum terlembat." Clue berbicara. "Aku akan memberikan kalian waktu 24 jam untuk berpikir." Kata Clue lalu layar yang memunculkan dirinya menghilang.


"Aku akan tetap berada di menara ini. aku yakin dengan bantuan pil yang aku dapatkan dari tuan Clue. Aku akan bertambah kuat dengan cepat." "Aku juga berpikir begitu. Aku yakin akan bertambah kuat dengan cepat setelah mengkonsumsi pil setiap hari." semua orang mulai berbicara.


Saat ini Clue melihat hologram domba putih dan berkata. "Bawa Mary kemari system." "Baik." Balas system. Mary kemudian tiba-tiba muncul di depan Clue. "Tuan." Mary menyapa Clue. "Elizabeth, Jennie. Dia adalah Mary pemimpin keluarga Smith, ahli demi god." Clue mengenalkan Mary.


"Ahhh." Elizabeth dan Jennie terkejut mendengar kata Clue. "Perkenalkan nona Mary, saya adalah Elizabeth pelayan tuan Clue." "Saya adalah Jenni nona Mary, pelayan kedua dewa Clue." Elizabeth dan Jennie mengenalkan dirinya. "Saya Mary Smith, juga pelayan tuan Clue." Mary mengenalkan dirinya.


"Baiklah system, bawa kami ke lantai 91." Clue melihat hologram domba putih. "Baik." System mengangguk kemudian tubuh Clue, Mary, Elizabeth dan Jennie menghilang. Beberapa detik setelah Clue menghilang Rachel tiba-tiba muncul. "Dia sudah pergi, sebenarnya aku ingin berbicara sesuatu secara pribadi denganya."


Saat ini Clue berada di lantai 91, "System, apa kamu bisa mengecilkan ukuran menara." Clue bertanya. "Bisa." Balas system dipikiran Clue. "Apa manusia yang berada di dalam menara juga ikut mengecil." Tanya Clue. "Benar." balas system. "Bagus. Sebelumnya aku khawatir bahwa menara ini tidak bisa mengecil." Clue menghela nafas.


Beberapa jam kemudian Clue yang berada di dalam kamar mendengar suara ketukan pintu. "Masuklah." Clue melihat pintu terbuka dan Elizabeth berjalan masuk. "Mengapa kamu kemari." Tanya Clue. "Tuan kucing, Elizabeth merindukanmu." Elizabeth tersipu kemudian melepas pakaiannya, menunjukan bentuk tubuhnya yang seksi.


Clue berubah menjadi manusia kemudian berjalan ke arah Elizabeth dan memeluknya. "Apa kamu rindu tidur denganku." Bisik Clue. "Emm, saya rindu tidur dengan tuan." Elizabeth mengangguk. "Tok, tok. Dewa kucing bolehkah saya masuk." Clue mendengar seseorang mengetuk pintunya. "Masuklah Jennie." Jennie masuk ke dalam ruangan dan melihat Elizabeth yang menunduk malu. "Ayo kita bermain bertiga." "Ahhh." Elizabeth terkejut.


24 jam kemudian Clue duduk di atap rumah dalam bentuk kucingnya. "System ini sudah 24 jam setelah aku melakukan pengumuman. Jadi kirim pemberitahuan kepada semua orang di dalam menara." "Baik." Balas system muncul menjadi hologram domba putih.


Saat ini Rachel yang sedang bercemin di kaca bergumam. "Diriku semakin cantik dan muda." Rachel tersenyum. Tiba-tiba Rachel melihat pemberitahuan di depannya. "Apa anda ingin menetap di menara. YA/TIDAK." Rachel kemudian menekan Ya. "Sepertinya dia ingin mengurangi populasi di menara ini." gumam Rachel.


1 Jam telah berlalu, Clue menatap langit dan berkata. "Apa semua orang di dalam menara sudah selesai memilih." Clue melihat hologram domba putih. "Semua orang di dalam menara sudah selesai memilih." Jawab domba putih. "Bagus, kalau begitu kirim aku keluar menara." "Baik." Balas domba putih. Clue kemudian melihat dirinya berada di luar menara. "Mengecilah." Menara mengecil dengan sangat cepat. Clue mengambil menara yang seukuran jari kemudian menyimpannya di tabel penyimpanan. Clue melihat langit kemudian melesat ke udara dengan sangat cepat.


Saat ini Clue telah berada di luar angkasa dan melihat sebuah asteroid. "Jadi seperti ini terbang di luar angkasa." Clue melayang di luar angkasa. "System ke arah mana planet bumi berada." Tanya Clue. "Ke arah timur." Balas system di pikiran Clue. "Baiklah, aku tidak akan menggunakan token teleportasi saat ini. Aku akan merasakan seperti apa terbang di luar angkasa." Clue kemudian melesat ke arah timur dengan cepat.


