
Nama : Clue
Umur : 16 Tahun
Level : 535 next level 52,100 exp
Job : -
Ras : Manusia
Kekuatan : 638 > 655 (+390)
Agility : 638 > 655(+390)
Vitalitas : 638 > 655 (+390)
Stamina : 638/638 > 640/655
Mana : 638/638 > 650/655
Poin : 85 > 0
Coin : 15,895,500 > 25,895,500
"Masih kurang 70 juta coin. Jika aku ingin mendapatkan 70 juta coin aku harus menyerap 70 batu alam tingkat rendah. Aku perlu mengeluarkan 1 juta lebih coin emas untuk membeli 70 batu alam tingkat rendah." Clue menghela nafas.
"Menurut kenangan pemuda dia memiliki 5 batu alam tingkat rendah dan 100 ribu coin emas di cincin penyimpanannya." Gumam Clue. "Apakah aku harus menuju ke tempat pemuda ini tinggal." Clue berpikir. "Baiklah, setelah aku mendapatkan batu alam tingkat rendah milik pemuda aku akan pergi." Kata Clue lalu memegang token teleportasi dan tidak lama kemudian Clue menghilang.
Beberapa detik kemudian Clue melihat sebuah sekte di depannya. "Aku hanya memiliki 13 token teleportasi yang tersisa. Sebelum aku mencapai level 600 aku tidak boleh menghabiskannya." Kata Clue lalu berjalan menuju ke gerbang sekte.
Penjaga melihat ada seorang pemuda mendekat dan berkata. "Sepertinya aku mengenalinya." Kata penjaga. "Ahhh." Penjaga disampingnya terkejut lalu berteriak. "Tuan muda Clue kembali." "Benar, Tuan muda Clue kembali." Penjaga lain berteriak.
Clue yang melihat penjaga meneriaki namanya hanya tersenyum kecut lalu masuk ke dalam sekte. "Ahh, bukankah itu tuan Clue." "Dia kembali, sudah 1 tahun dia menghilang. Dia membuat ayahnya elder Rahmat cemas." Kata beberapa murid melihat Clue. "Ehh, dia sekarang peringkat B level 5" "Mungkin dia selama setahun fokus kultivasi dan mengabaikan alkimia, black smith serta prasasti" Kata beberapa murid melihat Clue.
Clue mengabaikan obrolan para murid dan memasuki kamarnya. Meski dia adalah anak seorang elder dan kakeknya adalah patriack, dia tetap murid luar karena kultivasinya hanya peringkat B level 1 waktu itu. Jika ingin menjadi murid dalam harus memasuki peringkat A level 5 sebelum usia 30 tahun.
Di sebuah ruangan seorang pria 40an sedang duduk dan membaca sebuah buku lalu seorang pemuda berlari. "Tuan." "Tuan." Kata murid panik. "Ada apa." balas pria 40an. "Tuan muda Clue telah kembali." kata murid. "Apa. anakku kembali. dimana dia sekarang." Kata pria 40an semangat. "Tuan Clue berada di kamarnya." Balas murid. Pria 40an melesat dari ruangan.
Sementara itu Clue sudah menemukan cincin penyimpanan pemuda. "Hehe, akhirnya ketemu." Kata Clue. "bruak." Clue melihat pintu hancur dan seorang pria 40an. "Ayah." Kata Clue dia tahu bahwa pria 40an di depannya adalah Rahmat ayah pemuda. Maka Clue berpura-pura memanggilnya ayah. "Sialan, kamu akhirnya tahu cara untuk kembali. Kamu sudah membuat ayahmu cemas." Rahmat memeluk Clue.
Clue tersenyum kecut dan berkata. "Aku hanya berburu dan berlatih kultivasi di sebuah hutan." Balas Clue. Rahmat melepas Clue dari pelukannya lalu mengangguk melihat Perkembangan Clue. "Bagus dalam setahun kamu sudah menerobos 4 peringkat dan mencapai peringkat B level 5." Kata Rahmat. "Hehe. aku berlatih cukup keras dalam kultivasi." AClue tertawa. "Jika kamu dari dulu hanya fokus kultivasi saja. Mungkin dalam umur 16 tahun kamu sudah mencapai peringkat A level 3 atau empat." Rahmat menggeleng.
"Oh, benar ayah. Mana jatah batu alam tingkat rendah bulananku." Kata Clue. "Sialan kamu nak. Kamu baru kembali dan langsung meminta jatah." Kata Rahmat namun tersenyum. "Ini jatahmu selama 1 tahun. Aku menambahkan 3 batu alam tingkat rendah karena kamu sudah mencapai peringkat B level 5." Kata Rahmat.
"Terimakasih yah." Clue mengambil 15 batu alam tingkat rendah dari tangan Rahmat. "Baiklah nak. ayo temui kakek. Dia juga khawatir karena kamu menghilang selama setahun." Kata Rahmat. "Baik yah." Clue mengangguk.
