
Setelah apa yang terjadi dalam kamar mandi tadi keduanya masih saja saling diam karena tidak ada yang ingin memulai pembicaraan lebih dulu di antara mereka.
Seperti saat ini, mereka sudah kembali ke kamar setelah jam makan malam selesai.
Di atas tempat tidur keduanya saling memunggungi dan merenungi kesalahan masing-masing.
Alicia yang kesel dengan apa yang terjadi pada suaminya dan suaminya merasa bersalah dengan istrinya.
Tidak ingin masalah ini berlarut-larut dan semakin panjang akhirnya, Leon lebih dulu memanggil istrinya agar permasalahan di antara mereka lekas terselesaikan.
" Alicia..." Panggilnya dengan lembut.
Leon memposisikan dirinya dengan telentang di atas tempat tidur sementara istrinya masih saja dalam posisinya yang menghubungi.
" Aku sudah mengatakan padamu bahwa aku tidak akan pernah mencari wanita manapun di luar sana. Jangan kan mencari wanita lain, bahkan meliriknya saja pun aku tidak. Aku berani bersumpah padamu bahwa aku tidak akan pernah melakukan hal itu. Aku benar-benar mencintaimu dan aku akan terus mencintaimu Alicia." Ucap Leon dengan penuh perasaan.
Dia benar-benar mencintai wanita manapun lagi karena adanya sudah tertanam pada wanita ini.
Wanita yang bisa membuatnya gila dan jungkir balik jika tidak melihatnya sehari saja.
" Aku tidak meragukan mu tapi aku meragukan wanita lain. Aku mereka-mereka di luar sana yang terus berusaha untuk menggoda mu. Aku mantan wanita bayaran tapi aku tidak pernah mencari pria untuk bersamaku. Aku tidak pernah merendahkan diriku sendiri karena aku tahu tanpa aku merendahkan diriku mereka sudah menatap rendah padaku. Apa yang aku lakukan dulu hanya untuk melunasi hutang-hutang keluargaku agar hidupku jauh lebih tenang. Tapi mereka, mereka melakukan semua itu agar hidup mewah dengan jalan pintas. Mereka pikir menjadi wanita simpanan itu mudah? tidak semudah itu karena aku sudah melihat dengan mata kepalaku sendiri bagaimana saat mereka dihakimi oleh dunia. Mereka tidak akan memiliki tempat lagi untuk bersembunyi jika dunia sudah menghakiminya." Leon melirik ke arah istrinya dan langsung memeluk tubuh wanita itu.
Dia memberanikan diri untuk memeluk Alicia walau dia tahu kemungkinan terbesar akan ditolak itu sudah jelas di depan matanya.
Dan betapa beruntungnya Leon karena Alicia tidak menolaknya saat ini.
" Aku tau apa yang kamu rasakan. Aku sudah berulang kali mengatakan padamu bahwa aku tidak akan pernah mempermasalahkan masa lalu kamu. Kamu segala kesalahan pada masa lalu itu tidak sengaja dan bukan karena kamu yang menginginkannya. Aku sudah menerima semua itu Alicia jadi aku mungkin jangan lagi membicarakan tentang masa lalu. Kita sudah hidup dengan penuh kebahagiaan saat ini. Kehidupan kita benar-benar sangat bahagia di mana kita memiliki putri yang cantik seperti, lalu putra yang sangat luar biasa seperti Leo. Kita sudah benar-benar merasa bahagia Alicia. Kita sudah bersama-sama melewati semua ini jadi aku mohon jangan lagi berbicara tentang masa lalu mu yang kelam itu." Ucap Leon lagi.
Cukup Alicia mengubur masa lalunya dan tidak perlu lagi menggalinya. Mereka suka sangat bahagia saat ini jadi tidak perlu lagi mengingat apa yang seharusnya tidak diingat.
" Aku tidak mengingat masa laluku karena bagaimanapun akan selalu. Noda itu tidak akan pernah hilang bahkan sampai aku mati. Mereka akan tetap menjadi noda dalam diriku. Aku harap Tuhan benar-benar mengampuni segala dosa-dosaku."
" Tuhan pasti mengampuni dosa-dosa kamu sayang. Aku tau itu. Sekarang hiduplah dengan bahagia bersama anak-anak kita. Kamu sudah menjadi ibu yang hebat dan ibu yang sangat luar biasa untuk mereka berdua. Kedua anak-anak kita pasti sangat menyayangimu. Lihat, bahkan mereka bangga dengan dirimu Alicia. Naura, dia bahkan tidak merasa malu dengan dirimu. Dia selalu membanggakan dirimu dan menunjukkan pada dunia bahwa kau adalah ibu yang paling hebat. Tidak kah kamu merasa bahagia dengan itu semua?" Tanya Leon.
Dia menceritakan semua yang telah Naura ceritakan pada orang-orang bahwa dia memiliki ibu yang sangat hebat.
Di saat banyak anak-anak yang merasa bersedih karena kehilangan orang tuanya tapi tidak dengan Naura.
Putrinya itu bisa survive untuk dirinya sendiri dan meyakinkan pada dirinya bahwa dia bisa jauh lebih bahagia walau tidak dengan ibu kandungnya.
Naura bisa bahagia dengan dirinya sendiri yang berusaha untuk membahagiakan orang lain dengan pencapaiannya.
" Percayalah bahwa anak-anak mu bangga dengan diri ku Alicia. Mereka mencintai mu dan itu kenyataannya. Kenyataan bahwa kehidupan mu jauh lebih bahagia dari orang-orang di luar sana. Kamu berhak bahagia untuk semua ini." Ucap Leon lagi.
Dia memberikan pelukan pada istrinya, berharap apa yang dilakukannya saat ini bisa membuat wanita itu merasa tenang.
" Kita akan bahagia Alicia. Kita akan bahagia dengan anak-anak hebat kita. Sekarang tidurlah, aku akan memeluk mu seperti ini sampai kau tertidur."
" Apa boleh aku mengatakan terima kasih pada mu? Aku ingin mengatakan bahwa aku sangat berterima kasih pada mu atas semua cinta mu yang bisa menerima ku dengan segala masa lalu ku. Terima kasih karena telah memberikan kehidupan yang luar biasa ini. Aku mencintai mu Leon. Aku mencintai mu Leonardo Casio." Ucap Alicia.
Dia membalas pelukan dari suaminya. Keduanya saling berpelukan dan memberikan kehangatan satu sama lain.
...****************...