
Aku tanya apa yang kamu lakukan." Kata sosok berjubah hitam memegang sabit hitam yang muncul dari udara kosong. "Aku melahapnya." Clue menyeringai. "Aku akan membunuhmu." Kata sosok berjubah hitam mengayunkan sabitnya kepada Clue.
"Slasshh." Langit di belakang 2 Clue terbelah menjadi dua, sementara Clue tidak terluka sama sekali. "Apa kamu menyerangku." Clue melihat sosok berjubah hitam. "Bagaimana kamu bisa baik-baik saja setelah terkena tebasanku. Tebasanku dapat menghapus jiwa." Sosok berjubah hitam terkejut.
"Bahkan Emperor Soul Reaper tidak bisa menghapus jiwanya." Destroyer terkejut melihat Clue. "Sekarang giliranku." Clue muncul di depan sosok berjubah hitam dan meninju wajahnya.
"Wuushh." Tinju Clue melewati tubuh sosok berjubah hitam. "Sepertinya serangan fisik tidak berpengaruh padamu." Clue melihat sosok berjubah hitam.
"Glutton." Kata Clue kemudian bayangan hitam melesat ke arah sosok bayangan hitam. Melihat bayangan hitam melesat ke arahnya sosok bayangan hitam mengayunkan sabitnya. "Slasshh." Bayangan hitam terbelah menjadi dua namun menyatu kembali dan menyelimuti tubuh sosok bayangan hitam.
"Destroyer mengapa kamu diam saja. Cepat bantu aku." Teriak sosok berjubah hitam. "Destroyer melihat sosok berjubah hitam dan meninjunya. "Wussshh." Angin kencang berhembus dan menghempaskan bayangan hitam.
Clue melihat Destroyer dan sosok berjubah hitam. "2 Lawan 1 ya." Destroyer mengabaikan kata Clue dan meninju Clue. "Booom!!." Clue terlempar sangat jauh. "Meski sudah menerobos High Emperor Divine Being, kekuatannya lebih kuat dariku.." Kata Clue melayang di langit dan melihat kejauhan.
Clue menghilang dan muncul di depan Destroyer dan sosok berjubah hitam. "Glutton." Kata Clue kemudian bayangan hitam keluar dari tubuhnya. Namun bayangan hitam tidak melesat ke arah destroyer dan sosok berjubah hitam, melainkan membentuk armor di tubuh Clue.
Clue muncul di depan sosok berjubah hitam dan memegang kedua tangannya. "Selamat tinggal." Clue tersenyum dan bayangan hitam menyelimuti tubuh sosok berjubah hitam. "Lepaskan dia." Destroyer memukul Clue. "Booom!!."
"Anda mendapatkan 10.000.000.000 karena melahap High Emperor Soul Reaper." "Kamu terlambat." Clue menyeringai melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Sekarang giliranmu Destroyer." Clue tersenyum dan melesat menuju Destroyer.
Melihat Clue melesat ke arahnya Destroyer meninju Clue. Namun Destroyer terkejut melihat Bayangan hitam yang memegang tangannya. "Selamat tinggal." Clue menyeringai. Bayangan hitam mulai menyelimuti tubuh Destroyer.
"Aahhhhh." Destroyer berteriak dan tubuhnya mulai membesar. "Percuma saja." Kata Clue melihat Destroyer yang terus membesar sementara bayangan hitam menyelimuti dirinya.
1 menit kemudian Clue melihat bayangan hitam telah melahap destroyer dan kembali ke tubuhnya.
"Anda mendapatkan 10.000.000.000 karena melahap High God Emperor." Melihat notifikasi yang muncul di depannya Clue tertawa. "Hahaha akhirnya aku berhasil membunuhmu Destroyer." Setelah puas tertawa Clue berkata. "Saatnya membunuh Creator." Clue menghilang dan muncul di luar angkasa.
"Creator munculah, sekarang giliranmu untuk mati." Clue berteriak dan membuat luar angkasa bergetar. "Jika kamu tidak muncul aku akan menghancurkan alam semesta ini." Teriak Clue.
1 menit berlalu, 10 menit berlalu, 1 jam berlalu. Melihat Creator tidak muncul Clue berkata. "Karena kamu bersembunyi seperti tikus, aku akan menghancurkan alam semesta ini." "Glutton." Bayangan hitam keluar dari tubuh Clue dan menyebar keseluruh luar angkasa dengan sangat cepat.
10 menit kemudian bayangan hitam kembali ke tubuh Clue. "Anda mendapatkan 10.000.000 poin tambahan karena melahap planet." "Anda mendapatkan 10.000.000 poin tambahan karena melahap ribuan mahluk hidup." "Anda mendapatkan 10.000.000 poin tambahan karena melahap matahari." Jutaan notifikasi muncul di depan Clue.
"Aku tidak menyangka Creator adalah pengecut. Dia melarikan diri saat tahu dirinya dalam bahaya." Clue melihat langit yang gelap gulita tanpa adanya cahaya. Clue menghilang kemudian muncul di sebuah taman yang indah.