Clue dan Rahmat kemudian menuju sebuah ruangan. Setelah sampai di sebuah ruangan Clue melihat ada 14 orang yang berada diruangan. Clue juga mengenali mereka semua. Pria tua yang sedang duduk di kursi utama adalah kakeknya. 4 pria paruh baya yang duduk di dekatnya adalah para pamannya atau kakak ayahnya. Kesembilan orang yang sedang berdiri adalah saudaranya anak-anak dari pamannya.
Saat melihat Clue dan Rahmat memasuki ruangan pemuda berusia 20 tahunan berkata. "Sepertinya si kecil ini tahu cara pulang." Clue melihat pemuda yang berbicara adalah Ferdin anak paman pertama. "Berusia 21 tahun dan mencapai peringkat A level 5." Gumam Clue
"Hmm, untung saja peningkatan kultivasimu tidak buruk selama setahun. Jika kau tidak berkembang selama setahun. Aku akan marah." kata pria tua. Saat mendengar kata pria tua Clue tersenyum kecut. "Baiklah nak, ambil ini." pria tua melemparkan sesuatu kepada Clue.
Clue menangkap dan melihat isi di dalam cincin ada 10 batu alam tingkat rendah di dalamnya. "Ini." Clue terkejut. "Ambilah nak, 10 batu alam tingkat rendah adalah imbalanmu karena menerobos peringkat B level 5 seperti saudaramu lainnya. Jika kamu menerobos peringkat A level 1. Aku akan memberikan 25 batu alam tingkat rendah." Kata pria tua. "Terimakasih kek." Kata Clue senang. Rahmat juga senang ayahnya memberi hadiah kepada Clue.
Setelah beberapa menit mengobrol Clue meninggalkan ruangan. "Hei, dimana saja kamu selama setahun." Clue melihat perempuan berumur 25 tahun yang tidak lain adalah anak kedua pamannya Rindi. "Berlatih kultivasi di sebuah gua." Balas Clue jujur. "Hebat, dalam umurmu aku hanya berdiam diri disekte. Baru berumur 20 tahun aku pergi berpetualang." Kata Rindi. "Hei, apa kamu tahu kakekmu menyuruh kita mencarimu selama setahun." Kata Rindi.
Clue hanya menggeleng. "Untung saja kamu kembali. Kalau kamu tidak kembali ayahmu akan pergi meninggalkan sekte untuk mencarimu besok." Balas Rindi. Clue hanya tersenyum kecut.
Clue tahu bahwa ayah pemuda begitu menyanginya. Clue juga tahu bahwa pemuda tidak begitu akrab dengan saudara yang lain kecuali Rindi. Ayah pemuda juga sering berkompetensi untuk posisi patriack dengan pamannya yang lain. Jika Rahmat meninggalkan sekte maka keempat pamannya senang.
Clue mulai berjalan ke kamarnya. Saat tiba di kamarnya Clue tersenyum dan berkata. "Aku mendapatkan 30 batu alam tingkat rendah, jadi aku dapat 30 juta coin emas." Clue mulai menyerap batu alam.
Keesokan harinya Clue sedang duduk dan bergumam "Tabel status."
Nama : Clue
Umur : 16 Tahun
Level : 570 next level 77,000 exp
Job : -
Ras : Manusia
Kekuatan : 655 > 690 (+414)
Agility : 655 > 690 (+414)
Vitalitas : 655 > 690 (+414)
Stamina : 655/655 > 675/690
Mana : 638/638 > 680/690
Poin : 175 > 0
Coin : 35,895,500 > 65,895,500
"Kurang 30 level lagi untuk level 600 dan kurang 40 juta lagi untuk membeli pil seribu pil poin level 4 dan buku skill baru." Gumam Clue. "Sepertinya aku harus pergi dan berpetualang." Kata Clue. "Menurut kenangan pemuda batu alam tingkat rendah sering ditemukan di bawah tanah dimana suatu tempat yang energi alamnya begitu padat. Apakah aku harus mencarinya." Kata Clue.
"Baiklah, pertama-tama aku akan meninggalkan sekte ini dan berburu monster." kata Clue mengambil sebuah token teleportasi dan tidak lama kemudian dirinya menghilang.
Detik berikutnya Clue sudahtiba di sebuah hutan. "Baiklah, setelah mencapai level 600 aku akan pergi mencari batu alam tingkat rendah." Clue lalu terbang ke barat.
2 bulan kemudian di sebuah hutan Clue sedang memakan sebuah daging. "Heh, selama berburu 2 bulan aku akhirnya level 600." Kata Clue mengigit daging. "Setelah aku selesai makan. Aku akan membeli buku skill." Kata Clue.
Beberapa menit kemudian Clue selesai makan dan bergumam. "Tabel shop." Clue langsung mengklik skill level 4. "Skill aktif perebut tubuh tingkat rendah. Dapat merebut tubuh dari mahluk hidup yang sudah mati. Pengguna juga dapat merebut tubuh mahluk yang masih hidup dengan persyaratan mahluk hidup tidak lebih tinggi 100 level . Efek saat berhasil merebut tubuh, pengguna skill hanya bisa mendapatkan 50% dari level kekuatannya." Saat melihat keterangan Clue tiba-tiba tertawa. "Hahaha, efeknya meningkat drastis, dan terlalu menganggumkan." Clue mempelajari skill perebut tubuh tingkat rendah.