
2 Bulan sekali lagi telah berlalu, saat ini Clue berada di ruangan dan melihat pria paruh baya di depannya. "Apa kamu tidak pernah mendengar perang antar galaxy." Tanya Clue. "Saya tidak tahu tuan." pria menggeleng. "Sigh, semua ahli tingkat kaisar yang aku tanya tidak pernah mendengar apa itu perang antar galaxy." Clue menghela nafas.
"Tapi saya pernah mendengar cerita aneh tuan. 10 ribu tahun yang lalu, 10 ahli terkuat dari 4 ras menghilang secara misterius. Dan semua orang tidak menemukan jejak keberadaan mereka. Padahal waktu itu tidak ada lubang teleportasi yang muncul." Balas pria.
"Ohh." Clue terkejut dengan kata pria. "Ceritakan lebih detail." Kata Clue. "Itu saja ceritanya tuan, tidak ada yang lebih detail lagi." pria paruh baya tersenyum kecut. "Baiklah, karena kamu memberiku informasi yang berguna. Maka ini bayaranmu." Clue melemparkan 1 pil kepada pria.
Pria paruh baya menangkap pil dan berkata. "Ini, ini pil level 9." "Benar, itu pill level 9." Kata Clue. "Terimakasih tuan." pria paruh baya berterimakasih. Karena di dunianya saat ini tidak ada ahli alkimia yang dapat membuat pil level 9. "Jika begitu aku akan pergi." kata Clue kemudian menghilang. Melihat Clue menghilang pria berkata. "Dia pasti ahli yang turun dari dunia yang lebih tinggi.
Clue muncul di sebuah hutan dan berkata. "Tersisa 1 bulan lagi sebelum perang antar galaxy dimulai. Jadi aku harus menggunakan waktu yang tersisa dengan baik." Clue kemudian melesat ke arah utara dengan cepat.
25 Hari telah berlalu saat ini Clue berada di kota Jember dan melihat gerbang neraka di depannya. "Mengapa gerbang ini tidak menghilang juga." Kata Clue kemudian menyentuh gerbang. "Crashh." Tangan Clue terpental saat menyentuh gerbang.
"Dengan kekuatanku saat ini, mungkin aku bisa menghancurkan pelindung ini." kata Clue. "Kamu tidak bisa menghancurkannya." Clue mendengar sebuah suara kemudian menghilang dan muncul 10 meter dari gerbang dengan tubuhnya di selimuti petir hitam.
"Siapa kamu." Kata Clue melihat pria tua dengan waspada. Clue tidak bisa merasakan kehadiran pria tua. "Aku memiliki banyak nama, di Indonesia aku di panggil Bathara. Tapi bagi para 10 orang terpilih aku di panggil Guardian." Pria tua tersenyum. "Huh, kamu adalah guardian." Clue bertanya. "Benar, aku adalah guardian."
Clue melihat pria tua di depannya dan bergumam. "System, apakah dia benar guardian." "Benar, dia adalah guardian. Aku sarankan anda jangan berkelahi dengannya." balas system. "Apakah kamu berbicara dengan system." Kata pria tua. "System, apakah dia bisa membaca apa yang aku pikirkan dan mendengarkan obrolan kita." Gumam Clue. "Dia bisa." Balas system.
Mendengar kata system Clue menghela nafas dan berkata. "Aku punya banyak pertanyaan untukmu." "Baiklah, silakan bertanya." Balas Guardian. "Mengapa hanya aku yang memiliki system error."
"Karena aku tidak menyukai sifatmu, jadi aku membuat systemmu terpecah menjadi beberapa bagian. Tapi bukankah kamu sekarang sudah mendapatkan system." Balas Guardian. "Kapan perang antar galaxy terjadi." Tanya Clue. "Besok. Jadi hari ini aku sarankan kamu menghabiskan waktu dengan orang terdekatmu." Balas guardian.