Saat ini di dalam menara. Mary melihat langit yang awalnya cerah menjadi hitam dan penuh bintang. "Sepertinya tuan telah meninggalkan planet ini." di tempat lain Rachel melihat langit menjadi hitam dan berkata. "Dia sudah meninggalkan planet ini."


Clue yang sedang melesat dengan cepat mengambil token teleportasi dari tabel penyimpanan kemudian menghancurkannya. "Teleportasi 100 miliar km ke arah planet bumi berada." Tubuh Clue tiba-tiba bersinar dan menghilang. Clue muncul 100 miliar km jauhnya kemudian mengambil 1 token teleportasi lagi. "Teleportasi 100 miliar km ke arah planet bumi berada." Tubuh Clue tiba-tiba bersinar dan menghilang. Clue kemudian menggunakan token teleportasi sebanyak 10 kali secara terus menerus.


Saat ini Clue telah menggunakan semua token teleportasi yang dia punya. "System, apa kita telah melewati planet yang di tempati Steven." Tanya Clue melihat sebuah asteroid yang menuju ke arahnya dengan cepat. "Anda telah melewati planet dimana Stsven berada." Balas system di pikiran Clue. "Booom." Clue menghancurkan sebuah asteroid dengan tinjunya." "Asteroid lebih keras dari pada gunung." Gumam Clue.


Clue melihat sebuah planet di depannya dan berkata. "Aku ingin tahu, apakah planet itu berpenghuni atau tidak." Clue melesat ke arah planet dengan sangat cepat. Beberapa menit kemudian, Clue telah berada di tumpukan es dan berkata. "Planet ini sangat dingin, sepertinya tidak mungkin ada mahluk hidup disini." Clue melihat semua permukaan tertutup es yang begitu tebal. Clue kemudian mulai melesat dan mengelilingi planet.


3 Jam kemudian Clue telah selesai mengelilingi planet dingin tersebut. "Yang ada di planet ini hanyalah tumpukan es." "Buukk." "Buukk." Clue melihat hujan batu es. "Tebakarlah." "Wuzzz." Api hitam tiba-tiba muncul dan mulai membakar es dengan sangat cepat. Clue melihat es mulai meleleh dan melihat dirinya menyentuh air. "Oh, rupanya di bawah es ini adalah air. Aku ingin tahu, apa yang ada di dalam bawah sana." Clue mulai menyelam sangat cepat.


30 menit kemudian Clue melihat sesuatu yang bersinar. "Oh, sepertinya aku menemukan sesuatu." Gumam Clue melesat ke arah sinar berada. tidak lama kemudian Clue terkejut bahwa sesuatu yang bersinar adalah sebuah pedang bewarna biru. Clue melihat pedang dari dekat kemudian sebuah notifikasi muncul. "Ice blade adalah sebuah pedang yang terbuat dari tulang ice phoenix. Ice blade memiliki kemampuan untuk membekukan apapun." "pedang yang menarik." Kata Clue mencabut pedang. Saat mencabut pedang Clue melihat tangan kanannya tiba-tiba membeku. "Oh, menarik." Clue kemudian menyimpan ice blade ke dalam tabel penyimpanan. Clue melihat ke atas dan mulai melesat ke arah permukaan dengan sangat cepat.


"Buzz." 30 menit kemudian Clue telah berada di permukaan. "Sepertinya aku harus mempelajari elemen es." Clue membuka tabel shop dan membeli skill elemen ice. Sebuah buku kemudian muncul di depan Clue. "Pelajari." Buku menjadi cahaya dan masuk ke dalam kepala Clue. "Baiklah, saatnya meninggalkan planet ini." Clue kemudian melesat ke langit dengan cepat.


4 Bulan telah berlalu setelah Clue melakukan perjalanan ke luar angkasa, saat ini Clue berada di luar angkasa dan melihat sebuah peta hologram di depannya. "Saat ini aku berada di langit ke 5." Clue memperbesar peta dan melihat sebuah planet. "Sepertinya, aku harus berkunjung ke planet itu." Clue menutup peta kemudian melesat ke arah timur dengan sangat cepat.


Beberapa jam kemudian Clue melihat sebuah planet di kejauhan. "Planet itu mirip seperti planet bumi." Clue menghancurkan sebuah token dan berkata. "Teleportasi menuju planet itu." Badan Clue bersinar kemudian menghilang.


Clue muncul di sebuah kota dan melihat manusia yang sedang berjalan. "Planet ini mirip seperti bumi dan planet di mana menara berada." Clue tiba-tiba terkejut melihat sebuah tabel yang muncul di depan seorang pria. "Tabel status." Clue melihat sebuah tabel yang muncul di depan wanita lain. "Dia juga memiliki tabel status." Clue terkejut.