Rebirth With System

Rebirth With System
S5 Berlatih Di Pegunungan



"Semua yang berada di ruangan ini adalah senjata tingkat 1." Kata pria melihat Clue, Fernando dan Ambar. Fernando menyentuh sebuah pedang dan notifikasi muncul di depannya. "Pedang tingkat 1 damage +1.000. Pedang yang di buat oleh pandai besi bernama Aljabar."


"Berapa harga pedang ini." tanya Fernando. "Harga semua senjata tingkat 1 adalah 1 coin emas." Balas pria. "Apa kamu memiliki senjata tingkat 2." Tanya Fernando. "Ikut denganku." Pria berjalan ke lantai atas. Clue, Fernando dan Ambar berjalan ke lantai atas.


"Semua senjata yang berada di ruangan ini tingkat 2." Pria melihat Clue, Fernando dan Ambar. Fernando menyentuh pedang dan notifikasi muncul di depannya. "Pedang tingkat 2 damage +2.000. Pedang yang di buat oleh pandai besi bernama Teroma."


"Berapa harga pedang ini." tanya Fernando. "Harga semua senjata tingkat 2 adalah 10 coin emas." Balas pria. "Aku beli pedang ini." Fernando memegang pedang. "Aku membeli dagger ini." ambar memegang sebuah belati.


"Pedang dan belati. Totalnya 20 coin emas." Kata pria. Fernando memberikan 20 coin emas kepada pria. "Toko kami juga menjual senjata tingkat 3. Apa anda tidak ingin melihat-lihat senjata tingkat 3." Tanya pria. "Tidak, uang kami tidak cukup." Fernando menggeleng. "Sayang sekali." Pria menghela nafas.


Clue, Fernando dan Ambar berjalan keluar dari toko. "Mengapa kamu tidak membeli senjata juga Clue." Ambar melihat Clue. "Senjata di kota ini terlalu buruk." Balas Clue. "Baiklah, ayo kembali ke penginapan." Clue berjalan menuju penginapan diikuti Fernando dan Ambar.


Saat ini anjing husky melihat Clue, Fernando dan Ambar yang masuk ke dalam penginapan. "Pria itu dapat berpindah dunia dengan mudah. Dengan bantuannya aku dapat kembali ke bumi. Tapi percuma jika aku kembali ke bumi dengan kekuatanku yang sekarang. Aku pasti akan terbunuh dengan mudah oleh Mori Han dan Pyokojang." Anjing husky menghela nafas. "Saat ini aku harus meningkatkan kekuatanku terlebih dulu." Kata anjing husky berjalan ke arah gerbang kota.


Keesokan harinya Clue, Fernando dan Ambar berada di dalam kamar. "Makanlah dua pil ini." Clue memberikan pil spirit level 4 dan pil soul kepada Fernando dan Ambar. Fernando mengambil pil dan melihat notifikasi yang muncul di depannya.


"Pil Soul tingkat rendah. Memakannya dapat memperkuat jiwa dan menyembuhkan jiwa yang terluka."


"Pil spirit level 4 memakannya dapat meningkatkan kekuatan, agility, vitalitas, stamina dan mana sebesar 400 poin. Pil spirit level 4 hanya bisa di konsumsi 1 tahun sekali. Mengkonsumsi pil spirit berlevel sama sebelum 1 tahun tidak akan memberikan efek apapun."


"Konsumsilah pil bewarna kuning terlebih dulu." Clue melihat Fernando dan Ambar. "Baik." Fernando dan Ambar mengangguk dan menelan pil soul. Saat memakan pil soul Fernando merasa pikiranya menjadi sangat jernih.


"Aku bisa merasakan mahluk hidup dalam jarak 10 meter." Fernando memejamkan matanya. "Terimakasih Clue. Kamu memberikan kami berdua pil yang luar biasa." Ambar tersenyum. "Sekarang kalian bisa mengkonsumsi pil spirit." Clue melihat Fernando dan Ambar. Fernando dan Ambar mengangguk dan menelan pil spirit. Clue duduk di kursi dan melihat Fernando serta Ambar yang duduk dan menyerap energi di dalam pil.


1 Jam kemudian Clue melihat Fernando membuka matanya. "Tubuhku seperti di penuhi kekuatan." Gumam Fernando. "Buuzzz." Fernando melihat angin berhembus dari tubuh neneknya. Ambar membuka matanya dan melihat Fernando yang menatap dirinya.


"Mengapa kamu menatapku seperti itu. Apa ada yang salah dengan wajah nenek." Tanya Ambar. "Sebaiknya nenek berkaca di cermin." Balas Fernando melihat neneknya. Ambar melihat ke cermin dan terkejut wajahnya seperti dirinya saat berusia 50 tahun.


"Saat menerobos ke tingkat tertentu. Kamu akan kembali muda." Kata Clue melihat Ambar. "Aahh. Terimakasih banyak Clue." Ambar berkata dengan senang. Hal yang paling membahagiakan bagi wanita adalah awet muda.


