Rebirth With System

Rebirth With System
S2 Keluar Dungeon



Sementara Clue yang saat ini sedang berciuman dengan Milea bergumam. "Apakah itu ogre." Milea yang melihat Clue tiba-tiba berhenti menciumnya berkata. "Sayang kenapa berhenti." Clue tersenyum lalu mencium bibir Milea sekali lagi.


1 bulan berlalu dan saat ini Clue duduk bersama Milea di dekat pohon. "Sudah setahun kita memasuki dungeon. Aku ingin tahu kapan kita dikirim kembali." kata Clue heran. Setelah Clue berkata. Clue melihat tubuhnya serta tubuh Milea di sampingnya bersinar warna putih. Lalu beberapa detik kemudian Clue dan Milea menghilang.


Sementara itu di sebuah bukit. "Haha, apakah Cuma segini kemampuan ratu elf." Kata seekor babi setinggi 4 meter dengan 2 siung besar. "Uhh." Seorang elf wanita cantik berambut biru memeganggi dadanya. Beberapa detik kemudian elf terkejut melihat dirinya bersinar.


"Sialan, jangan bilang kamu akan pergi." Manusia babi melesat menuju ras elf dengan kapaknya. "Sepertinya kamu tidak berhasil membunuhku." Elf wanita tersenyum lalu menghilang. Melihat elf menghilang manusia babi meraung. "Sialan, kenapa harus saat ini."


Sementara Clue melihat bahwa dirinya dan Milea sudah ada di tempat pertama memasuki pintu dungeon. Namun pintu dungeon sudah tidak ada lagi. "Ahh, itu dia pencuri berambut putih." Seseorang berteriak menunjuk Clue. "Benar itu dia, jangan tertipu melihat kekuatannya peringkat S level 1. Kekuatan aslinya sebenarnya peringkat SS level 5." "Benar, aku saja peringkat SS level 5 kalah dengannya." Para ahli mulai berteriak dan marah menatap Clue.


"Semuanya serang dia." Teriak salah satu ahli, lalu ratusan ahli melesat ke arah Clue. Clue mencibir dan beberapa detik kemudian tubuhnya dan Milea bersinar lalu menghilang. "Apa. mereka berdua menghilang." Para ahli terkejut. "Dia pasti menggunakan token teleportasi." Kata ahli lainnya.


Saat Clue dan Milea menghilang perempuan tua yang melihat dari kejauhan berkata. "Kedua orang itu pasti mendapatkan sesuatu di dungeon." Perempuan 25 tahunan disamping perempuan tua terkejut dan berkata. "Ahh, bukankah kedua orang itu beruntung. Mereka hanyalah peringkat SS sementara guru sudah peringkat raja hanya mendapatkan ratusan batu alam tingkat menengah dan beberapa buah." Kata perempuan yang tidak lain adalah Emilia. "Keberuntungan orang selalu berbeda-beda. Ayo kita kembali ke sekte." Kata Perempuan tua. "Baik guru." Balas Emilia.


Sementara Clue dan Milea saat ini sudah berada di sebuah hutan. "Sayang, kemana tujuan kita selanjutnya." Tanya Milea. "Kita akan ke kota kecil terdekat." Balas Clue. "Apa kita tidak akan kembali ke sekte." Tanya Milea. "Tidak, jika kamu ingin ke sekte pergilah." Balas Clue. "Tidak, aku akan selalu mengikuti kemana pun kamu pergi." Milea memeluk lengan Clue. "Baiklah ayo pergi." Badan Clue dan Milea bersinar dan tiba-tiba menghilang.


Sementara itu di sebuah ruangan pria tua sedang duduk dan berkata. "Sudah 1 tahun berlalu sejak pintu dungeon terbuka. Para ahli yang memasuki dungeon pasti sudah kembali." kata pria tua. "Aku ingin tahu bagaimana kabar anak kecil itu, sudah 2 tahun dia menghilang bersama Milea."


Saat ini Clue bersama Milea sudah tiba di sebuah kota dan sedang berada di sebuah restoran. "Pelayan pesan 2 porsi makanan paling lezat disini, dan 2 gelas bir." Kata Clue. "Baik." Kata pelayan.


Beberapa menit kemudian makanan yang Clue pesan tiba. Clue dan Milea mulai makan. "Sepertinya aku mengenali pemuda itu." kata seorang pemuda melihat Clue. "Heh, mungkin pemuda itu hanya mirip dengan orang yang kamu kenal." Balas temannya. "Bisa jadi." Pemuda mengangguk.


Setelah mengabiskan makanannya Clue menuju ke sebuah penginapan. Clue pun memesan satu kamar. Setelah sampai di kamar Milea memeluk Clue. "Sayang aku lagi pingin." Kata Milea. "Dasar. Kamu bahkan tidak bisa menahan diri selama 1 hari." Kata Clue. "Uhh, bukankah sudah kubilang saat bersamamu badanku terasa panas dan aku selalu ingin melakukan hubungan badan." Milea cemberut.


"Baiklah, aku akan membuatmu berteriak minta ampun untuk berhenti." Kata Clue. Milea hanya tersipu dengan wajah memerah saat mendengar kata Clue.


Keesokan harinya Clue sedang duduk dan melihat Milea sedang terbaring dan terengah-engah. "Seharusnya dia sudah hamil, apakah dia mandul karna melakukan aborsi berkali-kali ataukah aku yang mandul." Gumam Clue dipikirannya.