"Apa yang membuat mahluk ilahi seperti anda datang ke surga." Wanita bersayap putih turun dari langit dan berbicara kepada Clue. "Aku kesini untuk mencari seseorang." Kata Clue memejamkan matanya dan melihat seluruh surga. "Sepertinya dia tidak ada disini." Kata Clue merasakan Creator tidak berada di surga. "Siapa yang anda cari." Tanya wanita bersayap putih. "Kamu tidak perlu tahu." Balas Clue kemudian menghilang.
"Jika begitu saat ini kamu setara dengan Destroyer dan Creator." Ayah Clue berhenti bermain catur dan melihat Clue. Clue menunjuk jarinya dan cahaya putih masuk ke dalam kepala ayah dan kakeknya.
Ayah dan kakek Clue terkejut melihat ingatan Clue yang membunuh Destroyer dan Emperor Soul Reaper. Sementara Creator yang tidak muncul saat Clue melahap satu alam semesta.
"Creator pasti pergi saat mengetahui Destroyer mati di tanganmu." Kata ayah Clue. "Aku menebak dia saat ini bersembunyi di sudut outversal." Kata kakek Clue. "Outversal sangat luas kek, meski sudah berkeliling outversal selama 800 tahun lebih. Aku tidak menemukan ujung outversal. Jika dia bersembunyi di outversal akan sulit bagiku menemukannya." Clue menghela nafas.
"Ehhh." Clue tiba-tiba berdiri. "Ada apa Clue." Tanya ayah dan kakek Clue. "Kita kedatangan tamu." Clue tersenyum dan menghilang.
Saat ini di luar angkasa 3 wanita cantik berkulit putih sedang terbang melebihi kecepatan cahaya. "Planet itu terlihat seperti bumi." Ketiga wanita berhenti dan melihat planet yang mirip dengan bumi.
"Sepertinya aku memiliki pengujung." 3 wanita terkejut melihat Clue yang muncul di belakang mereka. "Dia kuat." Kata 3 wanita secara bersamaan. "Namaku adalah Clue pencipta alam semesta ini. Jika boleh tau siapa nama kalian bertiga." Clue mengenalkan dirinya.
"Namaku adalah Grace." "Namaku Wulan." "Namaku Pyokojang." Ketiga wanita mengenalkan diri mereka. "Apa kalian tertarik minum teh denganku." Clue tersenyum. "Aku tidak keberatan." "Aku juga." "Aku juga sama." Balas Grace, Wulan dan Pyokojang.
Clue teleportasi bersama Grace, Wulan, Pyokojang dan muncul di tepi danau. Clue menjentikan jarinya kemudian meja, kursi serta 4 cangkir yang berisi teh muncul. "Ayo duduk." Clue tersenyum dan duduk di kursi.
Melihat Grace, Wulan dan Pyokojang duduk di kursi Clue berkata. "Minumlah." Grace, Wulan dan Pyokojang meminum teh dan merasakan masa hidup mereka bertambah. "Jika boleh tau kalian bertiga berasal dari mana." Tanya Clue meski sudah mengetahui mereka bertiga. Clue, Grace, Wulan dan Pyokojang mulai mengobrol.
24 jam telah berlalu sementara Clue masih mengobrol bersama Grace, Wulan dan Pyokojang. Cerita kamu sungguh menarik Clue." Grace tersenyum. "Aku masih memiliki banyak cerita. Apa kalian bertiga ingin mendengarnya." Kata Clue. "Kami sedang tidak terburu-butu. Jadi kami bisa mendengar ceritamu." Balas Wulan tersenyum. "Baiklah, aku akan mulai bercerita." Clue tersenyum dan mulai bercerita.
1 miliar tahun berlalu setelah Clue membunuh Destroyer dan Emperor Soul Reaper. Saat ini Clue sedang tidur di tengah padang rumput dan melihat bintang di langit. "Hidup terlalu lama sungguh membosankan." Clue menghela nafas dan muncul di luar angkasa.
"System apa kamu punya saran yang bagus buatku. Agar aku tidak merasa bosan." Tanya Clue. Domba putih muncul di depan Clue dan berbicara. "Mengapa tuan tidak reinkarnasi saja. Mungkin tuan akan mendapatkan tantangan jika reinkarnasi."
"Itu bukan ide yang buruk." Clue mengangguk dan menghilangkan domba putih. "Jika aku terlahir kembali dan memiliki ingatanku saat ini. Itu akan terlalu membosankan." Kata Clue menuliskan sesuatu di tangannya kemudian menyegel ingatannya.
Setelah menyegel ingatannya Clue berkata. "Ehhh, aku siapa." Clue bingung. Clue melihat kata-kata di tangannya dan berbicara. "Rebirth." "Sinnggg." Tubuh Clue menjadi cahaya dan menghilang.
END!!
Terimakasih bagi para pembaca karena sudah mengikuti perjalanan Clue selama ini. Cerita Clue berakhir di sini.
Novel Baru akan Rilis Bulan September