"Apa imbalan jika aku menjadi juara nomor 1 di perang antar galaxy." Tanya Clue. "Kamu di beri akses untuk pergi ke dunia dewa dan 1 permintaanmu akan di kabulkan. Apapun permintaanmu." Balas Guardian. "Oh, menarik. Lalu, apa yang terjadi jika aku kalah dalam perang antar galaxy."
"Jika salah satu perwakilan dari bumi tidak bisa masuk 100 besar. Maka pelindung gerbang neraka akan menghilang, dan para iblis tingkat kaisar akan muncul di bumi." Balas guardian. "Berengsek." Clue mengutuk.
Clue menahan emosinya dan berkata. "Aku harap kamu tidak berbohong soal 1 permintaan yang akan di kabulkan apapun itu." Clue melihat guardian dan melesat pergi. Melihat Clue menghilang guardian memegang dadanya. "Uuhh, luka akibat bertarung dengan kucing itu masih belum sembuh." Guardian menatap ke arah Clue pergi kemudian menghilang.
5 menit kemudian Clue telah berada di kamarnya dan berkata. "Tabel status."
Nama : Fernando Clue De Lopez
Level : 395 next level (0/39,500) exp
Ras : Manusia elite tingkat menengah
Kekuatan : 59,500
Agility : 59,500
Vitalitas : 59,500
Stamina : 59,000/59,500
Ki/Mana : 59,300/59,500
Poin : 0
Melihat tabelnya Clue bergumam. "Saat ini aku peringkat raja level 10. Kurang 5 level lagi aku menerobos peringkat kaisar. Saat ini kekuatanku 20 ribu lebih banyak dari peringkat raja level 10 lainnya. Aku bisa mengalahkan peringkat kaisar level 3 dengan mudah." Clue menyeringai.
"Krekk." Clue melihat Fiona masuk ke dalam kamarnya. "Ada apa." Tanya Clue. "Huh, mengapa responmu begitu. Biasanya saat kamu melihatku memasuki kamarmu. Kamu akan menarikku ke ranjang." Fiona mendengus dan menutup pintu.
"Aku dalam mood buruk saat ini." balas Clue. "Tidak biasanya kamu dalam mood buruk." Fiona memeluk Clue dari belakang dan menjilati lehernya. "Jika kamu tidak pergi, aku akan membuatmu menyesal menjilati leherku." Balas Clue. "Hehe, memang apa yang mau kamu lakukan." Fiona menjilati telinga Clue.
Clue berbalik kemudian mencium bibir Fiona dan meremas dadanya. "Emmm." Fiona mengerang dan memeluk Clue. "Aku akan membuatmu berteriak minta berhenti." Kata Clue merobek rok Fiona. "Ahhh." Fiona menjerit.
2 Jam kemudian Clue sedang berbaring dan melihat Fiona duduk di atasnya. "Uuuhhh." Fiona gemetar kemudian berbaring di atas dada Clue. "Plassh." "Ahhh." Clue menampar pantat Fiona. "Siapa bilang menyuruhmu untuk berhenti." "Aku sangat lelah Clue." Fiona terengah-engah. "Plassh." "Ahhh." "Emmm." Fiona mengerang saat Clue menghisap ****** dadanya. "Aku akan membuatmu pingsan." Clue membalik badan Fiona dan menusuk pussynya. "Uhhh." Fiona mengerang.
Malam harinya Clue sedang duduk di sebuah batu dan menatap langit. "Apa yang sedang kamu pikirkan." Kata Ye Jin duduk di samping Clue. "Besok adalah hari dimana pertarungan galaxy dimulai. Aku takut tidak bisa kembali saat kamu melahirkan anak kita." Balas Clue melihat perut buncit Ye Jin dan mengelus perutnya.
"Jangan terlalu dipikirkan Clue. kamu kembali dengan selamat aku sudah senang." Ye Jin tersenyum lalu bersandar di pundak Clue. "Kamu adalah wanita terbaik di dalam hidupku Ye Jin. "Clue memeluk Ye Jin." Clue dan Ye Jin kemudian berciuman di bawah sinar rembulan.