Milea mulai bangun dan memeluk Clue dari belakang. Melihat Milea memeluknya Clue berkata. "Mandilah terlebih dahulu, sebelum kita melakukannya lagi." kata Clue. "Lalu kenapa kita tidak melakukannya juga saat mandi seperti biasanya." Balas Milea. "Baiklah, jika itu maumu." Clue mulai menggendong Milea. "Ahh." Milea terkejut tiba-tiba digendong.


6 jam kemudian Clue dan Milea keluar dari penginapan. "Sayang, dari tadi sepertinya orang-orang melihatmu." Kata Milea yang memeluk tangan Clue. "Benar, aku merasakan ada sesuatu yang tidak beres." Balas Clue.


"Sayang, bukankah gambar di poster buronan itu mirip denganmu." Kata Milea menujuk poster. Clue melihat poster dan terkejut. "Mungkin itu aku." Clue membaca tulisan di bawah poster. "Memberi tahu keberadaanya imbalan 10 batu alam tingkat rendah, membunuh imbalan 500 batu alam tingkat rendah, menangkapnya imbalan 1000 batu alam tingkat rendah." "Sialan, siapa yang membuatku menjadi daftar buronan." Kata Clue cemberut.


"Ahh, lihat bukankah itu si pencuri rambut putih." "benar, itu dia. Ayo kita lapor ke walikota." Bisik ke dua pemuda. "Sepertinya kita harus meninggalkan kota." Kata Clue. Beberapa detik kemudian tubuh Clue dan Milea bersinar lalu menghilang.


Setelah Clue dan Milea menghilang beberapa orang berteriak. "Sialan, jika dia bukan peringkat SS level 5 aku akan menangkapnya." "Benar, sayang sekali kekuatan kita terlalu rendah."


Saat ini Clue dan Milea sudah berada di sebuah hutan. "Sayang apa yang kita lakukan saat ini, mungkin di setiap kota ada poster buronanmu." Kata Milea cemas. Melihat Milea cemas Clue mengelus rambutnya dan berkata. "Tenanglah, bahkan peringkat sss tidak bisa menangkapku." Kata Clue percaya diri. Karena dengan bantuan perasa bahaya dalam jarak 50 kilo, Clue bisa merasakan musuh yang kuat mendekat dan dia hanya perlu teleportasi.


"Baiklah kita akan berburu dan tinggal di benua hitam dimana banyak monster peringkat ss tinggal." Kata Clue. "Ahh, bukankah itu terlalu bahaya." Milea terkejut. "Lebih berbahaya saat kita di dungeon, disana kita melawan 6 ras, sedangkan disini kita hanya melawan 4 ras." Kata Clue. Milea terdiam. "Jika kamu tidak ingi ikut denganku, kembalilah ke sekte. Mungkin perburuan disana terdapat banyak bahaya." Kata Clue.


"Baiklah, saat kita tiba di benua hitam, kita hanya akan melakukan itu dimalam hari. Siangnya mulai berburu seperti biasa." Kata Clue. "Baik." Balas Milea. Clue dan Milea menghilang.


Beberapa detik kemudian Clue dan Milea tiba di sebuah hutan. "Hmm. apakah kalian manusia." Kata pria tua yang terkejut melihat Clue tiba-tiba muncul di depannya. "Benar kami berdua adalah manusia." Balas Clue. Clue tidak takut karena pria tua didepannya hanyalah level 295 atau peringkat ss level 4. Meski pria tua monster yang setara peringkat ss level 5 Clue bisa dengan mudah mengalahkannya.


"Karena kalian berdua adalah manusia dan berani memasuki wilayah para monster kalian harus mati." Pria tua berkata dan melesat ke arah Clue. Clue mencibir lalu menghilang dan detik berikutnya sudah berada di belakang pria tua dengan memegang pedang yang berlumuran darah.


"Bagaimana bisa." Kata pria tua sebelum kepalanya menggelinding di tanah. (Exp +295 butuh 9400 exp untuk level up) (Coin +3950) Clue melihat notifikasi yang muncul lalu mengabil barang-barang pria tua dan berkata. "Ayo." "Baik." Balas Milea. Clue dan Milea pun memasuki hutan.


1 Tahun telah berlalu dan saat ini ada pemuda berusia 20 tahun yang sedang duduk di sebuah batu di tepi sungai. Pemuda tersebut tidak lain adalah Clue. Clue yang saat ini sedang duduk di sebuah batu bergumam "tabel status."


Nama : Clue


Umur : 20 Tahun


Level : 400 next level 28,000 exp


Job : -


Ras : Manusia Elite Tingkat rendah


Kekuatan : 4700 > 6300 (+4410)


Agility : 4700 > 6300 (+4410)


Vitalitas : 4700 > 6300 (+4410)


Stamina : 4700/4700 > 6200/6300


Mana : 4700/4700 > 6200/6300


Poin : 1500 > 0 > 6500 > 0


Coin : 534.687.500 > 105. 540.900.600


"Sudah 1 tahun aku berburu di pegunungan benua hitam dan aku level up 130 kali. Meski aku hanya berburu monster saat siang hari, dan saat ini aku setara level 530" Gumam Clue melihat statusnya. "Jika aku berburu seperti biasanya saat di benua selatan, hanya berhenti seminggu sekali untuk istirahat. Mungkin aku level up 500 lebih" gumam Clue sekali lagi.


"Sudah 5 tahun aku tiba di dunia ini, anakku sudah berumur 4 tahun dan bisa jalan." Clue mulai mengingat Syafin yang sedang hamil.