One Night Crazy With Sugar Daddy

One Night Crazy With Sugar Daddy
S2. Sarapan Pagi Mereka



Saat pagi harinya, Leo dan Jasmine turun ke bawah karena mereka akan sarapan bersama keluarga besar mereka yang sudah menunggu di bawah. Ya, tadi malam mereka semua menginap di sini dan hanya Laura saja yang pulang ke rumah mereka bersama Alta dan juga anak mereka. Jadi Alicia dan juga Leon menginap di rumah pesan mereka.


Seperti pagi ini, Jasmine sudah bangun lebih dulu dan turun ke bawah untuk membantu ibunya menyiapkan sarapan. Dia tidak tahu jika kedua mertuanya menginap di sini dan ketika melihat mereka ada di meja makan Jasmi langsung terkejut ketika melihatnya. Begitu juga dengan para orang tua itu, mereka terus saja menatap ke arahnya hingga membuat Jasmine merasa risih sendiri. Dia sedang berpikir apa yang terjadi dengan dirinya hingga membuat para orang tua terus saja menatap ke arahnya sejak dia datang.


"Ibu, kenapa ibu melihatku seperti itu?" tanya Jasmine merasa penasaran karena sejak tadi dia menjadi objek tatapan dari mereka semua. Sedangkan ibu Jasmine sendiri hanya bisa menggelengkan kepalanya saja karena dia juga tidak tahu apa yang menjadi alasan mereka menatap Jasmin seperti itu.


"Lau kenapa?" tanya Jasmine lagi karena jujur, dia masih sangat penasaran dengan apa yang terjadi saat ini. Pasti ada sesuatu yang membuat mereka bersikap aneh tapi apa. Saat Jasmine Ndak kembali bertanya pada ibunya, Leo juga sudah turun untuk menyusulnya dan terlihat terkejut saat melihat siapa yang ada di meja makan pagi ini.


"Mama dan Daddy menginap?" tanya Leo ketika melihat kedua orang tuanya berada di rumah mertuanya.


"Ya, kami menginap dan kami juga mendengar-auh..." Leon tidak melanjutkan perkataannya ketika kakinya di injak Alicia. Dia tau jika Alicia tidak akan membiarkan yang mengatakan hal itu. Hal yang membuat mereka penasaran bukan main dengan apa yang terjadi antara Leo dan juga Jasmine.


"Dad? are you okay?" tanya Leo yang merasa penasaran dengan Daddy-nya. Dia tahu jika ada yang ingin pria itu bicarakan, tapi apa?


"Ya, Daddy baik-baik saja sayang. Jadi jangan terlalu memikirkan lagi. Sekarang ayo kita makan dan sarapan. Mama sudah lapar dan masakan ibu mertua Kamu terlihat sangat enak sekali, jadi ayo makan."


"Uhuk..." Leo benar-benar tersedak setelah mendengar apa yang mamanya katakan. Dia tidak salah dengar bukan?


"Hais, kenapa hanya begitu saja langsung tersedak. Tadi malam kamu tidak tersedak sama sekali. Lagi pulang apa yang salah? mama hanya memberikan vitamin ini saja pada Jasmine karena ini adalah vitamin penambah kebugaran setelah berhubungan badan dengan suaminya. Kamu kan sudah pro, jadi biar Jasmine tidak kalah jadi mama harus memberikannya vitamin agar bisa mengimbangi kamu. Bukan begitu ibu besan?" tanya mama Alicia pada ibunya Jasmine dan dengan semangat ibu mertuanya Leo itu langsung menganggukkan kepalanya.


Leo melirik ke arah istrinya sejenak lalu kembali fokus pada para orang dewasa itu. Dia tahu jika saat ini Jasmin pasti merasa sangat malu. Apalagi cara Mama Alicia yang mengatakan hal itu dengan begitu frontal, jadi tidak salah jika Jasmine merasa malu dengan kejadian pagi ini.


"Hah, sudahlah jangan di bahas lagi. Mama ini membuat malu saja. Lagi pula kami belum melakukan apa pun, jadi tidak perlu sampai minum vitamin itu."


"Hah? Belum?" tanya Leon yang terkejut ketika mendengar bahwa Leo dan juga Jasmine belum melakukannya. Lalu yang mereka lakukan tadi malam itu apa?


"Kenapa Daddy berteriak seperti itu? seolah-olah apa yang kami lakukan ini sebuah kejahatan. Lagi pula kami berdua memang belum melakukannya, jadi-"


"Jika belum melakukannya jadi yang tadi malam itu apa?" tanya Leon lagi yang membuat Jasmine semakin merasa malu dengan situasi mereka saat ini