"Uuggh." Ambar mencium tubuhnya yang sangat bau. "Aku akan membersihkan tubuhku dulu." Kata Ambar berjalan keluar kamar. "Nanti kita akan meninggalkan kota ini." Clue keluar dari kamar. "Baik." Balas Fernando.


"Kamu akan membantu kami berdua kan Clue." Ambar melihat Clue. Meski dirinya menjadi kultivator. Namun Ambar tidak pernah bertarung sama sekali. "Monster di pegunungan ini tidak lebih kuat dari kalian berdua. Jadi kalian berdua tidak perlu khawatir." Balas Clue menghilang. "Aahhh." Ambar terkejut melihat Clue yang menghilang.


"Gggrr." Fernando dan Ambar mendengar sebuah suara dan melihat harimau sebesar 5 meter yang berjalan ke arah mereka berdua. "Begitu besar." Ambar menelan ludah melihat harimau yang begitu besar.


"Wooaarr." Harimau melesat ke arah Fernando dan Ambar. "Aahh." Ambar berteriak dan menutup mata saat harimau melesat ke arahnya. "Slassshh." Fernando melompat ke arah harimau dan menebas kepalanya.


Ambar perlahan membuka matanya dan melihat harimau sebesar 5 meter mati dengan kepala terbelah. "Jangan takut nek. Monster di pegunungan ini lebih lemah dari kita berdua." Fernando melihat neneknya. "Baik." Ambar mengangguk.


2 Jam kemudian Ambar melihat seekor gorila bewarna hitam sebesar 5 meter. "Aku akan melukai mata gorila itu nek. Setelah gorila itu tidak bisa melihat. Bunuhlah gorila itu." Fernando melesat ke arah gorilla dan menebas matanya. "Slasshh." 'Wooaar." Gorila meraung dan memegang matanya.


"Sekarang bunuh gorila itu nek." Teriak Fernando. "Baik." Ambar melesat ke arah gorilla dan menusuk lehernya. "Ceepp." Gorila memukul Ambar. "Aaahh." Ambar terlempar sejauh 5 meter.


"Apa kamu baik-baik saja nek." Fernando berdiri di samping Ambar. "Aku baik-baik saja." Ambar mengangguk. "Pakai pedangku nek." Fernando memberikan pedangnya kepada Ambar. Ambar mengambil pedang Fernando dan berlari ke arah gorila. "Slasshh." Ambar menebas leher gorila.


Gorila memegang lehernya kemudian terjatuh ke tanah. "Selamat karena berhasil membunuh monster pertamamu. Clue muncul di samping Ambar. "Bisakah kita istirahat Clue." Ambar melihat Clue. "Baiklah, ayo kita istirahat dan makan siang." Kata Clue menggerakan jarinya kemudian pisau angin muncul di udara dan membelah tubuh gorila menjadi beberapa potongan.


"Apa daging gorila bisa dimakan." Tanya Ambar melihat potongan daging gorila yang melayang di udara. "Apa kamu ingin makan tumbuhan." Balas Clue membuat api. Ambar terdiam mendengar kata Clue.


20 Menit kemudian Clue sedang membakar daging gorila. "Baunya begitu harum." Fernando mencium bau daging. Clue membagikan sepotong daging kepada Fernando dan Ambar. Fernando mengigit daging dan berkata. "Enak."


Ambar penasaran dan mengigit daging. Ambar terkejut merasakan daging gorila begitu enak. "Setelah mengisi perut kalian. Kalian berdua akan berburu monster lagi." Kata Clue mengigit daging. "Baik." Balas Fernando dan Ambar.


3 Hari berlalu setelah Clue, Fernando dan Ambar tiba di pegunungan. Saat ini Clue sedang duduk dan 10 tanaman obat melayang di udara. "Seharusnya aku bisa membuat pil spirit level 5." Gumam Clue kemudian api muncul di tengah-tengah tanaman obat.


30 menit kemudian Clue membuka tabel shop dan melihat gambar pil. Clue melihat ada 8 pil di tabel shop. "Sayang sekali aku hanya bisa membuat pil spirit level 5. Aku gagal membuat pil penyembuh tingkat tinggi dan pil soul tingkah menengah karena kualitas tanaman obat." Gumam Clue melihat pil spirit level 5.


"Pil spirit level 5 memakannya dapat meningkatkan kekuatan, agility, vitalitas, stamina dan mana sebesar 500 poin. Pil spirit level 5 hanya bisa di konsumsi 1 tahun sekali. Mengkonsumsi pil spirit berlevel sama sebelum 1 tahun tidak akan memberikan efek apapun." Clue mengambil pil spirit level 5 dan melihat cooldown 23 Jam 59 menit.


Clue menelan pil kemudian tubuhnya bersinar. "Semua status anda meningkat 500 poin." Clue melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Sudah waktunya meninggalkan pegunungan ini." kata Clue menghilang.